🙏INGAT DAN KUDUSKANLAH HARI SABAT🙏

Pendalaman alkitab yg ke 7:

Pendalaman Alkitab: 🙏INGAT DAN KUDUSKANLAH HARI SABAT🙏

✅TUHAN Mengingatkan dan Memerintahkan dalam 10 hukum yang di tuliskan oleh jari tanganNya sendiri di Dua Loh Batu –

📚Keluaran 20:8-11: Ingatlah dan kuduskanlah hari Sabat: 20:9 enam hari lamanya engkau akan bekerja dan melakukan segala pekerjaanmu, 20:10 tetapi hari ketujuh adalah hari Sabat TUHAN, Allahmu; maka jangan melakukan sesuatu pekerjaan, engkau atau anakmu laki-laki, atau anakmu perempuan, atau hambamu laki-laki, atau hambamu perempuan, atau hewanmu atau orang asing yang di tempat kediamanmu. 20:11 Sebab enam hari lamanya TUHAN menjadikan langit dan bumi, laut dan segala isinya, dan Ia berhenti pada hari ketujuh; itulah sebabnya TUHAN memberkati hari Sabat dan menguduskannya.

✅Seluruh Hukum TUHAN adalah penting, mengabaikan satu daripadanya berarti melanggar semua (Yakobus 2:10).
👉Jadi bukannya umat pemelihara hari Sabat mementingkan hukum ke-empat lebih dari hukum-hukum lainnya, tapi karena itulah yang banyak diabaikan umat Kristen sehingga sebagai saudara dalam Kristus saya merasa wajib mengingatkannya.
✅Sesuai dengan kata-kata dalam hukum ke-4 “Ingatlah ….”, TUHAN tahu bahwa yang ini akan banyak “dilupakan”. Hanya hukum ke-4 ini yang mengandung 2 kata perintah (“Ingat” dan “kuduskan”), yang lainnya hanya satu kata perintah yaitu : “Janganlah …” atau “Hormatilah …”.

✅Bukankah hukum taurat itu telah di palangkan?
📚 Matius 5: 17. “Janganlah kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para nabi. Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya. 18 Karena Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya selama belum lenyap langit dan bumi ini, satu iota atau satu titikpun tidak akan ditiadakan dari hukum Taurat, sebelum semuanya terjadi.

📚Roma 3 : 31 : JIKA DEMIKIAN, ADAKAH KAMI MEMBATALKAN HUKUM TAURAT KARENA IMAN? SAMA SEKALI TIDAK! SEBALIKNYA, KAMI MENEGUHKANNYA

✅Apa yang telah di palangkan di kayu salib? Hukum Taurat Upacara. Contoh:
👉Hari Raya Paskah (Imamat 23:5, 6) – Hari ke-14 Bulan I;
👉Hari Raya Roti Tak Beragi (Im 23:6-8) – Hari ke-15 – 21 Bulan I;
👉Hari Raya Unjukan Hulu Hasil (Im 23:10-12) Hari ke-16 Bulan I;
👉Hari Raya 7 Minggu – Pentakosta (Imamat 23:15, 16) Hari ke-50 sesudah Hari ke-16 Bulan I;
👉Hari Raya Meniup Serunai (Imamat 23:24, 25) Hari pertama Bulan VII;
👉Hari Raya Pendamaian (Imamat 23:27, 28) Hari ke-10 Bulan VII;
👉Hari Raya Pondok Daun (Im 23:34, 35) Hari ke-15 – 21 Bulan VII.

✅Hari-hari Raya ini hanyalah bayangan yang wujudnya adalah Yesus Kristus.

✅MENGAPA HARI-HARI RAYA INI DIBERIKAN? 👉Untuk menerangkan kepada B. Israel sebagai umat pilihan TUHAN di zaman P. Lama bahwa sekali kelak Juru Selamat dunia akan datang, TUHAN akan menjelma menjadi manusia dan kemudian mati menggantikan manusia sebagai anak Domba TUHAN.

✅Bukankah Yesus melanggar Hukum Taurat “Sabat”?
👉Yesus pembuat/pencipta Hari Sabat bahkan Dia adalah TUHAN atas hari Sabat tidak pernah melanggarnya. Alkitab mencatat bahwa Yesus tidak berdosa (1 Petrus 2:22).

✅Defenisi Dosa ialah : pelanggaran hukum TUHAN (1 Joh 3:4). Hukum ke-4 dari sepuluh hukum mengatakan ingat dan kuduskanlah hari Sabat – Yesus melakukannya

✅Jika ya, lalu mengapa Yesus Kristus sendiri melanggar ketentuan itu ? 👍Yesus tidak melanggarnya, Dia hanya dituduh melanggarnya, kalau Yesus melanggarnya maka pasti alkitab akan menyaksikan bahwa Yesus berdosa, karena pelanggaran terhadap hukum sabat = dosa – 👉1 Joh 3:4. Namun kita tau tidak ada satu ayatpun yang mengatakan bahwa Yesus berdosa. Saya tidak tahu kalau saudara menjumpai satu ayat saja yang mengatakan bahwa Yesus berbuat dosa, kalau ada mohon diberitahukan kepada saya.

✅Dan bersamaan dengan itu ternyata murid2 TUHAN Yesus memetik bulir gandum pada hari Sabat tapi tidak dilarang apalagi di marah oleh Yesus Kristus (Mark 2:23-24) !
✅Yesus berada di ladang Gandum sebagai sarana bagi Yesus untuk mengajarkan mudrid-muridnya tentang alam – banyak perumpamaan Yesus tentang alam, antara lain, Gandumg dan lalang. Pemetikan gandum untuk sekedar dimakan di tempat dan bukan untuk di bawa ke rumah tidak dilarang.
👉Baca Ulangan 23: 24 “Apabila engkau melalui kebun anggur sesamamu, engkau boleh makan buah anggur sepuas-puas hatimu, tetapi tidak boleh kaumasukkan ke dalam bungkusanmu. 👉25 Apabila engkau melalui ladang gandum sesamamu yang belum dituai, engkau boleh memetik bulir-bulirnya dengan tanganmu, tetapi sabit tidak boleh kauayunkan kepada gandum sesamamu itu.”
✅✅✅✅🙏🙏✅✅✅✅
🙏INGAT DAN KUDUSKANLAH HARI SABAT🙏

Leave a Reply