Agama yang Meluhurkan Jiwa

Renungan Harian dari Roh Nubuat tanggal 22 Maret (MARANATHA THE LORD IS COMING – Ellen G. White) :

22 Maret – Penyucian Alkitab Didefinisikan
Kuduskanlah mereka dalam kebenaran; firmanMu adalah kebenaran.” Yohanes 17:17.

Mereka yang dikuduskan dalam kebenaran sedang menghidupkan permintaan-permintaan dari kuasa [kebenaran] itu, dan menjadi wakil-wakil dari Tuhan yang telah bangkit. Agama Kristus harus memperhalus citarasa, menyucikan penghakiman, mengunggulkan, memurnikan, dan meluhurkan jiwa, yang membuat orang Kristen semakin lebih patut bagi masyarakat malaikat surga. 89.1
“Dan Aku menguduskan diriKu bagi mereka, supaya merekapun dikuduskan dalam kebenaran.” Yohanes 17:19. “Karena kamu telah menyucikan dirimu oleh ketaatan kepada kebenaran, sehingga kamu dapat mengamalkan kasih persaudaraan yang tulus ikhlas, hendaklah kamu bersungguh-sungguh saling mengasihi dengan segenap hatimu.” 1 Petrus 1:22. “Saudara-saudaraku yang kekasih, karena kita sekarang memiliki janji-janji itu, marilah kita menyucikan diri kita dari semua pencemaran jasmani dan rohani, dan dengan demikian menyempurnakan kekudusan kita dalam takut akan Allah.” 2 Korintus 7:1. 89.2
Inilah penyucian Alkitab. Ini bukan sekadar sebuah pertunjukan atau pekerjaan lahiriah. Ini adalah penyucian yang diterima melalui saluran kebenaran. Ini adalah kebenaran yang diterima di dalam hati, dan secara praktis dibawakan dalam kehidupan. 89.3
Tak ada penyucian Alkitab bagi mereka yang membuang sebagian kebenaran di belakang mereka. Ada cukup terang yang diberikan dalam firman Allah, sehingga tidak seorangpun perlu keliru…… Yesus, yang diperhitungkan sebagai seorang manusia, adalah sempurna, namun demikian Dia bertumbuh di dalam rahmat. “Dan Yesus makin bertambah besar dan bertambah hikmatNya dan besarNya, dan makin dikasihi oleh Allah dan manusia.” Lukas 2:52. Bahkan orang Kristen yang sangat sempurna boleh meningkat secara terus-menerus di dalam pengetahuan dan cinta akan Allah…… 89.4
Penyucian bukanlah pekerjaan sesaat, sejam, atau sehari. Ia itu adalah pertumbuhan yang terus-menerus di dalam rahmat….. Setan hidup, dan aktif, dan setiap hari kita perlu menangis dengan sungguh-sungguh kepada Allah untuk pertolongan dan kekuatan melawan Setan itu. Selama Setan masih memerintah, kita masih akan mengalami diri kita ditundukkan, masih akan mengalami dosa-dosa untuk diatasi, dan tidak ada satu titik pun di mana kita bisa sampai dan berkata bahwa kita sudah sepenuhnya meraih [penyucian]…… 89.5
Kehidupan Kristen adalah barisan yang secara tetap berjalan maju. Yesus duduk sebagai seorang penyuci dan pemurni umatNya; dan ketika gambaranNya secara sempurna direfleksikan dalam diri mereka, maka mereka adalah sempurna dan suci, dan dipersiapkan untuk pengubahan pada hidup kekal. 89.6

March 22 – Bible Sanctification Defined
Sanctify them through thy truth: thy word is truth. John 17:17.
Those who are sanctified through the truth are living recommendations of its power, and representatives of their risen Lord. The religion of Christ will refine the taste, sanctify the judgment, elevate, purify, and ennoble the soul, making the Christian more and more fit for the society of the heavenly angels. 89.1
“And for their sakes I sanctify myself, that they also might be sanctified through the truth.” John 17:19. “Seeing ye have purified your souls in obeying the truth through the Spirit unto unfeigned love of the brethren, see that ye love one another with a pure heart fervently.” 1 Peter 1:22. “Having therefore these promises, dearly beloved, let us cleanse ourselves from all filthiness of the flesh and spirit, perfecting holiness in the fear of God.” 2 Cor. 7:1. . . . 89.2
Here is Bible sanctification. It is not merely a show or outside work. It is sanctification received through the channel of truth. It is truth received in the heart, and practically carried out in the life. 89.3
There is no Bible sanctification for those who cast a part of the truth behind them. There is light enough given in the word of God, so that none need err. . . . Jesus, considered as a man, was perfect, yet He grew in grace. “And Jesus increased in wisdom and stature, and in favour with God and man.” Luke 2:52. Even the most perfect Christian may increase continually in the knowledge and love of God. . . . 89.4
Sanctification is not the work of a moment, an hour, or a day. It is a continual growth in grace. . . . Satan lives, and is active, and every day we need to cry earnestly to God for help and strength to resist him. As long as Satan reigns we shall have self to subdue, besetments to overcome, and there is no stopping place, there is no point to which we can come and say we have fully attained. . . . 89.5
The Christian life is constantly an onward march. Jesus sits as a refiner and purifier of His people; and when His image is perfectly reflected in them, they are perfect and holy, and prepared for translation. 89.6

Leave a Reply