Aku akan melayanimu selamanya

July 29, 2017 - Soundcloud Sam

Joe adalah seorang budak yang bekerja di Missisippi. Satu hari dia dibawa ke suatu tempat dimana budak diperjual-belikan untuk dilelang. Tampak Joe berdiri disana, lelah dan menderita oleh air mata perpisahan. Dia telah mengambil keputusan untuk tidak lagi mau bekerja. Tapi dia sedang dilelang! Para peserta mulai melempar harga dan Joe yang kesal mulai menggumam sendiri secara perlahan namun lama kelamaan semakin keras, “Saya tidak mau bekerja! Saya tidak mau bekerja!” Tentu orang-orang mendegarkannya, hingga satu demi satu peserta lelang meninggalkannya, kecuali satu orang yang membayarnya dengan sejumlah uang yang lumayan besarnya. Tuan yang baru itupun memasukkan Joe kedalam kendaraannya dan membawanya melewati jalan kampung menuju ke arah perkebunan hingga akhirnya memasuki jalan kecil yang mengelilingi sebuah danau. Disamping danau ada sebuah rumah dengan jendela yang tertutup kain indah serta bunga-bunga berwarna-warni disisi-sisi batu-batu pualam yang membentuk anak tangga menuju ke pintu masuk. Joe tidak pernah melihat keindahan alam disisi rumah seperti itu.
“Apakah ini tempat dimana saya akan tinggal?” Tanya Joe.
“Ya.”
“Tapi saya tidak akan bekerja.”
“Joe, kamu tidak perlu bekerja. Saya membelimu untuk memerdekakan kamu.
Joe jatuh tersungkur di kaki orang tersebut dan bekata, “Tuan, aku akan melayanimu selama-lamanya.”
Banyak orang telah terjebak dan menjadi budak dosa, lalu mereka bekerja keras untuk melepaskan diri dari dosa, hingga menderita dan rela mati hanya untuk mendapatkan pembenaran Allah. Akhirnya mereka katakan, “Kami tidak lagi mau bekerja, kami tidak sanggup!” Pernahkan saudara mengalaminya? Pernahkan saudara bekerja keras dan berusaha agar bisa dibenarkan Allah? Hal ini sebenarnya mustahil. Saudara tidak akan sanggup. Yesus berkata, “Saudara tidak perlu bekerja. Aku telah menebus/membelimu/menukarkan dosa-dosamu dengan darah-Ku sendiri agar kamu boleh merdeka, dan Aku ingin tinggal didalammu.” Setahu saya, Dia memiliki istana disamping danau yang tampak seperti lautan yang terbuat dari kaca. Ada jalan setapak yang terdiri dari batu-batu permata yang pinggirannya dihiasi oleh bunga-bunga indah yang tidak pernah akan layu. Dia menawarkan semua ini oleh karena Dia mencintai kita. BIlamana kita mengerti akan konsep “pertukaran dosa-dosa kita dengan kebenaran-Nya” ini dan benar-benar menghayatinya sampai ke lubuk hati kita yang terdalam, maka kita akan berkata, “Aku akan melayani-Mu selamanya.”
Efesus 2:8,9: “Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah…”
Roma 3:20: “Sebab tidak seorangpun yang dapat dibenarkan di hadapan Allah oleh karena melakukan hukum Taurat…”

Leave a Reply