Amerika Serikat dalam Nubuatan

July 4, 2013 - Ellen G. White

Dan aku melihat seekor binatang lain keluar dari dalam bumi dan bertanduk dua sama seperti anak domba dan ia berbicara seperti seekor naga. Wahyu 13:11.

Satu-satunya bangsa dalam sejarah dunia yang menggenapi nubuatan dalam kitab Wahyu 13:11 tersebut di atas adalah Amerika Serikat. 193.1
Di negeri ini kebangkitan dan pertumbuhan bangsa kita (Amerika Serikat) adalah figur yang menarik perhatian. Dan tanduk-tanduk yang menyerupai domba itu, lambang-lambang atau ketidakberdosaan dan kelemah-lembutan, mewakili karakter pemerintahan kita, sebagaimana terungkap dalam dua prinsip utamanya, yaitu Republikan dan Protestan. 193.2
Tuhan telah berbuat lebih banyak bagi Amerika Serikat daripada negara-negara lain di mana mentari mencurahkan sinarnya. Di sini Dia menyediakan tempat perlindungan bagi umatNya, di mana mereka dapat menyembahNya sesuai dengan perintah-perintah hati nurani. Di sini Kekristenan telah berkembang pesat dalam kemurniannya. Doktrin yang memberikan hidup dari seorang Perantara antara Allah dan manusia telah diajarkan secara bebas. Allah telah merancang bahwa negara ini (Amerika Serikat) akan selalu tetap merdeka bagi semua orang untuk menyembah Dia sesuai dengan perintah-perintah hati nurani. Dia merancang bahwa lembaga-lembaga sipilnya, dalam produksi-produksi ekspansif mereka, akan mewakili kemerdekaan atas hak penginjilan. 193.3
Tetapi musuh dari semua kebenaran telah pula merancang hal yang lain atas tujuan Allah untuk negara ini. Dia akan membawa penyesatan dalam bentuk hiburan-hiburan yang akan menuntun orang-orang untuk melupakan Allah. Keduniawian dan hawa nafsu, yang menjadi berhala, akan tersebar melalui pekerjaan si pendusta besar ini, sampai semua hukum Allah dalam segala aspeknya dibuatnya tidak berlaku. 193.4
Aku tampak bahwa Setan sedang menyerobot barisan kita. Hukum Allah akan dibuat tidak berlaku melalui agen Setan. Dalam negeri kita yang penuh kebebasan ini (Amerika Serikat), kemerdekaan beragama akan berakhir. 193.5
Ketika bangsa kita (Amerika Serikat), dalam dewan-dewan legislatifnya, akan memaksakan hukum-hukum untuk mengekang kesadaran hati nurani manusia sehubungan dengan hak religiusitasnya, dengan memaksakan hukum peribadatan Hari Minggu, dan dengan membawa kekuatan penindas untuk menentang mereka yang memelihara Sabat hari ketujuh, maka hukum Allah dalam segala maksud dan tujuannya akan dibuat tidak berlaku di negeri kita ini; dan kemurtadan nasional ini akan segera disusul dengan kehancuran nasional (Amerika Serikat). 193.6

July 4 – The United States in Prophecy
I beheld another beast coming up out of the earth; and he had two horns like a lamb, and he spake as a dragon. Rev. 13:11.
One nation, and only one, meets the specifications of this prophecy; it points unmistakably to the United States of America. 193.1
Here is a striking figure of the rise and growth of our own nation. And the lamb-like horns, emblems or innocence and gentleness, well represent the character of our government, as expressed in its two fundamental principles, Republicanism and Protestantism. 193.2
The Lord has done more for the United States than for any other country upon which the sun shines. Here He provided an asylum for His people, where they could worship Him according to the dictates of conscience. Here Christianity has progressed in its purity. The life-giving doctrine of the one Mediator between God and man has been freely taught. God designed that this country should ever remain free for all people to worship Him in accordance with the dictates of conscience. He designed that its civil institutions, in their expansive productions, should represent the freedom of gospel privileges. 193.3
But the enemy of all righteousness has designs upon God’s purpose for this country. He will bring in enterprises that will lead men to forget that there is a God. Worldliness and covetousness, which is idolatry, will prevail through the working of the archdeceiver, till the law of God, in all its bearings, shall be made void. 193.4
I have been shown that Satan is stealing a march upon us. The law of God, through the agency of Satan, is to be made void. In our land of boasted freedom, religious liberty will come to an end. 193.5
When our nation, in its legislative councils, shall enact laws to bind the consciences of men in regard to their religious privileges, enforcing Sunday observance, and bringing oppressive power to bear against those who keep the seventh-day Sabbath, the law of God will, to all intents and purposes, be made void in our land; and national apostasy will be followed by national ruin. 193.6

Leave a Reply