Antikristus Manusia Durhaka

October 12, 2012 - Steve Wholberg

 

Ayat inti kita terdapat dalam  2 Tesalonika 2:3 “Janganlah kamu memberi dirimu disesatkan orang dengan cara yang bagaimanapun juga! Sebab sebelum Hari itu haruslah datang dahulu murtad dan haruslah dinyatakan dahulu manusia durhaka, yang harus binasa.” Pada ayat ini, walaupun Paulus tidak menggunakan istilah “Antikristus” tapi manusia durhaka  itulah Antikristus yang dimaksudkannya. Banyak sekali terang yang bisa kita peroleh dari ayat ini, pada saat kita mempelajarinya dengan seksama. Image Antikristus saat ini dalam dunia kekristenan adalah seseorang yang super jahat, yang berbahaya, yang mematikan, yang akan mucul di akhir zaman untuk mengendalikan dunia dan orang membayangkan bahwa dia akan muncul dari luar gereja. Hal Lindsey, seorang pengarang buku laris, dalam salah satu bukunya “The Late Great Planet Earth”, Bab 9, menyamakan Antikristus dengn Adolf Hitler,” The future Fuhror” yang akan mengadakan perang terbuka dengan umat Allah.

Jadi pertanyaannya, apakah Antikristus, yang disebutkan dalam Alkitab, adalah seseorang seperti Adolf Hitler dari luar gereja atau seorang seperti Yudas, yang lahir dari dalam gereja? Mari kita lihat lebih dalam. Istilah manusia durhaka disebutkan 2 kali dalam Perjanjian Baru, yaitu oleh Paulus dan Yesus Kristus sendiri yang kita bisa baca dalam 2 Tesalonika 2:3 (lihat ayat inti kita diatas) dan Johanes 17:12, “Selama Aku bersama mereka, Aku memelihara mereka dalam nama-Mu, yaitu nama-Mu yang telah Engkau berikan kepada-Ku; Aku telah menjaga mereka dan tidak ada seorangpun dari mereka yang binasa selain dari pada dia yang telah ditentukan untuk binasa, supaya genaplah yang tertulis dalam Kitab Suci” (ini sebetulnya adalah doa Tuhan Yesus bagi murid-murid-Nya).

Manusia durhaka ini bagaikan sebuah password untuk membuka pengetahuan Alkitab yang tersembunyi. Sekali kita mengetahui password ini, maka kita akan tau pengertian Antikristus versi Alkitab. Mari kita lihat kehidupan Yudas yang Yesus sendiri sebutkan sebagai manusia durhaka/Antikristus atau dalam bahasa Inggris disebut sebagai “Son of Perdition”.

Lukas 6:13-16. “Ketika hari siang, Ia memanggil murid-murid-Nya kepada-Nya, lalu memilih dari antara mereka dua belas orang, yang disebut-Nya rasul: 6:14 Simon yang juga diberi-Nya nama Petrus, dan Andreas saudara Simon, Yakobus dan Yohanes, Filipus dan Bartolomeus, 6:15 Matius dan Tomas, Yakobus anak Alfeus, dan Simon yang disebut orang Zelot, 6:16                Yudas anak Yakobus, dan Yudas Iskariot yang kemudian menjadi pengkhianat.” Jadi kita lihat Yesus memilih sendiri murid-muridnya, termasuk Yudas.

Matius 10:1-4 “Yesus memanggil kedua belas murid-Nya dan memberi kuasa kepada mereka untuk mengusir roh-roh jahat dan untuk melenyapkan segala penyakit dan segala kelemahan. 10:2 Inilah nama kedua belas rasul itu: Pertama Simon yang disebut Petrus dan Andreas saudaranya, dan Yakobus anak Zebedeus dan Yohanes saudaranya, 10:3 Filipus dan Bartolomeus, Tomas dan Matius pemungut cukai, Yakobus anak Alfeus, dan Tadeus, 10:4 Simon orang Zelot dan Yudas Iskariot yang mengkhianati Dia.”  Yesus memberi kuasa kepada murid-murid-Nya untuk melenyapkan penyakit dan kelemahan serta mengusir roh jahat. Judas ada dalam lingkaran dalam, tentunya kuasa penyembuhan Yesus juga bekerja didalamnya. Yudas bukanlah orang kafir dari luar. Coba kita baca dan lihat apa yang terjadi dalam Lukas 22:3 “Maka masuklah Iblis ke dalam Yudas, yang bernama Iskariot, seorang dari kedua belas murid itu.” Iblis masuk kedalamnya. Ini sangat mengejutkan. Inilah klimaksnya.

Lukas 22:14-23 “Ketika tiba saatnya, Yesus duduk makan bersama-sama dengan rasul-rasul-Nya. 22:15 Kata-Nya kepada mereka: “Aku sangat rindu makan Paskah ini bersama-sama dengan kamu, sebelum Aku menderita. 22:16 Sebab Aku berkata kepadamu: Aku tidak akan memakannya lagi sampai ia beroleh kegenapannya dalam Kerajaan Allah.” 22:17 Kemudian Ia mengambil sebuah cawan, mengucap syukur, lalu berkata: “Ambillah ini dan bagikanlah di antara kamu. 22:18 Sebab Aku berkata kepada kamu: mulai dari ekarang ini Aku tidak akan minum lagi hasil pokok anggur sampai Kerajaan Allah telah datang.” 22:19 Lalu Ia mengambil roti, mengucap syukur, memecah-mecahkannya dan memberikannya kepada mereka, kata-Nya: “Inilah tubuh-Ku yang diserahkan bagi kamu; perbuatlah ini menjadi peringatan akan Aku.” 22:20 Demikian juga dibuat-Nya dengan cawan sesudah makan; Ia berkata: “Cawan ini adalah perjanjian baru oleh darah-Ku, yang ditumpahkan bagi kamu. 22:21 Tetapi, lihat, tangan orang yang menyerahkan Aku, ada bersama dengan Aku di meja ini. 22:22 Sebab Anak Manusia memang akan pergi seperti yang telah ditetapkan, akan tetapi, celakalah orang yang olehnya Ia diserahkan!” 22:23 Lalu mulailah mereka mempersoalkan, siapa di antara mereka yang akan berbuat demikian”. Mereka mengadakan perjamuan, diruang atas sebelum Yesus mati. Hanya murid-murid dan Yesus disitu, termasuk Yudas. Dia tampak sebagai orang Kristen sejati, berbicara seperti orang Kristen sejati, dia bersikap seperti orang Kristen sejati. Namun saat dia memakan roti dan meminum anggur dari cawan yang diberikan Yesus, yang ada didalam hatinya bukan Yesus melainkan Setan. Murid-murid lainnya tidak tau. Setelah selesai perjamuan, setelah selesai Yesus membasuh kaki murid-murid-Nya termasuk Yudas, Yudaspun pergi untuk melakukan perbuatan jahatnya. Yesus kemudian meninggalkan ruang atas bersama murid-muridnya, mereka keluar dari kota Jerusalem dan berakhir di taman Getsemani. Yesus berdoa bersungguh-sungguh sebanyak 3x, higga berkeringat darah.

Matius 26:47-49 “Waktu Yesus masih berbicara datanglah Yudas, salah seorang dari kedua belas murid itu, dan bersama-sama dia serombongan besar orang yang membawa pedang dan pentung, disuruh oleh imam-imam kepala dan tua-tua bangsa Yahudi.26:48 Orang yang menyerahkan Dia telah memberitahukan tanda ini kepada mereka: “Orang yang akan kucium, itulah Dia, tangkaplah Dia.” 26:49 Dan segera ia maju mendapatkan Yesus dan berkata: “Salam Rabi,” lalu mencium Dia.” Kata-kata Yudas mengartikan persahabatan:”Salam Rabi”.  Kita bisa melihat sikap Yudas disini yang menunjukkan kesetiaan yaitu melalui ciuman, namun Setan ada dibalik kata dan sikapnya.

Mengapa harus teman/sahabat yang menghianati Yesus? Mengapa harus dengan ciuman? Mengapa bukan orang kafir? Orang Asing? Tapi seorang sahabat, seorang yang tau dengan baik siapa Yesus. Setan menggunakan topeng kekristenan untuk membunuh Yesus. Ekspresi kata-kata persahabatan dan aksi memberikan ciuman adalah bentuk yang paling nyata dari Antikristus, dimana Setanlah yang berada dibelakangnya. Coba pikir, mana yang paling mewakili Antikristus Alkitab, seseorang yang tampak seperti rasul yang mengaku setia pada Yesus atau Adolf Hitler yang secara terbuka berperang melawan umat Allah? Kita tidak perlu ragu lagi, Paulus dalam 2 Tesalonika 2:3 (lihat ayat diatas) dan Yesus dalam Yohanes 17:12 (lihat ayat diatas) telah membuka kedoknya. Manusia durhaka akan muncul dari dalam gereja itu sendiri, bukan orang kafir dan menghianati Yesus dengan ciuman atau dengan persahabatan dan cinta yang palsu.

Kesimpulannya, mari kita belajar lebih mendalam lagi tentang hal ini. Jangan berpikir Antikristus akan datang dari luar tapi sebetulnya berasal dari dalam. Minta kuasa agar Tuhan membuka mata spiritual kita agar kita bisa melihat pekerjaan bawah tanah Setan yang memakai topeng kekristenan.

Tantangan bagi kita, kalau saat ini kita berbicara dan bersikap mengasihi Tuhan namun secara sadar masih memiliki hati yang meragukan kebenaran-Nya, datanglah kepada salib Kristus, Dia akan mengampuni, membasuh dan menyucikan serta mempersiapkan kita bagi kedatangan-Nya nanti yang penuh dengan kemuliaan.

› tags: antikristus / manusia durhaka /

Leave a Reply