Apakah Kekristenan Itu? (What is Christianity?)

Pernahkah Anda bertanya, apakah Kekristenan itu? Hal pertama yang terlintas dalam pikiran banyak orang adalah bangunan gereja atau denominasi tertentu. Orang lai berpikir kekristenan adalah doktrin, ajaran atau teologi. Bahkan kata “agama” tidak cukup mengartikan kekristenan atau arti menjadi seorang Kristen. Ini seperti perbedaan komputer dan bunga. Beberapa bagian pada computer dapat diambil secara terpisah dan disatukan kembali tanpa banyak kerusakan, tetapi ketika Anda membedah bunga/kekristenan, Anda mengambil risiko mematikannya!

Saya ingin berbagi beberapa pemikiran tentang kekristenan dan apakah arti menjadi seorang Kristen. Pertama, kata tersebut jelas terkait dengan nama Kristus. Alkitab mengatakan kepada kita bahwa murid-murid Yesus, pertama kali disebut Kristen di Antiokhia (Kisah Para Rasul 11:26). Beberapa pakar Alkitab percaya bahwa istilah ini digunakan dengan latar belakang mencemooh, seperti memanggil orang Kristen “Kristus-Kristus kecil”. Tentu saja orang merasakan sesuatu yang berbeda setelah menjadi pengikut Kristus. “Sekarang ketika mereka melihat keberanian Petrus dan Yohanes dan berpikir bahwa mereka adalah orang-orang yang tidak terpelajar dan tidak terlatih, mereka terkagum. Dan mereka menyadari bahwa mereka telah bersama dengan Yesus “(Kisah Para Rasul 4:13).

Kekristenan adalah agama yang berpusat kepada Yesus. Tapi bukanlah agama yang secara intelektual berpegang pada satu set keyakinan tentang Kristus. Sebaliknya, hanya berdasarkan pada kepercayaan kepada Kristus saja. Keyakinan seperti ini disebut iman. Artinya percaya pada ajaran Alkitab yang mengubah hidup. Seorang Atheist bisa mempelajari kekristenan dan bisa memegang gelar doktor di bidang Teologia Alkitab. Tapi hanya orang yang memilih untuk menerima Kristus sebagai Tuhan dalam kehidupan mereka, yang bisa menjadi seorang Kristen.

Menjadi seorang Kristen bagaikan menerbangkan pesawat terbang. (Saya pilot dan senang untuk menerbangkan pesawat, jadi bersabarlah dengan penjelasan saya!) Beberapa orang mungkin berpikir bahwa mereka adalah pilot (Orang Kristen) jika mereka duduk di ruangan kelas (gereja) dan mendengarkan kuliah tentang bagaimana menerbangkan pesawat/kekristenan. Tapi ada perbedaan besar antara duduk di ruangan kelas (bangku gereja), mendengar informasi tentang menerbangkan pesawat (kekristenan), dengan benar-benar duduk di kokpit (menjadi orang Kristen) dan membawa pesawat ke langit biru! Saya tidak menyarankan Anda untuk memiliki lisensi pilot agar bisa menjadi seorang Kristen. Apa yang saya ingin katakan adalah kekristenan itu sebetulnya lebih banyak kepada “menghidupkan yang benar” dan lebih sedikit tentang “menjadi benar”.

Saya seorang Kristen karena saya adalah pengikut Yesus Kristus yang mengasihi saya dan menyerahkan nyawa-Nya bagi saya. Tanpa Yesus dalam hidup saya, saya ditakdirkan menuju ke makam abadi yang gelap. Kekristenan adalah cara hidup yang didasarkan pada wahyu Allah dalam ayat-ayat yang Suci, yakni Alkitab. Meskipun ada banyak sekte, denominasi, dan agama yang mengaku Kristen (dan banyak yang lain yang mengaku memiliki kebenaran), saya sangat yakin bahwa tidak ada satupun yang bisa dibandingkan dengan cerita tentang Yesus, yang menarik dan jelas, yang ada dalam Alkitab. Hidup saya berubah karena saya menerima Kristus kekristenan ke dalam hatiku. Pengalaman saya telah memindahkan saya dari ruangan kelas dan masuk ke kokpit kehidupan. Dan dari tempat saya duduk, pemandangannya sungguh menakjubkan !

What is Christianity?
Have you ever asked, “What is Christianity?” The first thing that comes to mind for most people is a church building or a particular denomination. Others might think of doctrines, teachings or theology. But even the word “religion” just doesn’t quite capture Christianity or what it means to be a Christian. It’s sort of like the difference between a computer and a flower. Some things can be taken apart and put back together without much damage, but when you dissect Christianity, you take the risk of putting it to death!

So, let me carefully share some thoughts about Christianity and what is a Christian. First, the word is clearly tied to the name of Christ. The Bible tells us that Jesus’ disciples “were first called Christians in Antioch” (Acts 11:26). Some Bible scholars believe the term was used with scorn, sort of like calling Christians “little Christs”. Certainly people seemed to sense something different about followers of Christ. “Now when they saw the boldness of Peter and John, and perceived that they were uneducated and untrained men, they marveled. And they realized that they had been with Jesus” (Acts 4:13).

Christianity is a religion that centers in Jesus. But it is not so much a religion that intellectually holds to a set of beliefs about Christ. Rather, it is believing in Christ. Such belief is called faith. It means to trust in the teachings of the Bible in a way that is life-changing. An atheist can study Christianity. An agnostic can hold a doctorate degree in Biblical Theology. But only a person who chooses to accept Christ as the Lord of their life can be a Christian.

Being a Christian could be compared to flying an airplane. (I’m a pilot and love to fly airplanes, so bear with me!) Some people might think they are pilots (Christians) if they sit in a classroom (church) and listen to lectures about how to fly an airplane. But there is a big difference between sitting in a chair (pew) and hearing information about flying a plane and actually sitting in the cockpit and taking an aircraft into the wild blue yonder! I’m not suggesting you need a pilot’s license to be a Christian. What I’m saying is that Christianity is less about being right and more about living right.

I am a Christian because I am a follower of Jesus Christ who loves me and gave His life for me. Without Jesus in my life, I am doomed to an eternally dark grave. Christianity is way of living that is based on the revelation of God found in the Bible, the Holy Scriptures. Though there are many sects, denominations, and religions which claim Christianity (and many others which profess to have truth), I am deeply convinced that none of them compare with the clear and compelling story of Jesus found in the Bible. My life has changed because I accepted the Christ of Christianity into my heart. My experience has moved me out of the classroom and into the cockpit of life. And from where I sit, the view is breathtaking!
Sumber: Blog amazingfacts.org

Leave a Reply