BENAR-BENAR SEORANG KRISTEN SEJATI

July 24, 2017 - Stevanus S. Widjaja

“Sebutlah nama Firaun, raja Mesir: Tukang ribut yang membiarkan kesempatan berlalu! ” Yeremia 46:17

Pagi ini, saya share kutipan Pena Inspirasi dari buku Perumpamaan Tuhan Yesus ( PTY ) yang menjelaskan tentang kewajiban dan larangan bagi setiap orang Kristen untuk melakukan beberapa perkara yang tidak berkenan kepada Allah.

Inilah beberapa contoh yang boleh dan tidak boleh dilakukan oleh setiap orang Kristen, antara lain :

1. PERSOALAN MESTI DISELESAIKAN LEWAT MAJELIS DI JEMAAT BUKAN DI PENGADILAN

” Tuhan kita mengajarkan bahwa persoalan-persoalan yang sulit di antara orang Kristen harus diselesaikan dalam sidang. Janganlah hal itu dibuka di depan orang yang tidak takut akan Allah. Jika seorang Kristen diperlakukan dengan salah oleh saudaranya, janganlah dia meminta bantuan dari orang yang tidak beriman dalam pengadilan. ” PTY, hal. 175

2. BEKERJA TIDAK BOLEH MALAS, TAPI TERTIB, TELITI, TANGKAS DAN BUKAN LAMBAN

” Adalah kewajiban dari setiap orang Kristen untuk mendapatkan tabiat yang tertib, teliti dan tangkas. Tidak ada maaf untuk pekerjaan yang lambat, tak karuan dalam bentuk apa pun. Bila seseorang selalu bekerja, dan pekerjaan itu tidak pernah selesai, itu disebabkan karena pikiran dan hati tidak dipusatkan dalam pekerjaan. Orang yang lambat dan yang bekerja dalam posisi yang kurang baik, harus menyadari bahwa ini adalah kesalahan-kesalahan yang harus diperbaiki. “PTY, hal. 248

3. SKALA PRIORITAS DALAM HIDUP INI ADALAH MEMENANGKAN JIWA-JIWA

” Pekerjaan yang ditanggungkan kepada kita sebagai orang Kristen yang telah dipanggil ialah untuk bekerja sama dengan Kristus demi keselamatan jiwa. Kita telah mengikat janji dalam pekerjaan ini untuk bekerja bersama Dia. Melalaikan pekerjaan ini membuktikan kita tidak setia kepada Kristus. ” PTY, hal. 259

4. MENCARI PEKERJAAN TIDAK BOLEH TERLALU MILIH-MILIH ATAU CEREWET ; YANG PENTING TIDAK MELANGGAR HUKUM ALLAH

” Banyak orang Kristen menunggu kepada pekerjaan yang besar dibawa kepadanya. Karena mereka tidak bisa menemukan tempat yang cukup besar untuk memuaskan cita-citanya, mereka gagal melaksanakan kewajiban hidup yang biasa dengan setia. Bagi mereka hal itu kelihatan tidak menarik. Hari demi hari mereka melepaskan kesempatan untuk menunjukkan kesetiaannya kepada Allah. Sementara mereka menunggu beberapa pekerjaan yang besar, kehidupan ini berlalu, tujuannya tidak dipenuhi, dan pekerjaannya tidak terlaksana. ” PTY, hal 261

Biarlah sebagai orang Kristen, kita tahu membedakan mana yang benar dan salah dalam mengambil sebuah keputusan dan selalu rajin berdoa dan bersyukur atas apa yang dimiliki hari ini sehingga didapati kita sempurna di mata Tuhan dalam hidup ini…. 🙏🙏🙏

Leave a Reply