“Dalam Masa Kasihan Ini”

Sebab Allah berfirman: “Pada waktu Aku berkenan, Aku akan mendengarkan engkau, dan pada hari Aku menyelamatkan, Aku akan menolong engkau.” Sesungguhnya, waktu ini adalah waktu perkenanan itu; sesungguhnya, hari ini adalah hari penyelamatan itu.
2 Korintus 6:2.

Kita percaya tanpa sedikit pun ragu bahwa Kristus segera datang. Ini bukanlah sebuah dongeng bagi kita; ini adalah sebuah kenyataan. Kita tidak menyangsikan sedikit pun saat ini maupun pada tahun-tahun yang lampau, bahwa ajaran-ajaran yang kita pegang hari ini adalah kebenaran masa kini, dan bahwa kita sedang mendekati penghakiman itu. Kita sedang mempersiapkan diri untuk menemui Dia, yang dikawal oleh iringan para malaikat suci, muncul di awan-awan untuk menyempurnakan keabadian hidup bagi orang-orang yang beriman dan benar. Ketika Dia datang Dia bukannya membersihkan kita dari dosa-dosa kita, menghapus cacat cela dalam kepribadian kita, atau merawat kita atas penyakit-penyakit yang ditimbulkan oleh sifat-sifat dan tabiat kita. Pekerjaan ini akan telah diselesaikan bagi kita semua sebelum waktu itu. Ketika Tuhan datang, mereka yang suci akan tetap suci. Orang-orang yang telah memelihara tubuh dan roh mereka dalam kesucian, dalam pembersihan dosa dan kehormatan, akan menerima penyempurnaan hidup kekal itu. Tetapi mereka yang tidak benar, tidak menyucikan dirinya dan bercela, akan tetap demikian selamanya. Tak ada lagi pekerjaan pelayanan yang akan dibuat bagi mereka untuk menghapus proses dan dosa-dosa serta kekotoran mereka itu. Semuanya dikerjakan dalam masa kasihan ini. Sekarang inilah pekerjaan itu sedang diselesaikan bagi kita. 221.1
Kita memeluk kebenaran Allah dengan pola hidup kita yang berbeda, dan sebagaimana kita menghidupkan pengaruh kebenaran itu, maka hal itu akan menyempurnakan pekerjaan bagi kita yang penting untuk memberikan kita kekuatan moral demi kerajaan kemuliaan dan masyarakat malaikat-malaikat surga. Sekarang kita berada dalam ruang karya Allah. Banyak dari antara kita adalah batu-batu cacat yang keluar dari tambang. Tetapi karena kita berdiri teguh di atas kebenaran milik Allah, pengaruhnya menggerakkan kita. Pengaruh kebenaranNya itu meninggikan kualitas kita dan menghapus setiap ketidaksempurnaan dan dosa-dosa dari kita dari alam manapun. Dengan demikian kita dipersiapkan untuk menemui Sang Raja dalam keindahanNya dan akhirnya bersatu dengan malaikat-malaikat yang murni dan samawi di dalam kerajaan kemuliaan. Di sinilah pekerjaan ini diselesaikan bagi kita, di sinilah tubuh dan roh kita dikuatkan untuk keabadian. 221.2

2 Agustus – Intisari dari Karakter Moral
Kami tidak bermegah atas pekerjaan yang dilakukan oleh orang lain di daerah kerja yang tidak dipatok untuk kami. Tetapi kami berharap, bahwa apabila imanmu makin bertumbuh, kami akan mendapat penghormatan lebih besar lagi di antara kamu, jika dibandingkan dengan daerah kerja yang dipatok untuk kami. 2 Korintus 10:15.

Engkau haruslah menjauh dari tempat yang dipikat oleh Setan dan jangan membiarkan pikiranmu dialihkan dari persekutuan dengan Allah. Melalui Kristus engkau boleh dan mesti bergembira dan hendaknya memperoleh kebiasaan-kebiasaan pengendalian diri. Bahkan pikiran-pikiranmu haruslah dibawa ke dalam penguasaan kehendak Allah dan perasaan-perasaanmu di bawah kendali akal sehat dan agama. Khayalanmu janganlah membuatmu menjadi kacau dan liar tanpa suatu usaha pembatasan atau disiplin. Jika pikiran salah, maka perasaan pun akan menjadi salah, dan pikiran serta perasaan itu menyatu membentuk karakter moral….. Jika engkau menyerah kepada kesan-kesanmu dan membiarkan pikiran-pikiranmu dalam kecurigaan, keraguan, dan keluhan, maka engkau akan menjadi orang yang paling tidak bahagia di antara manusia fana…… 222.1
Saudari F yang terkasih, engkau mempunyai imajinasi yang sakit; dan engkau tidak menghormati Allah dengan membiarkan perasaan-perasaaanmu mengendalikan sepenuhnya akal pikiran dan penilaianmu. Engkau mempunyai sebuah keinginan yang nekat, yang menyebabkan pikiran bereaksi atas tubuh, tidak seimbangnya peredaran darah dan menghasilkan kepadatan dalam organ-organ tertentu; dan dengan demikian engkau sedang mengorbankan kesehatan demi perasaan-perasaanmu. 222.2
Engkau membuat suatu kekeliruan, yang jika tidak dikoreksi, tidak akan berakhir dengan mengandaskan kebahagiaanmu saja. Engkau sedang melukai bukan hanya dirimu sendiri, tetapi juga para anggota keluargamu……. Engkau telah membiarkan ….imajinasimu yang terlalu gelisah mengendalikan akal pikiran….. Jika engkau tidak memiliki kekuatan atas perasaan-perasaanmu, maka hal ini tidaklah menjadi dosa; tetapi ia itu tidak akan menjawab demikian untuk menyerah pada musuh. Keinginan-keinginanmu perlu disucikan dan ditundukkan sebagai ganti dibiarkan bertentangan pada keinginan-keinginan Allah….. 222.3
Manusia telah ditempatkan di dalam sebuah dunia kesedihan, kecemasan, dan kebingungan. Dia ditempatkan untuk diuji dan dicoba, seperti Adam dan Hawa, sehingga dia dapat menumbuhkan sebuah karakter yang baik dan membawa keharmonisan atas pertentangan pendapat dan kebingungan. Ada banyak hal penting bagi kita untuk dikerjakan….. Dan ada banyak hal bagi kita untuk dinikmati. Melalui Kristus kita dibawa dalam hubungan dengan Allah. BelaskasihNya menempatkan kita di bawah kewajiban yang berkelanjutan; dengan merasa diri tidak layak atas belaskasihNya, kita hendaknya menghargai bahkan yang paling kecil dari karuniaNya itu. 222.4

AUGUST
August 1 – “In These Hours of Probation”
I have heard thee in a time accepted, and in the day of salvation have I succoured thee: behold, now is the accepted time; behold, now is the day of salvation. 2 Cor. 6:2.
We believe without a doubt that Christ is soon coming. This is not a fable to us; it is a reality. We have no doubt, neither have we had a doubt for years, that the doctrines we hold today are present truth, and that we are nearing the judgment. We are preparing to meet Him who, escorted by a retinue of holy angels, is to appear in the clouds of heaven to give the faithful and the just the finishing touch of immortality. When He comes He is not to cleanse us of our sins, to remove from us the defects in our characters, or to cure us of the infirmities of our tempers and dispositions. If wrought for us at all, this work will all be accomplished before that time. When the Lord comes, those who are holy will be holy still. Those who have preserved their bodies and spirits in holiness, in sanctification and honour, will then receive the finishing touch of immortality. But those who are unjust, unsanctified, and filthy will remain so forever. No work will then be done for them to remove their defects and give them holy characters. The Refiner does not then sit to pursue His refining process and remove their sins and their corruption. This is all to be done in these hours of probation. It is now that this work is to be accomplished for us. 221.1
We embrace the truth of God with our different faculties, and as we come under the influence of that truth, it will accomplish the work for us which is necessary to give us a moral fitness for the kingdom of glory and for the society of the heavenly angels. We are now in God’s workshop. Many of us are rough stones from the quarry. But as we lay hold upon the truth of God, its influence affects us. It elevates us and removes from us every imperfection and sin, of whatever nature. Thus we are prepared to see the King in His beauty and finally to unite with the pure and heavenly angels in the kingdom of glory. It is here that this work is to be accomplished for us, here that our bodies and spirits are to be fitted for immortality. 221.2

August 2 – The Substance of Moral Character
Not boasting of things without our measure, that is, of other men’s labours; but having hope, when your faith is increased, that we shall be enlarged by you. 2 Cor. 10:15.
You should keep off from Satan’s enchanted ground and not allow your minds to be swayed from allegiance to God. Through Christ you may and should be happy and should acquire habits of self-control. Even your thoughts must be brought into subjection to the will of God and your feelings under the control of reason and religion. Your imagination was not given you to be allowed to run riot and have its own way without any effort at restraint or discipline. If the thoughts are wrong the feelings will be wrong, and the thoughts and feelings combined make up the moral character. . . . If you yield to your impressions and allow your thoughts to run in a channel of suspicion, doubt, and repining you will be among the most unhappy of mortals. . . . 222.1
Dear Sister F, you have a diseased imagination; and you dishonour God by allowing your feelings to have complete control of your reason and judgment. You have a determined will, which causes the mind to react upon the body, unbalancing the circulation and producing congestion in certain organs; and you are sacrificing health to your feelings. 222.2
You are making a mistake, which, if not corrected, will not end with wrecking your own happiness merely. You are doing positive injury, not only to yourself, but to the other members of your family. . . . You have . . . let your highly wrought imagination control reason. . . . Had you no power over your feelings, this would not be sin; but it will not answer thus to yield to the enemy. Your will needs to be sanctified and subdued instead of being arrayed in opposition to that of God. . . . 222.3
Man has been placed in a world of sorrow, care, and perplexity. He is placed here to be tested and proved, as were Adam and Eve, that he may develop a right character and bring harmony out of discord and confusion. There is much for us to do that is essential. . . . And there is much for us to enjoy. Through Christ we are brought into connection with God. His mercies place us under continual obligation; feeling unworthy of His favours, we are to appreciate even the least of them. 222.4

Leave a Reply