Dandelions (Tanaman Liar yang bisa dimakan)

Tentang Si Bunga Dandelion BY AMELIA ZAHARA
Salah satu bunga yang sangat fenomenal ini, akhirnya berhasil mencuri perhatian dan membuat gue penasaran. Melihat beberapa gambarnya diinternet gue kagum akan vintage dari sang fotografer. Cantik. Bahkan sanking tertariknya bunga ini sempat menjadi gambar pada posting tulisan blog gue dibeberapa judul tulisan.

Bunga sederhana ini terlihat begitu menarik yang gue suka walau dalam bentuk gambar. Kenapa hanya gambarnya, kenapa enggak bunganya aja langsung? Sebenarnya belum tau, kalau bunga itu aslinya gimana. Mungkin pernah lihat, tapi gak perhatian kali yaa? Atau enggak tau kalau itu bunga yang dimaksud saat ini. Maka dari itu, cuma tau dari gambar dan namanya aja Dandelion, kerenkan? Hahaha. Kalau bahasa Acehnya Bak Dah dan dalam bahasa Indonesia dikenal dengan Randa Tapak (sumber: wikipedia bahasa Indonesia). Jujur, gue memang enggak tau bunganya seperti apa, tapi bunga ini sepertinya kelihatannya menarik. Dan kabar baiknya lagi, ada filosofinya juga. Walaupun hanya kutipan-kutipan yang berhasil gue kutip, apa salahnya dibagikan lagi. Dan kali ini gue akan membahas mengenai si bunga Dandelion, baik dari filosofi, kutipan-kutipan serta apa saja yang menyangkut tentang bunga yang fenomenal ini, yang gue kutip dari beberapa sumber, keep reading ✿✿✿ Dandelion: Aku berasal dari Asia dan Eropa. Namun karena penyebaran benih Dandelion melalui angin, jadi sekarang kami sudah ada di mana-mana. Kami juga suka dibilang tumbuhan liar. Karena, di mana benih Dandelion jatuh dan mengering, di situlah akan tumbuh bunga Dandelion. Sebenarnya bukan bunga Dandelion, tetapi benihnya. Lihatlah kami. Meskipun kami kecil, tetapi kami berani untuk terbang tinggi dan membawa kehidupan baru di tempat lain. Begitu pun manusia. Jangan suka berkecil hati. Tetapi harus berani menghadapi segala rintangan. ✿✿✿ “Nih aku ceritain, bunga Dandelion itu bunga yang tidak dilihat orang karena ga indah, warnanya putih kayak kapas. Tangkainya yang kecil dan sederhana dapat tumbuh di mana saja, tergantung dimana benihnya jatuh. Serpihan-serpihan kecil bunganya yang ringan akan terbang terbawa angin dan menyebar kemana pun ia mau, yang akhirnya akan tumbuh menjadi bunga baru di tempat ia jatuh dan membawa kehidupan baru. Bunga Dandelion, terlihat sangat rapuh, namun sangat kuat, sangat indah, dan memiliki arti yang dalam. Kuat menentang angin, terbang tinggi dan menjelajah angkasa, dan akhirnya hingga di suatu tempat untuk tumbuh menjadi kehidupan baru.” ✿✿✿ Dandelion tidak tumbuh sebagai bunga hias yang biasa berada dalam taman – taman kota yang menunjukan keindahannya kepada setiap orang, berbeda dengan Dandelion yang hidup dan tumbuh di sekeliling ilalang yang jauh dari orang dan ilalang itu yang senantiasa menyembunyikannya dalam rerumputan , tetapi keindahannya tak akan pernah tertutupi sekalipun ilalang telah menjadi bunga matahari. Dandelion tak akan mampu melawan angin yang akan terus berhembus menerbangkannya dan merubahnya menjadi suatu batang yang tegak. Tidak ada yang tau kemana angin akan membawa kelopak Dandelion itu hanya kelopak dan anin yang tau kemana akan membawanya, tetapi suatu saat Dandelion akan umbuh kembali seperti bunga yang cantik meskipun setiap kali angin akan menggugurkannya dan ilalang menyembunyikannya dalam senja. Bunga Dandelion ini tumbuh di tempat yang ga terduga. Kemana angin ngebawa dia, itulah tempat dia tumbuh. Setelah tumbuh, tiba waktunya untuk mekar, ia merekahkan semua bunganya sehingga orang orang dapat melihat bahwa ia sedang berbunga bunga. Saat masa hidupnya selesai ia pun dapat menerbangkan semua bunganya, terasa begitu indah dan menenangkan. Membawa suasana nyaman bagi semua orang disekitarnya. Setiap hembusan angin dapat menerbangkan semuanya perlahan, semuanya tetap terlihat menarik dan mempesona walaupun si bunga pergi satu persatu. Dan Dandelion pun tak berbunga lagi. Ia menunggu, untuk dapat merekah lagi, ataupun mati. Kemanapun angin membawanya, apapun yang terjadi di depan, dia siap untuk berjuang. ✿✿✿ Dunia itu luas, tak sesempit pandanganmu. Melihatlah dalam berbagai pintu dan jendela. Manusia tak cuman kamu. Masalah tak hanya satu. Ayolah, jangan bercanda. Marahmu itu, geram mu itu, Keluh kesah mu itu, semua prasangka burukmu itu. Kamu tau bunga Dandelion? Bunga itu seperti berbentuk bulat dengan tatanan agak rumit. Tapi, sekali kamu tiup bulatan dengan tatanan yang agak rumit itu lebur. Ambyar. Lepas, beradu dengan udara. dan tak bersisa. Gembira saat kamu meniupnya. Gembira melihat bunga itu terurai. Bergembira saja. Tiup, dan semua akan lenyap. Gembira:) ✿✿✿ Kawan, kau pernah melihat bunga Dandelion? Bunga yang mungil, bukan? Karena bentuknya yang kecil, bunga ini seringkali dijuluki sebagai si mungil bertopi putih. Bunga Dandelion tumbuh liar di mana-mana, bisa di halaman rumah, padang rumput, atau di berbagai tempat lainnya. Bunga Dandelion tidak seindah bunga mawar, tidak seharum bunga melati, dan juga tidak semahal bunga anggrek. Ia hanyalah si kecil yang terlihat rapuh. Meskipun demikian, ia adalah pejuang sejati. Kau tahu mengapa? Bunga Dandelion tak pernah membenci angin. Padahal, angin selalu menerbangkannya tinggi-tinggi dan setelah itu menjatuhkannya di suatu tempat. Bunga Dandelion justru ikhlas karena ia tahu pasti akan ada hikmah di balik peristiwa yang menimpa dirinya. Kau tahu, Kawan, bagaimana jadinya jika angin tidak pernah menerbangkannya? Yup, ia tidak akan tumbuh di mana-mana. Ia hanya akan tumbuh di suatu tempat. Bunga Dandelion adalah bunga yang pandai beradaptasi. Tidak peduli di manapun angin akan membawanya. Di tanah yang gersang, di tepi jalan yang terjal, atau bahkan dihimpit semak berduri yang tajam, si mungil bertopi putih tetap berjuang untuk tetap hidup dan berkembang. Si mungil yang hebat, bukan? Bunga yang sering dijuluki orang-orang dengan sebutan bunga mungil bertopi putih, terlihat sangat lemah bila digoyangkan oleh angin, tapi ia masih tetap berusaha menjadi tegar dan kuat melawan terpaan angin yang seolah-olah akan mencabutnya dari tempat ia berdiri. Dan jika ia memang harus diterbangkan oleh sang angin, ia rela dan dia tidak akan bersedih. Karena ia tahu meskipun diterbangkan oleh angin dan tak tahu kemana arah terbangnya, dia juga tidak takut jika nantinya setelah diterbangkan oleh sang angin ia harus tertinggal ditanah yang gersang, di tepi jalan berbatu, bahkan dihimpit semak berduri, dia tetap tegar dan mencari setitik celah dan berjuang untuk tetap hidup. ✿✿✿ Dandelion mampu bertahan dalam segala cobaan. Walaupun bentuknya tidak seindah mawar merah,mungkin tidak harum seperti bunga melati, Tapi Dandelion dengan tangkai kecilnya yang sederhana. mampu memberikan banyak arti dalam kehidupan ini. Bisa memberikan kehidupan baru. Serta saat dia disandingkan dengan ilalang jalanan yang sangat jarang dapat melihat dan menyadari keberadaannya juga tidak membuat nya sedih, karena ia memang bagian dari itu. Dia tak pernah berhenti berusaha. Dandelion sosok kuat meskipun tampak rapuh, tapi memiliki semangat yang hebat dalam mencari kehidupan baru di luar sana. Mampu terbang tinggi, menjelajah luas menentang angin, sampai akhirnya mendarat di tempat baru kemudian tumbuh menjadi jiwa yang baru. Tujuan hidupnya hanya satu. Setelah dia terbang melintasi jagad raya, meniti kehidupan yang penuh kesulitan, suatu hari nanti, sejauh apapun dia telah pergi, dia akan kembali, dia akan kembali lagi ketempat dimana dia berasal. ✿✿✿ Hebat bukan beberapa filosofi dan cerita dari bunga Dandelion ini, semoga dapat memberi beberapa ilmu baru, terimakasih kepada banyak sumber yang terkait (∩_∩) ✿Amelia Zahara .

Leave a Reply