Dari Mata Turun ke Hidung

Oleh
Prof. Dr. Albert M. Hutapea, MPH, PhD, AIFM

Pada saat hidung telah tersumbat atau ingus mulai mengalir, kerongkongan mulai gatal, sedikit demam dan berat kepala, maka kita akan tahu bahwa pilek telah menyerang kembali.
Pilek bukanlah suatu penyakit tunggal, melainkan sekelompok penyakit yang terdiri dari hampir 200 jenis penyakit yang serupa tapi tak sama, yang disebabkan oleh hampir 200 jenis kuman yang disebut virus rhino (dalam bahasa Yunani rhino berarti hidung). Inilah sebabnya sangat rumit dan sulit untuk membuat satu vaksin yang dapat membuat seseorang kebal terhadap ke-200 jenis kuman yang menyebabkan pilek itu.
Sampai saat ini, tidak ada obat yang dapat menghentikan pilek jika kuman telah sempat menyerang.
Antibiotika pun tidak sanggup. Dalam buku Current Therapy yang menjadi referensi standar bagi para dokter, Dr. C. Alan Phillips dari Fakultas Kedokteran University of Vermount menyatakan bahwa antibiotika tidak membunuh virus. Dia memberi amaran untuk tidak mengobati pilek dengan antibiotika sebab tubuh memiliki kesanggupan alamiah untuk memerangi pilek itu. Diobati atau tidak, penyakit ini hanya akan tetap bertahan selama tiga sampai tujuh hari jika kita membantu tubuh memerangi penyakit tersebut dengan hal-hal berikut ini.
Tinggal di rumah untuk beristirahat dengan baik. Pergi bekerja sementara pilek akan memperparah gejalanya dan akan membuatnya bertahan lebih lama. Di samping itu, penderita pilek akan mengganggu orang di sekitarnya. Tidur atau berbaringlah selama mungkin (sepanjang hari jika memungkinkan).
Jangan bebani tubuh dengan makanan. Makanlah secukupnya. Makan banyak buah-buahan. Hindari makan makanan yang manis seperti cokelat, es krim, kue-kue,dan sebagainya.

Minum banyak air. Minum paling sedikit 10 gelas sehari. Usahakan minum banyak sari buah.
Berkumur dengan air garam. Jika pilek dimulai dengan tenggorokan gatal, maka berkumurlah dengan larutan garam yang panas (1/2 sendok teh garam dalam 1 gelas air panas).
Rendam kaki dalam air panas. Jika pilek diawali dengan kepala yang berat dan hidung yang tersumbat ingus, maka rendamlah kaki dalam air panas pada pagi dan malam hari. Hiruplah uap air panas untuk melegakan pernapasan.
Kompres dada bila perlu. Jika pilek telah menjalar ke daerah dada sehingga timbul batuk-batuk dan demam, maka kompreslah dada dengan pendemahan panas dan hiruplah uap air panas.
Jika semua langkah diatas telah dilakukan tetapi pilek dan demamnya tetap bertahan setelah tujuh hari, maka berobatlah ke dokter. Sebab, kemungkinan Anda telah terserang influenza yang disingkat flu atau penyakit lainnya.
Pilek sangat mudah ditularkan melalui hidung dan mata. Oleh sebab itu, hindarilah kebiasaan sering memegang mata atau hidung sebab kita tidak dapat mengetahui dengan pasti apakah benda-benda yang kita telah jamah bebas dari virus pilek. Virus yang telah masuk melalui mata akan turun ke hidung melalui kelenjar air mata lalu menimbulkan pilek. Seringlah mencuci tangan terutama jika sedang berada di sekitar mereka yang sakit pilek.
Sementara sakit pilek, tutuplah mulut dengan sapu tangan sewaktu bersin, lalu seringlah mencuci tangan. Sedapat mungkin hindarilah berjabat tangan dengan mereka yang sakit pilek. Riset membuktikan bahwa pilek lebih mudah ditularkan berjabatan tangan daripada kontak mulut (ciuman). Sebab, mata dan hidung adalah jalur yang paling ideal bagi virus pilek untuk masuk ke dalam tubuh bukan mulut. Tingkatkanlah daya tahan tubuh dengan gaya hidup sehat agar tidak mudah terserang pilek

-ALBERT M. HUTAPEA
UNIVERSITAS ADVENT

Leave a Reply