Di bawah Ancaman Kematian

July 8, 2013 - Ellen G. White

Sebab sekalipun engkau pada saat ini berdiam diri saja, bagi orang Yahudi akan timbul juga pertolongan dan kelepasan dari pihak lain, dan engkau dengan kaum keluargamu akan binasa. Siapa tahu, mungkin justru untuk saat yang seperti ini engkau beroleh kedudukan sebagai ratu.” Ester 4:14.

Kejadian-kejadian hebat akan segera dibentangkan di hadapan dunia ini. Akhir dari segala sesuatunya sudah dalam genggaman tangan. Masa kesusahan segera tiba di hadapan umat Allah. Selanjutnya berlakulah undang-undang yang melarang para pemelihara Sabat Tuhan untuk membeli atau menjual, dengan mengancam mereka melalui hukuman, dan bahkan kematian, jika mereka tidak memelihara hari pertama dalam minggu sebagai Sabat. 198.1
Undang-undang yang menentang umat Allah itu akan mirip dengan aturan yang dikeluarkan oleh Ahasiweros dalam rangka menentang orang-orang Yahudi dalam zamannya ratu Ester…. Waktu itu Setan merancang skema sejarah untuk melenyapkan dari bumi orang-orang yang memelihara pengetahuan akan Allah yang benar. Tetapi rancangannya itu dikalahkan oleh kekuatan balasan yang merajai anak-anak manusia….. 198.2
Dunia Protestan pada masa kini melihat barisan kecil pemelihara Sabat sebagai seorang Mordekai yang setia berdiri di pintu gerbang. Karakter dan prilakunya yang mengungkapkan penghormatan akan hukum Allah, adalah teguran keras yang terus-menerus bagi mereka yang membuang rasa takut terhadap Tuhan dan menginjak-injak hukum SabatNya; maka penyusup yang tidak dapat diterima masuk lewat pintu gerbangnya mestilah diusir. 198.3
Pemikiran yang sama yang direncanakan menentang umat beriman dalam abad-abad yang lalu masih tetap mengincar untuk melenyapkan dari bumi orang-orang yang takut pada Allah dan mematuhi hukumNya. Setan akan membangkitkan kemarahan menentang kaum minoritas sederhana yang secara sadar menolak untuk menerima kebiasaan-kebiasaan dan tradisi-tradisi yang populer. Orang-orang yang memiliki posisi dan reputasi akan bergabung dengan orang-orang yang menolak hukum Allah dan orang-orang keji lainnya untuk meminta nasehat dalam menentang umat Allah…. Oleh karena tidak memiliki bukti pendukung “Demikianlah dikatakan Alkitab” dalam menentang para pembela Sabat Alkitab, mereka akan berlindung pada perundang-undangan yang menindas untuk mendukung kekurangan mereka itu…… Pada medan pertempuran nanti tibalah konflik terakhir atas pertentangan antara kebenaran dan kesalahan. Dan kita tak akan dibiarkan dalam keraguan sehubungan dengan issu ini. Sekarang, seperti pada zaman Mordekai, Tuhan akan mempertahankan kebenaranNya dan umatNya. 198.4

July 9 – Under Threat of Death
For if thou altogether holdest thy peace at this time, then shall there enlargement and deliverance arise to the Jews from another place; but thou and thy father’s house shall be destroyed: and who knoweth whether thou art come to the kingdom for such a time as this? Esther 4:14.
Wonderful events are soon to open before the world. The end of all things is at hand. The time of trouble is about to come upon the people of God. Then it is that the decree will go forth forbidding those who keep the Sabbath of the Lord to buy or sell, threatening them with punishment, and even death, if they do not observe the first day of the week as the Sabbath. 198.1
The decree which is to go forth against the people of God will be very similar to that issued by Ahasuerus against the Jews in the time of Esther. . . . Satan instigated the scheme in order to rid the earth of those who preserved the knowledge of the true God. But his plots were defeated by a counterpower that reigns among the children of men. . . . 198.2
The Protestant world today see in the little company keeping the Sabbath a Mordecai in the gate. His character and conduct, expressing reverence for the law of God, are a constant rebuke to those who have cast off the fear of the Lord and are trampling upon His Sabbath; the unwelcome intruder must by some means be put out of the way. 198.3
The same masterful mind that plotted against the faithful in ages past is still seeking to rid the earth of those who fear God and obey His law. Satan will excite indignation against the humble minority who conscientiously refuse to accept popular customs and traditions. Men of position and reputation will join with the lawless and the vile to take counsel against the people of God. . . . Not having a “Thus saith the Scriptures” to bring against the advocates of the Bible Sabbath, they will resort to oppressive enactments to supply the lack. . . . On this battlefield comes the last great conflict of the controversy between truth and error. And we are not left in doubt as to the issue. Now, as in the days of Mordecai, the Lord will vindicate His truth and His people. 198.4

Leave a Reply