Dianiaya demi Kristus

July 8, 2013 - Ellen G. White

Memang setiap orang yang mau hidup beribadah di dalam Kristus Yesus akan menderita aniaya. 2 Tim. 3:12.

Sebagaimana Kristus telah dibenci tanpa sebab, demikian pula umatNya akan dibenci karena mereka patuh pada hukum-hukum Allah. Jika Dia yang adalah murni, suci, dan tidak bercela, yang melakukan yang baik dan hanya yang baik dalam dunia kita ini, telah diperlakukan seperti penjahat dan dijatuhi hukuman mati, maka murid-muridNya tentulah akan mengalami perlakuan yang sama, meskipun hidup mereka tidak ditemukan salah dan tabiat mereka tanpa cacat. 195.1
Undang-undang manusia, yakni peraturan-peraturan yang diciptakan oleh agen-agen setan atas nama kebaikan dan pembatasan kejahatan, akan ditinggikan, sementara perintah-perintah suci Allah akan diremehkan dan diinjak-injak. Dan semua orang yang membuktikan kesetiaan mereka melalui kepatuhan pada hukum Yehovah harus siap-sedia untuk ditangkap, diadili sebagai orang-orang yang tidak taat pada standar dan hukum suci milik Allah. 195.2
Mereka yang hidup di masa akhir sejarah dunia ini akan mengerti bagaimana rasanya dianiaya demi kebenaran. Di pengadilan-pengadilan ketidakadilan akan ditegakkan. Para hakim akan menolak mendengar alasan-alasan mereka yang setia kepada hukum-hukum Allah, karena para hakim itu tahu bahwa alasan-alasan yang mendukung hukum keempat dari perintah Allah itu tidak dapat dibantah. Mereka akan mengatakan, “Kami mempunyai hukum, dan menurut hukum itu dia harus mati.” Hukum Allah tidak ada artinya bagi mereka. “Hukum kami” itulah yang berkuasa bagi mereka. Orang-orang yang menghormati hukum buatan manusia ini akan dikasihi, tetapi mereka yang tidak mau tunduk pada hukum sabat palsu itu tidak akan dikasihi. 195.3
Pada musim panas tidak tampak perbedaan yang menyolok antara pohon yang selalu hijau dengan pohon-pohon lainnya; namun tatkala musim dingin tiba, pohon yang selalu hijau itu tetap hijau dan tidak berubah, sementara pohon-pohon yang lain itu dilucuti oleh daun-daunnya. Demikianlah penganut (Kristen) yang berhati dusta saat ini tak dapat dibedakan dari orang Kristen yang sesungguhnya, tetapi waktunya akan segera tiba di hadapan kita manakala perbedaannya akan tampak. Biarlah penentang bangkit, biarlah sikap fanatik dan intoleransi kembali berkuasa, biarlah penganiayaan menyala-nyala, hingga orang yang separoh hati dan munafik itu meragukan dan meninggalkan imannya; tetapi orang Kristen sejati akan berdiri teguh bagai batu karang, imannya lebih kuat, harapannya lebih cerah daripada sebelumnya pada masa kemakmuran. 195.4

7 Juli – Yang Dulunya Saudara Seiman akan menjadi Penganiaya yang Paling Keji
Dan banyak orang akan murtad dan mereka akan saling menyerahkan dan saling membenci. Matius 24:10.

Ketika badai mendekat, sekelompok besar umat yang mengaku beriman akan pekabaran malaikat ketiga, tetapi belum disucikan melalui kepatuhan pada kebenaran, meninggalkan keanggotaan mereka dan bergabung dengan pihak penentang. Dengan bergabung dengan dunia ini dan turut ambil bagian dalam semangatnya, mereka memandang perkara-perkara dalam terang yang hampir sama; dan manakala cobaan menghadang, mereka akan segera memilih jalan yang mudah dan populer. Orang-orang yang berbakat dan selalu menyampaikan ceramah yang menyenangkan, yang dulunya bersemangat dalam kebenaran, akhirnya mengabdikan segenap kekuatan mereka untuk menipu dan menyesatkan jiwa-jiwa. Mereka menjadi musuh-musuh yang paling jahat bagi mantan saudara-saudara mereka. Ketika para pemelihara Sabat dihadapkan ke pengadilan untuk mempertanggungjawabkan iman mereka, orang-orang yang murtad ini justru menjadi agen-agen Setan yang paling efisien untuk memberikan gambaran yang salah dan menuduh mereka, lalu dengan laporan-laporan yang menyesatkan dan sindiran-sindiran mengarahkan para penegak hukum untuk menentang mereka itu. 196.1
Masa kesusahan yang membentang di hadapan umat Allah akan memanggil iman yang tidak akan goyah. Anak-anakNya harus mewujudkan bahwa hanya Dialah yang mereka sembah, dan tak ada pertimbangan, bahkan tidak pula hidup itu sendiri, yang dapat menuntun mereka untuk menyerah pada penyembahan yang salah. 196.2
Pada saat itu emas akan dipisahkan dari sampah….. Banyak orang terkenal yang pernah kita kagumi atas kehebatannya justru akan tersesat dalam kegelapan. Mereka yang telah mengenakan hiasan-hiasan kekudusan, tetapi tidak mengenakan jubah kebenaran Kristus, akan tampak dalam malu ketelanjangan mereka sendiri. 196.3
Di antara para penduduk bumi, tersebar di setiap negeri, ada orang-orang yang tidak pernah tunduk menyembah Baal. Bagaikan bintang-bintang di angkasa, yang muncul hanya di malam hari, orang-orang beriman ini akan bersinar tatkala kegelapan menyelubungi bumi dan kegelapan tebal menaungi umat manusia. 196.4
. . . . Di dalam saat kemurtadan yang paling dalam, di mana usaha terkuat dari Setan digunakan untuk menyebabkan “semua orang, baik kecil maupun besar, kaya maupun miskin, merdeka maupun hamba,” menerima di bawah ancaman hukuman mati, tanda persekutuan untuk hari perhentian yang palsu itu, orang-orang yang beriman ini …. akan “memancarkan terang di seluruh dunia.” . . . Filipi 2:15. Semakin gelap malam, semakin bersinar mereka dengan hebatnya. 196.5

July 6 – Persecuted for Christ’s Sake
All that will live godly in Christ Jesus shall suffer persecution. 2 Tim. 3:12.
As Christ was hated without cause, so will His people be hated because they are obedient to the commandments of God. If He who was pure, holy, and undefiled, who did good and only good in our world, was treated as a base criminal and condemned to death, His disciples must expect but similar treatment, however faultless may be their life and blameless their character. 195.1
Human enactments, laws manufactured by satanic agencies under a plea of goodness and restriction of evil, will be exalted, while God’s holy commandments are despised and trampled underfoot. And all who prove their loyalty by obedience to the law of Jehovah must be prepared to be arrested, to be brought before councils that have not for their standard the high and holy law of God. 195.2
Those who live during the last days of this earth’s history will know what it means to be persecuted for the truth’s sake. In the courts injustice will prevail. The judges will refuse to listen to the reasons of those who are loyal to the commandments of God, because they know that arguments in favour of the fourth commandment are unanswerable. They will say, “We have a law, and by our law he ought to die.” God’s law is nothing to them. “Our law” with them is supreme. Those who respect this human law will be favoured, but those who will not bow to the idol sabbath will have no favours shown them. 195.3
In summer there is no noticeable difference between evergreens and other trees; but when the blasts of winter come, the evergreens remain unchanged, while other trees are stripped of their foliage. So the false-hearted professor may not now be distinguished from the real Christian, but the time is just upon us when the difference will be apparent. Let opposition arise, let bigotry and intolerance again bear sway, let persecution be kindled, and the half-hearted and hypocritical will waver and yield the faith; but the true Christian will stand firm as a rock, his faith stronger, his hope brighter, than in days of prosperity. 195.4

July 7 – Former Brethren Worst Persecutors
Then shall many be offended, and shall betray one another, and shall hate one another. Matt. 24:10.
As the storm approaches, a large class who have professed faith in the third angel’s message, but have not been sanctified through obedience to the truth, abandon their position and join the ranks of the opposition. By uniting with the world and partaking of its spirit, they have come to view matters in nearly the same light; and when the test is brought, they are prepared to choose the easy, popular side. Men of talent and pleasing address, who once rejoiced in the truth, employ their powers to deceive and mislead souls. They become the most bitter enemies of their former brethren. When Sabbathkeepers are brought before the courts to answer for their faith, these apostates are the most efficient agents of Satan to misrepresent and accuse them, and by false reports and insinuations to stir up the rulers against them. 196.1
The season of distress before God’s people will call for a faith that will not falter. His children must make it manifest that He is the only object of their worship, and that no consideration, not even that of life itself, can induce them to make the least concession to false worship. 196.2
At that time the gold will be separated from the dross. . . . Many a star that we have admired for its brilliance will then go out in darkness. Those who have assumed the ornaments of the sanctuary, but are not clothed with Christ’s righteousness, will then appear in the shame of their own nakedness. 196.3
Among earth’s inhabitants, scattered in every land, there are those who have not bowed the knee to Baal. Like the stars of heaven, which appear only at night, these faithful ones will shine forth when darkness covers the earth and gross darkness the people. . . . In the hour of deepest apostasy, when Satan’s supreme effort is made to cause “all, both small and great, rich and poor, free and bond,” to receive, under penalty of death, the sign of allegiance to a false rest day, these faithful ones . . . will “shine as lights in the world.” . . . Philippians 2:15. The darker the night, the more brilliantly will they shine. 196.4

Leave a Reply