Ditandai untuk Mati

September 18, 2013 - Ellen G. White

Surat-surat itu dikirimkan dengan perantaraan pesuruh-pesuruh cepat ke segala daerah kerajaan, supaya dipunahkan, dibunuh dan dibinasakan semua orang Yahudi dari pada yang muda sampai kepada yang tua, bahkan anak-anak dan perempuan-perempuan, pada satu hari juga, pada tanggal tiga belas bulan yang kedua belas—yakni bulan Adar–, dan supaya dirampas harta milik mereka. Ester 3:13.

Undang-undang yang pada akhirnya akan menentang umat sisa milik Allah akan serupa dengan yang dikeluarkan dahulu oleh Ahasiweros untuk menentang orang-orang Yahudi itu. 269.1
Ketika perlindungan undang-undang manusia akan ditarik dari mereka yang menghormati hukum Allah, akan ada, di berbagai tempat, sebuah pergerakan yang serempak untuk kehancuran mereka. Mengingat waktu yang ditentukan dalam undang-undang itu dekat, orang-orang akan bersekongkol untuk menyingkirkan sekte yang dibenci itu. Akan ditentukan dalam satu malam untuk menciptakan sebuah pukulan yang mematikan, yang akan benar-benar mendiamkan suara perbedaan pendapat dan teguran. 269.2
Undang-undang itu akan memerintahkan bahwa mereka harus mengabaikan Sabat dari hukum keempat dan menghormati hari yang pertama, atau kehilangan hidup mereka; tetapi mereka tidak akan menyerah dan tidak akan menginjak-injak Sabat Tuhan tersebut dan menghormati lembaga kepausan. Kerajaan Setan dan orang-orang jahat akan mengepung mereka dan bersuka ria atas mereka, karena tampaknya tidak akan ada jalan keluar bagi mereka. 269.3
Bilamana masa kesusahan ini datang, setiap kasus harus diputuskan; tak ada lagi masa pengasihan, tak ada lagi belaskasihan bagi orang yang tidak bertobat. Meterai Allah yang hidup ada pada umat Allah. Umat sisa yang sedikit ini, yang tidak dapat melindungi diri mereka sendiri dalam konflik mematikan dengan kuasa-kuasa bumi yang diatur oleh naga itu, menjadikan Allah sebagai benteng pertahanan mereka. Undang-undang itu telah disampaikan oleh otoritas tertinggi dunia sehingga mereka harus menyembah binatang itu dan menerima tandanya di bawah penderitaan penganiayaan dan kematian. 269.4
Aku tampak orang-orang kudus mengalami penderitaan mental yang hebat. Mereka kelihatan dikepung oleh para penduduk yang jahat bumi ini. Setiap orang menentang mereka. Sebagian dari mereka mulai takut kalau-kalau Allah telah meninggalkan mereka untuk binasa di tangan orang-orang jahat itu…… 269.5
Saat itu merupakan masa yang menakutkan, penderitaan yang mengerikan dari orang-orang kudus. Siang dan malam mereka berseru kepada Allah untuk kelepasan mereka. Orang-orang lain di luar mereka menganggap mustahil bagi mereka untuk selamat. Orang-orang jahat ini telah bersedia untuk menang dengan berseru, “Mengapa Allahmu tidak melepaskan kamu dari tangan kami? Mengapa kamu tidak pergi dan menyelamatkan hidupmu?” Tetapi orang-orang kudus itu tidak mengacuhkan mereka. 269.6

September 18 – Marked for Death
The letters were sent by posts into all the king’s provinces, to destroy, to kill, and to cause to perish, all Jews, both young and old, little children and women, in one day. Esther 3:13.
The decree that will finally go forth against the remnant people of God will be very similar to that issued by Ahasuerus against the Jews. 269.1
When the protection of human laws shall be withdrawn from those who honour the law of God, there will be, in different lands, a simultaneous movement for their destruction. As the time appointed in the decree draws near, the people will conspire to root out the hated sect. It will be determined to strike in one night a decisive blow, which shall utterly silence the voice of dissent and reproof. 269.2
The decree will go forth that they must disregard the Sabbath of the fourth commandment, and honour the first day, or lose their lives; but they will not yield, and trample under their feet the Sabbath of the Lord, and honour an institution of papacy. Satan’s host and wicked men will surround them, and exult over them, because there will seem to be no way of escape for them. 269.3
When this time of trouble comes, every case is decided; there is no longer probation, no longer mercy for the impenitent. The seal of the living God is upon His people. This small remnant, unable to defend themselves in the deadly conflict with the powers of earth that are marshalled by the dragon host, make God their defence. The decree has been passed by the highest earthly authority that they shall worship the beast and receive his mark under pain of persecution and death. 269.4
I saw the saints suffering great mental anguish. They seemed to be surrounded by the wicked inhabitants of the earth. Every appearance was against them. Some began to fear that God had at last left them to perish by the hand of the wicked. . . . 269.5
It was an hour of fearful, terrible agony to the saints. Day and night they cried unto God for deliverance. To outward appearance, there was no possibility of their escape. The wicked had already begun to triumph, crying out, “Why doesn’t your God deliver you out of our hands? Why don’t you go up and save your lives?” But the saints heeded them not. 269.6

Leave a Reply