Perihal doa meminta uang kepada Tuhan (I wonder how I can pray for some money?)

2 Raja-raja 4:1-7 Salah seorang dari isteri-isteri para nabi mengadukan halnya kepada Elisa, sambil berseru: ”Hambamu, suamiku, sudah mati dan engkau ini tahu, bahwa hambamu itu takut akan TUHAN. Tetapi sekarang, penagih hutang sudah datang untuk mengambil kedua orang anakku menjadi budaknya.”
Jawab Elisa kepadanya: ”Apakah yang dapat kuperbuat bagimu? Beritahukanlah kepadaku apa-apa yang kaupunya di rumah.” Berkatalah perempuan itu: ”Hambamu ini tidak punya sesuatu apa pun di rumah, kecuali sebuah buli-buli berisi minyak.”
Lalu berkatalah Elisa: ”Pergilah, mintalah bejana-bejana dari luar, dari pada segala tetanggamu, bejana-bejana kosong, tetapi jangan terlalu sedikit.
Kemudian masuklah, tutuplah pintu sesudah engkau dan anak-anakmu masuk, lalu tuanglah minyak itu ke dalam segala bejana. Mana yang penuh, angkatlah!”
Pergilah perempuan itu dari padanya; ditutupnyalah pintu sesudah ia dan anak-anaknya masuk; dan anak-anaknya mendekatkan bejana-bejana kepadanya, sedang ia terus menuang.
Ketika bejana-bejana itu sudah penuh, berkatalah perempuan itu kepada anaknya: ”Dekatkanlah kepadaku sebuah bejana lagi,” tetapi jawabnya kepada ibunya: ”Tidak ada lagi bejana.” Lalu berhentilah minyak itu mengalir.
Kemudian pergilah perempuan itu memberitahukannya kepada abdi Allah, dan orang ini berkata: ”Pergilah, juallah minyak itu, bayarlah hutangmu, dan hiduplah dari lebihnya, engkau serta anak-anakmu.”
Nama Elisa sangat mirip dengan nama Yesus. Yesus dalam bahasa Ibrani adalah Yahshua, artinya ‘Yahweh adalah Juruselamat’. Elisa dalam bahasa Ibrani adalah ‘Elishua’. Jadi nama Elisa sangat mirip dengan Yesus. Jadi Elisa adalah tipe Kristus. Disini wanita ini membawa masalah keuangannya kepada Elisa, sama halnya seperti kita yang sering membawa masalah keuangan kita dalam doa kepada Yesus.
Kalau kita perhatikan cerita ini dengan baik, Elisa membantu wanita ini dengan memanfaatkan apa yang dimilikinya. Dengan kata lain, Tuhan menjawab permohonan wanita ini dengan memanfaatkan sumber daya yang bisa dijangkaunya. Terkadang kita berdoa, “Tuhan, berikan kepada saya uang/mobil/rumah/ pekerjaan/pacar/istri, dll” atau Anda mungkin berdoa, ‘Tuhan, tolong supaya saya bisa menang lotere/undian/ dll”, lalu kitapun kecewa, marah, putus asa, stres, patah hati, sakit hati, frustrasi oleh karena apa yang kita harapkan tidak menjadi kenyataan. Bukankah seharusnya kita berdoa: “Tuhan, tolonglah saya untuk mengetahui apa yang saya bisa lakukan dengan apa yang saya miliki untuk bisa mendapatkan apa yang saya inginkan dengan tetap setia kepada-Mu”

I wonder how I can pray for some money?
Well next we have Florence calling from Reno, Nevada, and she’s listening to us on station KFIA also. Florence, what is your question tonight? Caller: Yes – I don’t want to sound greedy. Pastor Doug: That’s ok ? Speak up a little bit Florence. Caller: I wonder how I can pray for some money? Pastor Doug: Well you know – that’s not a greedy question. There are a lot of people out there that are strapped financially. Caller: I’m in a terrible, terrible bind. Pastor Doug: Can I tell you a story in the Bible? Caller: Yes.
Pastor Doug: 2nd Kings chapter 4 is a story of a woman who was in great financial distress. Matter of fact, so much so, [and this is 2nd Kings chapter 4, you can read verses 1 through 7] so much so, that the creditor was coming to take her children as collateral as slaves.
She brought the problem to Elisha the Prophet, and incidentally, the word Elisha is very similar to the word Jesus. The way you say Jesus in Hebrew is Yahshua, which is ‘Yahweh is Savior’ [transcriber spelled Hebrew names phonetically]. The way you say Elisha is ‘Elishua’. It’s a very similar name to Jesus. So he’s like a type of Christ, and here this woman brings her financial crisis to Elisha, which is like us bringing our financial problems to Jesus.
You know what he said? He said, ‘What shall I do for you? What do you have in the house?’ In other words, he said I’ll help you, but not until you make good use of what you do have. She said well I’ve liquidated everything. All we have left is a little jar of oil. He said okay. Make the most of what you do have, and I will bless and work a miracle for you. Be faithful with that little jar of oil, and I will multiply it so that you can pay your own debt.
And that’s what he did. She borrowed a bunch of empty vessels from all of her friends and neighbors and came inside and shut the door and she and her boys began to pour the oil from this little vial and had filled up all the big ones, until every vial/vessel in the house that had been empty was now filled with this precious, golden olive oil.
Then she said now what do I do? And Elisha said sell it and pay your debt, and she had more than enough money to pay the debt and plenty to live on. So he directed her to make good use of the resources already within her reach.
So you might be praying, Florence, instead of saying, ‘Lord let me win the lottery,’ you might be saying, ‘Lord, help me know what I can do with what I have to be faithful.’
Oleh Doug Batchelor

1 thought on “Perihal doa meminta uang kepada Tuhan (I wonder how I can pray for some money?)

Leave a Reply