Dua Kelas Orang Kristen

June 29, 2013 - Ellen G. White

Maka tampaklah kepadaku satu dari kepala-kepalanya seperti kena luka yang membahayakan hidupnya, tetapi luka yang membahayakan hidupnya itu sembuh. Seluruh dunia heran, lalu mengikut binatang itu. Wahyu 13:3.

Amerika Serikat tidak akan sendirian berbakti pada Kepausan. Pengaruh Roma di berbagai negara yang dulu mengakui kekuasaannya, sampai saat ini masih tetap ada. 188.1
Dalam pertentangan yang terakhir kelak hukum penyucian hari Sabat akan menjadi issu utama kontroversi di seluruh dunia Kekristenan. Para pejabat pemerintahan dunia dan para pemimpin religius akan bersatu untuk menegakkan penyucian hari Minggu; dan karena upaya-upaya yang lembut tidak berhasil, maka aturan-aturan yang sangat memaksa akan diberlakukan. Akan ada desakan untuk tidak mentolerir sejumlah orang yang membangkang pada lembaga gereja dan hukum negara….. Seperti Romanisme di masa lalu, demikian pula Protestantisme di akhir zaman ini, akan memaksakan kekerasan yang sama kepada mereka yang menghormati aturan-aturan ilahi. 188.2
Yang disebut sebagai dunia Kristen akan menjadi panggung sandiwara perbuatan-perbuatan yang hebat dan menyesatkan. Orang-orang yang menduduki jabatan akan memberlakukan aturan-aturan yang mengendalikan hati nurani, setelah mendapat contoh dari Kepausan. Babil akan membuat semua bangsa meminum anggur dari murka percabulannya. Setiap bangsa akan dilibatkan. 188.3
Amaran dari malaikat yang ketiga (Wahyu 14)…… dilambangkan dalam nubuatan sebagai yang dinyatakan dengan seruan keras oleh seorang malaikat yang terbang di tengah-tengah langit; dan ia akan mengeluarkan perintah untuk diperhatikan dunia. 188.4
Dalam issu yang dipertentangkan itu seluruh Kekristenan akan terbagi dalam dua kelas—yakni mereka yang tetap memegang perintah-perintah Allah dan iman akan Yesus pada satu kelas, dan mereka yang menyembah binatang itu dan patungnya serta menerima tandanya pada kelas yang lain. Walaupun gereja dan negara akan menyatukan kekuatan mereka untuk memaksa “semua orang, baik kecil maupun besar, kaya ataupun miskin, merdeka atau budak” (Wahyu 13:16), menerima “tanda binatang itu”, namun umat Allah tidak akan menerimanya. Nabi yang di Patmos itu melihat “mereka yang mengalahkan binatang itu, patungnya, serta bilangan namanya, berdiri di atas lautan kaca, membunyikan kecapi Allah dan menyanyikan nyanyian Musa dan Anak Domba. Wahyu 15:2,3. 188.5

30 Juni – Kebingungan akan Banyaknya Seruan
Lalu aku mendengar suara lain dari sorga berkata,”Pergilah kamu, hai umat-Ku, pergilah dari padanya supaya kamu jangan mengambil bagian dalam dosa-dosanya, dan supaya kamu jangan turut ditimpa malapetaka-malapetakanya.” Wahyu 18:4.

Dalam pekerjaan terakhir untuk mengamarkan dunia ini, dua panggilan yang berbeda ditujukan kepada gereja-gereja. Pesan malaikat kedua adalah, “Babil sudah rubuh, sudah rubuh, kota besar itu, karena dia menyebabkan semua bangsa meminum murka dari percabulannya.” Dan dalam seruan keras dari malaikat yang ketiga, sebuah seruan terdengar dari surga mengatakan, “Pergilah kamu, hai umat-Ku, pergilah dari padanya supaya kamu jangan mengambil bagian dalam dosa-dosanya, dan supaya kamu jangan turut ditimpa malapetaka-malapetakanya.” 189.1
Sebagaimana Allah memanggil anak-anak Israel keluar dari Mesir, agar mereka dapat memelihara hukum SabatNya, demikianlah Ia memanggil umatNya keluar dari Babil, sehingga mereka tidak jatuh ke dalam penyembahan binatang itu dan patungnya…… 189.2
Setelah kebenaran itu dinyatakan sebagai kesaksian ke hadapan segala bangsa, setiap kuasa setan akan mulai bekerja, dan pikiran-pikiran orang akan dikacaukan dengan banyaknya suara yang menyerukan, “Lihat, di sinilah Kristus, Lihat, Dia ada di sini. Inilah kebenaran, saya mempunyai pekabaran dari Allah, Dia telah menyampaikannya pada saya dengan terang yang besar. Kemudian akan ada suatu pergeseran tonggak-tonggak panduan dan pencobaan untuk menghancurluluhkan pondasi iman kita. Upaya yang semakin gencar akan dibuat untuk meninggikan sabat yang palsu dan untuk menantang Allah sendiri dengan menggantikan hari yang diberkati dan disucikanNya itu. Sabat palsu ini dipaksakan dengan hukum yang menindas….. Akan tetapi sementara Setan bekerja dengan penyesatan-penyesatannya, waktunya akan digenapi sebagaimana telah dinubuatkan dalam kitab Wahyu, dan malaikat perkasa yang akan menyinari bumi dengan kemuliaannya akan mengumumkan kejatuhan Babil, dan memanggil umat Allah untuk meninggalkannya. 189.3
Kapankah dosa-dosanya mencapai langit? Yaitu ketika hukum Allah pada akhirnya ditolak melalui perundang-undangan. Kemudian setelah itu kehebatan umat Allah akan menjadi kesempatan bagi Allah untuk memperlihatkan siapa sebenarnya penguasa langit dan bumi. Ketika kuasa Setan mengendalikan berbagai unsur dari dalam bumi, Allah akan memancarkan terang dan kuasaNya kepada umatNya, sehingga pesan kebenaran dapat dinyatakan ke seluruh dunia. 189.4

June 29 – Two Great Classes of Christians
I saw one of his heads as it were wounded to death; and his deadly wound was healed: and all the world wondered after the beast. Rev. 13:3.
In homage to the Papacy the United States will not be alone. The influence of Rome in the countries that once acknowledged her dominion, is still far from being destroyed. 188.1
In the last conflict the Sabbath will be the special point of controversy throughout all Christendom. Secular rulers and religious leaders will unite to enforce the observance of the Sunday; and as milder measures fail, the most oppressive laws will be enacted. It will be urged that the few who stand in opposition to an institution of the church and a law of the land ought not to be tolerated. . . . Romanism in the Old World, and apostate Protestantism in the New, will pursue a similar course toward those who honour the divine precepts. 188.2
The so-called Christian world is to be the theatre of great and decisive actions. Men in authority will enact laws controlling the conscience, after the example of the Papacy. Babylon will make all nations drink of the wine of the wrath of her fornication. Every nation will be involved. [Rev. 18:3-7 quoted.] 188.3
The warning of the third angel [of Revelation 14] . . . is represented in the prophecy as being proclaimed with a loud voice, by an angel flying in the midst of heaven; and it will command the attention of the world. 188.4
In the issue of the contest all Christendom will be divided into two great classes–those who keep the commandments of God and the faith of Jesus, and those who worship the beast and his image and receive his mark. Although church and state will unite their power to compel “all, both small and great, rich and poor, free and bond” (Revelation 13:16), to receive “the mark of the beast,” yet the people of God will not receive it. The prophet of Patmos beholds “them that had gotten the victory over the beast, and over his image, and over his mark, and over the number of his name, stand on the sea of glass, having the harps of God” and singing the song of Moses and the Lamb. Revelation 15:2, 3. 188.5
June 30 – Confusion of Many Voices
And I heard another voice from heaven, saying, Come out of her, my people, that ye be not partakers of her sins, and that ye receive not of her plagues. Rev. 18:4.
In the last work for the warning of the world, two distinct calls are made to the churches. The second angel’s message is, “Babylon is fallen, is fallen, that great city, because she made all nations drink of the wine of the wrath of her fornication.” And in the loud cry of the third angel’s message a voice is heard from heaven saying, “Come out of her, my people, that ye be not partakers of her sins, and that ye receive not of her plagues. For her sins have reached unto heaven, and God hath remembered her iniquities.” 189.1
As God called the children of Israel out of Egypt, that they might keep His Sabbath, so He calls His people out of Babylon, that they may not worship the beast or his image. . . . 189.2
After the truth has been proclaimed as a witness to all nations, every conceivable power of evil will be set in operation, and minds will be confused by many voices crying, “Lo, here is Christ, Lo, He is there. This is the truth, I have the message from God, He has sent me with great light.” Then there will be a removing of the landmarks, and an attempt to tear down the pillars of our faith. A more decided effort will be made to exalt the false sabbath, and to cast contempt upon God Himself by supplanting the day He has blessed and sanctified. This false sabbath is to be enforced by an oppressive law. . . . But while Satan works with his lying wonders, the time will be fulfilled foretold in the Revelation, and the mighty angel that shall lighten the earth with his glory, will proclaim the fall of Babylon, and call upon God’s people to forsake her. 189.3
When do her sins reach unto heaven? When the law of God is finally made void by legislation. Then the extremity of God’s people is His opportunity to show who is the governor of heaven and earth. As a Satanic power is stirring up the elements from beneath, God will send light and power to His people, that the message of truth may be proclaimed to all the world. 189.4

Leave a Reply