Hukum Taurat

YA ITULAH YANG SANGAT MEMPRIHATINKAN DI DUNIA INI. BANYAK ORANG BERPIKIR BAHWA HUKUM TAURAT ITU HANYA SATU. PADAHAL DARI AYAT ITU SAJA KALAU KITA MEMPUNYAI OTAK YANG TENANG DAN JUJUR MENELAAHNYA, DIKATAKAN DISITU “MEMBATALKAN HUKUM TAURAT DENGAN SEGALA PERINTAH DAN KETENTUANNYA , UNTUK MENCIPTAKAN KEDUANYA MENJADI SATU MANUSIA BARU DIDALAM DIRI-NYA, DAN DENGAN ITU MENGADAKAN DAMAI SEJAHTERA.”
INGGRISNYA: having abolished in His flesh the enmity, [that is], the law of commandments [contained] in ordinances, so as to create in Himself one new man [from] the two, [thus] making peace, SEBENARNYA AYAT INI HARUS DITERJEMAHKAN SEBAGAI: “SESUDAH MEMBATALKAN DALAM DIRINYA SUATU PERSETERUAN, [YAKNI], HUKUM [YANG TERKANDUNG] DALAM UPACARA-UPACARA, AGAR DENGAN DEMIKIAN DAPAT MENCIPTAKAN DALAM DIRINYA SUATU MANUSIA YANG BARU DARI KEDUANYA, [SEHINGGA DENGAN DEMIKIAN] MEMBUAT DAMAI SEJAHTERA.”
KALAU SAJA KITA JUJUR, MAKA KITA AKAN DAPAT MELIHAT DENGAN JELAS SEKALI, TERJEMAHAN YANG BELUM DIPELINTIRKAN DALAM BAHASA INGGRIS MAUPUN GERIKANYA, YANG DIBATALKAN ITU BUKAN SELURUH TIGA BAGIAN DARI TAURAT ALLAH, ATAU APA YANG TERKACUP DALAM ISTILAH TAURAT. TAURAT ITU BISA BERARTI 10 PERINTAH, THE TEN COMMANDENTS; KELIMA BUKU MUSA; BAHKAN SELURUH KITAB PERJANJIAN LAMA DILUAR MAZMUR BAGI UMAT ISLAM ADALAH JUGA DISEBUT TAWRAT; HUKUM ADAT ISTIADAT YAHUDI; HUKUM KESEHATAN DAN KEBERSIHAN (HEALTH AND HYGIENE); DAN YANG DISEBUTKAN DISINI SECARA SPESIFIK ADALAH TAURAT YANG BERISI (TERKANDUNG DALAM) UPACARA-UPACARA. DAN INI ADALAH HUKUM TAURAT YANG HANYA BERISI ORDINANCES, UPACARA-UPACARA PERSEMBAHAN KORBAN MAKANAN MINUMAN, SEMBELIHAN DAN LAIN-LAINNYA, TERMASUK 7 sabat-sabat bayangan, Inggrisnya pake huruf kecil dan jamak, “shadow sabbaths, atau sabbaths which are a shadow.” Ini pula yang lebih jelas kita lihat dalam Kolose 2:16,17 Karena itu janganlah kamu biarkan orang menghukum kamu mengenai makanan dan minuman atau mengenai hari raya, bulan baru ataupun hari Sabat; semuanya ini hanyalah bayangan dari apa yang harus datang, sedang wujudnya ialah Kristus.

KALAU DIBACA SEPINTAS LALU TERJEMAHAN BAHASA INDONESIA DARI AYAT INI DALAM ALKITAB LAI, MEMANG KITA AKAN MENGAMBIL KONKLUSI BAHWA YANG DISEBUTKAN DISINI ADALAH SABAT HARI KETUJUH YANG MERUPAKAN HUKUM KE 4 DALAM 10 PERINTAH ALLAH ITU, ATAU THE DECALOGUE, DUA LOH BATU BERISI 10 PERINTAH.

TAPI KALAU KITA BACA DALAM BAHASA INGGRISNYA, MAKA JELAS YANG DIMAKSUDKAN DISINI BUKAN HUKUM SEPULUH PERINTAH, TAPI HUKUM TAURAT YANG TERTULIS DALAM BUKU DAN DILETAKKAN DILUAR DARI TABUT PERJANJIAN DAN MENGANDUNG SYARAT-SYARAT ATAU PERATURAN YANG BERHUBUNGAN DENGAN UPACARA-UPACARA (ORDINANCES) SEHUBUNGAN DENGAN KORBAN2 DAN HARI-HARI RAYA YANG JUGA DISEBUT “sabat-sabat” tapi dalam huruf kecil dan jamak, yang merujuk kepada 7 hari raya atau perayaan yang harus dirayakan ssepanjang tahun masing-masingnya hanya sekali setahun, lawannya THE SEVENTH-DAY SABBATH , ATAU “SABAT HARI KETUJUH” SEPERTI YANG TERTERA DALAM PERINTAH KEEMPAT DARI TAURAT 10 PERINTAH, DECALOGUE, TEN COMMANDMENTS, ITU.
So let no one judge you in food or in drink, or regarding a festival or a new moon or sabbaths,
which are a shadow of things to come, but the substance is of Christ.

Didalam bahasa Indonesia, ayat ini sudah menjadi lain maknanya karena dipelintirkan sesuai dengan pengertian dan kepercayaan penerjemahnya:
Yaitu kalimat ini yang sebenarnya hanya terdiri dari satu pokok, dan satu kalimat, telah dipisahkan dengan titik koma sehingga seolah-olah ada dua kalimat yang mengandung arti yang lain dengan yang ada pada Alkitab aslinya atau terjemahan dalam bahasa lain. Perhatikan bagaimana dalam bahasa Indonesia ayat 2 Kolose 16,17 itu berbunyi: Karena itu janganlah kamu biarkan orang menghukum kamu mengenai makanan dan minuman atau mengenai hari raya, bulan baru ataupun hari Sabat; [dipisahkan dengan titik koma, gantinya hanya koma, yang artinya masih bagian dari satu kalimat yang utuh. Kemudian perhatikan kata hari Sabat itu yang dirubah menjadi “tunggal” hari Sabat, dan digunakan huruf besar yang merujuk kepada hari Sabat Hari yang Ketujuh setiap pekan, padahal aslinya adalah sabbaths, (jamak dan dalam huruf kecil semuanya) yang harusnya, diterjemahkan menjadi “sabat-sabat, atau pun hari-hari sabat.”]

Tentu saja ini sudah menjadi lain artinya, seolah-olah merujuk kepada HARI SABAT HARI YANG KETUJUH SETIAP MINGGU! Padahal ayat ini berbicara mengenai 7 hari-hari sabat yang menjadi bayangan kepada pengorbanan Kristus, 1. Sang Domba Paskah, 2. Roti yang Tak Beragi, 3. Buah Sulung, 4. Kecurahan Roh Kudus yang juga disebut Roh Kristus, atau Pengganti/Penghibur yang lain, Pembimbing kepada segala kebenaran, 5. Perayaan Nafiri, menjadi bayangan atau nubuatan kepada suatu KEBANGUNAN ROHANI/AMARAN KEPADA DUNIA mengenai akan datangnya 6. Perayaan Hari Grafirat, HARI PEHUKUMAN, JUDGMENT DAY, ATAU ACARA PEMERIKSAAN PRA PEHUKUMAN, ATAU INVESTIGATIVE JUDGMENT JUGA DISEBUT YOM KIPPUR, LALU YANG TERAKHIR DAN YANG NOMOR 7. Perayaan Pondok Daun, yang punya dua fungsi, peringatan kepada pengalaman umat Israel di Padang Belantara yang harus hidup dalam kemah-kemah, atau tenda-tenda yang hanya bersifat sementara sebelum mereka tiba di tanah Kanaan yang dijanjikan. Itu semuanya, ketjuh hari-hari raya atau sabat-sabat bayangan tersebut diatas, adalah lain dari hari Sabat Hari Yang Ketujuh yang dirayakan setiap minggu! Dalam perintah hari Sabat Hari Yang Ketujuh itu, tidak ada disebutkan sama sekali mengenai peraturan-peraturan upacara , atau ordinances.

Peraturan-peraturan upacara atau ordinances tentang makanan , minuman korban persembahan, dan bakaran, apam patir, roti tak beragi, tepung gandum, daun hisop, kemenyan dan mur, domba yang disembelih, harus tepat berumur satu tahun, tidak boleh ada cacaat celanya, itu semuanya hanya disebutkan dalam HUKUM TAURAT SYARAT UPACARA, YANG DISEBUTKAN DALAM IMAMAT 23!

JADI KITA BISA LIHAT DENGAN JELAS, KENAPA SAMPAI KEBANYAKAN GEREJA DI DUNIA INI MEMPUNYAI PAHAM YANG LAIN. SYUKUR ALHAMDULILLAH PADA SAAT INI DISELURUH DUNIA SUDAH ADA 540 GEREJA-GEREJA LAIN, SELAIN GEREJA MASEHI ADVENT HARI KETUJUH YANG SUDAH INSYAF DAN MEMPUNYAI PENGERTIAN YANG SAMA MENGENAI HUKUM TAURAT YANG DIPALANGKAN ITU DAN SABAT MANA YANG DISEBUT sabat-sabat bayangan, DAN HARI SABAT HARI KETUJUH! KALAU ANDA JUJUR DAN MAU MELIHATNYA: SILAHKAN KLIK PADA WEBSITE INI: http://www.the-ten/ commandments.org/sabbathkeepingchurches.html

PERHATIKAN BAHWA GEREJA MASEHI ADVENT HARI KETUJUH HANYA TERLETAK DALAM URUTAN NOMOR 408 DALAM DAFTAR GEREJA-GEREJA PEMELIHARA HUKUM SEPULUH PENYURUHAN DAN SABAT HARI YANG KETUJUH!
TUHAN YESUS MEMBERKATI.

2:14
Karena Dialah damai sejahtera kita, yang telah mempersatukan kedua pihak dan yang telah merubuhkan tembok pemisah, yaitu perseteruan,
2:15
sebab dengan mati-Nya sebagai manusia Ia telah membatalkan hukum Taurat dengan segala perintah dan ketentuannya, untuk menciptakan keduanya menjadi satu manusia baru di dalam diri-Nya, dan dengan itu mengadakan damai sejahtera,
2:16
dan untuk memperdamaikan keduanya, di dalam satu tubuh, dengan Allah oleh salib, dengan melenyapkan perseteruan pada salib itu.
2:17
Ia datang dan memberitakan damai sejahtera kepada kamu yang “jauh” dan damai sejahtera kepada mereka yang “dekat”,
2:18
karena oleh Dia kita kedua pihak dalam satu Roh beroleh jalan masuk kepada Bapa.

Pengertian Hukum Tauran dalam Buku Galati

SAMPAI KIAMAT DUNIA, SELAMA ADA ORANG YANG TIDAK BISA MENGERTI BAHWA YANG DISEBUTKAN DENGAN HUKUM TAURAT ITU, BUKAN HANYA 10 PERINTAH YANG DITULISKAN JARI ALLAH DIATAS DUA LOH BATU, MAKA TETAP SAJA ORANG YANG TIDAK MAU MENERIMA KEBENARANH AKAN BINGUNG TERUS DAN MENGANGGAP AYAT DALAM GALATIA 3 INI BERBICARA MENGENAI HUKUM TAURAT SEPULUH PERINTAH, THE TEN COMMANDMENTS. PADAHAL INI KALAU DALAM BAHASA INGGRIS DAN GERIKA (YUNANI) SANGAT JELAS INI BUKAN BERBICARA MENGENAI 10 PERINTAH MELAINKAN TENTANG HUKUM UPACARA2, LAW OF ORDINANCES, YANG MENYANGKUT KORBAN-KORBAN BAKARAN, MAKAN MINUMAN DAN PERATURAN-PERATURAN YANG BERHUBUNGAN DENGAN UPACARA KORBAN YANG MEMBAYANGKAN KEPADA YESUS KRISTUS ANAK DOMBA YANG AKAN DIKORBANKAN, MATI DIATAS KAYU SALIB.

DALAM 10 PERINTAH TIDAK ADA SATU PUN KALIMAT YANG BERBICARA MENGENAI KETENTUAN2 ATAU SYARAT2 UPACARA! BAHKAN PERINTAH YANG KEEMPAT, TIDAK ADA DISEBUTKAN MENGENAI ORDINANCES, UPACARA-UPACARA KORBAN, MAKANAN DAN MINUMAN DAN DOMBA YANG DISEMBELIH. ITU HANYA MENEKANKAN BAHWA HARI SABAT HARI KETUJUH ITU ADALAH HARI YANG DISURUH TUHAN UNTUK BERHENTI BEKERJA DAN DIJADIKAN HARI KESUKAAN KITA BERBAKTI MENYEMBAH DIA DAN BERBUAT KEBAJIKAN BAGI SESAMA KITA.

DALAM BAHASA INGGRISNYA AYAT INI BERBUNYI:
2:14
For He Himself is our peace, who has made both one, AND HAS BROKEN DOWN THE MIDDLE THE WALL OF SEPARATION,
2:15
having abolished in His flesh the enmity, [that is], the law of commandments [contained] in ordinances, so as to create in Himself one new man [from] the two, [thus] making peace,
2:14
Karena Dialah damai sejahtera kita, yang telah mempersatukan kedua pihak dan yang telah merubuhkan tembok pemisah, yaitu perseteruan, PERHATIKAN BAHASA INGGRISNYA BERBUNYI:
2:15
sebab dengan mati-Nya sebagai manusia Ia telah membatalkan HUKUM TAURAT DENGAN SEGALA PERINTAH DAN KETENTUANNYA, untuk menciptakan keduanya menjadi satu manusia baru di dalam diri-Nya, dan dengan itu mengadakan damai sejahtera,
2:16
dan untuk memperdamaikan keduanya, di dalam satu tubuh, dengan Allah oleh salib, dengan melenyapkan perseteruan pada salib itu.
2:17
Ia datang dan memberitakan damai sejahtera kepada kamu yang “jauh” dan damai sejahtera kepada mereka yang “dekat”,

JADI BUKAN SEPULUH PERINTAH YANG MELARANG SEMBAH PATUNG, TIDAK HORMAT ORANG TUA, BERZINAH, MEMBUNUH, MENCURI, BERDUSTA DAN TAMAK, INGIN BINI DAN BARANG ORANG LAIN TOAR! MELAINKAN SEGALA PERINTAH DAN KETENTUANNYA YAITU INGGRISNYA “ORDINANCES” PERATURAN-PERATURAN UPACARA KORBAN!

KALU KAMU ORANG TIDAK BISA MENGERTI DAN TIDAK MAU TERIMA ITU SAMPAI KIAMAT AKAN TETAP NGAWUR: SEPULUH PERINTAH SUDAH DIBATALKAN, DAN WAKTU ORANG BILANG: JADI SUDAH BOLEH BERZINAH DAN MEMBUNUH? KAMU JAWAB , OH TIDAK, MALAH SEKARANG KITA BUKAN HANYA TIDAK BOLEH MEMBUNUH,MARAH DAN BENCI PUN SUDAH SAMA DENGAN MEMBUNUH! KITA BUKAN HANYA TIDAK BOLEH BERZINAH ATAU HUGEL , BARU BERPIKIR BERBUAT ZINAH PUN SUDAH DOSA! WAH, WAH, WAH! BUKANKAH ITU NAMANYA NGAWUR BERAT BANGETS? TAPI KALAU OTAKMU TIDAK BISA TERIMA DAN LEBIH SENANG DENGAN KETERANGANMU YANG OXIMORON, ARTINYA AMBURADUL, KACAU BALAU DAN ILLOGICAL, BERTENTANGAN DENGAN LOGIKA, NGAWUR, YA SELAMAT DAN BERBAHAGIALAH ANDA DAN TIDAK USAH DIBUKA ITU KACAMATA KUDA BENDIMU!
SEBENARNYA MASIH LEBIH KONSISTEN AJARAN GEREJA ROMA KATOLIK YANG MENGAMBIL SIKAP, “SEPULUH PERINTAH ALLAH, THE TEN COMMANDMENTS, TIDAK BISA DIHAPUSKAN, TAPI KAMI ATAS WEWENANG KRISTUS, BERHAK UNTUK MENGGANTIKAN YANG KEDUA KARENA REDUNDAN, DAN MEMBELAH YANG KE SEPULUH MENJADI DUA, SERTA MENUKAR PERINTAH KE EMPAT DENGAN HARI PERTAMA, YANG KAMI ANGGAP ADALAH HARI TUHAN, KARENA YESUS BANGKIT HARI ITU! JADI KAMI BERHAK MENGURAIKAN ATAU MENGIKAT SESUATU DAN ITU HARUS TERIKAT ATAU TERURAI DI SORGA JUGA!

2 thoughts on “Hukum Taurat

  1. Adam dan Hawa sampai kepada Yakob tidak mengenal/Tidak mengetahui bahwa Sabat pada Hari Ke Tujuh/Sabtu merupakan Hukum ke 4 krn sabat hari ketujuh menjadi suatu perintah/Hukum disaat bangsa Israel keluar dri perbudakan di mesir dan sebagai tanda peringatan atas pembebasan dri perbudakkan dimesir yang harus dirayakan oleh bangsa Israel secara turun-temurun dan yang mana 10 Hukum taurat tersebut secara Khusus hanya diberikan kepada bangsa Israel BUKAN kepada bangsa-bangsa lain bahkan sama sekali tidak mengikat nenek moyang bangsa Israel sendiri…

    Ulangan 5:1-3
    Musa memanggil seluruh orang Israel berkumpul dan berkata kepada mereka: “Dengarlah, hai orang Israel, ketetapan dan peraturan, yang pada hari ini kuperdengarkan kepadamu, supaya kamu mempelajarinya dan melakukannya dengan setia.
    TUHAN, Allah kita, telah mengikat perjanjian dengan kita di Horeb.
    Bukan dengan nenek moyang kita TUHAN mengikat perjanjian itu, tetapi dengan kita, kita yang ada di sini pada hari ini, kita semuanya yang masih hidup.

    Hukum Perjanjian lama hanya mengikat Umat Allah PL yang bersifat Fisikal/Jasmani/Lahiriah yakni hanya bangsa Israel sebagai bangsa Pilihan Allah pada Jaman PL..

    dan yang mana Hukum Perjanjian lama telah dibatalkan oleh kematian Kristus di Salib sehingga bangsa Israel dengan bangsa-bangsa Non Israel/Kafir telah diciptakan menjadi Satu manusia baru di dalam Kristus dan menjadi Umat Allah yang bersifat Rohani pada jaman PB sehingga hanya ditutun oleh Hukum yang baru yakni kasih kepada Allah dan kasih kepada manusia… dan Hukum yang baru ini merupakan Undang-undang Kerajaan sorgawi…

    sedangkan 10 Hukum merupakan Hukum Duniawi..

    l

  2. Sabat Hari Ke Tujuh/Sabtu merupakan bagian dari Hukum Upacara/Hari Raya yang telah ditetapkan oleh Allah sendiri bagi bangsa Israel yang telah memenuhi ayat dibawah ini…

    Hosea 2:11 (2-10) Aku akan menghentikan segala kegirangannya, hari rayanya, bulan barunya dan hari Sabatnya dan segala perayaannya.

Leave a Reply