IMAN PERJANJIAN LAMA

July 28, 2017 - Pelajaran Sekolah Sabat

Ikhtisar Intisari Pelajaran Sekolah Sabat, Pelajaran 5, 22 – 28 Juli 2017.

Tujuan pelajaran:

1. UKSS memahami garis landasan untuk pembenaran oleh iman dalam Perjanjian Lama.
2. UKSS merasakan kesedihan dan kepedihan Kristus oleh perpisahan dari Bapa.
3. UKSS menerima pengorbanan Yesus di dalam iman.

Pelajaran kita pekan ini mengulas konsep pembenaran oleh iman dalam Perjanjian Lama menurut Paulus.

1. Apakah maksud Paulus menyebut orang Galatia sbg orang bodoh (Gal.3:1)?

@ Kata “anoetoi” (Yunani) berarti tak punya otak. Artinya org Galatia tidak berpikir, mereka bertindak begitu bodoh.
@ Apa yg sangat membingungkan Paulus tentang kemurtadan Galatia dari Injil adalah bahwa mereka mengetahui keselamatan itu berakar pada Salib.
@ Setelah memulai dengan baik, apakah yg membuat mereka berpikir bahwa sekarang mereka harus mengandalkan perbuatan mereka sendiri?

2. Konsep Paulus berdasarkan Kitab Suci (Gal.3:6-8).

@ Ketika Paulus merujuk pada Kitab Suci, yang ada dlm pikirannya hanya Perjanjian Lama.
@ Paulus memandangnya sbg ayat2 yg mati tetapi Firman Allah yg hidup dan berkuasa (2 Tim.3:16).
@ Paulus menggunakan Kitab Suci utk menunjukkan bhw Yesus adalah Mesias yg dijanjikan (Rm 1:2).
@ Memberikan petunjuk hidup Kristen (Rm. 13:8-10).
@ Membuktikan keabsahan ajaran2-Nya (Gal.3:8,9).

3. Apakah artinya diperhitungkan benar (Gal.3:6)?

@ Pembenaran adalah sebuah metafora yg diambil dari dunia hukum, kata diperhitingkan atau dicatat adalah suatu metafora dari dunia bisnis. Itu berarti “mengkreditkan” atau “menambahkan ke rekening seseorang.”
@ Atas dasar apa Allah menghitung kita sbg org benar? Itu pasti bukan berdasarkan penurutan. Kitab Suci mengatakan bahwa karena iman Abrahamlah shg menghitung dia sbg org benar.
@ Penurutan Abraham bukanlah dasar pembenarannya, melainkan hasilnya.
@ Ia tdk melakukan perbuatannya spy dibenarkan, ia melakukannya krn ia telah dibenarkan. Pembenaran menuntun pd penurutan.

4. Injil dalam perjanjian lama.

@ Panggilan Abraham melambangkan intisari Injil, yaitu keselamatam oleh iman.
@ Sebagian org berkesimpulan salah bahwa Alkitab mengajarkan dua jalan keselamatan. Mereka mengatakan bahwa pd masa perjanjian lama keselamatan itu didasarkan pd memelihara hukum; kemudian krn tdk berhasil dgn baik, Allah menghapuskan hukum dan membuat keselamatan itu dimungkinkan melalui iman. Ini malah jauh dari kebenaran.

5. Apakah artinya ditebus dari kutuk (Gal.3:9-14)?

@ Semua org yg hidup dari pekerjaan hukum Taurat, berada di bawah kutuk (Gal.3:10).
@ Tdk peduli seberapa keras kita mencoba utk menjadi baik, hukum hanya dpt menuduh kita sbg pelanggar hukum.
@ Kata menebus berarti “membeli kembali”. Itu digunakan sbg harga tebusan utk membebasakan sandera atau sbg harga utk yg harus dibayar utk membebaskan budak.
@ Tebusan yg harus dibayar utk keselamatan kita bukan hal yg sepele; Itu menyebabkan Allah kehilangan hidup Anak-Nya sendiri (Yoh.3:16).
@ Yesus menebus kita dari kutukan dgn menjadi pemikul dosa kita (1 Kor. 6:20).
@ Dia menderita hukuman dosa sepenuhnya demi kita (2 Kor.5:21).

Sejak awal sampai akhir, dasar keselamatan kita adalah iman di dlm Kristus saja.

Siapa tahu ada manfaatnya bagi para pemimpin diskusi.

PDT. SUTARJI.

Leave a Reply