Iman yang Bekerja

February 19, 2013 - Ellen G. White

19 Februari – Iman yang Bekerja
Kesudahan segala sesuatu sudah dekat. Karena itu kuasailah dirimu dan jadilah tenang, supaya kamu dapat berdoa. 1 Petrus 4:7.

Apakah engkau percaya bahwa akhir dari segala sesuatunya sudah dekat, bahwa perjalanan sejarah dunia ini segera berakhir? Jika demikian, tunjukkanlah imanmu dengan pekerjaan-pekerjaanmu. Seseorang akan menunjukkan semua iman yang dia miliki. Sebagian orang berpendapat bahwa mereka mempunyai sebuah tingkatan yang baik akan iman, bilamana jika mereka memiliki apapun, iman itu adalah mati, sebab tidak didukung oleh pekerjaan-pekerjaan. “Iman itu, jika tidak bekerja, adalah mati, tertinggal sendirian.” Sedikit orang saja yang memiliki iman yang murni yang bekerja dengan kasih dan menyucikan jiwa. Tetapi semua perkara yang diperhitungkan berharga dari hidup yang abadi harus meraih sebuah kekuatan moral untuk harga yang sama. “Saudara-saudaraku yang kekasih, sekarang kita adalah anak-anak Allah, tetapi belum nyata apa keadaan kita kelak; akan tetapi kita tahu, bahwa apabila Kristus menyatakan diriNya, kita akan menjadi sama seperti Dia, sebab kita akan melihat Dia dalam keadaanNya yang sebenarnya. Setiap orang yang menaruh pengharapan itu kepadaNya, menyucikan diri sama seperti Dia yang adalah suci.” [1 Yohanes 3:2,3]. Inilah pekerjaan yang di hadapanmu….. 58.1
Engkau harus mengalami sebuah kematian bagi diri sendiri, dan harus hidup bagi Allah. “Karena itu, kalau kamu dibangkitkan bersama dengan Kristus, carilah perkara yang di atas, di mana Kristus ada, duduk di sebelah kanan Allah.” [Kolose 3:1]. Diri sendiri bukan untuk dimintai pendapat. Kesombongan, cinta diri, keegoisan, ketamakan, kerakusan, cinta dunia, kebencian, kecurigaan, kecemburuan, dugaan-dugaan yang jahat, semuanya harus ditaklukkan dan dikorbankan selama-lamanya. Bilamana Kristus akan datang, kedatangan itu bukanlah untuk memperbaiki perkara-perkara yang jahat ini dan kemudian memberikan sebuah kekuatan moral untuk kedatanganNya. Persiapan ini harus dilakukan semuanya sebelum Dia datang. Ini semestinya menjadi sebuah pokok persoalan dari pikiran, pelajaran, dan pencarian yang sungguh-sungguh, Apa yang harus kita perbuat untuk diselamatkan? Apa yang harus menjadi tuntunan kita agar kita boleh menunjukkan bahwa diri kita sendiri diterima oleh Allah? 58.2
Ketika dicobai untuk bersungut-sungut, mengecam, dan membolehkan kejengkelan, melukai semua orang di sekitarmu, dan dengan melakukan demikian melukai jiwamu sendiri, oh! Biarlah pencarian yang dalam, sungguh-sungguh, dan cemas datang dari jiwamu, Akankah saya berdiri tanpa salah di hadapan tahta Allah? Hanya orang-orang yang tidak bersalah yang akan berada di sana. Tak seorangpun akan diubah ke surga sementara hati mereka diisi dengan sampah dunia ini. Setiap cacat dalam tabiat moral harus pertama-tama diobati, setiap noda dihapus oleh darah pembersih milik Kristus, dan semua sifat yang tidak indah dan tidak dapat dikasihi dari penguasaan karakter. 58.3

February 19 – The Faith that Works
The end of all things is at hand: be ye therefore sober, and watch unto prayer. 1 Peter 4:7.
Do you believe that the end of all things is at hand, that the scenes of this earth’s history are fast closing? If so, show your faith by your works. A man will show all the faith he has. Some think they have a good degree of faith, when if they have any, it is dead, for it is not sustained by works. “Faith, if it hath not works, is dead, being alone.” Few have that genuine faith which works by love and purifies the soul. But all who are accounted worthy of everlasting life must obtain a moral fitness for the same. “Beloved, now are we the sons of God, and it doth not yet appear what we shall be: but we know that, when he shall appear, we shall be like him; for we shall see him as he is. And every man that hath this hope in him purifieth himself, even as he is pure.” This is the work before you. . . . 58.1
You must experience a death to self, and must live unto God. “If ye then be risen with Christ, seek those things which are above, where Christ sitteth on the right hand of God.” Self is not to be consulted. Pride, self-love, selfishness, avarice, covetousness, love of the world, hatred, suspicion, jealousy, evil surmisings, must all be subdued and sacrificed forever. When Christ shall appear, it will not be to correct these evils and then give a moral fitness for His coming. This preparation must all be made before He comes. It should be a subject of thought, of study, and earnest inquiry, What shall we do to be saved? What shall be our conduct that we may show ourselves approved of God? 58.2
When tempted to murmur, censure, and indulge in fretfulness, wounding those around you, and in so doing wounding your own soul, oh! let the deep, earnest, anxious inquiry come from your soul, Shall I stand without fault before the throne of God? Only the faultless will be there. None will be translated to heaven while their hearts are filled with the rubbish of earth. Every defect in the moral character must first be remedied, every stain removed by the cleansing blood of Christ, and all the unlovely, unlovable traits of character overcome. 58.3

Leave a Reply