Istana Biltmore

April 21, 2014 - Amazing Facts

http://fc06.deviantart.net/fs71/i/2011/190/8/a/biltmore_palace_by_jbrkfotos-d3ljgp9.jpg
Pada thn 1888, George Washington Vanderbilt, pada saat itu berumur 26 tahun, mengunjungi Smoky Mountains di North Carolina bersama ibunya. Dia jatuh cinta kepada pemandangan dan iklimnya sehingga ia memutuskan untuk membangun sebuah rumah musim panas di daerah tersebut. Namun, ini bukan rumah musim panas biasa. Ide George adalah untuk meniru rumah perkebunan di Eropa.

“Rumah musim panas”nya ini selesai pada tahun 1895. Terdapat 250 kamar dgn luas 175.000 kaki persegi. Meja makannya saja bisa menampung 64 tamu. Agar perkebunan ini mandiri, George membuat proyek kehutanan, peternakan unggas, peternakan sapi, peternakan babi, dan pabrik susu. Jadilah perkebunan ini sebagai satu desa tersendiri dan bahkan ada gerejanya.

Pada tahun 1898, ketika berada di Paris, George menikah dengan seorang wanita muda bernama Edith. Pada tahun 1912, ia dan Edith memesan tempat di kapal Titanic, tetapi kemudian dibatalkan oleh karena firasat ibunya. Sayangnya, sudah terlambat bagi mereka untuk memulangkan pelayan dan bagasi mereka dari kapal, keduanya hilang ketika kapal Titanic itu tenggelam.

George menghabiskan biaya yang cukup banyak dari pendapatan per tahunnya untuk pemeliharaan rumah kolosal tsb yang kemudian mulai menguras warisannya. Beberapa kamar rumah ini tidak pernah sepenuhnya selesai. Setelah kematiannya yang tak terduga pada tahun 1912, janda George, Edith, menjual banyak tanah di sekitar perkebunan kepada Dinas Kehutanan Amerika Serikat seharga $ 5 per hektar, hingga hanya tersisa 12.500 hektar dari aslinya 125.000 ha. Pada tahun 1963, perkebunan ini ditetapkan sebagai National Historic Landmark, dan hari ini masih merupakan rumah terbesar di Amerika Serikat.

Saudara, inginkah Saudara tinggal di sebuah rumah yang kekal? Yesus sedang mempersiapkan rumah yang terbaik bagi mereka yang mengasihi Dia-lebih besar daripada rumah yang pernah dibangun di muka bumi ini. Kita bahkan tidak bisa membayangkan betapa indah rumah itu. Lebih dari itu, kita akan tinggal bersama dengan Tuhan, tidak akan pernah terpisahkan. Apakah saudara siap? Dia sudah menyediakan tempat bagi Saudara.

Ayat ALKITAB Penting
“Janganlah gelisah hatimu; percayalah kepada Allah, percayalah juga kepada-Ku.
Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu. Dan apabila Aku telah pergi ke situ dan telah menyediakan tempat bagimu, Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempat-Ku, supaya di tempat di mana Aku berada, kamupun berada.
– Yohanes 14:1-3

An Amazing Fact: In 1888, George Washington Vanderbilt, 26 years old at the time, visited the Smoky Mountains of North Carolina with his mother. He loved the scenery and climate so much that he decided to build a summer house in the area. However, this would be no ordinary summer house. George’s idea was to replicate the working estates of Europe.

His “summer house,” completed in 1895, contained 250 rooms and was 175,000 square feet. The dining room table alone could seat 64 guests. Intending that the estate be self-supporting, George set up forestry programs, poultry farms, cattle farms, hog farms, and a dairy. The estate included its own village and even a church.

In 1898, while in Paris, George married a young lady by the name of Edith. In 1912, he and Edith booked passage on the Titanic but canceled due to a premonition of Edith’s mother. It was too late, however, for them to get their servant and baggage off the ship; both were lost when the Titanic sank.

George spent more than his annual income for the upkeep of his colossal house, and began to deplete his once-enormous inheritance. Some of the rooms of this house were never fully completed. After his unexpected death in 1912, George’s widow, Edith, sold much of the land around the estate to the United States Forest Service at $5 an acre until only 12,500 acres were left from the original 125,000. In 1963, the estate was designated a National Historic Landmark, and today it is still the largest home in the United States.

Friends, how would you like to live in a mansion? Jesus is preparing the best of living conditions for those who love Him—greater than any home ever built on this earth. We can’t even begin to imagine how beautiful it will be. Best of all, we will be with our Lord, never to be separated. Are you ready? He has a mansion for you.

KEY BIBLE TEXTS
Let not your heart be troubled: ye believe in God, believe also in me. In my Father’s house are many mansions: if it were not so, I would have told you. I go to prepare a place for you. And if I go and prepare a place for you, I will come again, and receive you unto myself; that where I am, there ye may be also.
– John 14:1-3

› tags: george w. vanderbilt / istana biltmore /

Leave a Reply