JANJI LUAR BIASA

Dalam judul tulisan renungan pagi George R Knight SEBUAH JANJI LUAR BIASA ; ada 4 janji Yesus yang sepertinya tidak masuk akal dipenuhi menurut orang-orang yang tidak percaya kepadaNya saat Yesus tergantung di Salib saat itu, dikarenakan :

1. YESUS sendiri dianggap tidak dapat menyelamatkan diriNya (turun dari kayu Salib), maka itu massa mengolok-olokan DIA

“Dan kemudian ada massa yang mengolok-olok mengelilingi salib itu sambil berteriak- teriak jika Dia adalah “Mesias, orang yang dipilih Allah,” maka Dia seharusnya membuktikan dengan menyelamatkan diri-Nya (Luk. 23:35, 37).”

2. YESUS menjanjikan hadiah hidup kekal kepada penjahat di sebelah kananNya, sementara DIA sendiri masih tergantung di Salib

“Aku berkata kepadamu hari ini, engkau juga akan ada bersama-sama dengan Aku di dalam Firdaus,” ( Lukas 23:43 ) ; berarti bahwa Yesus membuat janji tersebut pada hari itu juga.

3. YESUS belum naik ke Surga sewaktu DIA membuat janji kepada penjahat di sebelah kananNya

“Tiga hari kemudian Dia memberitahu Maria Magdalena bahwa “Aku belum pergi kepada Bapa” (Yoh. 20:17). Perkataan Yesus itu memperjelas penempatan yang benar dari tanda koma atas janjiNya kepada orang jahat disebelah kananNya.

4. Yesus secara jelas memberitahukan murid-murid-Nya bahwa Dia akan memberi pahala bagi para pengikut-Nya pada saat kedatangan-Nya yang kedua, apabila Dia kembali dalam kemenangan dan “dalam kemuliaan Bapa-Nya diiringi oleh malaikat-malaikat-Nya” (Mat. 16: 27).”

Nah, bagi kita semua, apa yang mesti dilakukan sebagai pelayan atau hamba Yesus atas janji Dia yang luar biasa itu ?

Kata pelayan dalam bahasa Inggris waiters or waitress artinya penunggu atau menunggu tamu yang mau datang, bukan ?

Oleh Pena Inspirasi mengingatkan ; inilah pengharapan dan janji Yesus kepada mereka yang menunggu dan menganggap dirinya sebagai pelayan atau hamba Tuhan, sbb :

1. Hanya Pelayan yang tidak tahan uji yang akan mengalami penderitaan dan sengsara

“Allah telah menciptakan manusia menjadi pelayan-Nya, dan Dia tidak akan dituntut karena penderitaan, kesengsaraan, ketelanjangan, dan kekurangan umat manusia. Tuhan telah membuat cukup persediaan bagi semua orang, Dia telah memberikan kepada ribuan orang sejumlah besar perbekalan dengan mana meringankan kekurangan teman-teman mereka; tetapi orang-orang yang sudah diangkat menjadi pelayan tidak tahan uji, karena mereka gagal meringankan penderitaan dan membebaskan yang berkekurangan. ” WM, 16.1

2. Tuhan menghendaki agar setiap orang yang mengaku sebagai pelayan/hamba Tuhan siap untuk menolong orang lain yang berkekurangan

“*Mereka yang tidak tertarik kepada kebutuhan orang yang berkekurangan, akan dianggap sebagai pelayan yang tidak setia, dan akan terdaftar sebagai musuh Allah dan manusia*. Mereka yang menyalahgunakan harta yang telah dipercayakan kepada mereka untuk menolong orang-orang yang membutuhkan pertolongan mereka, itu membuktikan bahwa mereka tidak mempunyai hubungan dengan Kristus, karena mereka gagal menyatakan kelemahlembutan Kristus terhadap mereka yang kurang beruntung ketimbang diri mereka sendiri”. Review and Herald, 10 Desember 1895.

3. Tuhan memanggil setiap orang untuk bekerja sesuai dengan prinsip yang benar, tangguh dan tujuan yang kekal

“*Yang diterima Allah bukanlah pelayanan yang penuh keresahan; bukan kekejangan emosi kealiman yang menjadikan kita anak-anak Allah*. Dia memanggil kita supaya bekerja untuk prinsip yang benar, yang tangguh dan kekal. Jika Kristus dibentuk di dalam, pengharapan akan kemuliaan, Dia akan dinyatakan dalam tabiat, dan akan menjadi seperti Kristus. Kita mewakili Kristus untuk dunia, sebagaimana Kristus mewakili Bapa.” Review and Herald, 11 Januari 1898.

Kiranya Tuhan memberkati kita semua dan setia pada janji Tuhan yang luar biasa itu…. 🙏🙏🙏

Leave a Reply