KASIH KARUNIA MELALUI YESUS KRISTUS SEJAK ZAMAN ADAM

January 27, 2014 - Apris Doko

Jika satu-satunya jalan keselamatan hanya melalui Yesus Kristus, lalu bagaimana dengan keselamatan orang-orang percaya sebelum salib itu? Bagaimana Adam dan yang lainnya sebelum kematian Yesus Kristus di Golgota itu?
Yohanes 3:16 Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.
Jadi keselamatan itu pemberian Allah yang adalah sumber kasih itu.
Dan itu bukan hasil usaha kita. Karena tanpa jubah kebenaran Kristus itu, kita akan tetap berada dalam dosa dan tetap dalam perbudakan dosa, dikuasai oleh dosa dan tetap melanggar perintah Allah. Yesus Kristus, Anak Allah yang telah menjelma menjadi manusia untuk mati menggantikan kita yang seharusnya mati kekal karena telah berdosa.
Efesus 2:8 Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah
Yohanes 14:6 Kata Yesus kepadanya: “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.
Kisah Para Rasul 4:12 Dan keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan.”
Ketika kita ditebus oleh Yesus Kristus itu, maka kita bukan saja diampuni, tetapi hidup baru yaitu kerakter Kristuslah yang dipakaikan kepada kita. Sehingga kita boleh layak dihadapan Bapa. Karena Allah yang Mahakasih, Mahakuasa dan Mahaadil, tidak akan membiarkan dosa terus merajalela. Dosa itu harus dilenyapkan. Maka siapa yang menolak kasih karunia itu akan binasa bersama-sama dengan dosa dan juga Setan yang memberontak terhadap Allah itu.

Jika hanya Yesus Kristus jalan keselamatan itu, bagaimana dengan mereka yang hidup sebelum Yesus?
Sejak semula Allah telah mengajarkan umat-umat-Nya untuk mengerti dan percaya pada Juruselamat yang datang dari Allah sendiri. Ketika Adam dan Hawa, nenek moyang kita yang pertama itu harus mati kekal karena pelanggaran mereka, tetapi Allah menyembelih domba untuk membuat pakaian bagi mereka. Darah tercurah sebagai lambang Kristus itu. Ketika Habel mempersembahkan korban sesuai dengan kehendak Tuhan, yaitu korban dari hewan yang bernyawa, darah itu tercurah dan Allah berkenan kepada persembahan itu. Kain mempersembahkan yang terbaik menurut pemikiran dia sendiri tapi persembahannya ditolak.

Semua persembahan korban yang tidak bercacat cela itu melambangkan Yesus Kristus yang akan datang dan mati di kayu salib itu. Kemudian itu dilembagakan oleh Allah sendiri dengan menyuruh Musa mendirikan Kemah Suci yang dapat dipindahkan saat bangsa Israel mengembara di padang belantara. Setelah mereka menetap di tanah perjanjian itu, maka dibangunlah Kaabah yang berdiri secara permanen.

Saat peristiwa Yesus Kristus mati di kayu salib, tirai tempat darah-darah korban dipercikan yang membatasi bilik yang suci serta bilik yang maha suci itu terbelah dari atas kebawah tanpa perbuatan manusia, menandakan bahwa semuanya sudah digenapi. Mesias atau Juruselamat itu sendiri yang sudah mati bagi siapapun yag percaya sejak dari Adam sampai kepada mereka yang percaya sebelum pintu kasihan itu tertutup.
Markus 15:37,38 Lalu berserulah Yesus dengan suara nyaring dan menyerahkan nyawa-Nya. Ketika itu tabir Bait Suci terbelah dua dari atas sampai ke bawah.
Yohanes 1:35,26 Pada keesokan harinya Yohanes berdiri di situ pula dengan dua orang muridnya. Dan ketika ia melihat Yesus lewat, ia berkata: “Lihatlah Anak domba Allah!”

Kamu yang belum menerima kasih karunia Allah melalui Yesus Kristus satu-satunya jalan keselamatan itu, jangan menunda. Karena pintu kasihan itu akan tertutup secara global dalam waktu yang tidak lama lagi. Kapan itu? Tidak ada yang tahu, tapi tanda-tandanya sudah sangat singkat. Masihkah kamu terus percaya kepada teori agama sesat yang terus -menerus menyembelih korban padahal itu sudah digenapi? Masihkah kamu percaya pada ustad-ustadmu, atau Quran yang walaupun dalamnya memberi kesaksian tentang Juruselamat itu, tetapi banyak hal-hal menyimpang disana? Apakah hewan-hewan qurban itu melebihi nilai manusia sehingga itu dapat menghapus dosa? Apakah amal-amalmu dapat membeli keselamatan itu? Amal itu tidak menyelamatkan tetapi iman kepada Yesus Kristus itu akan menghasilkan buah-buah penurutan, kasih dan perbuatan amal. Jika kamu terus mengeraskan hati, maka kamu tidak bedanya dengan mereka yang dibibir percaya pada Yesus Kristus tetapi tetap berada dalam dosa; tetap berbuat dosa dengan melanggar Taurat Tuhan yang kudus dan menyatakan dosa itu.
Juga kamu yang percaya pada manusia dan bukan Alkitab itu dengan percaya pada paus, pastor-pastor yang merendahkan korban Yesus dengan membuat diri mereka bisa mengampuni dosa serta mengubah Taurat Tuhan yang kudus itu, pendeta hari Minggu yang tidak berbeda dengan paus itu atau agama kafir penyembah dewa-dewa dan bukan Yesus Kristus itu, dan juga yang percaya Yesus Kristus dan pemelihara Sabat, tapi yang suka membenci serta menghalang-halangi pekerjaan ini. Masihkah kamu percaya kepada mereka yang mengatakan bahwa Yesus Kristus itu ciptaan yang sulung? Kepercayaan yang tidak Alkitabiah. Dimana bukti kasih Allah yang tidak terbatas itu jika ciptaan-Nya yang berkorban? Bagaimana mungkin ciptaan yang tidak memiliki hidup, dapat memberikan hidupnya bagi yang ditebusnya? Jika Yesus Kristus adalah ciptaan yang sulung, maka Dia tidak bisa memberikan nyawanya bagi ciptaan yang lain. Karena nyawa Dia juga adalah pemberian Pencipta.

Tidak masalah sebesar apapun dosa-dosamu sebelumnya; sejahat apapun kamu yang kemarin. Karena Yesus Kristus akan menebus siapapun yag mau. Dan hidup baru yang seturut dengan karakter-Nya akan diberikan pada kita sebagai ganti kebinasaan kekal itu.
Kerjakan itu setiap hari dengan berdoa, membaca Alkitab dan bagikan kepada semua orang. Maka iman itu akan bertumbuh dengan pegangan yang erat pada Yesus Kristus itu.
Dan kamu tidak akan melepaskannya saat cobaan hidup menimpamu dan juga dapat bertahan pada masa pengaiayaan hebat yang sudah dekat itu..

Leave a Reply