Kebangkitan Istimewa Orang-Orang Jahat

September 30, 2013 - Ellen G. White

Lihatlah, Ia datang dengan awan-awan dan setiap mata akan melihat Dia, juga mereka yang telah menikam Dia. Dan semua bangsa di bumi akan meratapi Dia. Ya, amin. Wahyu 1:7.

“Juga mereka yang telah menikam Dia” (Wahyu 1:7), mereka yang telah mengejek dan mencemooh penderitaan sekarat Kristus, dan para penentang yang paling keras terhadap kebenaranNya dan umatNya, dibangkitkan untuk melihat Dia dalam kemuliaanNya dan untuk menyaksikan keagungan diberikan kepada orang-orang yang setia dan taat. 282.1
[Pada saat pengadilanNya], Kayafas, mengacungkan tangan kanannya ke arah surga, berbicara di hadapan Yesus dalam sebuah sumpah: “Demi Allah yang hidup, katakanlah kepada kami, apakah Engkau Mesias, Anak Allah, atau tidak.” …… 282.2
Setiap telinga dibukakan untuk mendengar, dan setiap mata disegarkan untuk melihat pada wajahNya tatkala Ia menjawab, “Engkau telah mengatakannya.” Sebuah sinar surgawi terlihat menerangi wajahNya yang pucat sebagaimana Dia melanjutkan, “Akan tetapi, Aku berkata kepadamu, mulai sekarang kamu akan melihat Anak Manusia duduk di sebelah kanan Yang Mahakuasa dan datang di atas awan-awan di langit.” 282.3
Untuk sesaat lamanya keilahian Kristus memancar melalui samaran kemanusiaanNya. Imam besar itu menunduk di hadapan kedua mata yang menembus dari Sang Juruselamat….. Untuk sesaat dia merasa seolah-olah berdiri di hadapan Hakim abadi, yang matanya melihat segala perkara, sedang membaca jiwanya, dengan menerangi rahasia-rahasia yang dianggap tersembunyi bagi orang mati. 282.4
Pandangan itu berlalu dari penglihatan imam itu…. Dengan mengoyakkan jubahnya,…. dia menyatakan bahwa …. tawanan itu harus dijatuhi hukuman mati atas penghujatannya. “Untuk apa kita perlu saksi lagi?” katanya; “Sekarang telah kamu dengar hujatNya. Bagaimana pendapat kamu?” Dan mereka semua menjatuhkan hukuman mati kepadaNya. 282.5
Demikianlah para pemimpin Yahudi membuat pilihan mereka. Keputusan mereka itu didaftarkan dalam buku yang telah dilihat oleh Yohanes ada pada tanganNya yang duduk di atas tahta, buku yang tidak seorang pun dapat membukanya. Di dalam semua pembalasan dendamnya, keputusan ini akan tampak di hadapan mereka pada hari bilamana buku ini dibukakan oleh Singa dari suku Yehuda itu. 282.6
Ketika Kristus datang kedua kalinya, mereka akan melihat Dia bukan sebagai seorang tawanan yang dikelilingi oleh rakyat jelata. Mereka akan melihat Dia sebagai Raja Surga …. Kemudian para imam dan penguasa itu akan mengingat secara jelas peristiwa di ruang pengadilan itu. Setiap keadaan akan tampak di hadapan mereka seolah-olah tertulis dalam surat-surat dari api. 282.7

OCTOBER
October 1 – The Special Resurrection of the Unjust
Behold, he cometh with clouds; and every eye shall see him, and they also which pierced him: and all kindreds of the earth shall wail because of him. Even so, Amen. Rev. 1:7.
“They also which pierced him” (Revelation 1:7), those that mocked and derided Christ’s dying agonies, and the most violent opposers of His truth and His people, are raised to behold Him in His glory and to see the honour placed upon the loyal and obedient. 282.1
[At His trial], Caiaphas, raising his right hand toward heaven, addressed Jesus in the form of a solemn oath: “I adjure thee by the living God, that thou tell us whether thou be the Christ, the Son of God.” . . . 282.2
Every ear was bent to listen, and every eye was fixed on His face as He answered, “Thou hast said.” A heavenly light seemed to illuminate His pale countenance as He added, “Nevertheless I say unto you, Hereafter shall ye see the Son of man sitting on the right hand of power, and coming in the clouds of heaven.” 282.3
For a moment the divinity of Christ flashed through His guise of humanity. The high priest quailed before the penetrating eyes of the Saviour. . . . For a moment he felt as if standing before the eternal Judge, whose eye, which sees all things, was reading his soul, bringing to light mysteries supposed to be hidden with the dead. 282.4
The scene passed from the priest’s vision. . . . Rending his robe, . . . he demanded that . . . the prisoner be condemned for blasphemy. “What further need have we of witnesses?” he said; “behold, now ye have heard his blasphemy. What think ye?” And they all condemned Him. 282.5
Thus the Jewish leaders made their choice. Their decision was registered in the book which John saw in the hand of Him that sat upon the throne, the book which no man could open. In all its vindictiveness this decision will appear before them in the day when this book is unsealed by the Lion of the tribe of Judah. 282.6
When Christ comes the second time, not as a prisoner surrounded by a rabble will they see Him. They will see Him as heaven’s King. . . . Then the priests and rulers will remember distinctly the scene in the judgment hall. Every circumstance will appear before them as if written in letters of fire. 282.7

Leave a Reply