Kedatangan Yang Kedua Tuhan Yesus Kristus

October 8, 2013 - Ellen G. White

Allah kita datang dan tidak akan berdiam diri, di hadapan-Nya api menjilat, sekeliling-Nya bertiup badai yang dahsyat. Ia berseru kepada langit di atas, dan kepada bumi untuk mengadili umat-Nya. Mazmur 50:3, 4.

Dengan segera pandangan mata kami diarahkan ke timur, sebab sebuah awan hitam yang kecil telah muncul, sebesar lebih kurang setengah dari ukuran tangan manusia, yang kami tahu sebagai pertanda dari Anak Manusia itu. Kami semua dalam keheningan yang khidmat menatap pada awan itu begitu ia semakin dekat dan semakin terang, mulia, dan semakin mulia, hingga menjadi awan putih yang besar. Dasarnya muncul bagaikan api; sebuah pelangi muncul di atas awan itu, sementara di sekelilingnya terdapat sepuluh ribu malaikat, menyanyikan sebuah lagu yang indah; dan di atas awan itu duduklah Anak Manusia. 289.1
Ketika muncul pertama kali di kejauhan, awan ini kelihatan sangat kecil. Malaikat itu mengatakan bahwa itu adalah pertanda Anak Manusia. Begitu ia semakin mendekati bumi, kami dapat melihat kemuliaan yang luar biasa dan keagungan Yesus sebagaimana Dia datang untuk menaklukkan. 289.2
Rambut-Nya putih bergelombang dan terjuntai pada kedua bahu-Nya; dan di atas kepala-Nya terdapat banyak mahkota. Kaki-Nya memancarkan api; di tangan kanan-Nya ada sebilah sabit yang tajam; di tangan kiri-Nya sebuah nafiri yang terbuat dari perak. Mata-Nya bagaikan nyala api, yang mencari anak-anak-Nya kesana dan kemari. Kemudian semua wajah diliputi kepucatan, dan orang-orang yang ditolak oleh Allah diliputi kegelapan. Lalu kami semua berteriak, “Siapa yang akan sanggup bertahan?” Apakah jubah saya tidak bernoda?” Kemudian para malaikat berhenti bernyanyi dan ada waktu keheningan yang mengerikan, ketika Yesus berkata: “Mereka yang bersih tangannya dan murni hatinya akan mampu bertahan; Kasih karunia-Ku adalah cukup bagimu.” Mendengar perkataan ini wajah kami terangkat, dan sukacita memenuhi hati kami. Dan para malaikat menarik sebuah not lebih tinggi dan bernyanyi lagi sementara awan itu semakin mendekati bumi. 289.3
Bumi bergetar di hadapan-Nya, langit terbuka bagaikan sebuah gulungan dan setiap gunung dan pulau bergeser dari tempatnya. “Dan para raja bumi ini serta para pembesar, orang-orang kaya, para kepala kapten, para penguasa, budak-budak, dan orang-orang merdeka menyembunyikan diri mereka di dalam liang-liang tanah dan bukit-bukit gunung. 289.4

9 Oktober – Di dalam Liang-Liang Tanah dan Gua-Gua di Bumi
Maka orang akan masuk ke dalam gua-gua di gunung batu dan ke dalam liang-liang di tanah terhadap kedahsyatan TUHAN dan terhadap semarak kemegahan-Nya, pada waktu Ia bangkit menakut-nakuti bumi. Yesaya 2:19.

Orang-orang yang bersembunyi itu mengalami ketakutan karena permusuhan manusia dengan hukum Jehova. Mereka telah ditindas oleh segala kuasa bumi. Mereka terpencar-pencar di liang-liang tanah dan gua-gua bumi akibat kekerasan musuh-musuh mereka, sebab mereka adalah benar dan taat kepada hukum-hukum Jehova. Tetapi kelepasan datang kepada umat Allah. Kepada musuh-musuh mereka Allah akan memperlihatkan Diri-Nya sendiri sebagai Allah dari pembalasan yang adil. 290.1
Dari liang-liang dan gua-gua bumi, yang telah menjadi tempat-tempat persembunyian rahasia umat Allah, mereka dipanggil sebagai saksi-saksiNya, yang benar dan setia. 290.2
Orang-orang yang telah melancarkan pemberontakan mereka akan menggenapi gambaran yang diberikan dalam Wahyu 6:15-17. Dalam setiap liang dan gua ini mereka menemukan pernyataan kebenaran yang sungguh-sungguh dalam surat-surat dan dalam penerbitan-penerbitan sebagai kesaksian menentang mereka. Para gembala yang telah menuntun domba ini di jalan yang sesat akan mendengar tuntutan yang diucapkan menentang mereka, “Kalianlah yang telah membuat terang kebenaran. Kalianlah yang mengajarkan kami bahwa hukum Allah sudah dibatalkan, bahwasanya ia itu adalah kuk perbudakan. Kalianlah yang telah menyuarakan ajaran-ajaran yang salah ketika saya didakwa bahwa orang-orang Masehi Advent Hari Ketujuh ini mempunyai kebenaran. Darah atas jiwa-jiwa kami adalah di atas jubah-jubah keimamatan kalian… Sekarang akankah kalian membayar uang tebusan atas jiwa saya?….. Apa yang akan kami lakukan yang sudah mengikuti pemutarbalikan kalian atas Alkitab dan penipuan kebenaran yang jika ditaati akan menyelamatkan kami? 290.3
Ketika Kristus datang untuk membalas mereka yang telah mendidik dan melatih orang-orang untuk menginjak-injak hukum Allah, untuk meruntuhkan kenangan-Nya, dan untuk memijak-mijak para gembala-Nya, maka segala ratapan akan sia-sia. Mereka yang percaya kepada para gembala yang palsu itu memiliki sabda Allah untuk mereka selidiki sendiri, dan mereka menemukan bahwa Allah akan menghakimi setiap orang yang memiliki kebenaran dan berpaling dari terang sebab iaitu melibatkan penyangkalan diri dan salib. Bukit-bukit dan gunung-gunung tidak dapat melindungi mereka dari amarah-Nya yang duduk di atas tahta-Nya dan dari murka Anak Domba itu. 290.4

October 8 – The Second Coming of Christ
Our God shall come, and shall not keep silence: a fire shall devour before him, and it shall be very tempestuous round about him. He shall call to the heavens from above, and to the earth, that he may judge his people. Ps. 50:3, 4.
Soon our eyes were drawn to the east, for a small black cloud had appeared, about half as large as a man’s hand, which we all knew was the sign of the Son of man. We all in solemn silence gazed on the cloud as it drew nearer and became lighter, glorious, and still more glorious, till it was a great white cloud. The bottom appeared like fire; a rainbow was over the cloud, while around it were ten thousand angels, singing a most lovely song; and upon it sat the Son of man. 289.1
When it first appeared in the distance, this cloud looked very small. The angel said that it was the sign of the Son of man. As it drew nearer the earth, we could behold the excellent glory and majesty of Jesus as He rode forth to conquer. 289.2
His feet had the appearance of fire; in His right hand was a sharp sickle; in His left, a silver trumpet. His eyes were as a flame of fire, which searched His children through and through. Then all faces gathered paleness, and those that God had rejected gathered blackness. Then we all cried out, “Who shall be able to stand? Is my robe spotless?” Then the angels ceased to sing, and there was some time of awful silence, when Jesus spoke: “Those who have clean hands and pure hearts shall be able to stand; My grace is sufficient for you.” At this our faces lighted up, and joy filled every heart. And the angels struck a note higher and sang again, while the cloud drew still nearer the earth. 289.3
The earth trembled before Him, the heavens departed as a scroll when it is rolled together, and every mountain and island were moved out of their places. “And the kings of the earth, and the great men, and the rich men, and the chief captains, and the mighty men, and every bondman, and every free man, hid themselves in the dens and in the rocks of the mountains.” 289.4

October 9 – In the Dens and Caves of the Earth
And they shall go into the holes of the rocks, and into the caves of the earth, for fear of the Lord, and for the glory of his majesty, when he ariseth to shake terribly the earth. Isa. 2:19.
The hidden ones have been scattered because of man’s enmity against the law of Jehovah. They have been oppressed by all the powers of the earth. They have been scattered in the dens and caves of the earth through the violence of their adversaries, because they are true and obedient to Jehovah’s laws. But deliverance comes to the people of God. To their enemies God will show Himself a God of just retribution. . . . 290.1
From the dens and the caves of the earth, that have been the secret hiding places of God’s people, they are called forth as His witnesses, true and faithful. 290.2
The people who have braved out their rebellion will fulfil the description given in Revelation 6:15-17. In these very caves and dens they find the very statement of truth in the letters and in the publications as witness against them. The shepherds who lead the sheep in false paths will hear the charge made against them, “It was you who made light of truth. It was you who told us that God’s law was abrogated, that it was a yoke of bondage. It was you who voiced the false doctrines when I was convicted that these Seventh-day Adventists had the truth. The blood of our souls is upon your priestly garments. . . . Now will you pay the ransom for my soul? . . . What shall we do who listened to your garbling of the Scriptures and your turning into a lie the truth which if obeyed would have saved us?” 290.3
When Christ comes to take vengeance on those who have educated and trained the people to trample on God’s Sabbath, to tear down His memorial, and tread down with their feet the feed of His pastures, lamentations will be in vain. Those who trusted in the false shepherds had the word of God to search for themselves, and they find that God will judge every man who has had the truth and turned from the light because it involved self-denial and the cross. Rocks and mountains cannot screen them from the indignation of Him that sitteth on the throne and from the wrath of the Lamb. 290.4

Leave a Reply