Kehancuran Bangsa mengikuti Kemurtadan Nasional

Bumi cemar karena penduduknya, sebab mereka melanggar undang-undang, mengubah ketetapan dan mengingkari perjanjian abadi. Yesaya 24:5.

Masyarakat Amerika Serikat telah menjadi masyarakat yang dikasihi; tetapi ketika mereka membatasi kebebasan beragama, menyerahkan Protestantisme, dan memberikan dukungan pada kepausan, maka takaran kesalahan mereka akan menjadi penuh, dan “kemurtadan nasional” akan didaftarkan pada buku-buku surgawi. Akibat dari kemurtadan ini adalah kehancuran bangsa. 216.1
Melalui undang-undang yang memaksakan lembaga kepausan dalam merusak hukum Allah, bangsa kita (Amerika Serikat) akan memutuskan hubungannya sendiri secara mutlak dari kebenaran. Ketika Protestantisme menjulurkan tangannya melintasi teluk untuk bergandengan tangan dengan kekuatan Roma, ketika dia melewati jurang untuk berjabat tangan dengan Spiritualisme, ketika, di bawah pengaruh bersatunya ketiga unsur ini, negara kita menyangkal setiap prinsip dari Konstitusinya sebagai sebuah pemerintahan yang Protestan dan Republik, dan akan membuat undang-undang untuk penyebarluasan kesalahan-kesalahan dan ajaran-ajaran sesat kepausan, maka kita pun mengetahui bahwa waktunya telah tiba untuk pekerjaan ajaib Setan dan bahwa akhir zaman sudah dekat. 216.2
Melalui Spiritualisme, Setan muncul sebagai seorang penolong bangsa, menyembuhkan penyakit orang, dan mengaku dirinya sebagai pembawa sebuah sistem yang baru dan lebih hebat akan iman religius; tetapi pada saat yang sama dia bekerja sebagai perusak….. 216.3
Sementara memunculkan diri di hadapan anak-anak sebagai seorang dokter yang hebat yang bisa menyembuhkan semua penyakit mereka, dia akan menbawa penyakit dan malapetaka, sampai kota-kota yang berpenduduk dihancurkan dan diisolir….. 216.4
Dan kemudian si penipu ulung ini akan meyakinkan banyak orang bahwa orang-orang yang menyembah Allah adalah penyebab kejahatan-kejahatan ini. 216.5
Oleh karena manusia terpisah jauh dan semakin jauh dari Allah, Setan diizinkan untuk melancarkan kekuatannya atas anak-anak yang tidak patuh. Dia melemparkan kehancuran di antara manusia. Ada bencana di darat dan lautan. Harta dan nyawa dihancurkan oleh api dan banjir. Setan memutuskan untuk menanggungkan hal ini pada orang-orang yang menolak tunduk pada berhala yang dia telah dirikan. Agen-agennya menunjuk pada orang-orang Advent Hari Ketujuh sebagai penyebab bencana ini. “Orang-orang ini menyimpang dari hukum,” kata mereka. “Mereka tidak menyucikan hari Minggu. Jika saja mereka dipaksa untuk mematuhi hukum pemeliharaan hari Minggu, maka akan berhentilah penghakiman-penghakiman yang buruk ini.” 216.6

28 Juli – Dunia Menentang Umat Allah
Maka marahlah naga itu kepada perempuan itu, lalu pergi memerangi keturunannya yang lain, yang menuruti hukum-hukum Allah dan memiliki kesaksian Yesus. Wahyu 12:17.

Umat kita telah dianggap sebagai umat yang terlalu meremehkan nilai amaran, tetapi suatu perubahan akan datang. Dunia Kristen saat ini sedang membuat pergerakan-pergerakan yang akan harus membawa umat penurut hukum-hukum Allah tampil ke depan. 217.1
Seluruh dunia sedang diarahkan untuk memusuhi orang-orang Masehi Advent Hari Ketujuh, karena mereka tak akan menghormati kepausan, yakni lembaga kekuasaan antikristus, melalui pemeliharaan hari Minggu. Adalah tujuan Setan untuk melenyapkan mereka dari dunia, supaya kekuasaannya atas dunia ini tidak dipersoalkan. 217.2
Setiap posisi kebenaran yang dimiliki oleh umat kita akan mengatasi kritik yang berasal dari pikiran-pikiran yang paling hebat; orang-orang yang sangat hebat dari dunia ini akan diperkenalkan pada kebenaran, dan untuk itu setiap posisi yang kita ambil harus secara kritis diperiksa dan diuji oleh Alkitab. Sekarang tampaknya kita tidak dikenal, tetapi hal ini tidak akan selalu demikian. Pergerakan-pergerakan sedang bekerja membawa kita tampil ke depan, dan bilamana teori-teori kebenaran kita dapat disusun para ahli sejarah atau orang-orang besar dunia ini, maka akan jadilah kita tampil di depan. 217.3
Kita harus secara pribadi mengetahui bagi diri kita sendiri apa itu kebenaran, dan siap sedia memberikan alasan akan harapan yang kita miliki dengan lemah-lembut dan hormat, bukan dalam kesombongan, membual, merasakan kecukupan diri sendiri, tetapi dengan roh Kristus. Kita sedang mendekati waktu di mana kita akan secara pribadi memberi pertanggungjawaban atas keyakinan kita. 217.4
Kita akan diserang pada setiap poin; kita akan sangat diuji. Kita tidak mau memegang iman kita hanya karena diwariskan kepada kita oleh para orangtua kita. Iman yang demikian tidak akan dapat bertahan atas ujian hebat yang terbentang di hadapan kita. Kita mau mengetahui mengapa kita ini adalah orang-orang Masehi Advent Hari Ketujuh, apa alasan nyata yang kita miliki untuk keluar dari dunia ini sebagai orang-orang yang terpisah dan membedakan diri….. 217.5
Kuasa-kuasa kegelapan akan menghadang kita; dan semua orang yang tidak mau berbeda dan tidak waspada, yang menggantungkan perasaan mereka pada harta duniawi mereka, dan yang tidak mau peduli untuk memahami urusan-urusan Allah dengan umatNya, akan menjadi korban yang paling empuk. Tak ada kekuatan selain pengetahuan akan kebenaran di dalam Yesus, yang akan membuat kita tabah; tetapi dengan pengetahuan ini, seseorang mungkin mengejar seribu, dan dua orang menempatkan sepuluh ribu untuk terbang. 217.6

July 27 – National Ruin Follows National Apostasy
The earth also is defiled under the inhabitants thereof; because they have transgressed the laws, changed the ordinance, broken the everlasting covenant. Isa. 24:5.
The people of the United States have been a favoured people; but when they restrict religious liberty, surrender Protestantism, and give countenance to popery, the measure of their guilt will be full, and “national apostasy” will be registered in the books of heaven. The result of this apostasy will be national ruin. 216.1
By the decree enforcing the institution of the papacy in violation of the law of God, our nation will disconnect herself fully from righteousness. When Protestantism shall stretch her hand across the gulf to grasp the hand of the Roman power, when she shall reach over the abyss to clasp hands with spiritualism, when, under the influence of this threefold union, our country shall repudiate every principle of its Constitution as a Protestant and republican government, and shall make provision for the propagation of papal falsehoods and delusions, then we may know that the time has come for the marvelous working of Satan and that the end is near. 216.2
Through spiritualism, Satan appears as a benefactor of the race, healing the diseases of the people, and professing to present a new and more exalted system of religious faith; but at the same time he works as a destroyer. . . . 216.3
While appearing to the children of men as a great physician who can heal all their maladies, he will bring disease and disaster, until populous cities are reduced to ruin and desolation. . . . 216.4
And then the great deceiver will persuade men that those who serve God are causing these evils. 216.5
As men depart further and further from God, Satan is permitted to have power over the children of disobedience. He hurls destruction among men. There is calamity by land and sea. Property and life are destroyed by fire and flood. Satan resolves to charge this upon those who refuse to bow to the idol which he has set up. His agents point to Seventh-day Adventists as the cause of the trouble. “These people stand out in defiance of law,” they say. “They desecrate Sunday. Were they compelled to obey the law for Sunday observance, there would be a cessation of these terrible judgments.” 216.6

July 28 – The World Against God’s People
The dragon was wroth with the woman, and went to make war with the remnant of her seed, which keep the commandments of God, and have the testimony of Jesus Christ. Rev. 12:17.
Our people have been regarded as too insignificant to be worthy of notice, but a change will come. The Christian world is now making movements which will necessarily bring commandment-keeping people into prominence. 217.1
The whole world is to be stirred with enmity against Seventh-day Adventists, because they will not yield homage to the papacy, by honoring Sunday, the institution of this antichristian power. It is the purpose of Satan to cause them to be blotted from the earth, in order that his supremacy of the world may not be disputed. 217.2
Every position of truth taken by our people will bear the criticism of the greatest minds; the highest of the world’s great men will be brought in contact with truth, and therefore every position we take should be critically examined and tested by the Scriptures. Now we seem to be unnoticed, but this will not always be. Movements are at work to bring us to the front, and if our theories of truth can be picked to pieces by historians or the world’s greatest men, it will be done. 217.3
We must individually know for ourselves what is truth, and be prepared to give a reason of the hope that we have with meekness and fear, not in a proud, boasting, self-sufficiency, but with the spirit of Christ. We are nearing the time when we shall stand individually alone to answer for our belief. 217.4
We shall be attacked on every point; we shall be tried to the utmost. We do not want to hold our faith simply because it was handed down to us by our fathers. Such a faith will not stand the terrible test that is before us. We want to know why we are Seventh-day Adventists, what real reason we have for coming out from the world as a separate and distinct people. . . . 217.5
The powers of darkness will open their batteries upon us; and all who are indifferent and careless, who have set their affections on their earthly treasure, and who have not cared to understand God’s dealings with His people, will be ready victims. No power but a knowledge of the truth as it is in Jesus, will ever make us steadfast; but with this, one may chase a thousand, and two put ten thousand to flight. 217.6

Leave a Reply