Kelepasan Di Tengah Malam

Dalam sekejap mata mereka mati, ya, pada tengah malam orang dikejutkan dan binasa; mereka yang perkasa dilenyapkan bukan oleh tangan orang. Ayub 34:20.

Dia [Allah] selalu memilih cara-cara yang sangat luar biasa bilamana tampaknya tak ada kemungkinan untuk kelepasan dari pekerjaan-pekerjaan Setan, demi perwujudan kekuasaanNya. 279.1
Adalah pada tengah malam Allah mewujudkan kuasaNya untuk kelepasan umatNya. Matahari muncul, bersinar kuat dengan terangnya. Tanda-tanda dan keajaiban datang silih berganti dengan cepat. Orang-orang jahat melihat dengan terkejut dan heran pada pemandangan itu, sementara orang-orang benar melihat dengan sukacita yang hening tanda-tanda kelepasan mereka itu. Segala sesuatu di alam ini tampaknya berjalan melenceng dari situasi normalnya. Sungai-sungai berhenti mengalir. Awan-awan gelap dan tebal datang dan saling bertrubukan satu sama lain. Di tengah-tengah langit yang sedang marah terdapat sebuah ruang celah yang bersih yang tidak dapat digambarkan, yang darinya terdengar suara Allah bagaikan desau air bah, mengatakan: “Sudah terlaksana.” Wahyu 16:17. 279.2
Kuasa-kuasa langit akan bergoncang pada suara Allah. Kemudian matahari, bulan, dan bintang-bintang akan berpindah dari tempatnya. Semua benda itu tidak akan lenyap, namun digoncangkan oleh suara Allah. 279.3
Awan-awan gelap dan tebal datang dan saling bertubrukan satu sama lain. Atmosfir langit dipisahkan dan diputar kembali; kemudian kita dapat melihat ruang celah itu di Orion, yang darinya muncul suara Allah. 279.4
Sekarang dalam rangka kedatangan Anak Manusia itu, ini tidak akan terjadi sampai munculnya gempa bumi yang dahsyat itu setelah orang-orang mendengar suara Allah. Mereka berada dalam keadaan kecewa dan putus asa seperti belum pernah terjadi semenjak adanya suatu bangsa, dan dalam situasi ini umat Allah akan menderita kesusahan. Awan-awan akan bertubrukan dan akan muncul kegelapan. Kemudian suara itu datang dari surga dan awan-awan mulai bergulung kembali seperti sebuah gulungan kertas, dan muncul tanda yang terang dan bersih dari Anak Manusia itu. Anak-anak Allah mengetahui apa arti awan itu. 279.5
144.000 umat kesucian telah menang. Wajah-wajah mereka bersinar dengan kemuliaan Allah. 279.6
Bilamana suara Allah mengubah keadaan umatNya yang tertawan, maka akan ada sebuah keterkejutan yang menakutkan bagi mereka yang sudah kalah dalam semua pertentangan besar kehidupan. 279.7
Hari kemurkaan pada musuh-musuh Allah adalah hari kelepasan akhir bagi sidangNya. 279.8

29 September – Allah Menjungkirbalikkan Alam
Dan malaikat yang ketujuh menumpahkan cawannya ke angkasa. Dan dari dalam Bait Suci kedengaranlah suara yang nyaring dari takhta itu, katanya: “Sudah terlaksana.” Maka memancarlah kilat dan menderulah bunyi guruh, dan terjadilah gempa bumi yang dahsyat seperti belum pernah terjadi sejak manusia ada di atas bumi. Begitu hebatnya gempa bumi itu. Wahyu 16:17, 18.

Kita perlu mempelajari pencurahan [murka Allah] dari cawan yang ketujuh. Kuasa-kuasa jahat tidak akan meninggalkan pertentangan [konflik] tanpa perjuangan. 280.1
Di tengah-tengah langit yang sedang marah terdapat sebuah ruang celah yang bersih yang tidak dapat digambarkan, yang darinya terdengar suara Allah bagaikan desau air bah, mengatakan: “Sudah terlaksana.” Wahyu 16:17. 280.2
Suara itu menggoncangkan langit dan bumi. Ada sebuah gempa bumi yang dahsyat, “seperti belum pernah terjadi sejak manusia ada di atas bumi, dan begitu hebat.” Ayat 17,18. Langit membuka dan menutup. Kemuliaan dari tahta Allah terlihat memancar. Gunung-gunung bergetar seperti buluh dalam angin, dan batu-batunya bertebaran ke mana-mana. Terdengar deru badai yang datang. Laut marah. Terdengar pekik badai seperti suara setan-setan yang membawa misi kehancuran. Seluruh bumi mengalun dan menggelembung seperti ombak lautan. Permukaannya pecah. Dasar-dasarnya seperti lenyap. Barisan gunung tenggelam. Para penduduk pulau-pulau menghilang. Pelabuhan-pelabuhan yang sudah menjadi seperti Sodom bagi kejahatan-kejahatan ditelan oleh air yang marah. Babel besar itu telah datang dalam pembalasan di hadapan Allah, “untuk memberikan kepadanya cawan anggur keganasan murkaNya.” Hujan es besar “seberat seratus pon”, mengadakan perusakan. Ayat 19, 21. Kota-kota yang sangat sombong di bumi ini direndahkan. Istana-istana agung, yang di dalamnya para pembesar dunia ini telah memboroskan kekayaan mereka untuk memuliakan diri mereka sendiri, runtuh di depan mata mereka. Tembok-tembok penjara terbelah, dan umat Allah, yang telah ditahan karena iman mereka, dibebaskan. 280.3

September 28 – Midnight Deliverance
In a moment shall they [the wicked] die, and the people shall be troubled at midnight, and pass away: and the mighty shall be taken away without hand. Job 34:20.
He [God] has always chosen extremities, when there seemed no possible chance for deliverance from Satan’s workings, for the manifestation of His power. 279.1
It is at midnight that God manifests His power for the deliverance of His people. The sun appears, shining in its strength. Signs and wonders follow in quick succession. The wicked look with terror and amazement upon the scene, while the righteous behold with solemn joy the tokens of their deliverance. Everything in nature seems turned out of its course. The streams cease to flow. Dark, heavy clouds come up and clash against each other. In the midst of the angry heavens is one clear space of indescribable glory, whence comes the voice of God like the sound of many waters, saying: “It is done.” Revelation 16:17. 279.2
The powers of heaven will be shaken at the voice of God. Then the sun, moon, and stars will be moved out of their places. They will not pass away, but be shaken by the voice of God. 279.3
Dark, heavy clouds came up and clashed against each other. The atmosphere parted and rolled back; then we could look up through the open space in Orion, whence came the voice of God. 279.4
Now in regard to the coming of the Son of man, this will not take place until after the mighty earthquake shakes the earth after the people have heard the voice of God. They are in despair and trouble such as never was since there was a nation, and in this the people of God will suffer affliction. The clouds of heaven will clash and there will be darkness. Then that voice comes from heaven and the clouds begin to roll back like a scroll, and there is the bright, clear sign of the Son of man. The children of God know what that cloud means. 279.5
The 144,000 triumphed. Their faces were lighted up with the glory of God. 279.6
When the voice of God turns the captivity of His people, there is a terrible awakening of those who have lost all in the great conflict of life. 279.7
The day of wrath to the enemies of God is the day of final deliverance to His church. 279.8

September 29 – God Overturns Nature
And the seventh angel poured out his vial into the air; and there came a great voice out of the temple of heaven, from the throne, saying, It is done. And there were voices, and thunders, and lightnings; and there was a great earthquake, such as was not since men were upon the earth, so mighty an earthquake, and so great. Rev. 16:17, 18.
We need to study the pouring out of the seventh vial. The powers of evil will not yield up the conflict without a struggle. 280.1
In the midst of the angry heavens is one clear space of indescribable glory, whence comes the voice of God like the sound of many waters, saying: “It is done.” Revelation 16:17. 280.2
That voice shakes the heavens and the earth. There is a mighty earthquake, “such as was not since men were upon the earth, so mighty an earthquake, and so great.” Verses 17, 18. The firmament appears to open and shut. The glory from the throne of God seems flashing through. The mountains shake like a reed in the wind, and ragged rocks are scattered on every side. There is a roar as of a coming tempest. The sea is lashed into fury. There is heard the shriek of a hurricane like the voice of demons upon a mission of destruction. The whole earth heaves and swells like the waves of the sea. Its surface is breaking up. Its very foundations seem to be giving away. Mountain chains are sinking. Inhabited islands disappear. The seaports that have become like Sodom for wickedness are swallowed up by the angry waters. Babylon the great has come in remembrance before God, “to give unto her the cup of the wine of the fierceness of his wrath.” Great hailstones, every one “about the weight of a talent,” are doing their work of destruction. Verses 19, 21. The proudest cities of the earth are laid low. The lordly palaces, upon which the world’s great men have lavished their wealth in order to glorify themselves, are crumbling to ruin before their eyes. Prison walls are rent asunder, and God’s people, who have been held in bondage for their faith, are set free. 280.3

Leave a Reply