Kemenangan Sidang

Dan aku melihat sesuatu bagaikan lautan kaca bercampur api, dan di tepi lautan kaca itu berdiri orang-orang yang telah mengalahkan binatang itu dan patungnya dan bilangan namanya. Pada mereka ada kecapi Allah. Why.15:2.

Sekarang sidang adalah militan. Sekarang kita diperlawankan dengan sebuah dunia di dalam kegelapan, yang hampir seluruhnya telah diserahkan kepada pemujaan berhala. Namun harinya akan tiba manakala pertempuran akan diperjuangkan, kemenangan diraih. Kehendak Allah harus dilaksanakan di bumi ini sebagaimana di surga. Bangsa-bangsa dari orang-orang yang diselamatkan akan mengetahui tidak ada hukum selain hukum yang berasal dari surga. Semuanya akan menjadi sebuah keluarga yang bahagia dan bersatu-padu, yang berpakaian jubah-jubah pujian dan syukur—pakaian kebenaran Kristus. Seluruh alam, dalam keindahannya yang melampaui batas, akan menyajikan kepada Allah sebuah penghargaan pujian dan pemujaan. Dunia akan dimandikan dalam sinar surga. Sinar bulan akan seperti sinar matahari, dan sinar matahari akan menjadi tujuh kali lipat lebih terang daripada sinarnya sekarang. Tahun demi tahun akan berlalu dalam kegembiraan. Di atas pemandangan itu bintang-bintang fajar akan bernyanyi bersama, dan anak-anak Allah akan bersorak kegirangan, sedangkan Allah dan Kristus akan bersatu dalam menyerukan, “Tidak akan ada lagi dosa, juga tidak akan ada lagi kematian.”…. 358.1
Berdirilah di ambang batas keabadian dan dengarlah sambutan ramah yang diberikan kepada mereka yang dalam hidup ini telah bekerja-sama dengan Kristus, dengan menganggap hal itu sebagai sebuah hak istimewa dan suatu kehormatan untuk menderita demi kepentinganNya. Bersama para malaikat, mereka melemparkan mahkota-mahkota mereka pada kaki Sang Penebus itu, sambil berseru, “Anak Domba yang disembelih itu layak untuk menerima kuasa, dan kekayaan, dan hikmat, dan kekuatan, dan hormat, dan kemuliaan, dan puji-pujian! ….Bagi Dia yang duduk di atas takhta dan bagi Anak Domba, adalah puji-pujian dan hormat dan kemuliaan dan kuasa sampai selama-lamanya.” Wahyu 5:12, 13. 358.2
Di sanalah orang-orang tebusan itu menyalami mereka yang telah mengarahkan mereka kepada Sang Juruselamat yang ditinggikan itu. Mereka bersatu dalam memuji Dia yang telah wafat agar umat manusia boleh memiliki hidup yang seukuran dengan hidup Allah. Pertentangan berakhir. Segala kesengsaraan dan kesusahan berakhir. Nyanyian-nyanyian kemenangan memenuhi seluruh surga, tatkala orang-orang tebusan itu berdiri di sekitar takhta Allah. Semuanya menyuarakan alunan yang menggembirakan, “Mulialah Anak Domba yang telah disembelih dan telah menebus kita kepada Allah. 358.3

17 Desember – Ganjaran Yang Tidak Diharapkan
Kamu tahu, bahwa setiap orang, baik hamba, maupun orang merdeka, kalau ia telah berbuat sesuatu yang baik, ia akan menerima balasannya dari Tuhan. Efesus 6:8.

Di dalam kehidupan ini pekerjaan kita bagi Allah seringkali kelihatannya hampir sia-sia. Usaha-usaha kita untuk berbuat baik mungkin saja sudah sungguh-sungguh dan tekun, namun demikian kita bisa saja tidak diperbolehkan untuk melihat hasil-hasilnya. Kepada kita usaha tersebut mungkin kelihatan menjadi lenyap. Tetapi Sang Juruselamat menjamini kita bahwa pekerjaan kita dicatat di surga, dan bahwa ganjaran itu tidak bisa jatuh. 359.1
Janda miskin itu yang telah memasukkan dua peser ke dalam perbendaharaan Tuhan hanya sedikit tahu akan apa yang sedang ia lakukan. Teladannya akan pengorbanan-diri telah beraksi dan bereaksi atas ribuan hati di setiap negeri dan setiap usia. Ia itu telah membawa kepada perbendaharaan Allah karunia-karunia dari kalangan yang tinggi dan rendah, dari orang yang kaya dan yang miskin. Ia itu telah membantu untuk mempertahankan tugas misi, untuk membangun rumah-rumah sakit, untuk memberi makan orang-orang lapar, memberi pakaian orang-orang yang telanjang, menyembuhkan yang sakit, dan mengabarkan injil kepada orang-orang miskin. Banyak orang yang telah diberkati melalui perbuatannya yang tidak egois itu. Dan pekerjaan dari semua bidang pengaruh ini, dalam hari Allah nanti, ia akan diperbolehkan untuk saksikan. Demikian juga dengan hadiah berharga dari Maria kepada Sang Juruselamat itu. Berapa banyak yang telah diilhami untuk mencintai pelayanan oleh kenangan akan kotak marmer putih yang telah rusak itu! Dan bagaimana ia (Maria) akan bersukaria sebagaimana ia menyaksikan semuanya ini! 359.2
“Sesungguhnya Aku berkata kepada kamu,” Kristus nyatakan, “Di mana saja injil ini diberitakan di seluruh dunia, apa yang dilakukannya ini akan disebut juga untuk mengingat dia.” Melihat ke masa depan, Sang Juruselamat telah mengatakan dengan pasti sehubungan dengan injilNya. Ia itu telah dikotbahkan ke seluruh dunia. Dan sejauh injil disebarkan, hadiah Maria itu akan menebarkan keharumannya, dan hati banyak orang akan diberkati melalui tindakannya yang tidak terpelajar itu. Kerajaan-kerajaan akan bangkit dan jatuh; nama-nama para raja dan para penakluk akan dilupakan; tetapi perbuatan perempuan ini akan abadi dalam lembaran-lembaran sejarah yang suci. Hingga waktu menjadi tiada lagi, kotak marmer putih yang telah rusak itu akan menceritakan kisah dari cinta yang limpah milik Allah bagi umat yang telah jatuh. 359.3
Setiap dorongan Roh Kudus yang menuntun manusia kepada kebajikan dan kepada Allah dicatat di dalam buku-buku surga, dan dalam hari Allah setiap orang yang telah menyerahkan dirinya sendiri sebagai alat bagi pekerjaan Roh Kudus akan diperbolehkan untuk menyaksikan apa yang telah ditempa oleh hidupnya. 359.4

December 16 – The Church Triumphant
I saw as it were a sea of glass mingled with fire: and them that had gotten the victory over the beast, and over his image, and over his mark, and over the number of his name, stand on the sea of glass, having the harps of God. Rev. 15:2.
Now the church is militant. Now we are confronted with a world in darkness, almost wholly given over to idolatry. But the day is coming when the battle will have been fought, the victory won. The will of God is to be done on earth as it is done in heaven. The nations of the saved will know no other law than the law of heaven. All will be a happy, united family, clothed with the garments of praise and thanksgiving–the robe of Christ’s righteousness. All nature, in its surpassing loveliness, will offer to God a tribute of praise and adoration. The world will be bathed in the light of heaven. The light of the moon will be as the light of the sun, and the light of the sun will be sevenfold greater than it is now. The years will move on in gladness. Over the scene the morning stars will sing together, and the sons of God will shout for joy, while God and Christ will unite in proclaiming, “There shall be no more sin, neither shall there be any more death.”… 358.1
Stand on the threshold of eternity and hear the gracious welcome given to those who in this life have co-operated with Christ, regarding it as a privilege and an honour to suffer for His sake. With the angels, they cast their crowns at the feet of the Redeemer, exclaiming, “Worthy is the Lamb that was slain to receive power, and riches, and wisdom, and strength, and honour, and glory, and blessing…. Honour, and glory, and power, be unto Him that sitteth upon the throne, and unto the Lamb for ever and ever.” Revelation 5:12, 13. 358.2
There the redeemed ones greet those who directed them to the uplifted Saviour. They unite in praising Him who died that human beings might have the life that measures with the life of God.
The conflict is over. All tribulation and strife are at an end. Songs of victory fill all heaven, as the redeemed stand around the throne of God. All take up the joyful strain, “Worthy is the Lamb that was slain” and hath redeemed us to God. 358.3

December 17 – Unexpected Recompense
Whatsoever good thing any man doeth, the same shall he receive of the Lord. Eph. 6:8.
In this life our work for God often seems to be almost fruitless. Our efforts to do good may be earnest and persevering, yet we may not be permitted to witness their results. To us the effort may seem to be lost. But the Saviour assures us that our work is noted in heaven, and that the recompense cannot fail. 359.1
The poor widow who cast her two mites into the Lord’s treasury little knew what she was doing. Her example of self-sacrifice has acted and reacted upon thousands of hearts in every land and in every age. It has brought to the treasury of God gifts from the high and the low, the rich and the poor. It has helped to sustain missions, to establish hospitals, to feed the hungry, clothe the naked, heal the sick, and preach the gospel to the poor. Multitudes have been blessed through her unselfish deed. And the outworking of all these lines of influence she, in the day of God, will be permitted to see. So with Mary’s precious gift to the Saviour. How many have been inspired to loving service by the memory of that broken alabaster box! And how she will rejoice as she beholds all this! 359.2
“Verily I say unto you,” Christ declared, “Wheresoever this gospel shall be preached throughout the whole world, this also that she hath done shall be spoken of for a memorial of her.” Looking into the future, the Saviour spoke with certainty concerning His gospel. It was to be preached throughout the world. And as far as the gospel extended, Mary’s gift would shed its fragrance, and hearts would be blessed through her unstudied act. Kingdoms would rise and fall; the names of monarchs and conquerors would be forgotten; but this woman’s deed would be immortalized upon the pages of sacred history. Until time should be no more, that broken alabaster box would tell the story of the abundant love of God for a fallen race. 359.3
Every impulse of the Holy Spirit leading men to goodness and to God is noted in the books of heaven, and in the day of God everyone who has given himself as an instrument for the Holy Spirit’s working will be permitted to behold what his life has wrought. 359.4

Leave a Reply