KEWAJIBAN UTAMA UMAT ALLAH

July 10, 2017 - Stevanus S. Widjaja

“Awal perkataan yang keluar dari mulutnya adalah kebodohan, dan akhir bicaranya adalah kebebalan yang mencelakakan.” Pengkhotbah 10:13

Pagi ini saya share beberapa kutipan yang perlu diingat, diketahui dan dipraktekan oleh setiap umat Allah agar mereka berkenan dihadapan Tuhan di akhir zaman ini, seperti ditulis oleh Pena Inspirasi dibawah ini :

1. Umat Allah mutlak (harus) memiliki Integritas untuk mendapatkan kepercayaan

” Penampilan luar seseorang mungkin tidak menyenangkan , ia mungkin kurang dalam banyak hal , tetapi jika ia mempunyai reputasi kejujuran yang terus terang , ia akan dihormati . Integritas yang keras menutupi banyak sifat tabiat yang tidak menyenangkan . Seseorang yang teguh berpegang pada kebenaran akan mendapat kepercayaan semua orang. Tidak hanya saudara-saudaranya seiman yang mempercayainya, tetapi orang-orang yang tidak percaya pun akan terdorong untuk mengakuinya sebagai seorang yang terhormat. ” Lt 3, 1878.

2. Membuang jauh sifat iri hati karena iri hati membangkitkan kebencian

” Betapa kejahatan yang tidak diungkapkan yang dilakukan oleh sifat jahat tabiat ini dalam dunia kita ! Kebencian hati Saul sama dengan kebencian yang mengobarkan hati Kain terhadap saudaranya Habel, karena pekerjaan Habel adalah benar, dan Allah menghormatinya, dan pekerjaannya sendiri adalah kejahatan, dan Tuhan tidak memberkatinya. Iri hati adalah keturunan kesombongan, dan jika dipelihara di dalam hati, ia akan menimbulkan kebencian dan akhirnya balas dendam dan pembunuhan . Setan memamerkan tabiatnya dalam membangkitkan kemarahan Saul terhadap dia yang tidak pernah melakukan sesuatu yang buruk kepadanya. ” PP 651 (1890).

3. Berjuang keras untuk memenangkan peperangan Iman sebagai bukti pengikut Kristus

” Setiap orang mempunyai kebiasaan-kebiasaan yang korup dan penuh dosa yang harus dikalahkan dengan peperangan sengit . Setiap jiwa diharuskan melakukan peperangan iman . Jika seseorang adalah pengikut Kristus, ia tidak boleh kasar dalam hubungan , tidak yt keras hati , sama sekali tanpa simpati . Ia tidak boleh kasar dalam pembicaraan . Ia tidak boleh memegahkan diri dan menganggap dirinya lebih berharga . Ia tidak boleh memaksa atau bersifat menguasai , atau menggunakan kata-kata kasar, mencela dan mengutuki. ” MS 16, 1890. (6BC 1111).

4. Mengalahkan diri sendiri sebagai proses pembentukan tabiat yang menyerupai Kristus

” Tabiat dibentuk oleh peperangan sengit dengan diri sendiri . Pertentangan demi pertentangan harus diikutsertakan melawan kecenderungan yang diwarisi. Kita harus mengkritik diri kita secara ketat dan tidak membiarkan satu pun sifat yang tidak baik tetap tinggal tanpa diperbaiki. ” COL 331 (1900).

Kiranya Tuhan memberkati semua umat Allah yang menantikan kedatangan Yesus kedua kali…. 🙏🙏🙏

Leave a Reply