Koalisi Surga-Dunia

Koalisi adalah sebuah kata yang bagus dan baik.  Koalisi menunjukkan kebersamaan untuk mencapai tujuan yang sama.  Koalisi seharusnya saling menghargai dan menghormati teman sesama anggota koalisi.  Koalisi bahkan seharusnya bersedia berkorban jika hal itu diperlukan untuk mencapai tujuan bersama.  Lalu mengapa di tengah jalan bisa terjadi perpecahan koalisi?  Kenapa heran?  Bukankah dalam politik tidak ada teman yang abadi? Yang ada hanyalah kepentingan yang abadi.  Dan kepentingan itu tidak jauh dari UUD (ujung-ujungnya duit) karena sudah dinubuatkan bahwa di hari-hari terakhir manusia akan mementingkan dirinya sendiri dan menjadi hamba uang.

Kita tidak perlu kecewa melihat semuanya itu.  Karena semua itu hanyalah bagian dari sandiwara kehidupan di dunia yang fana.  Tetapi yang terutama adalah karena masih ada satu lagi koalisi yang sungguh bagus, baik dan benar.  Koalisi surga-dunia yang tidak mementingkan diri.  Bahkan untuk pembentukan koalisi ini, Seorang yang tidak berdosa bersedia mengorbankan Diri-Nya dan menyediakan jembatan penghubung antara dua pihak yang sempat terpisah.  Mungkin kita tidak peduli dengan apa yang akan terjadi dengan koalisi yang sekarang ada di pemerintahan karena kita juga bukan politisi.  Tetapi terhadap koalisi surga-dunia ini kita tidak boleh masa bodoh.  Tidak bisa berdiri di pagar.  Kita harus ikut dalam koalisi, kalau tidak berarti kita menjadi oposisi.

Setelah menyaksikan bagaimana koalisi dunia ternyata bisa berantakan dan terkesan saling menjegal, kita tidak perlu takut untuk menjadi bagian dari koalisi surga-dunia.  Karena koalisi surga-dunia ini justru dibentuk untuk kepentingan kita, untuk menyelamatkan (bail-out) kita.  Berapa besar nilai untuk bail-out itu?  Tentu saja bukan Rp. 6,7 triliun.  Jumlahnya tidak ternilai karena dibayar dengan darah yang kudus, diberikan bukan sebagai FPJP (fasilitas pendanaan jangka pendek) tetapi sebagai pemberian cuma-cuma untuk selama-lamanya.

Koalisi dunia dibentuk untuk mendukung pemerintah agar programnya dapat berjalan dan menjalani masa baktinya dengan baik.  Koalisi surga-dunia dibentuk bukan untuk mendukung Penguasa semesta alam karena rencana-Nya pasti berjalan dan selesai pada waktunya, tetapi justru untuk menolong kita agar dapat menjalani hidup ini dengan benar.  Lalu apa bagian kita dalam koalisi surga-dunia?  Tunjukkan kepada partai oposisi (baca: Setan) bahwa kita tidak punya agenda tersembunyi kecuali ingin menunjukkan kesetiaan kita kepada-Nya dan hidup sesuai aturan-Nya.  Selamat berkoalisi dengan Raja di atas segala raja dan Tuhan di atas segala tuan.

-Team Editorial WAO

Leave a Reply