Lihat Anak Domba Allah

April 18, 2013 - Ellen G. White

19 April – “Lihatlah Anak Domba Allah”
“Lihatlah Anak Domba Allah, yang menghapus dosa dunia.” Yohanes 1:29.

Yohanes secara alami mempunyai kesalahan-kesalahan dan kelemahan-kelemahan yang lazim bagi kemanusiaan; tetapi sentuhan cinta ilahi telah mengubah dia. Ketika, setelah pelayanan Kristus mulai, murid-murid Yohanes datang kepadanya dengan keluhan bahwa semua orang mengikuti Sang Guru yang baru itu, Yohanes menunjukkan secara jelas bagaimana dia memahami hubungannya dengan Mesias, dan betapa dia dengan senang menyambut Seorang yang bagiNya dia telah mempersiapkan jalan. 117.1
“Tidak ada seorangpun yang dapat mengambil sesuatu bagi dirinya,” katanya, “kalau tidak dikaruniakan kepadanya dari sorga. Kamu sendiri dapat memberi kesaksian, bahwa aku telah berkata: “Aku bukan Mesias, tetapi aku diutus untuk mendahuluiNya…….. Dan sekarang sukacitaku itu penuh. Ia harus makin besar, tetapi aku harus makin kecil.” Yohanes 3:27-30. 117.2
Melihat dengan iman kepada Sang Penebus, Yohanes telah naik pada ketinggian akan penolakan diri sendiri. Dia berjuang bukan untuk menarik orang-orang kepada dirinya sendiri, tetapi untuk mengangkat pikiran mereka lebih tinggi dan lebih tinggi lagi hingga mereka dapat beristirahat pada Anak Domba itu. Dirinya sendiri hanyalah sebuah suara, sebuah seruan di padang gurun. Sekarang dengan sukacita dia menerima keheningan dan kegelapan, agar mata semua orang boleh diarahkan kepada Terang kehidupan itu. 117.3
Mereka yang benar pada panggilan mereka sebagai pembawa pesan bagi Allah tidak akan mencari kehormatan untuk diri mereka sendiri. Cinta untuk diri sendiri akan ditelan di dalam cinta untuk Kristus. Mereka akan menyadari bahwa adalah pekerjaan mereka untuk mengabarkan, sebagaimana telah diperbuat oleh Yohanes Pembaptis: “Lihatlah Anak Domba Allah, yang menghapus dosa dunia.” Yohanes 1:29. Mereka akan meninggikan Yesus, dan bersama Dia kemanusiaan akan diangkat….. 117.4
Jiwa nabi itu, yang telah dikosongkan dari diri sendiri, diisi dengan terang dari Yang Ilahi…. Dia membawakan kesaksian pada kemuliaan Sang Juruselamat…… Dalam kemuliaan Kristus ini, semua pengikutNya harus berbagi……. Kita bisa menerima terang surga hanya karena kita berkehendak mengosongkan diri kita sendiri. Kita bisa melihat tabiat Allah dan menerima Kristus dengan iman, hanya karena kita mengizinkan untuk menawan setiap pikiran pada kepatuhan akan Kristus. Kepada semua orang yang melakukan hal ini, Roh Kudus diberikan tanpa batas. Di dalam Kristus “berdiam secara jasmaniah seluruh kepenuhan ke-Allahan, dan kamu telah dipenuhi di dalam Dia…..” Kolose 2:9,10. 117.5

April 19 – “Behold the Lamb of God”
Behold the Lamb of God, which taketh away the sin of the world. John 1:29.
John had by nature the faults and weaknesses common to humanity; but the touch of divine love had transformed him. When, after Christ’s ministry began, the disciples of John came to him with the complaint that all men were following the new Teacher, John showed how clearly he understood his relation to the Messiah, and how gladly he welcomed the One for whom he had prepared the way. 117.1
“A man can receive nothing,” he said, “except it be given him from heaven. Ye yourselves bear me witness, that I said, I am not the Christ, but that I am sent before him. . . . This my joy therefore is fulfilled. He must increase, but I must decrease.” John 3:27-30. 117.2
Looking in faith to the Redeemer, John had risen to the height of self-abnegation. He sought not to attract men to himself, but to lift their thoughts higher and still higher, until they should rest upon the Lamb of God. He himself had been only a voice, a cry in the wilderness. Now with joy he accepted silence and obscurity, that the eyes of all might be turned to the Light of life. 117.3
Those who are true to their calling as messengers for God will not seek honour for themselves. Love for self will be swallowed up in love for Christ. They will recognize that it is their work to proclaim, as did John the Baptist: “Behold the Lamb of God, which taketh away the sin of the world.” John 1:29. They will lift up Jesus, and with Him humanity will be lifted up. . . . 117.4
The soul of the prophet, emptied of self, was filled with the light of the Divine. . . . He bore witness to the Saviour’s glory. . . . In this glory of Christ, all His followers are to share. . . . We can receive of heaven’s light only as we are willing to be emptied of self. We can discern the character of God, and accept Christ by faith, only as we consent to the bringing into captivity of every thought to the obedience of Christ. To all who do this, the Holy Spirit is given without measure. In Christ “dwelleth all the fullness of the Godhead bodily. And ye are complete in him.” Col. 2:9, 10. 117.5

Leave a Reply