Masa Kesusahan Seperti Yang Belum Pernah Ada

Pada waktu itu juga akan muncul Mikhael, pemimpin besar itu, yang akan mendampingi anak-anak bangsamu; dan akan ada suatu waktu kesesakan yang besar, seperti yang belum pernah terjadi sejak ada bangsa-bangsa sampai pada waktu itu. Tetapi pada waktu itu bangsamu akan terluput, yakni barangsiapa yang didapati namanya tertulis dalam Kitab itu. Daniel 12:1.

Ketika pekabaran malaikat ketiga berakhir, belaskasihan tiada akan lagi dimohonkan bagi para penduduk yang bersalah di bumi ini. Umat Allah telah menyelesaikan pekerjaan mereka. Mereka telah menerima “hujan akhir”, “penyegaran” …… dari hadirat Tuhan,” dan mereka dipersiapkan untuk jam pencobaan yang terbentang di hadapan mereka. Para malaikat bergegas ke sana kemari di dalam surga. Seorang malaikat kembali dari bumi mengumumkan bahwa pekerjaannya telah selesai dilakukan; ujian terakhir telah dibuat di dunia ini, dan semua orang yang membuktikan diri mereka sendiri setia kepada undang-undang ilahi telah menerima “meterai Allah yang hidup”. Lalu Yesus menghentikan tugas pengantaraanNya di tempat kudus di surga. Dia mengangkat kedua tanganNya dan dengan sebuah seruan berkata, “Sudah terlaksana.”…. 265.1
Ketika Dia meninggalkan tempat kudus itu, kegelapan menyelubungi para penduduk bumi. Dalam masa yang menakutkan itu orang-orang benar harus hidup dalam pandangan Allah yang suci tanpa seorang perantara. Pengekangan yang dibebankan pada orang-orang jahat telah dihapus, dan Setan memegang kendali sepenuhnya atas orang-orang yang pada akhirnya tidak mau bertobat. Penderitaan berkepanjangan dari Allah telah berakhir. Dunia telah menolak belaskasihNya, meremehkan cintaNya, dan menginjak-injak hukumNya. Orang-orang jahat telah melampaui batas kemurahan untuk mereka; Roh Allah, yang selalu ditolak, akhirnya ditarik kembali. Tanpa diteduhkan oleh karunia ilahi, mereka tidak memiliki perlindungan dari si jahat. Setan akan melemparkan para penduduk bumi ke dalam satu kesusahan besar yang terakhir. Setelah para malaikat Allah berhenti menahan angin-angin sengit hasrat manusia, semua unsur pertengkaran akan dibiarkan lepas. Seluruh dunia akan terlibat dalam keruntuhan yang lebih dahsyat daripada keruntuhan yang dulu terjadi di kota Jerusalem. 265.2
Hanya mereka yang tangan-tangannya bersih dan hatinya suci akan bertahan di dalam masa pencobaan….. Sekarang adalah waktunya, sementara empat malaikat sedang menahan keempat angin itu, untuk membuat panggilan dan pilihan kita menjadi pasti. 265.3

15 September – Keempat Angin itu Dilepaskan
Katanya: “Janganlah merusakkan bumi atau laut atau pohon-pohon sebelum kami memeteraikan hamba-hamba Allah kami pada dahi mereka!” Wahyu 7:3.

Para malaikat sedang mengikat bumi untuk menangkal tuntutan supremasi Setan atas bumi ini yang disebabkan oleh meluasnya jumlah para pengikutnya. Kita tidak mendengar suara-suara, tidak melihat pekerjaan para malaikat ini dengan penglihatan alamiah, tetapi tangan-tangan mereka melintang mengitari bumi, dan dengan kewaspadaan penuh tanpa pernah tidur mereka sedang menghalau serdadu-serdadu Setan ke laut hingga selesainya pemeteraian umat Allah. 266.1
Yohanes melihat unsur-unsur alam—gempa bumi, angin topan, dan pertentangan politik—yang dilambangkan oleh angin-angin itu sedang ditahan oleh keempat malaikat itu. Angin-angin ini tetap berada di bawah pengendalian hingga Allah memerintahkan untuk melepaskannya. Selama itu amanlah umat Allah. Para malaikat Allah melakukan kehendakNya, menahan angin-angin bumi itu, sehingga angin-angin tersebut tidak menghembus bumi, laut, maupun pohon, hingga hamba-hamba Allah dimeteraikan pada dahi mereka. 266.2
Masa sekarang adalah sebuah masa peluapan kepentingan kepada semua makhluk hidup. Para pejabat dan negarawan, orang-orang yang menduduki posisi-posisi kepercayaan dan kewenangan, para pria dan wanita pemikir di semua tingkatan masyarakat, sedang memusatkan perhatian mereka pada kejadian-kejadian yang menyangkut kepentingan kita. Mereka mengawasi hubungan-hubungan yang tegang di antara bangsa-bangsa. Mereka mengamati intensitas pergerakan yang sedang melucuti setiap unsur bumi, dan mereka menyadari bahwa sesuatu yang besar dan pasti akan segera terjadi—bahwa dunia ini berada di ambang sebuah krisis yang luar biasa. 266.3
Para malaikat sekarang sedang menahan angin-angin pertentangan hingga dunia diamarkan akan kedatangan malapetakanya; tetapi sebuah badai sedang mengumpulkan kekuatan, siap untuk dihembuskan ke bumi, dan ketika Allah akan memerintahkan para malaikat melepaskan angin-angin itu, akan tampak sebuah pemandangan pertentangan yang sedemikian hebat yang tidak dapat dilukiskan dengan pena…. 266.4
Sebuah masa kelegaan telah dan sedang diberikan dengan penuh kemurahan oleh Allah bagi kita saat ini. Setiap kuasa yang diberikan surga kepada kita harus digunakan dalam pekerjaan yang ditugaskan kepada kita oleh Tuhan untuk mengamarkan mereka yang sedang binasa tanpa sepengetahuan mereka. Amaran itu harus disuarakan di seluruh dunia…….. Sebuah pekerjaan besar harus dilaksanakan, dan pekerjaan ini telah dipercayakan kepada mereka yang mengetahui kebenaran masa kini. 266.5

September 14 – A Time of Trouble Such as Never Was
And at that time shall Michael stand up, the great prince which standeth for the children of thy people: and there shall be a time of trouble, such as never was since there was a nation even to that same time: and at that time thy people shall be delivered, every one that shall be found written in the book. Dan. 12:1.
When the third angel’s message closes, mercy no longer pleads for the guilty inhabitants of the earth. The people of God have accomplished their work. They have received “the latter rain,” “the . . . refreshing . . . from the presence of the Lord,” and they are prepared for the trying hour before them. Angels are hastening to and fro in heaven. An angel returning from the earth announces that his work is done; the final test has been brought upon the world, and all who have proved themselves loyal to the divine precepts have received “the seal of the living God.” Then Jesus ceases His intercession in the sanctuary above. He lifts His hands and with a loud voice says, “It is done.” . . . 265.1
When He leaves the sanctuary, darkness covers the inhabitants of the earth. In that fearful time the righteous must live in the sight of a holy God without an intercessor. The restraint which has been upon the wicked is removed, and Satan has entire control of the finally impenitent. God’s long-suffering has ended. The world has rejected His mercy, despised His love, and trampled upon His law. The wicked have passed the boundary of their probation; the Spirit of God, persistently resisted, has been at last withdrawn. Unsheltered by divine grace, they have no protection from the wicked one. Satan will then plunge the inhabitants of the earth into one great, final trouble. As the angels of God cease to hold in check the fierce winds of human passion, all the elements of strife will be let loose. The whole world will be involved in ruin more terrible than that which came upon Jerusalem of old. 265.2
Those only who have clean hands and pure hearts will stand in that trying time. . . . Now is the time, while the four angels are holding the four winds, to make our calling and election sure. 265.3

September 15 – The Four Winds Loosed
Hurt not the earth, neither the sea, nor the trees, till we have sealed the servants of our God in their foreheads. Rev. 7:3.
Angels are belting the world, refusing Satan his claims to supremacy, made because of the vast multitude of his adherents. We hear not the voices, we see not with the natural sight the work of these angels, but their hands are linked about the world, and with sleepless vigilance they are keeping the armies of Satan at bay till the sealing of God’s people shall be accomplished. 266.1
John sees the elements of nature–earthquake, tempest, and political strife–represented as being held by four angels. These winds are under control until God gives the word to let them go. There is the safety of God’s church. The angels of God do His bidding, holding back the winds of the earth, that the winds should not blow on the earth, nor on the sea, nor on any tree, until the servants of God should be sealed in their foreheads. 266.2
The present is a time of overwhelming interest to all living. Rulers and statesmen, men who occupy positions of trust and authority, thinking men and women of all classes, have their attention fixed upon the events taking place about us. They are watching the strained, restless relations that exist among the nations. They observe the intensity that is taking possession of every earthly element, and they realize that something great and decisive is about to take place–that the world is on the verge of a stupendous crisis. 266.3
Angels are now restraining the winds of strife, until the world shall be warned of its coming doom; but a storm is gathering, ready to burst upon the earth, and when God shall bid His angels loose the winds, there will be such a scene of strife as no pen can picture. . . . 266.4
A moment of respite has been graciously given us of God. Every power lent us of heaven is to be used in doing the work assigned us by the Lord for those who are perishing in ignorance. The warning message is to be sounded in all parts of the world. . . . A great work is to be done, and this work has been entrusted to those who know the truth for this time. 266.5

Leave a Reply