Memperkenalkan buku: “Left Behind Deception”

418qs6n7bnl-_sx280_bo1204203200_

Apakah yang disampaikan di dalam seri novel “Left Behind” (Yang Tertinggal)?

(Diambil dari Pendahuluan buku “Left Behind Deception”, oleh Steve Wohlberg).
“Left Behind Deception” adalah buku yang dikarang oleh Steve Wohlberg sebagai tanggapan atas novel berseri berjudul “Left Behind” karangan Tim Lahaye dan Jerry Jenkins.-red
Di radio, televisi, internet/ jaringan dunia, dan tempat-tempat lainnya yang tidak terhitung, umat Kristiani saat ini sedang membicarakan sebuah buku yang sangat laku terjual (best selling book) yaitu “Left Behind” – yang berisi tentang nubuatan Alkitab, bangkitnya Antikris, dan akhir jaman. Semua bermula pada tahun 1995 ketika “Left Behind” pertama kali memasuki toko-toko buku. Pengarangnya, pelajar Alkitab Tim LaHaye dan penulis Jerry Jenkins, memimpikan bahwa “Barnes & Noble” akhirnya menjadikan “Left Behind” sebagai satu dari 10 buku-buku terkenal di abad ke-20 (one of the top ten best selling books). Karena peluncurannya yang sukses dan meledak, pengarangnya memutuskan untuk mengembangkan proyek tersebut menjadi 12 buku yang berurutan. Yang mengherankan, buku-buku tersebut akhir-akhir ini meroket dan dimasukkan dalam daftar “best seller” oleh New York Times, Wall Street Journal, dan USA Today, dan mengakibatkan LaHaye serta Jenkins di interview oleh Larry King Live. Novel-novel tersebut dijuluki “Seri fiksi Kristen yang paling sukses”. Tanggal 2 Pebruari 2001, Film “Left Behind” dipertontonkan di gedung-gedung bioskop di seluruh Amerika Serikat.
Buku-buku tersebut berisi novel fiksi yang memberikan gambaran yang mempesonakan tentang apa yang dipercaya banyak orang , akan muncul pada “akhir dunia” ketika nubuatan-nubuatan Alkitab dalam buku Wahyu digenapi.

Novel Left Behind dimulai dengan lenyapnya jutaan orang Kristen secara tiba-tiba (peristiwa ini disebut Pengangkatan/Rapture). Umat manusia yang tersisa, yang tertinggal, dikejutkan oleh keadaan dunia yang kacau balau. Mobil-mobil tanpa pengemudi bertabrakan, pesawat tanpa pilot hancur bertubrukan, dan kepanikan universal melanda dunia sebagai akhir dari periode nubuatan yang disebut “Masa kesukaran/tribulasi”. Ditengah-tengah kekacauan yang tak terbayangkan, manusia misterius Nicolae Carpathia, mewakili Antikris, bangkit menjadi pemimpin dunia dengan menjanjikan kedamaian. Carpathia mengambil alih Amerika Serikat dan dengan cepat mendirikan satu pemerintahan dunia. Namun tidak semua orang mau menjadi pengikutnya. Sekelompok umat Kristen baru, menyebut diri mereka “Tribulation Force”, menyadari penyamaran Nicolae dan bertekad melawan kekuatan hipnotisnya. Akhirnya, sebagai usaha terakhir untuk mengontrol seluruh dunia, Carpathia membuat alat untuk mengetest kesetiaan seseorang – suatu biochip berteknologi tinggi yang ditanamkan pada dahi dan tangan semua orang (disebut Tanda Binatang).

Sesungguhnya, “Left Behind dipenuhi dengan kejutan, aksi (action) dan petualangan” (dikutip dari sampul video dari film LEFT BEHIND). Baik dalam buku maupun film, diceritakan mengenai kehidupan beberapa orang yang tertinggal dalam peristiwa Pengangkatan, mereka terpaksa untuk bertahan melawan Antikris dan tandanya yang mematikan itu. Meskipun Left Behind adalah khayalan, ia mempunyai kekuatan tersembunyi untuk menyatakan “kebenaran” (yang dianggap benar -red) Alkitab. Komentar-komentar positif banyak bermunculan: “LEFT BEHIND: merupakan Filem yang sangat bagus dalam menggambarkan apa yang menurut Alkitab akan terjadi dalam peristiwa Pengangkatan” (Dr. Bill Bright, Presiden dari Campus Crusade of Christ – di Indonesia lembaga ini dikenal sebagai Lembaga Pelayanan Mahsiawa Indonesia/LPMI -red). “Film ini ditulis dengan penuh kepekaan, diarahkan/disutradarai, diperankan dan diproduksi dengan baik. Saya merasa film ini adalah benar-benar satu dari yang amat terbaik dari produksi film Kristen yang pernah dibuat” (Pat Boone, aktor).

Si pengarang buku, LaHaye dan Jenkins dengan tulus mengharapkan untuk menggugah para pembacanya agar segera memilih Yesus Kristus, sehingga mereka dapat pergi ke surga pada saat Pengangkatan, terhindar dari masa kesukaran, dan tidak usah menghadapi Antikris beserta tandanya. Tidak diragukan bahwa jutaan hati telah tersentuh oleh proyek ini, orang-orang tersebut telah terpengaruh untuk memberikan hidup mereka kepada Yesus Kristus, dan umat Kristen dimana saja telah dibawa untuk memikirkan lebih serius mengenai hari-hari akhir jaman dan kedatangan Tuhan. Bahkan orang muda juga dijamah melalui versi khusus dari buku Left Behind yang dibuat untuk anak-anak, yang termasuk peralatan bawah tanah untuk bertahan dalam masa kesukaran (Tribulation Force Undergroud Kit).

Meskipun produser film “Left Behind” adalah seorang Kristen yang tulus, bagaimanapun, kami merasa perlu untuk menanyakan dengan serius pertanyaan ini: Dibalik dari ketegangan kisah yang terkenal dan menakjubkan ini, adakah kemungkinan adanya sesuatu yang tidak benar? Dapatkah focus dari buku Left Behind ini terhadap hilangnya orang banyak, juga menghilangkan kebenaran-kebenaran penting dalam Alkitab? Bahkan yang lebih parah, dapatkah awan penipuan yang tak terbayangkan menutupi dunia kekristenan? Tujuan dari buku ini adalah untuk melihat lebih dekat apa yang Tuhan katakan mengenai Pengangkatan (rapture) dan Antikris. Kita ingin menemukan apakah kebenaran-kebenaran penting dalam Alkitab telah ditinggalkan.

Baca lanjutannya : Pokok Persoalan dalam novel “Left Behind”

Lihat juga :
Israel, Gereja dan Kitab Wahyu
Seluruh Israel akan Diselamatkan ?
Siapakah Antikris itu ?
Kedatangan Kristus ke-2, seperti Pencuri ?
Asal doktrin Pengangkatan Rahasia (Secret Rapture)
Yang Satu Dibawa, Yang Lain Ditinggalkan

Sekilas Sejarah: PENGANGKATAN SECARA RAHASIA (SECRET RAPTURE)
Fransisco Ribera, seorang tokoh gereja abad pertengahan (sebelum reformasi Protestan) menghadapi masalah. Dilema ini bukanlah masalah pribadi, tetapi masalah dari organisasi gereja pada jaman dia hidup. Reformasi Protestan telah membuat terobosan serius ke dalam ajaran-ajaran tradisional gereja yang dapat membahayakan organisasi gereja saat itu. Yang patut dicatat, para Reformator menerapkan nubuatan-nubuatan Daniel mengenai Antikris terhadap gereja abad pertengahan.

Menyadari kepercayaan dari Protestan ini, sekelompok imam Yesuit (suatu kelompok rahasia dari gereja Katholik) merencanakan untuk meruntuhkan doktrin ini dengan ide futuristik, suatu taktik melawan reformasi.

Dimana banyak dari reformator Protestan, seperti Luther, Calvin, dan Knox, mengajarkan bahwa binatang dalam Wahyu 13 menunjuk kepada gereja pada abad pertengahan, Ribera mengajarkan bahwa nubuatan binatang dan tanda yang menyertainya bukanlah terjadi pada masa lampau atau pada saat ini, namun sebagai gantinya dikatakan bahwa binatang itu tidak akan mengungkapkan dirinya sampai pada masa “akhir jaman”.

Menurut Ribera, orang-orang Yahudi akan bertobat pada saat itu. Kemudian, sebagai sisa yang tetap memelihara perintah-perintah Tuhan, bangsa Yahudi akan mengalahkan si binatang dan Antikris dan mengetahui apa yang mewakili tanda dari si binatang itu. Ribera juga mengajarkan bahwa Wahyu pasal 4 sampai 18 akan digenapi pada masa depan nanti, sekali lagi “pada akhir jaman”. Dengan cara ini, maka terhindar organisasi gereja (katholik) dari tuduhan sebagai antikris.

Pengajaran futuristik Ribera ini segera tersebar di Inggris, dipromosikan besar-besaran oleh seorang Kardinal Bellarmine. John Darby, seorang pendeta Protestan, yang juga adalah murid Ribera, juga menerima pengajaran ini dan mulai mempropagandakan ide-ide Ribera. Pada tahun 1830, salah satu anggota jemaat dari pendeta Darby ini, bernama Margaret McDonnald mengalami kesurupan (trance) dan bernubuat bahwa Yesus dapat datang kapan saja untuk mencuri dan membawa umatNya. Margaret mengatakan bahwa peristiwa ini akan merupakan permulaan dari “akhir jaman”. Meskipun Margaret McDonnald seorang Protestan, namun ia mendukung teori Ribera.*

Sedangkan John Darby, yang menerima penglihatan Margaret sebagai persetujuan /pengesahan dari Allah, menyatukan penglihatan tersebut dengan pengajaran Ribera, dan membawa teori yang disatukan tersebut ke Amerika Serikat. Meskipun ide-ide Darby ini pada awlnya kurang diterima oleh denominasi-denominasi utama di Amerika Serikat, dengan berlalunya waktu, pengajaran itu merangkak masuk dan menyapu hampir setiap denominasi Kekristenan! Begitu hebatnya, sampai ajaran pengangkatan secara rahasia ini merupakan salah satu dogma yang menyolok bagi sebagian gereja.

Sangat mengherankan bahwa pengajaran ini sudah tersebar luas dan dipercayai serta dikotbahkan oleh banyak pendeta-pendeta Protestan, terutama bahwa pengajaran ini sebetulnya untuk menghapus pandangan reformator Protestan terhadap gereja abad pertengahan yang dituduh sebagai Antikris, binatang dalam Wahyu 13. Seperti yang telah kami perlihatkan, ada beberapa masalah yang serius dalam pengajaran tentang pengangkatan rahasia ini.

Tentu saja, untuk menyingkapkan dan memecahkan masalah ini perlu studi yang teliti terhadap teks-teks yang digunakan oleh ajaran yang populer tersebut. Sehubungan dengan ini, bacalah artikel selanjutnya “Yang Seorang Akan Dibawa dan Yang Lain Ditinggalkan”

Diterjemahkan dari: Bibleinfo.com: A Short History of the Secret Rapture

Sumber Dianweb.org

Leave a Reply