Menempa Sebuah Kualitas Jiwa

August 3, 2013 - Ellen G. White

Baik gewang, baik hablur, tidak terhitung lagi; memiliki hikmat adalah lebih baik daripada mutiara. Ayub 28:18.

Sebuah karakter yang dibentuk seturut kesamaan ilahi adalah harta satu-satunya yang dapat kita bawa dari dunia ini ke dunia akhirat nanti. Mereka yang berada di bawah bimbingan Kristus di dunia ini akan memperoleh pencapaian ilahi untuk mereka bawa ke rumah-rumah mereka di surga. Dan di surga kita secara terus-menerus menyempurnakan diri…… 223.1
Kemampuan mental dan sifat jenius bukanlah karakter, sebab hal-hal ini seringkali dimiliki oleh mereka yang karakternya sangat bertentangan dengan orang-orang yang memiliki karakter yang baik. Reputasi atau nama baik bukanlah karakter. Karakter yang benar adalah kualitas jiwa, yang mengungkapkan dirinya sendiri dalam perilaku. 223.2
Sebuah karakter yang baik adalah modal yang lebih berharga daripada emas atau perak. Ia itu tidak dipengaruhi oleh kepanikan atau kegagalan, dan suatu hari nanti ketika harta duniawi dimusnahkan, karakter yang baik itu akan membawa kekayaan. Integritas, keteguhan, dan ketabahan adalah kualitas yang harusnya dipelihara dengan sungguh-sungguh; sebab mereka mengenakan bagi pemiliknya sebuah kekuatan yang sangat menarik—sebuah kekuatan yang membuatnya kuat untuk melakukan hal-hal yang baik, kuat untuk mengusir yang jahat, dan kuat untuk menghadapi kesulitan. 223.3
Kekuatan karakter terdiri atas dua hal—kekuatan untuk berkehendak dan kekuatan pengendalian diri. Banyak kesalahan kaum muda adalah keinginan yang kuat dan tidak terkendalikan untuk kekuatan karakter; tetapi yang benar adalah bahwa siapa yang dikuasai oleh hawa nafsunya adalah orang yang lemah. Kebesaran dan keluhuran yang sesungguhnya dari manusia adalah diukur dari kekuatan-kekuatannya untuk menaklukkan perasaan-perasaannya, bukannya perasaan-perasaannya yang menundukkan dia. Orang yang paling kuat adalah dia yang akan menahan amarah dan mengampuni musuh-musuhnya, walaupun dia sensitif pada perlakuan kejam. 223.4
Seandainya dianggap perlu bahwa orang muda memiliki karakter yang indah dan sifat yang ramah seperti perlunya peniruan mereka terhadap mode dan tingkah laku dunia ini, maka kita akan menyaksikan ratusan kaum muda di mana ada satu hari ini yang muncul di panggung kehidupan yang dipersiapkan untuk mengerahkan sebuah pengaruh yang mulia bagi masyarakat. 223.5

4 Agustus – Kristus Penolong dan Penebus Kita
Jadi sama seperti oleh ketidaktaatan satu orang semua orang telah menjadi orang berdosa, demikian pula oleh ketaatan satu orang semua orang menjadi orang benar. Roma 5:19.

Karena manusia yang sudah jatuh tidak dapat mengalahkan Setan dengan kekuatan manusiawinya, Kristus telah datang dari istana kerajaan surga untuk menolongnya dengan kekuatan manusiawi dan surgawiNya yang dipadukan. Kristus mengetahui bahwa Adam dengan keunggulan-keunggulannya yang lebih tinggi di Taman Eden mungkin dapat melawan godaan-godaan Setan dan mengalahkannya. Dia juga mengetahui bahwa adalah mustahil bagi manusia dapat menahan pencobaan-pencobaan Setan dengan kekuatannya sendiri di luar Taman Eden dengan terpisah dari terang dan kasih Allah sejak Kejatuhan itu. Untuk membawa pengharapan kepada manusia dan menyelamatkannya dari kehancuran total, Dia merendahkan diriNya sendiri dengan mengambil rupa manusia, yang mana dengan kuasa ilahiNya berkombinasi dengan kekuatan manusiawi, Dia dapat mencapai manusia di mana pun berada. Dia mendapati putra-putri Adam yang jatuh dengan kekuatan itu, yang mustahil dapat dimiliki oleh mereka sendiri, sehingga di dalam namaNya mereka dapat mengalahkan pencobaan-pencobaan Setan…… 224.1
Adam dan Hawa di Taman Eden telah ditempatkan di bawah lingkungan yang sangat menguntungkan….. Mereka tidak berada dalam kutukan dosa….. Sang Pencipta mereka adalah guru mereka. Tetapi mereka jatuh di bawah kuasa dan pencobaan-pencobaan musuh yang licik itu. Selama empat ribu tahun Setan telah bekerja menentang pemerintahan Allah, dan dia telah memperoleh kekuatan dan pengalaman dari kebiasaan yang nekat. Orang-orang yang jatuh tidak memiliki keuntungan apa-apa atas Adam di Taman Eden. Mereka telah berpisah dari Allah selama empat ribu tahun. Kebijaksanaan untuk dipahami dan kekuatan untuk dipertahankan adalah bahwa pencobaan-pencobaan Setan telah menjadi semakin berkurang hingga nantinya Setan kelihatan menguasai kejayaan di bumi. Selera makan dan nafsu berahi, cinta dunia dan dosa-dosa keangkuhan, adalah cabang-cabang utama kejahatan dari setiap spesies yang berasal dari …… tumbuhnya kekotoran. 224.2
Hidup kita kelihatannya sebuah pergumulan; namun karena kita tetap menyerahkan diri kita kepada Tuan Pekerja yang bijaksana, Dia akan membawa pola kehidupan dan tabiat yang terdapat pada kemuliaanNya sendiri. Dan tabiat yang mengungkapkan tabiat mulia Kristus itu akan diterima di dalam Surga Allah. 224.3
Setiap orang yang dengan iman mematuhi hukum-hukum Allah akan mencapai kondisi ketidakberdosaan di mana Adam hidup sebelum pelanggarannya. 224.4

August 3 – Character a Quality of the Soul
No mention shall be made of coral, or of pearls: for the price of wisdom is above rubies. Job 28:18.
A character formed according to the divine likeness is the only treasure that we can take from this world to the next. Those who are under the instruction of Christ in this world will take every divine attainment with them to the heavenly mansions. And in heaven we are continually to improve. . . . 223.1
Mental ability and genius are not character, for these are often possessed by those who have the very opposite of a good character. Reputation is not character. True character is a quality of the soul, revealing itself in the conduct. 223.2
A good character is a capital of more value than gold or silver. It is unaffected by panics or failures, and in that day when earthly possessions shall be swept away, it will bring rich returns. Integrity, firmness, and perseverance are qualities that all should seek earnestly to cultivate; for they clothe the possessor with a power which is irresistible–a power which makes him strong to do good, strong to resist evil, strong to bear adversity. 223.3
Strength of character consists of two things–power of will and power of self-control. Many youth mistake strong, uncontrolled passion for strength of character; but the truth is that he who is mastered by his passions is a weak man. The real greatness and nobility of the man is measured by his powers to subdue his feelings, not by the power of his feelings to subdue him. The strongest man is he who, while sensitive to abuse, will yet restrain passion and forgive his enemies. 223.4
If it were considered as important that the young possess a beautiful character and amiable disposition as it is that they imitate the fashions of the world in dress and deportment, we would see hundreds where there is one today coming upon the stage of active life prepared to exert an ennobling influence upon society. 223.5

August 4 – Christ Our Helper and Redeemer
As by one man’s disobedience many were made sinners, so by the obedience of one shall many be made righteous. Rom. 5:19.
Because man fallen could not overcome Satan with his human strength, Christ came from the royal courts of heaven to help him with His human and divine strength combined. Christ knew that Adam in Eden, with his superior advantages, might have withstood the temptations of Satan, and conquered him. He also knew that it was not possible for man, out of Eden, separated from the light and love of God since the Fall, to resist the temptations of Satan in his own strength. In order to bring hope to man, and save him from complete ruin, He humbled Himself to take man’s nature, that, with His divine power combined with the human, He might reach man where he is. He obtains for the fallen sons and daughters of Adam that strength which it is impossible for them to gain for themselves, that in His name they may overcome the temptations of Satan. . . . 224.1
Adam and Eve in Eden were placed under most favourable circumstances. . . . They were without the condemnation of sin. . . . The Author of their existence was their teacher. But they fell beneath the power and temptations of the artful foe. Four thousand years had Satan been at work against the government of God, and he had obtained strength and experience from determined practice. Fallen men had not the advantages of Adam in Eden. They had been separating from God for four thousand years. The wisdom to understand, and power to resist, the temptations of Satan had become less and less, until Satan seemed to reign triumphant in the earth. Appetite and passion, the love of the world and presumptuous sins, were the great branches of evil out of which every species of . . . corruption grew. 224.2
Our lives may seem a tangle; but as we commit ourselves to the wise Master Worker, He will bring out the pattern of life and character that will be to His own glory. And that character which expresses the glory–character–of Christ, will be received into the Paradise of God. 224.3
Everyone who by faith obeys God’s commandments, will reach the condition of sinlessness in which Adam lived before his transgression. 224.4

Leave a Reply