Mengapa Kristus Menunda Kedatangan-Nya

February 22, 2013 - Ellen G. White

Renungan Harian dari Roh Nubuat tanggal 22 Februari (MARANATHA THE LORD IS COMING – Ellen G. White) :

22 Februari – Mengapa Kristus Menunda KedatanganNya
Saudara-saudara, inilah yang kumaksudkan, yaitu: waktu telah singkat! 1 Korintus 7:29.

Para malaikat Allah dalam pesan mereka kepada umat manusia menggambarkan waktu sudah sangat singkat. Demikianlah hal itu selalu ditunjukkan kepada saya. Adalah benar bahwa waktu telah berlanjut lebih lama daripada yang kita harapkan pada masa awal kemunculan dari pesan ini. Juruselamat kita ternyata tidak muncul seperti yang sudah kita harapkan. Tetapi apakah firman Tuhan gagal? Tidak pernah! Haruslah diingat bahwa janji-janji dan ancaman-ancaman Allah adalah bersyarat sama. 61.1
Allah telah menentukan kepada umatNya sebuah pekerjaan yang harus diselesaikan di bumi. Pesan malaikat ketiga telah diberikan, pikiran orang-orang beriman sudah diarahkan ke bilik kudus surgawi, di mana Kristus berada untuk membuat pendamaian bagi umatNya. Reformasi Sabat sudah dimajukan. Pelanggaran dalam hukum Allah harus diperbaiki. Pesan ini harus dinyatakan dengan sebuah seruan keras, sehingga semua penduduk bumi boleh menerima amaran. Umat Allah harus menyucikan jiwa mereka melalui kepatuhan pada kebenaran, dan bersiap untuk berdiri tanpa salah di hadapanNya pada waktu kedatanganNya. 61.2
Jika saja orang-orang Advent, setelah kekecewaan besar di tahun 1844 itu, memegang teguh iman mereka, dan terus bersatu dalam pemeliharaan yang terbuka dari Allah, menerima pesan dari malaikat ketiga dan di dalam kuasa Roh Kudus menyatakannya kepada dunia, …. maka Tuhan akan melaksanakan usaha-usaha mereka, pekerjaan itu akan diselesaikan, dan Kristus akan datang dan menyambut umatNya untuk menerima upah mereka. 61.3
Tetapi dalam periode keraguan dan ketidakpastian yang mengikuti kekecewaan besar itu, banyak orang Advent itu yang meletakkan iman mereka….. Dengan demikian pekerjaan itu terhalang, dan dunia pun ditinggalkan dalam kegelapan….. 61.4
Selama empat puluh tahun ketidakpercayaan, persungutan, dan pemberontakan telah menutup Israel kuno dari tanah Kanaan. Dosa-dosa yang sama telah menunda masuknya Israel modern ke tanah Kanaan surgawi. Janji-janji Allah tidak pernah salah dalam keadaan apapun. Adalah ketidakpercayaan, keduniawian, ketidaksucian, dan perbantahan di antara orang-orang yang mengaku milik Tuhan yang membuat kita tetap berada di dalam dunia yang penuh dosa dan kesedihan ini bertahun-tahun lamanya. 61.5

February 22 – Why Christ Delays His Coming
But this I do say, brothers. The appointed time has grown very short. 1 Cor. 7:29, Goodspeed.
The angels of God in their messages to men represent time as very short. Thus it has always been presented to me. It is true that time has continued longer than we expected in the early days of this message. Our Saviour did not appear as soon as we hoped. But has the word of the Lord failed? Never! It should be remembered that the promises and threatenings of God are alike conditional. 61.1
God had committed to His people a work to be accomplished on earth. The third angel’s message was to be given, the minds of believers were to be directed to the heavenly sanctuary, where Christ had entered to make atonement for His people. The Sabbath reform was to be carried forward. The breach in the law of God must be made up. The message must be proclaimed with a loud voice, that all the inhabitants of earth might receive the warning. The people of God must purify their souls through obedience to the truth, and be prepared to stand without fault before Him at His coming. 61.2
Had Adventists, after the great disappointment in 1844, held fast their faith, and followed on unitedly in the opening providence of God, receiving the message of the third angel and in the power of the Holy Spirit proclaiming it to the world, . . .the Lord would have wrought mightily with their efforts, the work would have been completed, and Christ would have come ere this to receive His people to their reward. 61.3
But in the period of doubt and uncertainty that followed the disappointment, many of the advent believers yielded their faith. . . . Thus the work was hindered, and the world was left in darkness. . . . 61.4
For forty years did unbelief, murmuring, and rebellion shut out ancient Israel from the land of Canaan. The same sins have delayed the entrance of modern Israel into the heavenly Canaan. In neither case were the promises of God at fault. It is the unbelief, the worldliness, unconsecration, and strife among the Lord’s professed people that have kept us in this world of sin and sorrow so many years. 61.5

Leave a Reply