OPSSSS, REGINA PATAH LEHER…….TAPI MUJIZAT JUSTRU NYATA DILIHAT BUNDA PEGGY ISKANDAR WOWOR

March 4, 2016 - kesaksian

1 1 peggy wowor

Doa ibu berbuah mujizat, leher patah sembuh total. Amazing! Ini kisah yang mengubahkan hidup dari seorang Peggy Iskandar Wowor (PIW) saat menyaksikan dengan mata kepala sendiri, keajaiban yang berlaku tatkala anak kekasih Regina Wowor mengalami kecelakaan fatal. Kendaaraan yang ditumpangi, ditabrak mobil lain dan terbalik.

 

Iya, hanya ada dua kemungkinan bagi pelantun ‘Tuntunlah Sampai Badai Lalu’ yang menjadi korban mobil terbalik, yakni : lumpuh atau meninggal. Opsi pertama yang berlaku, diagnosa medis Regina bisa bakal mengalami kecacatan, lumpuh karena lehernya patah, dan pernyataan ini pernah diterbitkan di Tabloid ‘Mitra Perempuan : Menolong dan Memberi’ Edisi Maret 2014.

 

Tetapi suami dari Ferdinand Iskandar bersungguh-sungguh meminta belas kasihan Tuhan. Permohonan dinyatakan sungguh-sungguh. “Seperti Firman Tuhan, jika memohon dengan sungguh-sungguh maka Tuhan akan berikan” katanya. Hal ini membuat Dokter yang menangani malah kebingungan. Sebab hasil pemeriksaan dengan alat MRI, termasuk kondisi korban jelas memang mengalami kefatalan dan harus segera dioperasi.
Tindakan operasi pun diurungkan karena sebaliknya kondisi Regina yang tampak membaik. “Dok, ada Dokter dari atas segala dokter yang menyembuhkan anak saya”, tukas wanita yang saat ini terlibat langsung dalam pelayanan sosial di Yayasan Advent Peduli Indonesia (YAPI) yang membina dan mengasuh ratusan anak Yatim/Piatu dan terlantar di Panti YAPI.

 

Setelah observasi, dokter memutuskan membuka penyangga leher yang digunakan lebih kurang selama 1 bulan. Penyangga sudah bau tidak sedap. Ternyata memang ada luka di bagian leher, seperti kudis, tapi tulang leher tidak apa-apa. “Tuhan terima kasih atas mujizat yang engkau berikan. Hamba memohon, berikanlah mujizat yang sempurna”, pinta wanita cantik yang wajahnya kerap tampil di depan layar kaca Hope Channel Indonesia (HCI).

 

Wow….setelah dibersihkan dan mandi, Regina malah bermain dengan anak dari tetangga yang datang ke rumah. Lebih aneh lagi, tiba-tiba luka di leher juga sudah lenyap. Tidak ada tanda sama sekali. ““Tuhan  itu luar biasa. Saya hanya menyerahkan semuanya kepada Tuhan”, sebut Dosen Sekolah Tinggi Teologia (STT) IKAT ini.

 

Mujizat yang sama, pasti dialami oleh banyak umat Tuhan lainnya. Apalagi kaum wanita, dalam hal ini setiap ibu yang hidup dalam penyerahan. Menyerahkan keluarga, dalam hal ini suami dan anak-anak yang dikaruniakan Tuhan. ““Banyak wanita yang bilang tidak berdaya, tetapi Tuhan menciptakan wanita sebagai penolong, yang berarti kuat dan mampu” tutur wanita yang saat ini melayani juga sebagai Ketua Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh (GMAHK) Jemaat Ekklesia Jakarta yang berlokasi di Menara Imperium, Kuningan Jakarta Selatan.

 

Dapatkan Berita SERU & Exclusive lainnya – Hanya di Group Facebook : BERITA ADVENT TERCEPAT dengan alamat :

https://www.facebook.com/groups/BeritaAdventTercepat/

Leave a Reply