Orang-Orang Yang Meneriakkan Damai

May 18, 2013 - Ellen G. White

“Datanglah,” kata mereka, “aku akan mengambil anggur, baiklah kita minum arak banyak-banyak; besok akan sama seperti hari ini, dan lebih hebat lagi!” Yesaya 56:12.

Hamba yang jahat itu berkata dalam hatinya, “Tuanku menunda kedatangannya.” Ia tidak mengatakan bahwa Kristus tidak akan datang. Ia tidak mengejek gagasan tentang kedatanganNya yang kedua. Tetapi di dalam hatinya dan melalui perbuatan-perbuatan serta perkataan-perkataannya ia menyatakan bahwa kedatangan Tuhan itu ditunda. Ia membuang dari pikiran orang-orang lain keyakinan bahwa Tuhan segera datang. Pengaruhnya menuntun orang-orang pada penundaan yang sombong dan ceroboh. Mereka diteguhkan dalam keduniawian dan ketidaksadaran mereka. Hasrat-hasrat duniawi, pikiran-pikiran kotor, mengambil alih pemikiran. Hamba yang jahat itu makan dan minum dengan para pemabuk, bersatu dengan dunia ini dalam mencari kesenangan. Ia memukul rekan-rekannya, menuduh dan menghukum mereka yang beriman kepada Guru mereka…… 144.1
Kedatangan Kristus akan mengejutkan guru-guru palsu. Mereka mengatakan, “Damai dan sejahtera.” Seperti para imam dan guru sebelum kejatuhan Yerusalem dahulu, mereka mengharapkan gereja untuk menikmati kemakmuran dan kemuliaan duniawi. Mereka menafsirkan tanda-tanda zaman seperti sedang menandai hal ini. Tetapi apa yang dikatakan Firman dari Ilham? “Kehancuran yang tiba-tiba datang menimpa mereka…… 144.2
Orang-orang sedang dijauhkan dari kedatangan Tuhan. Mereka menertawakan amaran-amaran. Sindiran yang angkuh dinyatakan, “Segala sesuatu tetap seperti semula, pada waktu dunia diciptakan.” “Besok akan sama seperti hari ini, dan lebih hebat lagi.” 2 Petrus 3:4; Yesaya 56:12. Kita akan semakin masuk ke dalam cinta kesenangan. Tetapi Kristus mengatakan, “Lihatlah, Aku datang seperti pencuri.” Wahyu 16:15. Pada waktunya tatkala dunia ini sedang mempertanyakan dalam cemooh, “Di manakah janji kedatangannya itu?” tanda-tanda sedang menggenapi kepenuhannya. Sementara mereka berteriak, “Damai dan sejahtera,” kehancuran mendadak ada datang. Ketika pengejek, penolak kebenaran itu, telah menjadi angkuh; ketika rutinitas pekerjaan dalam berbagai bidang penghasilan uang dijalankan tanpa menghargai prinsip; ketika pelajar dengan bersemangat mencari pengetahuan apa saja selain Alkitabnya, maka Kristus datang seperti pencuri. 144.3

May 16 – The Criers of Peace
Come ye, say they, I will fetch wine, and we will fill ourselves with strong drink; and tomorrow shall be as this day, and much more abundant. Isa. 56:12.
The evil servant says in his heart, “My lord delayeth his coming.” He does not say that Christ will not come. He does not scoff at the idea of His second coming. But in his heart and by his actions and words he declares that the Lord’s coming is delayed. He banishes from the minds of others the conviction that the Lord is coming quickly. His influence leads men to presumptuous, careless delay. They are confirmed in their worldliness and stupor. Earthly passions, corrupt thoughts, take possession of the mind. The evil servant eats and drinks with the drunken, unites with the world in pleasure seeking. He smites his fellow servants, accusing and condemning those who are faithful to their Master. . . . 144.1
The advent of Christ will surprise the false teachers. They are saying, “Peace and safety.” Like the priests and teachers before the fall of Jerusalem, they look for the church to enjoy earthly prosperity and glory. The signs of the times they interpret as foreshadowing this. But what saith the Word of Inspiration? “Sudden destruction cometh upon them.” . . . 144.2
Men are putting afar off the coming of the Lord. They laugh at warnings. The proud boast is made, “All things continue as they were from the beginning.” “Tomorrow shall be as this day and much more abundant.” 2 Peter 3:4; Isa. 56:12. We will go deeper into pleasure loving. But Christ says, “Behold, I come as a thief.” Rev. 16:15. At the very time when the world is asking in scorn, “Where is the promise of his coming?” the signs are fulfilling. While they cry, “Peace and safety,” sudden destruction is coming. When the scorner, the rejecter of truth, has become presumptuous; when the routine of work in the various money-making lines is carried on without regard to principle; when the student is eagerly seeking knowledge of everything but his Bible, Christ comes as a thief. 144.3

Leave a Reply