Identitas Babel Terungkap

Pekabaran Tiga Malaikat adalah pekabaran terakhir yang diperuntukkan bagi umat manusia yang hidup pada hari-hari terakhir menjelang kedatangan Yesus yang kedua kali. Pekabaran Malaikat yang Pertama telah kita bahas sebelumnya, sekarang kita sedang membahas tentang Pekabaran Malaikat yang Kedua.

Mari kita buka kembali Wahyu 17:1-18 1 Lalu datanglah seorang dari ketujuh malaikat, yang membawa ketujuh cawan itu dan berkata kepadaku: ”Mari ke sini, aku akan menunjukkan kepadamu putusan atas pelacur besar, yang duduk di tempat yang banyak airnya. 2 Dengan dia raja-raja di bumi telah berbuat cabul, dan penghuni-penghuni bumi telah mabuk oleh anggur percabulannya.” 3 Dalam roh aku dibawanya ke padang gurun. Dan aku melihat seorang perempuan duduk di atas seekor binatang yang merah ungu, yang penuh tertulis dengan nama-nama hujat. Binatang itu mempunyai tujuh kepala dan sepuluh tanduk. 4 Dan perempuan itu memakai kain ungu dan kain kirmizi yang dihiasi dengan emas, permata dan mutiara, dan di tangannya ada suatu cawan emas penuh dengan segala kekejian dan kenajisan percabulannya. 5 Dan pada dahinya tertulis suatu nama, suatu rahasia: ”Babel besar, ibu dari wanita-wanita pelacur dan dari kekejian bumi.” 6 Dan aku melihat perempuan itu mabuk oleh darah orang-orang kudus dan darah saksi-saksi Yesus. Dan ketika aku melihatnya, aku sangat heran. 7 Lalu kata malaikat itu kepadaku: ”Mengapa engkau heran? Aku akan mengatakan kepadamu rahasia perempuan itu dan rahasia binatang yang memikulnya, binatang yang berkepala tujuh dan bertanduk sepuluh itu. 9 Yang penting di sini ialah akal yang mengandung hikmat: ketujuh kepala itu adalah tujuh gunung, yang di atasnya perempuan itu duduk, 18 Dan perempuan yang telah kaulihat itu, adalah kota besar yang memerintah atas raja-raja di bumi.”

Keterangan: Ayat 1: Ada putusan terhadap wanita pelacur besar, yang duduk di tempat yang banyak airnya. Ayat 2: Raja-raja dan penghuni bumi telah mabuk oleh anggur percabulannya dan berbuat cabul dengan wanita tersebut. Ayat 3: Ada seorang perempuan duduk diatas binatang yang merah ungu, penuh dengan nama-nama hujat. Ayat 4: Perempuan itu memakai kain Ungu dan kain kermizi, yang dihiasi dengan emas dan mutiara. Ayat 5: Pada dahinya perempuang itu ada tulisan: “Babel Besar” Ibu dari wanita-wanita pelacur. Ayat 6: Perempuan itu mabuk oleh darah orang-orang kudus dan saksi-saksi Yesus. Ayat 7: Perempuan itu duduk diatas binatang berkepala 7 bertanduk 10. Ayat 9: 7 kepala artinya 7 gunung, dimana perempuan ini duduk. Ayat 18: Perempuan itu adalah kota besar yang memerintah atas raja-raja di bumi.

Dari pelajaran sebelumnya kita telah pelajari bahwa perempuan melambangkan gereja. Jadi ada dua perempuan, yang baik dan yang jahat. Yang baik melambangkan gereja yang benar dan yang jahat melambangkan gereja yang palsu. Coba kita ganti semua kata “perempuan” dengan “gereja” pada ayat-ayat diatas dan kita selidiki sejarah gereja (bisa di google atau bisa baca di ensiklopedia atau wikipedia). Cari tau perempuan/gereja manakah yang duduk/berada di tempat yang banyak airnya (air adalah lambang dari banyak bangsa, rakyat, kaum dan bahasa (lihat ayat 1 dan 15 diatas). Cari tau atau lihat di TV perempuan/gereja apakah yang banyak memakai pakaian berwarna ungu dan kermizi (lihat ayat 4 diatas). Cari tau perempuan/gereja apakah yang mengaku sebagai ibu atau induk dari gereja-gereja lain, teliti keputusan-keputusannya (lihat ayat 5 diatas). Cari tau perempuan/gereja manakah yang pernah menganiaya serta membunuh orang-orang kudus dan saksi-saksi Yesus (lihat ayat 6 diatas). Cari tau perempuan/gereja manakah yang paling kaya, dimana bangunan-bangunannya megah, bahkan banyak bagian dari gereja itu terbuat dari emas dan mutiara (lihat ayat 4 diatas). Cari tau perempuan atau gereja manakah yang namanya sama dengan nama kota dan pernah memerintah atas raja-raja di masa lalu (lihat ayat 18 diatas). Cari tau gereja manakah yang duduk atau berada diatas 7 gunung (lihat ayat 7 dan 9 diatas). Kalau kita mau jujur, dari sekian banyak gereja yang ada saat ini, tidak banyak gereja yang tepat memenuhi ciri-ciri nubuatan diatas, hanya ada satu gereja saja. Gereja Protestan telah mengetahuinya sejak dahulu kala tentang siapakah Babel itu.

Sejak satu abad belakangan ini, muncul suatu ajaran baru yang dipopulerkan oleh seri buku Left Behind yang dikarang oleh seorang Evangelist ternama yang mengajarkan bahwa kota Babel ini akan dibangun kembali di Timur Tengah pada akhir zaman, yaitu setelah umat-umat Allah di rapture (diangkat ke surga) terlebih dahulu. Sejak itu orang orang Kristen mengalihkan pandangan mereka dari Alkitab dan mulai melihat kepada Timur Tengah, gantinya melihat pada apa yang Alkitab katakan.

John Wyclife, Martin Luther, John Bunyan, Queen Elizabeth I, Isaac Newton, John Wesley, Abraham Lincoln, Smith Wigglesworth dan masih banyak tokoh reformasi yang lain, mengatakan Babel, Ibu dari wanita-wanita pelacur itu (perempuan adalah lambang dari gereja) adalah Gereja Roma Katolik. Saudara bisa menyelidiki lebih mendalam ayat-ayat ini, pasti bila dilakukan dengan benar dan seksama akan sejalan dengan temuan para tokoh reformasi sekaligus pakar Alkitab diatas.

Mari kita teruskan. Kalau kita baca Wahyu 17:2, apa yang dilambangkan oleh anggur sehingga seluruh dunia mabuk olehnya? Anggur disini adalah ajaran, doktrin yang datang dari Babel atau gereja yang membingungkan/mengacaukan umat manuisa diseluruh dunia sehingga ajaran Alkitab yang sebenarnya menjadi kabur.

Anggur Babel saat ini sementara diminum oleh umat manusia diseluruh dunia. Doktrin-doktrin yang salah telah menyesatkan seluruh dunia. Ajaran-ajaran yang palsu telah membawa umat manusia lari dari kebenaran Alkitab, kebenaran Yesus Kristus. Anggur atau ajaran-ajaran palsu atau interpretasi-interprestasi Alkitab yang salah telah dipercayai oleh orang-orang diseluruh dunia.

Wahyu 17:5 mengatakan bahwa gereja Babel ini adalah ibu dari wanita-wanita pelacur, artinya gereja ini adalah gereja induk, jadi ada banyak gereja lain yang meminum anggur atau mengikuti ajaran yang salah ini.

Pekabaran Malaikat Kedua dalam Wahyu 14:8 dan 12: (8) Dan Seorang malaikat lain, malaikat kedua, menyusul dia dan berkata:”Sudah rubuh, sudah rubuh Babel, kota besar itu, yang telah memabukkan segala bangsa dengan anggur hawa nafsu cabulnya.” (12) yang penting disini ialah ketekunan orang-orang kudus, yang menuruti perintah Allah dan iman kepada Yesus. adalah amaran bagi kita pada saat ini. Allah mau mengingatkan kita sebelum Dia datang pada kali yang kedua untuk ikut akan Yesus Kristus, jangan ikut Babel, jangan minum anggur Babel atau jangan mengikuti ajaran mereka. Babel masih eksis sampai dengan saat ini, anggurnya juga pesat diedarkan kemana-mana. Jangan percaya ajaran yang mengatakan Babel dan anggurnya akan muncul dikemudian hari. Tapi dibalik itu semua, kita tidak perlu khawatir, Alkitab, kebenaran sejati Yesus Kristus tetap ada pada saat ini. Roh Allah juga masih ada pada saat ini. Adalah harapan dan doa kami agar kita semua akan berpaling dari anggur dan Babel yang mengacaukan dan mengandung racun itu, agar kita boleh minum kebenaran yang asli, yaitu firman Allah itu sendiri, yakni Alkitab.

Leave a Reply