Tanduk Kecil

November 11, 2012 - Steve Wholberg

Pekabaran Malaikat Pertama berisikan injil kekal, masa penghakiman dan pentingnya menyembah sang Pencipta. Pekabaran Malaikat Kedua memberitakan kejatuhan Babilon dan bagaimana seluruh dunia telah meminum anggurnya. Pekabaran Malaikat Ketiga berhubungan dengan binatang, patung binatang, tanda binatang, domba, 10 hukum Allah dan iman kepada Yesus. Pekabaran Tiga Malaikat ini adalah pekabaran yang serius, mengamarkan tentang murka Allah yang akan menimpa orang-orang yang mengikuti binatang itu serta memperoleh tanda. Supaya tidak tertimpa murka Allah, kita harus mengetahui siapa binatang itu. Saat ini kita akan membahas tentang binatang nubuatan itu. Patung binatang dan seterusnya akan dibahas pada seri lanjutan.
Mari kita buka Wahyu 14:9-12.
9 Dan seorang malaikat lain, malaikat ketiga, menyusul mereka, dan berkata dengan suara nyaring: ”Jikalau seorang menyembah binatang dan patungnya itu, dan menerima tanda pada dahinya atau pada tangannya,
10 maka ia akan minum dari anggur murka Allah, yang disediakan tanpa campuran dalam cawan murka-Nya; dan ia akan disiksa dengan api dan belerang di depan mata malaikat-malaikat kudus dan di depan mata Anak Domba.
11 Maka asap api yang menyiksa mereka itu naik ke atas sampai selama-lamanya, dan siang malam mereka tidak henti-hentinya disiksa, yaitu mereka yang menyembah binatang serta patungnya itu, dan barangsiapa yang telah menerima tanda namanya.”
12 Yang penting di sini ialah ketekunan orang-orang kudus, yang menuruti perintah Allah dan iman kepada Yesus.
Untuk mengetahui siapa “binatang” ini, kita harus melihat ke pasal sebelumnya, yakni Wahyu 13:1-10.
1 Lalu aku melihat seekor binatang keluar dari dalam laut, bertanduk sepuluh dan berkepala tujuh; di atas tanduk-tanduknya terdapat sepuluh mahkota dan pada kepalanya tertulis nama-nama hujat.
2 Binatang yang kulihat itu serupa dengan macan tutul, dan kakinya seperti kaki beruang dan mulutnya seperti mulut singa. Dan naga itu memberikan kepadanya kekuatannya, dan takhtanya dan kekuasaannya yang besar.
3 Maka tampaklah kepadaku satu dari kepala-kepalanya seperti kena luka yang membahayakan hidupnya, tetapi luka yang membahayakan hidupnya itu sembuh. Seluruh dunia heran, lalu mengikut binatang itu.
4 Dan mereka menyembah naga itu, karena ia memberikan kekuasaan kepada binatang itu. Dan mereka menyembah binatang itu, sambil berkata: ”Siapakah yang sama seperti binatang ini? Dan siapakah yang dapat berperang melawan dia?”
5 Dan kepada binatang itu diberikan mulut, yang penuh kesombongan dan hujat; kepadanya diberikan juga kuasa untuk melakukannya empat puluh dua bulan lamanya.
6 Lalu ia membuka mulutnya untuk menghujat Allah, menghujat nama-Nya dan kemah kediaman-Nya dan semua mereka yang diam di sorga.
7 Dan ia diperkenankan untuk berperang melawan orang-orang kudus dan untuk mengalahkan mereka; dan kepadanya diberikan kuasa atas setiap suku dan umat dan bahasa dan bangsa.
8 Dan semua orang yang diam di atas bumi akan menyembahnya, yaitu setiap orang yang namanya tidak tertulis sejak dunia dijadikan di dalam kitab kehidupan dari Anak Domba, yang telah disembelih.
9 Barangsiapa bertelinga, hendaklah ia mendengar!
10 Barangsiapa ditentukan untuk ditawan, ia akan ditawan; barangsiapa ditentukan untuk dibunuh dengan pedang, ia harus dibunuh dengan pedang. Yang penting di sini ialah ketabahan dan iman orang-orang kudus.
(Kalau kita baca ayat terusannya, yaitu ayat 11-18, inilah binatang kedua yang mendirikan patungnya yang juga disinggung dalam pekabaran malaikat yang ketiga, yang akan kita bahas kemudian).
Coba kita baca buku Daniel pasal 7. Ada 4 binatang besar yang muncul dalam mimpi Daniel yaitu Singa, Macan, Beruang dan Naga. Pada binatang yang keempat/Naga, muncul 10 tanduk. Lalu muncul tanduk kecil yang memiliki mata dan mulut yang kemudian memerangi orang-orang kudus. Kalau kita pelajari dan perhatikan dengan baik, binatang pada Wahyu 13 ini adalah binatang yang sama dengan binatang keempat pada Daniel 7:7. (Sebagai informasi, hampir semua denominasi agama Kristen sepakat dengan interpretasi ini). Ada sedikit perbedaan antara binatang dalam Wahyu 13 dan binatang pada Daniel 7:7, namun ini adalah sesuatu yang sama hanya menggunakan dua simbol. Kalau kita tau siapa tanduk kecil dalam Daniel 7, maka kita akan tau siapa binatang dalam Wahyu 13 dan kita juga akan tau siapa binatang pada Pekabaran Malaikat yang Ketiga yang merupakan amaran bagi manusia yang hidup diakhir zaman yaitu saudara dan saya.
Kalau kita kembali ke Daniel 7, ada 4 binatang besar yang mewakili 4 bangsa yang hilang dan muncul dalam sejarah dunia yaitu Babilon, Persia, Grika, dan Roma yang dimulai dengan Babilon, kerajaan dimana nabi Daniel hidup. Binatang yang ke-4 ini adalah kekaisaran Roma, memiliki 10 tanduk yang mengacu kepada terbentuknya 10 negara, setelah pecahnya kekaisaran Roma. Ini diartikan sebagai awal berdirinya negara-negara Eropah yang ada pada saat ini.
Kemudian muncullah Tanduk Kecil yang keluar dari ke-10 tanduk binatang yang ke-4, dimana ada mata seperti manusia yang menunjukkan kepemimpinan umat manusia dan memiliki mulut yang menyombong, yang berarti penuh dengan kemegahan diri sendiri yang akan berperang melawan orang kudus, menganiaya dan mengalahkan mereka.
Kalau kita selidiki lebih mendalam, kita akan bermuara kepada apa yang dikatakan oleh Martin Luther, tokoh reformasi abad pertengahan, tentang siapa tanduk kecil nubuatan yang dijelaskan dalam ayat-ayat diatas.

Martin Luther mengindikasikan Tanduk Kecil ini sebagai kekuasaan Kepausan. Sudah menjadi fakta sejarah bahwa kekuasaan Kepausan muncul di tengah kekuasaan Roma, muncul diantara 10 tanduk, yaitu 10 negara yang terbentuk akibat pecahnya kekaisaran Roma. Kekuasaan Kepausan muncul di Eropah dimana ke 10 tanduk/negara ini berada. Kekuasaan Kepausan memiliki mata seperti manusia, yaitu dipimpin oleh 1 orang. Kekuasaan Kepausan memiliki mulut yang menyombong, yaitu mengaku memiliki kuasa atas dunia. Kekuasaan Kepausan menganiaya umat-umat Allah dengan memerangi orang-orang kudus dalam sejarah kekristenan.
Martin Luther dan tokoh-tokoh reformasi lainnya, mengidentifikasikan bahwa kuasa tanduk kecil dalam Daniel 7 dan binatang yang dijelaskan dalam Wahyu 13, adalah binatang yang sama dengan yang diamarkan pada Pekabaran Malaikat yang Ketiga yaitu yang terdapat dalam Wahyu 14:9, yaitu Kepausan atau Gereja Roma Katolik atau Vatikan dimana kekuasaan terpusat pada 1 orang, yang adalah pemimpin gereja Roma, yang menyatakan diri sebagai penerus rasul Petrus dan menyatakan diri sebagai induk atau pemimpin dari gereja-gereja Kristen.
Sekali lagi kita baca pekabaran Malaikat yang ketiga dalam Wahyu 14:9,10. Pada ujung ayat ke 10, ada dituliskan Anak Domba, inilah simbol Yesus Kristus yang merupakan pemenang dari pertentangan besar ini. Orang orang yang menyembah Binatang, Patung Binatang itu dan mendapatkan tanda pada dahi dan tangannya, akan dibinasakan.
Panggilan terakhir Anak Domba Allah yang berupa Pekabaran Malaikat yang Ketiga, yang mengamarkan kita untuk keluar dari binatang ini, keluar dari doktrin yang berlandaskan pada tradisi manusia, keluar dari doktrin hasil interpretasi manusia dan melihat kepada Yesus Kristus, melalui Injil yang Kekal milik-Nya yaitu Alkitab, yang menunjuk kepada Anak Domba Allah yang mati di kayu salib karena kasih-Nya kepada saudara dan saya agar kita boleh diselamatkan pada kedatangan-Nya yang kedua.

Leave a Reply