Pelajarilah Perihal Tempat Kudus

August 26, 2013 - Ellen G. White

Maka ia menjawab: “Sampai lewat dua ribu tiga ratus petang dan pagi, lalu tempat kudus itu akan dipulihkan dalam keadaan yang wajar.” Daniel 8:14.

Kita hendaknya menjadi pelajar yang bersungguh-sungguh atas nubuatan; kita jangan berhenti sampai kita menjadi cerdas dalam hal tempat kudus, yang dibawakan dalam khayal-khayal Daniel dan Yohanes. Pokok persoalan ini memancarkan terang yang besar pada posisi dan pekerjaan kita sekarang, dan memberikan bukti yang tidak dapat keliru bahwa Allah telah menuntun kita di masa lalu. Ia itu menjelaskan kekecewaan kita dalam tahun 1844, dengan menunjukkan kepada kita bahwa tempat kudus yang dipulihkan itu bukanlah bumi, seperti yang kita sangka, tetapi bahwa Kristuslah yang kemudian memasuki bilik yang mahakudus di dalam kaabah surgawi, dan di sana mengadakan pekerjaan penutupan akan tugas keimamatanNya, dalam menggenapi perkataan malaikat kepada nabi Daniel. 247.1
Perihal 2300 hari itu telah diketahui bermula pada saat perintah Arthasasta untuk pembangunan kembali kota Yerusalem dilaksanakan pada musim gugur tahun 457 SM. Bertolak dari sini, ditemukan keserasian yang sempurna dalam penerapan semua kejadian yang telah diramalkan dalam penjelasan tentang periode tersebut dalam Daniel 9:25-27……. Tujuhpuluh minggu, atau 490 tahun, dihubungkan secara khusus pada orang-orang Yahudi. Pada akhir periode ini, bangsa itu memeteraikan penolakannya terhadap Kristus melalui penganiayaan murid-muridNya, dan para rasul pun beralih kepada orang-orang non-Yahudi pada tahun 34 Masehi. Periode 490 tahun yang pertama itu dari 2300 tahun menyisakan 1810 tahun. Bertolak dari tahun 34 Masehi, maka 1810 tahun kemudian jatuh pada tahun 1844. “Kemudian,” malaikat itu berkata,”tempat kudus itu akan dipulihkan dalam keadaan yang wajar.” 247.2
Iman kita dalam rujukannya kepada pesan-pesan malaikat yang pertama, kedua, dan ketiga adalah benar. Tanda-tanda besar yang telah kita lalui tak dapat diubah. Meskipun para penghuni neraka mungkin mencoba menghapuskan tanda-tanda besar itu dari dasarnya dan memenangkan dalam pikiran bahwa mereka berhasil, namun sesungguhnya mereka tidak berhasil. Pilar-pilar kebenaran ini berdiri teguh sebagai bukit-bukit abadi, tidak dapat digeser oleh segala usaha manusia bergabung dengan Setan dan kelompoknya. Kita bisa belajar banyak dan hendaknya terus-menerus menyelidiki Alkitab untuk memeriksa apakah demikian halnya. 247.3

August 27 – Study the Subject of the Sanctuary
And he said unto me, Unto two thousand and three hundred days; then shall the sanctuary be cleansed. Dan. 8:14.
We should be earnest students of prophecy; we should not rest until we become intelligent in regard to the subject of the sanctuary, which is brought out in the visions of Daniel and John. This subject sheds great light on our present position and work, and gives us unmistakable proof that God has led us in our past experience. It explains our disappointment in 1844, showing us that the sanctuary to be cleansed was not the earth, as we had supposed, but that Christ then entered into the most holy apartment of the heavenly sanctuary, and is there performing the closing work of His priestly office, in fulfilment of the words of the angel to the prophet Daniel. 247.1
The 2300 days had been found to begin when the commandment of Artaxerxes for the restoration and building of Jerusalem, went into effect, in the autumn of B.C. 457. Taking this as the starting point, there was perfect harmony in the application of all the events foretold in the explanation of that period in Daniel 9:25-27. . . . The seventy weeks, or 490 years, were to pertain especially to the Jews. At the expiration of this period, the nation sealed its rejection of Christ by the persecution of His disciples, and the apostles turned to the Gentiles, A.D. 34. The first 490 years of the 2300 having then ended, 1810 years would remain. From A.D. 34, 1810 years extend to 1844. “Then,” said the angel, “shall the sanctuary be cleansed.” 247.2
Our faith in reference to the messages of the first, second, and third angels was correct. The great waymarks we have passed are immovable. Although the hosts of hell may try to tear them from their foundation, and triumph in the thought that they have succeeded, yet they do not succeed. These pillars of truth stand firm as the eternal hills, unmoved by all the efforts of men combined with those of Satan and his host. We can learn much, and should be constantly searching the Scriptures to see if these things are so. 247.3

Leave a Reply