PERJUANGAN MELAWAN KANKER

July 28, 2017 - Inspirasi

Tijn Kolsteren thn lalu (2016) berusia 6 thn merasa tdk enak badan & mual. Suhu badannya naik mencapai 41 derajat.

Setelah ke dokter, Tijn divonis menderita kanker ganas di otaknya. Dokter mengatakan bhw chemo bisa dilakukan unt memperpanjang usianya 1 thn. Orang tua Tijn tentu saja merasa sedih. Si pasien sendiri tetap saja cerah ceria.

Pada saat chemo yg pertama di RS, dia bertanya pada dokternya, apakah banyak anak yg menderita spt dia?

Iya, kata dokter. Di seluruh dunia ada saja anak2 kecil yg menderita spt dia ttp tdk semua anak bisa ke dokter.

Tanda tanya muncul di benaknya. Dokter menjelaskan bhw tdk setiap anak mempunyai orang tua kaya. Di negara2 miskin banyak dari mereka yg menderita menunggu kematiannya.

Setibanya di rumah Tijn bilang kpd ortunya: “Papa, saya hrs bekerja mencari uang unt membantu anak2 yg sakit kanker otak”

Papa Tijn terharu dan tdk menggubris ucapannya. Besok nya Tijn ke sekolah dgn membawa kuteks cat kuku mamanya.

Di kelas dia berusaha mencari dana dgn cara mengecat ke 10 jari teman2 dgn upah € 1 (Rp 15.000).

Ternyata teman2 menyukai aksi ini. Besoknya kelas lain pun minta dicat kuku2 di jari tangannya.

Singkat kata. Usahanya mengumpulkan dana makin populer. Ortunya menjadi terharu.

Suatu hari ortu Tijn membuat rumah kaca di dpn rumahnya. Krn banyak yg datang ke rumah & rumah mereka kecil.

Di rumah kaca ini dia sepulang sekolah melakukan pengecatan kuteks. TV terkenal di Belanda mendengar aksi ini & mendokumentasikannya.

Sejak itu datanglah orang2 dr berbagai kota unt menyumbang uang. Tetapi jgn lupa Tijn baru berusia 6 thn & sakit kanker otak.

Para donatur tahu diri. Banyak yg datang & bilang: “Cat 1 jari saja ya nak. Ini uang € 100”

Banyak artis2, pejabat2 yg minta dicat jari2nya dgn memberi uang € 1000 (= Rp. 15 juta).

Bulan berganti bulan. Dari thn 2016 s/d bln Mei 2017 jumlah uang yg terkumpul sdh sekitar € 2.800.000 (Rp. 45 M) & mungkin terus bertambah.

Semua uang sdh diserahkan ke PALANG MERAH BELANDA. Sesuai dgn keinginan Tijn: “UANG INI SEMUANYA HRS DIBERIKAN KE ANAK2 MISKIN DI SELURUH DUNIA YG MENDERITA KANKER.”

Pada tgl 7Juli 2017 di pagi hari Tijn meninggal dunia. (Baru saja dlm bulan ini). Tijn hanya mencapai usia 7 tahun.

Selagi kita ada umur kita berbuat baik buat sesama. Selagi ada kesempatan kita tetap melakukan sesuatu buat sesama…

Leave a Reply