PERKARA YANG SUKA DILUPAKAN OLEH ORANG KRISTEN

July 28, 2017 - Stevanus S. Widjaja

“Tetapi, jika ia menderita sebagai orang Kristen, maka janganlah ia malu, melainkan hendaklah ia memuliakan Allah dalam nama Kristus itu.” 1 Petrus 4:16

Jumat pagi ini, saya share tulisan Pena Inspirasi dalam bukunya Early Writings ( EW ) mengenai kelemahan orang-orang yang mengaku Kristen, tetapi perbuatan (iman) mereka berbeda dengan Kehendak Allah, antara lain tentang :

1. HARI SABAT

” Banyak orang Kristen tertidur dalam kemenangan iman dan tidak memelihara hari Sabat yang benar, maka mereka meragukan bahwa hal itu menjadi suatu ujian bagi kita sekarang. ” EW, 42.3

2. MASUK DALAM JERAT IBLIS, SEHINGGA PRILAKU SAMA DENGAN DUNIA

” Saya melihat bahwa Tuhan telah memberikan kesempatan kepada dunia untuk menemukan jerat itu . Satu perkara ini merupakan bukti yang cukup bagi orang Kristen, sekiranya tidak ada yang lain lagi, yaitu tidak ada perbedaan yang diadakan antara yang indah dan yang najis. EW, 89.1

3. SUKA PUASKAN DIRI DENGAN PERKARA-PERKARA DUNIAWI

” Kesukaan dan penghiburan sejati bagi orang Kristen harus dan nanti di sorga. Kerinduan jiwa dari mereka yang telah mengecap kuasa dunia yang akan datang dan telah menikmati kesukaan sorgawi, tidak akan merasa puas dengan perkara-perkara dunia. ” EW, 112.2

4. TIDAK SIAP MENDERITA BAGI KRISTUS DAN PEMALAS

” Banyak orang yang mengaku nama Kristus dan menyatakan sedang menunggu kedatangan-Nya yang segera itu, tidak mengetahui apa artinya menderita bagi Kristus itu. Hati mereka tidak ditaklukkan oleh kasih karunia, dan diri mereka belum dimatikan, sebagaimana yang sering dinyatakan dalam pelbagai cara. Pada saat yang sama mereka membicarakan tentang ditimpa pencobaan. Akan tetapi penyebab utama pencobaan yang menimpa mereka ialah hatinya yang belum ditaklukkan, yang menjadikan diri sendiri begitu peka sehingga sering tersinggung. Jikalau orang-orang tersebut menyadari apa yang disebut seorang pengikut Kristus yang rendah hati, seorang Kristen yang sejati, maka mereka akan mulai bekerja dengan ketekunan yang baik dan mulai menjadi benar. ” EW, 113.2

Kiranya dengan pertolongan Roh Kudus, setiap orang kristen mampu untuk membedakan mana yang benar dan yang salah dihadapan Tuhan hari ini…. 🙏🙏🙏

Leave a Reply