Permulaan dari Akhir

July 25, 2013 - Ellen G. White

Beginilah firman Tuhan Allah: Lihat, bencana demi bencana akan datang! Kesudahan datang, kesudahanmu tiba, seakan-akan ia terbangun melawan engkau, lihat datangnya! Yehezkiel 7: 5,6.

Adalah menakutkan issu tentang ke mana dunia ini sedang dibawa. Kuasa-kuasa dunia yang bersatu untuk berperang melawan perintah-perintah Allah, akan mengatur dalam undang-undang bahwa semua orang, “baik kecil maupun besar, kaya maupun miskin, merdeka maupun budak,” akan mengenakan tradisi gereja dengan memelihara sabat palsu. Semua yang menolak pelaksanaannya akan dikenai hukuman sipil dan pada akhirnya akan dinyatakan bahwa mereka patut dihukum mati. Pada sisi lain, hukum Allah yang memerintahkan hari perhentian Sang Pencipta menuntut ketaatan dan mengancam akan mendatangkan amarah bagi semua orang yang melanggar pengajarannya. 215.1
Dengan issu yang sedemikian jelas itu, maka siapa saja yang menginjak-injak hukum Allah demi mematuhi sebuah undang-undang manusia, akan menerima tanda binatang itu, menerima tanda persekutuan pada kuasa yang dia pilih sebagai ganti atas kuasa Allah….. 215.2
Sabat sejati akan menjadi ujian terbesar atas kesetiaan; karena ini adalah satu butir kebenaran yang secara khusus dipertentangkan. Manakala ujian terakhir ini didatangkan untuk menguji orang-orang, maka garis pembeda akan ditarik di antara mereka yang melayani Allah dan yang tidak melayaniNya. Sementara pemeliharaan sabat palsu diselaraskan ke dalam hukum negara, yang mana bertentangan dengan hukum yang keempat, akan menjadi sebuah pengakuan dari suatu persekutuan kekuasaan yang menentang Allah, maka pemeliharaan Sabat sejati dalam rangka mematuhi hukum Allah adalah sebuah bukti kesetiaan kepada Sang Pencipta. Sementara satu kelas menerima tanda binatang itu dengan menyerahkan diri pada kuasa-kuasa dunia, maka kelas yang lain menerima meterai Allah dengan memilih tanda persekutuan kepada kewenangan ilahi. 215.3
Sampai sekarang orang-orang yang mengajarkan kebenaran-kebenaran dari pekabaran malaikat ketiga sering dianggap sebagai sekadar pembuat onar….. Tetapi karena permintaan akan penekanan pemeliharaan hari Minggu secara luas dianjurkan, maka kejadian yang begitu lama diragukan dan tidak dipercaya kelihatannya sedang mendekat, dan pesan malaikat ketiga itu akan menghasilkan suatu pengaruh yang belum pernah ada sebelumnya. 215.4

July 26 – The Beginning of the End
Evil on evil! says the Lord the Eternal–it is coming, the hour has come, the hour is striking, and striking at you, the hour and the end! Eze. 7:5, 6, Moffatt.
Fearful is the issue to which the world is to be brought. The powers of earth, uniting to war against the commandments of God, will decree that all, “both small and great, rich and poor, free and bond,” shall conform to the customs of the church by observance of the false sabbath. All who refuse compliance will be visited with civil penalties, and it will finally be declared that they are deserving of death. On the other hand, the law of God enjoining the Creator’s rest day demands obedience, and threatens wrath against all who transgress its precepts. 215.1
With the issue thus clearly brought before him, whosoever shall trample upon God’s law to obey a human enactment, receives the mark of the beast; he accepts the sign of allegiance to the power which he chooses to obey instead of God. . . . 215.2
The Sabbath will be the great test of loyalty; for it is the point of truth especially controverted. When the final test shall be brought to bear upon men, then the line of distinction will be drawn between those who serve God and those who serve Him not. While the observance of the false sabbath in compliance with the law of the state, contrary to the fourth commandment, will be an avowal of an allegiance to a power that is in opposition to God, the keeping of the true Sabbath, in obedience to God’s law, is an evidence of loyalty to the Creator. While one class, by accepting the sign of submission to earthly powers, receive the mark of the beast, the other, choosing the token of allegiance to divine authority, receive the seal of God. 215.3
Heretofore those who presented the truths of the third angel’s message have been often regarded as mere alarmists. . . . But as the question of enforcing Sunday observance is widely agitated, the event so long doubted and disbelieved is seen to be approaching, and the third message will produce an effect which it could not have had before. 215.4

Leave a Reply