Persekutuan Rangkap Tiga dari Agama

June 30, 2013 - Ellen G. White

Dan aku melihat dari mulut naga dan dari mulut binatang dan dari mulut nabi palsu itu keluar tiga roh najis yang menyerupai katak. Itulah roh-roh setan yang mengadakan perbuatan-perbuatan ajaib, dan mereka pergi mendapatkan raja-raja di seluruh dunia, untuk mengumpulkan mereka guna peperangan pada hari besar, yaitu hari Allah yang Mahakuasa. Wahyu 16:13, 14.

Melalui undang-undang yang menegaskan lembaga kepausan menginjak-injak hukum Allah, bangsa kita [Amerika Serikat] akan melepaskan hubungannya dari kebenaran. Ketika Protestantisme mengulurkan tangannya melintasi teluk untuk merangkul kekuasaan Roma, ketika dia melintasi jurang yang dalam untuk bergandengan tangan dengan Spiritualisme, ketika di bawah pengaruh bersatunya tiga unsur ini, negara kita akan menyangkal setiap prinsip Konstitusinya sebagai pemerintahan yang berciri Protestan dan republik, dan akan membuat ketentuan yang menyebarluaskan kesalahan-kesalahan dan penyesatan-penyesatan kepausan; maka pada saat itulah kita mengetahui bahwa waktunya telah tiba untuk pekerjaan menakjubkan dari Setan dan bahwa akhir dari masa telah dekat. 190.1
Melalui dua kesalahan besar, yakni keabadian jiwa dan penyucian hari Minggu, Setan akan menjerumuskan umat manusia di bawah penipuannya. Kesalahan besar yang pertama itu, yakni keabadian jiwa, membentangkan dasar spiritualisme, sedangkan kesalahan besar yang kedua, yakni penyucian hari Minggu, membentuk tali simpati dengan Roma. Orang-orang Protestan Amerika Serikat akan menjadi yang terdepan dalam mengulurkan tangannya melintasi teluk untuk merangkul spiritualisme; mereka akan melampaui jurang dalam untuk bergandengan tangan dengan kekuasaan Katolik Roma; dan di bawah pengaruh persatuan ketiga unsur ini, negara ini akan mengikuti jejak Katolik Roma dalam menginjak-injak hak kesadaran hati nurani…… 190.2
Para pengikut Paus, orang-orang Protestan, dan semua anak-anak dunia ini akan merasa suka menerima jubah keilahian tanpa kekuatan, dan mereka akan menyaksikan dalam persekutuan ketiga unsur ini suatu pergerakan besar untuk mengubah dunia dan penuntunan mereka ke dalam milenium yang telah lama dinantikan. 190.3
Ketika bangsa kita [Amerika Serikat] akan mengingkari prinsip-prinsip pemerintahannya oleh karena memaksakan hukum peribadatan hari Minggu, Protestantisme dalam perbelakuan undang-undang ini akan bergandengan tangan dengan kepausan; maksudnya tak lain dan tak bukan hanyalah untuk memberi angin segar bagi tirani yang telah lama menunggu munculnya kesempatan untuk merajalela kembali di dalam kesewenang-wenangan seperti dulu. 190.4

July 1 – The Threefold Union of Religion
And I saw three unclean spirits like frogs come out of the mouth of the dragon, and out of the mouth of the beast, and out of the mouth of the false prophet. For they are the spirits of devils, working miracles, which go forth unto the kings of the earth and of the whole world, to gather them to the battle of that great day of God Almighty. Rev. 16:13, 14.
By the decree enforcing the institution of the papacy in violation of the law of God, our nation [the United States] will disconnect herself fully from righteousness. When Protestantism shall stretch her hand across the gulf to grasp the hand of the Roman power, when she shall reach over the abyss to clasp hands with spiritualism, when, under the influence of this threefold union, our country shall repudiate every principle of its Constitution as a Protestant and republican government, and shall make provision for the propagation of papal falsehoods and delusions, then we may know that the time has come for the marvelous working of Satan and that the end is near. 190.1
Through the two great errors, the immortality of the soul and Sunday sacredness, Satan will bring the people under his deceptions. While the former lays the foundation of spiritualism, the latter creates a bond of sympathy with Rome. The Protestants of the United States will be foremost in stretching their hands across the gulf to grasp the hand of spiritualism; they wil reach over the abyss to clasp hands with the Roman power; and under the influence of this threefold union, this country will follow in the steps of Rome in trampling on the rights of conscience. . . . 190.2
Papists, Protestants, and worldling will alike accept the form of godliness without the power, and they will see in this union a grand movement for the conversion of the world and the ushering in of the long-expected millennium. 190.3
When our nation [the United States] shall so abjure the principles of its government as to enact a Sunday law, Protestantism will in this act join hands with popery; it will be nothing else than giving life to the tyranny which has long been eagerly watching its opportunity to spring again into active despotism. 190.4

Leave a Reply