Perubahan Hari Sabat ke Hari Minggu

issundaytherealsabbath

Sebuah Argumentasi Alkitab Berdasarkan Fakta Sejarah

Hari apakah hari Sabat? Apakah hari Sabat adalah hari Minggu, sebagaimana yang diajarkan kepada kita selama ini, atau apakah hari itu adalah hari Sabtu, sebagaimana yang dikuduskan oleh penganut agama Yahudi dan kelompok Kristen Advent Hari Ketujuh?

Banyak dari kita yang sering mengekspresikan kebingungan, sementara tidak sedikit juga yang mengambil sikap masa bodoh terhadap pertanyaan ini. Jika kita bertanya kepada para rohaniawan, jawaban yang datang akan berfariasi, tergantung latar belakang penafsiran masing-masing.

Setelah mengadakan diskusi Alkitab dengan beberapa sahabat, sehubungan dengan hari yang dikuduskan oleh Allah, maka secara sederhana materi ini telah disediakan. Sangat diharapkan materi ini dapat memberikan penjelasan singkat sehubungan dengan sejarah perobahan hari perbaktian, dari hari Sabat ke hari Minggu. Marilah kita mulai mendalaminya satu demi satu.

A. Secara Etimologi

Untuk lebih jelas dan tepat penggunaan istilah Sabat dan Minggu, marilah kita tinjau lebih dahulu pengertiannya secara etimologi, karena inilah “ilmu bahasa yang menyelidiki asal-usul kata serta perobahan-perobahan dalam bentuk dan makna.” [1]

1. Sabat:

Dari Ensiklopedia Umum didapati penjelasan bahwa: “Sabat = Sabbath yang artinya istirahat, adalah hari terakhir dari pekan, yaitu Sabtu.” [2] . W.J.S. Poerwodarminto, seorang profesor bahasa Indonesia yang disegani di seanteroh Indonesia memberikan pengertian bahwa: “Shabaa artinya hari ketujuh.”[3] Noah Webster mengartikan kata Sabat: “Saturday (Inggris), Sabbatun (Latin), dan Sabbaton (Grika) semuanya ini menyebutkan penyucian hari ketujuh dalam pekan.” [4]. Keterangan di atas menolong kita memahami bahwa hari Sabat ialah hari Sabtu, yaitu hari ketujuh dalam pekan (Kejadian 2a;1-3; Keluaran 20:8-11). Nabi Yesaya mengatakan “hari Sabat sebagai hari kenikmatan”(Yesaya 58:13, 14).

2. Minggu:

Melalui Ensiklopedia Umum kita memperoleh penjelasan bahwa : “Minggu adalah hari Ahad, ahad adalah kesatu.”[5] Keterangan dari kamus Webster sehubungan dengan Minggu ialah “Sunday artinya hari Matahari, hari pertama dalam pekan.”[6] Keterangan di atas menolong kita untuk mengerti bahwa hari Minggu adalah hari pertama dalam pekan. Kebiasaan orang Babilon menyembah Dewa Matahari pada hari pertama, yang kemudian diikuti oleh orang-orang Israel, dan cara ini sangat menyakitkan hati Tuhan (Yehezkiel 8:16, 17).

B. Latar Belakang Perobahan Sabat ke Minggu

Herodes menjadi raja di wilayah Yehuda pada 37 BC. (BC. singkatan dari Before Christ, adalah perhitungan tahun Sebelum Masehi – dihitung mundur), setelah jenderal Pompeyus menguasai Palestina pada tahun 63 BC. Ketika menjabat sebagai raja, Herodes kurang menunjukkan sikap kompromi terhadap agama Yahudi. Sikap Herodes yang demikian membuat orang-orang Yahudi kurang senang, bahkan membencinya, sekaligus membenci pemerintahan Roma pada umumnya, karena Herodes merupakan wakil (raja boneka) di Yehuda, yang juga adalah pelayan paling setia dalam menjalankan kebijakan kaisar Agustus.[7] Pemberontakan Yahudi yang paling hebat terhadap pemerintahan Roma terjadi pada tahun 70-135 AD. (AD. singkatan dari Anno Domini – tahun Masehi – sebagaimana yang digunakan sekarang), saat mana jutaan orang Yahudi mati oleh penganiayaan masal.

Pada saat itu Kekristenan baru mulai bertumbuh, namun bertumbuh dalam keadaan yang sangat sulit. Kesulitan pada suatu sisi ialah ketika pemerintah Roma menganiaya orang Yahudi, orang-orang Kristen juga terkena imbas penganiayaan tersebut oleh karena beberapa persamaan, seperti menguduskan hari Sabat dan memperingati tanggal 14 Nisan, bulan pertama dari penanggalan Yahudi.[8] Orang Yahudi merayakan tanggal tersebut sebagai peringatan kelepasan dari Mesir (Keluaran 12:23-28, 43-51), sementara orang Kristen memperingatinya sebagai hari kematian Kristus. Agar orang Kristen tidak lebih banyak yang mati terbunuh oleh kekejaman penganiayaan Romawi kafir, maka Sixtus, seorang pemimpin gereja dari tahun 113-126 AD.,[9] berfikir untuk membedakan identitas Kristen dari Yahudi, dengan merayakan hari kebangkitan Yesus Kristus secara annual (setahun sekali).[10]

Kekaisaran semakin lama semakin hebat menindas dan menganiaya orang Yahudi, sehingga orang Kristen yang menguduskan hari Sabat dianggap sebagai Yahudi atau disamaratakan dengan Yahudi. Pada tahun 117 AD., Kaisar Roma, Hadrian, mengeluarkan larangan terhadap acara keagamaan Yahudi, seperti sunat, penyucian hari Sabat dan lain sebagainya.[11]

Pada sisi yang lain, Kekristenan, oleh orang Yahudi dianggap sebagai sekte Yahudi, dan itulah sebabnya sangat dibenci oleh mereka. Hal ini sangat dirasakan oleh pemimpin gereja pada waktu itu. Maka untuk mengadakan semacam “perlawanan” terhadap Yahudi, gantinya memelihara kekudusan hari Sabat, mereka menurunkan perintah agar semua orang Kristen memelihara hari Minggu, hari di mana pesta penyembahan terhadap Dewa Matahari diadakan. Pesta ini merupakan pesta yang paling disukai oleh orang kafir dari antara pesta-pesta yang lainnya. Dengan cara ini maka salah satu praktek kekafiran telah dibawa masuk ke dalam gereja Kristen.[12]

Pada tahun 145 AD., Polycarpus, Bishop di Smirna, datang ke Roma untuk suatu maksud. Ketika melihat perobahan besar yang telah terjadi sehubungan dengan perayaan hari Minggu, ia terperanjat karena heran. Ia bahkan sempat berargumentasi dengan Anicetus, pucuk pimpinan gereja pada waktu itu. Namun untuk menghindari pertengkaran diantara mereka maka masing-masing setuju pada pemikiran mereka.

Benih perbaktian dan penghormatan terhadap hari Minggu yang ditanam oleh Sixtus sangat didukung oleh para pemimpin gereja sesudahnya, Buktinya pada tahun 200 AD., Paus Victor I merasa bertanggungjawab untuk mempertahankan apa yang telah dilakukan oleh Sixtus, dengan memerintahkan agar semua yang tidak setuju dengan perayaan hari Minggu pada musim semi, dipecat.[13] Pemecatan ini dikhususkan kepada para Bishop, sementara para warga gereja yang sengaja melawan perintah ini dikucilkan . Demikianlah suatu pemaksaan telah dilakukan oleh mereka yang mengaku sebagai wakil Allah sehingga gereja terlihat identik dengan sistim kekafiran pada zaman itu.

Seirama dengan larangan terhadap praktek keagamaan Yahudi oleh kaisar Roma, para pemimpin gereja juga menggunakan kekuasaan untuk mengontrol gereja-gereja lain di luar Roma dengan menurunkan perintah yang bersifat paksaan untuk merayakan hari Minggu. Walau cara ini nampaknya berhasil, para pemimpin belum merasa puas karena gereja Kristen masih mempunyai persamaan identitas dengan agama Yahudi, yaitu perayaan tanggal 14 Nusan (Paskah), dan penyucian hari Sabat pada setiap pekan. Secara perlahan tetapi pasti, pemimpin gereja di Roma telah mengadakan perobahan sehingga perayaan hari Minggu yang tadinya dirayakan secara annual, menjadi hari perbaktian mingguan (sekali sepekan). Sejarah mencatat bahwa gereja mempunyai maksud tertentu dalam mengadakan perobahan hari perbaktian, yaitu untuk menjadikan hari Minggu sebagai hari suci umat menggantikan hari yang disucikan oleh Allah sendiri.[14] Oleh sebab itu walau hampir setiap gereja di dunia pada waktu itu menyucikan hari Sabat setiap pekan, orang Kristen di Aleksandria dan di Roma, atas dasar tradisi kuno, menolak untuk menyucikan hari Sabat.[15] Yang dimaksudkan dengan tradisi kuno yaitu tradisi yang telah ditanamkan oleh Sixtus dan Victor mengenai penghormatan kepada hari Minggu. [16]

C. Undang-Undang Hari Minggu (UUHM) Constantine

Sebagaimana telah kita ketahui, pada awal pertumbuhan Kekristenan, orang Yahudi mendapat banyak tekanan dan aniaya dari kaisar Roma. Hal tersebut turut dirasakan juga oleh gereja karena adanya persamaan di antara Kristen dan Yahudi. Untuk menarik simpati dari rakyat dan kaisar, gereja telah mengadakan semacam aliansi dengan berbakti pada hari keramatnya bangsa Romawi, yaitu hari Minggu, hari pertama pada pekan, karena pada hari itu orang Romawi mengadakan pemujaan kepada dewa Matahari.

Suatu perobahan besar sehubungan dengan hari kudus Allah ini ialah pada tanggal 7 Maret 321 AD; seorang kaisar Roma, Flavius Valerius Aurelius Constantine, yang juga dikenal dengan nama Constantine the Great mengeluarkan satu undang-undang yang berlaku untuk semua penduduk di wilayah perkotaan agar tidak melakukan pekerjaan pada hari Minggu. Dalam undang-undang ini ia menekankan nama “Matahari” sebagai ilah. Seluruh rakyat harus berhenti dari pekerjaannya pada hari Matahari. Orang yang tidak mentaati undang-undang ini akan dibunuh, kecuali para petani.

Willy Rodrof, seorang ahli sejarah dari gereja Swiss memberikan penilaian terhadap Constantine sebagai berikut:

“Seperti kebiasaan kebanyakan orang sezamannya dan juga teristimewa orang-orang yang mendahuluinya di atas takhta kerajaan, Constantine cenderung terhadap penyembahan matahari. Kita sudah menyebutkan bahwa pemujaan Mithra pada waktu itu tersebar luas, terutama di antara serdadu, dan kaisar adalah komandan mereka yang tertinggi. Oleh karena itu Constantine dapat mengumumkan UU membuat hari Minggu, hari perhentian yang wajib untuk mempersatukan kerajaan di bawah satu agama Matahari. Sudah tentu Constantine mengetahui hari perbaktian orang Kristen, dan mungkin dengan cara ini ia ingin mendapat sokongan dari golongan minoritas Kristen yang sudah bertambah besar jumlah pengikutnya, dan kepada siapa ia telah memberi toleransi.” [17]

Dapat dipastikan bahwa walaupun Constantine menurunkan UU untuk menonjolkan agama kafirnya, hal ini merupakan tindakan politik kaisar untuk menanamkan simpati sekaligus merangkul kelompok minoritas Kristen.

D. Sikap Gereja Terhadap UUHM Constantine

Pada tahun 330 AD., kaisar memindahkan ibu kota kekaisaran Roma dari kota Roma ke kota Konstantinopel, dan kota Roma selanjutnya diserahkan kepada pemimpin gereja untuk dijadikan kota Paus. Hal ini membuat hubungan antara kaisar dan Paus semakin erat. Mengingat tenggangrasa yang telah tercipta di antara mereka pada waktu lalu, serta telah berseminya saling simpati di antara keduanya, maka dapat dipastikan bahwa untuk menjaga semua hal ini, gereja (Paus) mendukung sepenuhnya UU Constantine. Dukungan Paus terlihat jelas ketika Konsili di Laodekia pada tahun 336 AD., gereja telah membuat suatu keputusan yaitu menyetujui UU ini, dan melarang orang bekerja pada hari Minggu.[18]

Gereja Katolik memahami bahwa perobahan hari Sabat itu merupakan suatu tanda eksistensi kekuasaannya. Stephen Kenan menulis dalam sebuah karyanya bahwa perobahan hari Sabat ke hari Minggu tidak ada wewenang dari Alkitab, tetapi karena merasa mempunyai kuasa untuk melakukannya, dan semua gereja moderen kini menyetujuinya.[19]

Tuan Enright, seorang Imam gereja katolik menulis di American Sentinel, New York, bahwa:

“Alkitab mengatakan ingat dan kuduskan hari Sabat. Gereja Katolik mengatakan, tidak! Dengan kuasa Ilahi saya sudah menghapus hari Sabat dan memerintahkan kamu untuk menguduskan hari pertama dalam pekan (yaitu hari Minggu). Dan sekarang seluruh dunia yang berkebudayaan tunduk dan memberi penghormatan serta menuruti perintah gereja Roma Katolik yang kudus.” [20]

Sebuah komentar yang lain mengatakan, anda boleh membaca Alkitab dari Kejadian sampai Wahyu dan tidak akan pernah menemukan suatu pernyataan untuk menguduskan hari Minggu. Alkitab menegaskan penyucian hari Sabat, yaitu hari yang kita sendiri tidak menyucikannya.[21] Pendirian gereja Katolik terlihat jelas. Nabi Daniel telah menubuatkan bahwa akan ada kuasa yang mengubah waktu dan hukum (Daniel 7:25), dan gereja Katolik mengakui bahwa mereka adalah kuasa itu.

E. Bagaiman Dengan Anda?

Secara singkat kita telah melihat sejarah penyimpangan terhadap hukum Allah. Setan telah berhasil menuntun manusia kepada pelanggaran terhadap kehendak Allah justru pada awal pertumbuhan kekristenan. Tujuan Setan ialah agar tidak ada manusia yang selamat, tetapi sebaliknya agar semua binasa. Allah berfirman:

“Apabila engkau tidak menginjak-injak hukum Sabat dan tidak melakukan urusanmu padahari kudus-Ku; apabila engkau menyebutkan hari Sabat “hari kenikmatan,” dan hari kudus Tuhan “hari yang mulia” apabila engkau menghormatinya dengan tidak menjalankan segala acaramu dan dengan tidak mengurus urusanmu atau berkata omong kosong, maka engkau akan bersenang-senang karena TUHAN, dan Aku akan membuat engkau melintasi puncak bukit-bukit di bumi dengan kendaraan kemenangan; Aku akan memberi makan engkau dari milik pusaka Yakub, bapa leluhurmu, sebab mulut TUHANlah yang mengatakannya.”[22]

Sebagai orang Kristen yang menerima Alkitab sebagai satu-satunya dasar iman dan tingkah laku, sudah seharusnya kita berbangga dan berterimakasih untuk reformasi yang telah dilakukan oleh Martin Luther. Kita bersyukur kepada Tuhan unruk keberanian yang diberikan-Nya kepada beliau dalam mendobrak tradisi gereja sekaligus menolak kuasanya karena Kristus adalah satu-satunya kepala gereja.

Sebuah pernyataan yang dinyatakan oleh P. J. Kennedy, seorang rohaniawan Katolik yang menarik untuk disimak ialah:

“Sering umat Protestan mengejek tradisi kekuasaan gereja Katolik dan mengaku dipimpin oleh Alkitab, tetapi sesungguhnya mereka juga telah dipimpin oleh adat-istiadat gereja purba itu. Salah satu contoh yang mengejutkan tentang hal ini ialah perintah hukum keempat dari Sepuluh hukum, yaitu perintah untuk menycikan hari Sabat. Siapa dari umat Katolik dan Protestan yang menuruti perintah ini? Sama sekali tidak. Alkitab semata-mata diakui oleh umat protestan untuk ditaati tidak memberikan otoritas untuk mengganti hari ketujuh yaitu Sabat ke hari pertama. Dalam hal ini mereka menjauhi kuasa gereja Katolik tetapi tradisinya tetap saja terus diakui.” [23]

Ketika mengamarkan kepada murid-murid-Nya tentang hal pengajaran sesat, Yesus menekankan bahwa tidak semua orang yang berseru kepada-Nya akan masuk ke dalam kerajaan surga, tetapi hanya mereka yang melakukan kehendak Bapa yang akan menikmati kerajaan itu (Matius 7:21-23). Yesus berkata bahwa Ia akan mati dibunuh dan akan bangkit pada hari yang ketiga. Namun tidak ada perintah Yesus yang dicatat di dalam Alkitab bahwa para pengikut Yesus harus menguduskan hari kebangkitan-Nya. Jika demikian, atas dasar apakah hari Minggu harus diagungkan?

Pada satu ketika orang Farisi mempermasalahkan tindakan para murid Yesus memetik gandum pada hari Sabat. Melihat pola pikir mereka yang senantiasa mempersalahkan, Yesus mengecam cara mereka menguduskan hari Sabat yang kaku dengan berkata: “Hari Sabat diadakan untuk manusia dan bukan manusia untuk hari Sabat, jadi Anak Manusia adalah juga Tuhan atas hari Sabat” (Markus 2:27, 28).

Banyak kalangan yang menafsirkan pernyataan Kristus ini dengan mengatakan bahwa dengan otoritas-Nya, Ia telah merobah (memindahkan kekudusan) hari Sabat kepada hari Minggu. Tetapi marilah kita menganalisa secara sederhana perkataan Yesus di atas dan membandingkannya dengan penafsiran banyak kalangan. ‘Mungkinkah Yesus menghendaki bahkan menyuruh umat-Nya untuk mengagungkan hari yang sama yang diagungkan oleh orang kafir dalam penyembahan kepada dewa kafir, “dewa” Matahari?’ Apakah Allah itu adalah oknum yang sederhana dan terbatas kemampuan-Nya sehingga tidak mampu menciptakan sesuatu yang baik menurut kehendak-Nya bagi umat-Nya sehingga ia mengadopsi cara dan ciri kekafiran untuk umat-Nya? Dapat dikatakan bahwa dengan tidak menguduskan hari Sabat-Nya kita secara sengaja maupun tidak sengaja sedang melecehkan Allah dan mengakui keterbatasan-Nya dalam mengadopsi cara kafir bagi umat-Nya

Yang sebenarnya ialah bahwa pada bahagian ini Yesus ingin menegaskan kepada orang Farisi bahwa cara mereka menguduskan hari Sabat itu salah. Yesus adalah Tuhan atas hari Sabat, dan cara Yesus menguduskan hari Sabat itulah yang benar, dan bukan versi mereka.

Sebagai bukti, ketika Yesus sedang berada di rumah seorang Farisi untuk makan bersama pada suatu hari Sabat, hadir juga seorang yang sakit busung air di situ. Melihat orang ini, Yesus bertanya kepada ahli Taurat dan orang Farisi:

“Diperbolehkankah menyembuhkan orang pada hari Sabat atau tidak?” (Lukas 14:3). Karena tidak ada jawaban dari antara mereka maka Yesus menyembuhkan orang itu.

Setelah menyembuhkan orang yang menderita penyakit busung air itu Yesus bertanya kepada mereka: “Siapa di antara kamu yang tidak segera menarik keluar anaknya atau lembunya kalau terperosok masuk kedalam sebuah sumur, meskipun pada hari Sabat?” (Lukas 14:1-6)

Satu ketika seekor katak ditangkap untuk digunakan sebagai bahan percobaan di laboratorium. Katak tersebut dimasukkan ke dalam sebuah loyang logam berisi air, dan kemudian loyang tersebut dipanaskan dengan api. Katak ini tidak mengetahui bahwa loyang yang ditempatinya itu sedang dipanaskan. Ia terlena oleh nikmatnya kehangatan air yang semakin lama semakin panas, yang akhirnya merengut nyawanya.

Nabi Hosea menulis, “Umat-Ku binasa karena tidak berpengetahuan.”[24] Agar tidak binasa karena ketidaktahuan kita sebagaimana katak, maka hal ini diberitahukan kepada kita, bahwa sesungguhnya Allah masih menyediakan satu hari perhentian, yaitu hari ketujuh bagi kita, umat-Nya (Ibrani 4:9).Ingat bahwa menguduskan hari Sabat tidak menyelamatkan kita, sebagaimana penurutan akan sembilan hukum yang lain dari sepuluh hukum Allah. Hukum Allah bukan juruselamat. Juruselamat kita adalah Yesus. Kita telah ditebus oleh Allah melalui Dia, dan sebagai ungkapan terimakasih kita kepada Allah, kita wajib menuruti perintah-Nya, menguduskan hari Sabat, dan itu adalah juga sebagai ungkapan cinta kita kepda-Nya (Yohanes 14:15). Inilah yang dimaksudkan dengan iman yang hidup, atau iman yang nyata, karena iman tanpa perbuatan yang merefleksikan iman itu, tentunya iman itu sia-sia saja adanya (Yakobus 2:17, 26). Menuruti perintah Allah adalah bukti dari iman yang hidup.

Dengan demikian jelaslah bahwa perobahan hari Sabat ke hari Minggu bukanlah merupakan kehendak Allah, tanpa otoritas Kristus, dan bukan oleh tuntunan Roh Kudus. Hal itu terjadi oleh karena kehendak manusia yang mau menguiti rancangannya sendiri.

Bagaimana dengan anda? Kepada siapa anda harus berpihak? Kepada Sixtus, Victor, Constantine, atau kepada Alkitab yang adalah satu-satunya dasar iman dan etika Kristen?

Ketika menulis kepada Titus, Rasul Paulus menasehatkan kepadanya agar jujur dan bersungguh-sungguh dalam pengajarannya, karena dengan demikian pengajaran itu akan memberikan harapan yang semestinya (Titus 2:7).

“Jujur adalah pelita hati,” satu ungkapan yang menarik. Kita harus jujur terhadap firman Tuhan. Hanya orang yang jujur yang dapat mengalahkan dunia. Hanya mereka yang jujur yang dapat menyatakan kesalahan dengan berani, karena orang yang jujur tidak dapat diperjualbelikan dengan kedudukan. Seorang yang jujur terhadap firman Tuhan menulis:

“Sabat ialah hari Sabtu dan bukan hari Minggu. Mengapa kita menyucikan hari Ahad, bukan hari Sabtu? Karena gereja telah menukar kesucian hari Sabtu kepada hari Minggu. Umat Protestan yang mengaku percaya kepada firman Allah menjadi bingung oleh peristiwa ini sebab tidak ada satupun ayat yang menyokong penyucian hari Minggu. Kata Ahad tidak ada di manapun di dalam Alkitab untuk disucikan, sebab itu tanpa menyadarinya kita sedang mentaati tradisi dari kekuasaan gereja Katolik.” [25]

Pada hari Sabat Allah berhenti dari pekerjaan penciptaan-Nya dan memberkati serta menguduskan hari itu (Kejadian 2:1-3). Allah berhenti dari pekerjaan penciptaan yang dibuatNya itu bukan karena Ia lelah, tetapi sebaliknya Ia justru ingin meninggalkan teladan kepada setiap manusia sepanjang zaman untuk diikuti. Kami percaya bahwa pada hari yang dikuduskan oleh Allah itu penuh dengan berkat rohani karena Allah sendiri yang telah memberkati dan menguduskannya.

Kita boleh memilih hari apa saja di dalam satu pekan untuk berbakti kepada Tuhan, atau menggunakan semua hari untuk maksud itu, tetapi jika kita tidak mengikuti teladan yang ditinggalkan oleh Pencipta kita, yaitu berhenti pada hari Sabat dan menguduskannya, dapat dikatakan bahwa kita tidak menghargai-Nya.

Beribadah kepada Allah haruslah dalam kebenaran, karena kebenaran adalah kehendak Allah. Jadi, sementara kita beribadah kepada Allah setiap hari, atau pada suatu hari tertentu, kita harus menguduskan hari Sabat, hari yang telah dikuduskan oleh Allah. Karena jika kita tidak menguduskan hari Sabat, kita melanggar kehendak, ketetapan, dan hukum Allah. Ingat, “dosa adalah pelanggaran terhadap hukum Allah” (1 Yohanes 3:4).

Sehubungan dengan ketidaksetiaan bangsa Israel terhadap kehendak, ketetapan, dan hukum Allah, Guru Agung kita pernah mengomentarinya dengan mengutip tulisan nabi Yesaya dengan berkata: “Bangsa ini memuliakan Aku dengan bibirnya, padahal hatinya jauh dari padaKu. Percuma mereka beribadah kepada-Ku, sedangkan ajaran yang mereka ajarkan ialah perintah manusia. Perintah Allah kamu abaikan untuk berpegang kepada adat istiadat manusia” (Markus 7:7, 8).

Kita telah mempunyai banyak bukti yang jelas dari Alkitab maupun dari data sejarah sehubungan dengan hari yang dikuduskan oleh Allah. Diharapkan setelah data-data ini kita dapat membuat kesimpulan sekaligus keputusan yang benar untuk berpihak kepada Allah dalam melakukan kehendak, ketetapan, hukum-Nya.

Allah nengasihi manusia sehingga Ia telah rela mengutus Anak-Nya ke dunia, hidup di tengah-tengah manusia, untuk mengajar dan mengarahkan manusia. Dia berkata: “Jikalau kamu mengasihi Aku kamu akan menuruti perintah-perintahKu” (Yohanes 14:15; 15:14).

Hari Sabat bukan harinya orang Yahudi, atau harinya orang Advent, tetapi itu adalah harinya Tuhan Allah kita (Keluaran 20:8-10) dan itu diberikan kepada manusia sejak zaman Adam hingga sekarang ini (Markus 2:27; Ibrani 4:9) untuk dikuduskan (Keluaran 20:8).

Sifat Allah adalah kasih, dan Dia adalah sumber kasih karunia (2 Korintus 13:11). Nabi Musa memberikan kesaksian bahwa Ia adalah pengasih dan penyayang dan panjang sabar, berlimpah kasih-Nya dan setia-Nya, yang meneguhkan kasih setianya kepada beribu-ribu orang, yang mengampuni kesalahan, pelanggaran dan dosa (Keluaran 34:6, 7).

Oleh karena kasih-Nya yang besar maka Ia mengaruniakan kepada kita kesempatan kedua untuk diselamatkan melalui pemgorbanan Anak-Nya. Oleh kasihNya juga Ia mengaruniakan Alkitab, firman-Nya kepada kita untuk dijadikan pedoman, dan oleh kasih-Nya pula, Ia mengutus Roh Kudus untuk menuntun kita datang kepada firman-Nya yaitu Alkitab yang adalah kebenaran. Berbagai cara Ia gunakan untuk menyelamatkan kita karena memang Ia ingin agar kita selamat.

Satu lagi sifat Allah ialah adil. Oleh karena keadilan-Nya maka nabi Musa memberikan kesaksian bahwa Ia “tidaklah sekali-kali membebaskan orang yang bersalah dari hukuman, … (Keluaran 34:7).

Ia mencintai anda dan saya. Ia menginginkan agar anda dan saya hidup sesuai dengan kehendak-Nya. Tentu Ia menginginkan anda menguduskan hari Sabat-Nya.

Maukah Anda menguduskan “hari Sabat Tuhan Allahmu” sebagai bukti ungkapan rasa cinta kepada-Nya?

Kiranya kasih dan kemurahan-Nya dapat menolong anda membuat keputusan yang benar untuk berpihak kepada-Nya melalui menguduskan hari Sabat Tuhan Allah.

Kiranya Tuhan Yang Maha pengasih dan Maha Penyayang senantiasa memberkati dengan hikmat Sorgawi, serta Roh Kudus-Nya mendorong para pembaca sekalian utuk menggali kebenaran dalam firman yang tertulis, Alkitab, adalah doa dan harapan kami, Amin.

[1]Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Kamus Besar Bahasa Indonesia. Balai Pustaka, 1989., hal. 273.

[2]Yayasan Kanisius, Ensiklopedia Umum. Jakarta 1997, hal. 145.

[3]W.J.S. Poerwodarminto, Kamus Besar Bahasa Indonesia. Balai Pustaka, Jakarta, 1985, hal. 844, 845.

[4]Noah Webster, Webster New Twentieth Century. The World Publishing Company, NY., 1978, hal. 1519.

[5]Yayasan kanisius, Ensiklopedia Umum. Jakarta 1997, lihat artikel “Minggu.”

[6]Webster Dictionary, artikel “Sunday”

[7]H.Yagersma, Dari Alexander Agung Sampai Barkokhba. BPK. Gunung Mulia, Jakarta 1994, hal. 146-157.

[8]Wempie J. Lintuuran, Kaabah Allah Di Bumi. Lydia Fondation, Manado, 1991, hal. 55.

[9]Faa di Bruno, Catholic Belief. Oates & Washbourne Ltd, London 1948, hal. 48.

[10]Mark Finley, Hari Yang Hampir Dilupakan. Indonesia Publishing House, Bandung 1995, hal. 55.

[11]L.P. Qualbin, A History of the Christian Church, ha. 77.

[12]Carlyle B. Hagnes, From Sabbath to Sunday. Review and Herald Pub. Ass. Washington DC., 1928. hal. 31, 32.

[13]Finley, hal. 48

[14]Catholic Encyclopedia, vol. IV, hal. 53

[15]Ecclesiastical History, vol. V, hal. 22.

[16]Finley, hl. 56

[17]Harold E. Metcalf, Suplemen Alkitab Terjemahan Baru. LAI, Bogor 1985, hal. 124.

[18]Materi Kuliah Sejarah Gereja, Fakultas Theologia Universitas Klabat, Airmadidi, Manado, 1992.

[19]Sephen Khenan, A Doctrinal Catechism, hal. 174.

[20]Finley, hal. 59.

[21]Cardinal Gibons, Faith of Our Fathers. NY., Murphy Compay, hal. 89.

[22]Lembaga Alkitab Indonesia, Alkitab Terjemahan Baru. Bogor, 1984, Yesaya 58:13, 14.

[23]P.J. Kennedy, Rebuillding a Last Faith. NY., 1922, hal. 80.

[24]Lembaga Alkitab Indonesia. Alkitab Terjemahan Lama, Jakarta 1969. Hosea 4:6

[25]Burn Oates, The Catechism Simply Explained, London 1938, hal. 89.

 

410 thoughts on “Perubahan Hari Sabat ke Hari Minggu

  1. Konsep pergantian hari pada saat ini mengacu pada pukul 00:00 untuk seluruh dunia. Sedangkan bila kita mengacu pada firman Tuhan dlam kitab kejadian, dlam penciptaan Tuhan selalu ada kata “jadilah petang jadilah pagi” y kemudian disebut hari pertama,kedua dan seterusnya…
    Maka seharusnya pergantian waktu itu bukan pada pukul 00:00 melainkan pada pukul 18:00 (petang).
    Dr hal ini dpat kita lihat sebenarnya waktu pergantian hari itu telah diubah sehingga jatuhnya hari sabat jg telah berubah…
    Saya yakin ini bukan msalah hari ttpi waktu…
    Yang harus dicari sekarang adlah pada waktu manakah sebenarnya pergantian hari itu pertama kali terjadi sehingga d dapat perhitungan y tepat untuk menentukan hari sabat y sesungguhnya…

  2. Pak Leo dan Teman-teman saya doakan agar kita menjadi agen-agen Tuhan Yesus di dunia untuk memenangkan umat yang belum menerima kebenaran hari Sabbat.

  3. Vanilio, jangan mengarut kamu memahami Alkitab jika kamu mengatakan perjanjian baru hanya mempunyai 2 hukum.. Seperti yang saya katakan, jangan mengambil 1 ayat sahaja, baca kesemuanya.. Mat. 5:17 “Janganlah kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para nabi. Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya.

    Jawab Yesus kepadanya: “Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu. Itulah hukum yang terutama dan yang pertama. Dan yang terutama, hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Matius 22:37-39
    AYAT 40: PADA KEDUA HUKUM INILAH TERGANTUNG SELURUH HUKUM TAURAT DAN KITAB PARA NABI..

    Ternyata kamu tidak membaca ayat empat puluh?
    Bagaimana kamu hendak mengasihi Tuhan dengan segenap hatimu, jiwamu dan akal budimu? Jawapannya mudah, lihat didalam hukum sepuluh = hukum 1 hingga 4.. begitulah caranya yang Yesus maksudkan.. Hukum taurat tergantung di dalam hukum yang pertama Yesus sebutkan..

    Bagi hukum kedua yang Yesus sebutkan, kasihi sesama manusia.. Bagaimana? Mudah sekali, lihat dalam hukum sepuluh = hukum 5 hingga 10

    Tidak pernah wujud istilah umat Allah jasmani/fizikal/lahiriah yang kamu katakan.. Kamu bermimpi perkara ini dari mana? umat Allah rohani juga tidak ada istilah ini.. kalau menurut kamu, saya boleh sahaja membiarkan fizikal saya rosak asalkan rohani saya baik? jangan mengarut dengan istilah-istilah yang kamu ciptakan..

    Sila baca Alkitab dengan cara yang betul, baca kesemua fasal dan bukan hanya 1 ayat untuk membuat kesimpulan.. Pendapat kamu saya alu-alukan jika ingin tambah.

  4. Vanillo, ternyata kamu membaca Alkitab dengan cara yang salah selama ini. Hosea 2:10 ditujukan kepada siapa? Perempuan-perempuan sundal bukan? Ianya hanya untuk mereka kerana mereka tidak menurut firman Tuhan maka diberhentikan segala perayaannya, etc.. Tolong baca kesemua bab Hosea 2, jangan hanya memetik satu ayat..
    Kalau kamu menurut ayat ini sahaja, maknanya saya boleh katakan kamu adalah dalam golongan yang sesat[seperti perempuan-perempuan sundal dalam Hosea 2]/tidak menurut ajaran Tuhan.. Jika benar kamu menurut ayat itu, silakan saja masuk dalam golongan tersebut dimana memang betul Tuhan akan memberhentikan segala kegeringanmu, hari rayamu, bulan barumu dan Sabatmu dan segala perayaanmu. Ini sama sahaja seperti orang mati.

  5. Mohon bantuannya,

    Mengenai perbedaan waktu di dunia, kita di indonesia beribadah hari sabtu, sedangkan di amerika masih hari jumat, dan sebaliknya di amerika beribadah hari sabtu, di indonesia sudah hari minggu.

    Pertanyaan:
    1. Bagaimana sejarahnya sampai ada perbedaan waktu di dunia?
    2. Siapa yang membuatnya?
    3. Apakah mulai dari penciptaan, zaman nabi2 juga rasul2 sudah ada perbedaan waktu?
    4. Atas dasar apa mereka membuat perbedaan waktu?

    Menurut saya hari sabat/sabtu dikuduskan serentak di seluruh negara, mohon bantuannya untuk menjelaskannya.
    Terimakasih, Tuhan memberkati kita semua.

  6. Mohon bantuannya,
    Mengenai perbedaan waktu, contoh: di indonesia kita beribadah hari sabtu, sedangkan di amerika masih hari jumat klo gak salah, sebaliknya di amerika mereka beribadah hari sabtu, sedangkan di indonesia sudah hari minggu klo gak salah.

    Pertanyaan saya: bagaimana sejarahnya sampai ada perbedaan waktu seperti itu? Siapa yang membuat seperti itu? Apakah sudah ada perbedaan waktu dari mulainya penciptaan, dan zaman nabi2 juga rasul2? Apakah hari sabat dikuduskan serentak pada mulainya penciptaan, zaman nabi2 juga rasul2?

    Menurut saya seharusnya hari sabat dikuduskan serentak seluruh negara di dunia, mohon bantuannya untuk menjelaskan.
    Terimakasih, Tuhan memberkati kita semua.

  7. Woww.. Seblm israel udh ada bro sabat, mereka udh nurutin tanpa harus di ingatkan.. Tp knp israel harus dikasih hukum, karna mrk baru keluar dr perbudakan yg dimana adat istiadat mesir mereka bawa2.. Makanya dikasih tau lagi.

  8. jd umpama saya tidak menetapkan hari ke tujuh sebagai hari sabat apakah saya berdosa dan akan masuk neraka?

  9. Syalom…
    Sedikit sanggahan untuk umat GMAHK, pelajaran dan argumen2 yang bgtu baik dan BENAR, tetapi Tuhan Yesus sedih melihat umat pilihanNya berbantah2an. Padahal Yesus sendiri sudah memberikan contoh sewaktu Dia di Dunia. Boleh KITA bersemangat dan berapi2 menyampaikan Firman Tuhan namun bukan dengan berbantah2 dan saling mengolok! Berikanlah ayat referensi dan biarkan Roh Kudus yang bekerja, ingat Firman Tuhan bagai pedang bermata dua, dan ingat juga balok di depan mata kita sangat besar, biarlah yang bertelinga mendengar, karena nubuatan mengatakan BINTANG2 saja berjatuhan apalagi KITA yang cara menginjil seperti ini, bukan jiwa yang KITA dapat tetapi neraka! Jika Roh Kudus yang bekerja, tidak ada yang tidak mungkin. Karena hanya BABI sajalah yang tidak menerima emas dan mutiara. Bgtu pula manusia yang menolak Firman Tuhan! Kiranya kita semua diberkati Tuhan dan atas kemurahanNya semoga kita semua mendapat bagian/tempat dalam kerajaan SURGA. Adalah doa dan harapan KITA semua…
    Amin

  10. apa sudara Vanilio tidak membaca cerita Alkitab dengan seksama? tentang penciptaan skrg saya tanya wktu jaman penciptaan.. pada harii ketujuh Tuhan sendiri beristirahat dan menguduskan hari Sabat.. wktu Tuhan turun kebumi Tuhan Yesus sendiri mengajarkan kita menguduskan hari Sabat.. Tuhan sndri melakukan kenapa kita tidak melakukan?

  11. saudara Vanilio..hati” dlam memberikan penjelasan firman Tuhan.. tolong saudara berikan ayat referensi menjelaskan kematian Tuhan membatalkan hukum taurat.. kalau hukum tautat d batalkan boleh dong kita membunuh jadinya..?? kan sudah dibatalkan menurut saudara..hukum taurat dan hukum lainnya itu dibuat untuk semua umat manusia yang percaya padaNya.. hukum dibuat sebagai cermin dan sebagai alat untuk menuntun kita untuk tetap dijalanNya. Tuhan ingin dengan Hukum kita bisa d tempa menjadi layaknya emas murni dan layak untuk masuk kerajaan sorga.. kalau hukum taurat sdh dibatalkan dengan kata lain kita sudah murni sprti emas murni.. kalau hukum sudah dibatalkan brarti mnrt km Tuhan sdh percaya kita tdk akan jatuh dlm dosa krn hukum sdh d batalkan? knp setelah Tuhan mati dan bangkit masih memberikan misi kepada murid2 Yesus untuk pergilah ajar dan baptis kesuluruh dunia.. itu menandakan masih banyak org yg jatuh kedalam dosa dan perlu diselamatkan.. dan setelah dibaptis hukum itu masih perlu untuk tetap menjaga kita dalam jalan Tuhan.. krn manusia lemah akana keinginan daging. belajar Alkitab lebih dalam lagi saudara.. jangan menafsirkan menurut pemikiranmu sendiri padahal dialkitab jelas koq menjelaskan dan semua ayat sangat korelasi satu dengan yang lain. Tuhan memberkati

  12. Anda mengatakan :
    Jawaban anda tdk berdasarkan sejarah alkitab. Yg harus anda telusuri, hari Sabbat PERTAMA KALINYA adalah MINGGU pertama ketika bani Israel eksodus dari Mesir.

    Sabat pertama kali hari Minggu???
    Koq saya baru tau? Di ayat mana Bang nanti saya telusuri…

    Kalo sabat benar hari minggu, berarti Yesus bangkit hari apa? Selasa?
    Seperti nya Anda kebingungan, di awal anda katakan Hari Pertama itu hari minggu, sekarang anda katakan sabat pertama kali itu hari minggu

  13. Jawaban anda tdk berdasarkan sejarah alkitab. Yg harus anda telusuri, hari Sabbat PERTAMA KALINYA adalah MINGGU pertama ketika bani Israel eksodus dari Mesir.

    Sblmnya tdk ada Sabbat mingguan yg dijadikan hari peribadahan.

    Itu tandanya Sabbat / hari ketujuh yg jatuh pd Sabtu itu kaitan dgn perjalanan bani Israel ketika sampai perhentian pertama di Gunung Sinai.

    Kalau anda mengikuti Sabbat Yahudi yg jatuh pd hari Sabtu sbg hari ketujuh, berarti anda terpaku pada minggu2 pertama Israel eksodus dari Mesir.

  14. Hahahaaaa…
    Karna pendapat anda pun Membingungkan saya, Anda dengan pasti dan paham bahwa hari pertama menurut Alkitab itu adalah Hari Minggu, tapi anda tidak bisa mengetahui / menghitung hari ketujuh itu hari apa….

    Krisdayanti aja sampe nyanyi
    Menghitung hari..
    Heheheee…

  15. Waduh, kayaknya ini sdh muter2 alias debat kusir. Tdk akan ada ujung pangkalnya. Krn kaum anda berpendapat hari ketujuh hrs nurut Yahudi yg sepakati sabbat pada hari Sabtu.

  16. Yah, saudara saya cuma gak habis pikir aja bahwa manusia berani merubah rubah 10 Perintah Allah yg sudah jelas2 di tulis oleh jari Allah Sendiri.

    Suatu karya yg spesial dari Allah sama seperti Manusia pada awalnya Allah yg membentuk Manusia dengan TanganNya sendiri, spesial bukan?

    Padahal kalo dipikir2 Allah tinggal berFirman “Adam” pasti langsung jadi si Adam, tapi mengapa Allah tak melakukan nya? Mengapa Allah tidak menyuruh Musa saja yang menuliskan di atas 2 loh batu?

  17. Hari Hari ketujuh yah hari sabat, kalo anda kurang paham bahwa sabat itu sabtu, cek di google aja, sejarah nya, dalam berbagai bahasa pun sabat ya sabtu, sabtu ya sabat, atau kalo ada rejeki ke Israel lah dan tanya mengapa hari ketujuh tuk bani israel itu harus jatuh pada hari sabtu, siapa yang menentukan?

  18. Tertulis hari ketujuh. Sedangkan di Keluaran 20 tdk ada aturan pelaksanaan hari ketujuh harus jatuh pd hari apa.

    Oleh krn itu dibutuhkan Ceremonial Law (tulisan jari Musa) utk kejawantahkan 10 perintah (Tulisan Jari Allah) itu.

    Yahudi melaksanakan hari ketujuh (judicial law) di hari Sabtu (ceremonial law) lengkap dengan tata ibadahnya.

    Apakah setiap org di dunia ini tunduk pada hari ketujuh Yahudi yg jatuh pada sabtu (ceremonial law)? Padahal ceremonial law inilah yg diganti oleh Yesus, bukan judicial law nya.

    Ingat, perintah ke empat itu utk ingat dan kuduskan hari ketujuh. Bukan hari Sabtu!

  19. 1 paket?

    Bukankah beda perintah 10 Firman Allah dan hukum yg tertulis di GULUNGAN KITAB Taurat?

    Yang satu di tulis dengan jari Allah
    Yang satu di tulis oleh MUSA atas Perintah Allah

    Dan yg dibatalkan itu sistem kurbannya, bukan “Hari” nya, karna semua sistem kurban sudah di ganti oleh Yesus

    Karna di Alkitab pun ditulis : Lebih mudah langit dan bumi lenyap dari pada Hukum taurat batal…

    Dan saudara berpendapat 10 Firman Allah Berlaku, tapi hukum ke-4 hari sabat di ganti sama hari Pertama

    Padahal Penulisnya (Allah) gak pernah mengIsyaratkan tentang pengantian Hari yang di berkati dan di kuduskan Nya.

    Anak manusia pun patuh pada Perintah Allah Bapa.
    Jangan lupa di Alkitab tertulis : Anak manusia adalah Tuhan atas Hari Sabat

    Masaq Anda gak ngerti Bahasa Indonesia seperti itu?

    Sabat tetap sabat!

  20. Hal hal itu hanya tambahan saja, hanya untuk memperkuat Dogma Gereja Perdana, jadi umat gak ada Pertanyaan tentang Hari ibadah yg di tentukan Allah…

  21. Yg dibahas adalah tuduhan anda bhwa saya (akun sembiring) seakan2 nyatakan 10 printah Allah sdh tdk berlaku.

    Saya sdh sanggah, dng statemen bhwa 10 printah Allah masih berlaku. Kesepuluh perintah tsbt ada di Keluaran 20:1-17.

    Di kitab keluaran 20:1-17 adalah Aturan Pokok/ Judicial Law Taurat. Sedangkan Aturan Pelaksanaan Taurat/ Ceremonial Law –salah satunya sperti yg anda sbut: Imamat 23.

    Ceremonial Law itu satu paket, seperti berkumpul pd hari Sabtu sbg hari ketujuh Yahudi, pengorbanan Anak Domba tak bercela, pemberian berkas2 tanah, korban api2an dlst. Di kitab lain, ada gigi ganti gigi, mata ganti mata.

    Ceremonial Law dari Taurat inilah yg sdh tidak berlaku lagi. Sedangkan Judicial Law (10 printah) tetap berlaku. Ceremonial Law pengganti nya adalah pertemuan Hari Minggu, Ekaristi pemecahan roti sbg pengurbanan Yesus Almasih sbg Anak Domba Allah, pemberian persembahan/ kolekte, kasih pada sesama walaupun itu musuh.

    Jika anda bertahan pada Ceremonial Law: aturan pelaksanaan Hari Ketujuh pada Sabtu, maka Ceremonial law 1 paket dgn itu: Sembelihan Domba, Pemberian hasil tuai pertama, korban api2an, gigi ganti gigi, mata ganti mata, SEYOGYANYA masih dilakukan, krn itu 1 paket adanya dlm Imamat 23.

    Bagaimana, apakah 1 paket Aturan di Imamat 23 juga jemaat gereja Anda lakukan di hari Sabtu?

  22. Tentu sj Paulus berkumpul stlah matahari terbenam.

    melakukan ibadah perjamuan ekaristi memecah2 roti sbgmna Yesus lakukan dan Yesus prrintahkan utk dilakukan.

    Gereja Katolik (Roma, Melkit, Koptik Katolik, Ortodox katolik) jg mlakukan ibadah mingguan minggu di awal minggu (sabtu sore).

    Ibadah jg dilakukan minggu pagi utk hormati kbangkitan Yesus.

    Jika umat sngt bnyk, maka bisa diperluas s.d minggu sore.

    Semua itu dlm 1 rangkaian tradisi gereja perdana sbgmana trmaktub dlm Kisah 20:7.

  23. Kisah Para Rasul 20:7
    Mengatakan : Hari Pertama…

    Menurut Alkitab Hari Pertama terhitung dari matahari terbenam/magrib/jam 18.00, dengan kata lain dalam Kis 20:7 Paulus berkumpul setelah selesai Sabat atau Sabtu sore (malam minggu)

    Kalo jaman sekarang pergantian HARI Pada Umumnya orang menghitung setelah jam 00.01
    Saat itulah dikatakan Hari yang baru, kemudian.

    Jadi setelah Panjang lebar Paulus berbicara (sampai bergadang), keesokan Pagi nya dia harus pergi ke Miletus

    Jadi kalo Denominasi lain memakai ayat2 perikop ini untuk menguatkan Peribadatan Hari Pertama (minggu) ini gak tepat sama sekali !!!

    Apakah saya Salah Saudara Sembiring dalam Hal Pergantian Waktu/Hari???

  24. Apakah ada yang memaksakan Sabat pada zaman itu? Gak usah di pungkirilah bahwa Gereja Awal memang mencampuradukan Tradisi KAFIR di dalamnya bahkan sampai sekarang! Dewa Matahari di plesetin jadi Surya kebenaran Yesus, hehehee…. dan jangan lupa patung tetep patung yg gak bisa memberi dan menerima, saya pernah mematahkan Patung itu dan tidak ada yang terjadi pada saya!!!
    Kalo anda orang Indonesia dan tahu bahasa pasti anda tahu apa maksud dari Perintah ke-2 dari 10 Hukum

  25. Yg anda tanyakan tadi apakah hari sabat/hari ketujuh dalam petintah ke-4 dari 10, itu dalam konteks ibadah atau bukan, di Imamat 23 kan di jelaskan bahwa hal itu dalam konteks IBADAH bukan hanya BERHENTI

  26. Pemaparan atas sabat dilaksanakan hari Minggu agaknya masih banyak kurang.
    Paulus sempat menegor Petrus dalam caranya memberitakan Injil. Jangan kita memaksakan orang2 yg tidak bersunat utk belajar tentang sunat (Rm.12:17-29). Cara mengkristenkan orang berbeda beda tidaklah sama. Inilah yang akhirnya dipilih oleh Polycarpus dan Bapa2 gereja pertama lakukan utk merangkul Romawi utk menjadi Kristen. Bahwa mereka masuk melalui tradisi Romawi itu sendiri yaitu melakukan perayaan (ibadah) pada hari minggu tapi bukan turut dlm praktik kekafiran. Namun mereka hendak merangkul orang dlm kekristenan. Ya, kami juga bisa melakukan perayaan pada hari minggu menyembah surya (matahari) tapi yg kami sembah itu surya kebenaran Yesus Kristus. Dengan cara inilah perlahan-lahan bapa2 gereja mengkristenkan Romawi sehingga agama Kristen menjadi agama kekaisaran.
    Kalau langsung memaksakan tradisi dan adat istiadat Yahudi maupun Kristen tentu saja yg ada hanyalah penolakan mentah2 dari Romawi dan Yahudi/non Yahudi (Yunani).
    Hal persis sama dilakukan Paulus saat melakukan pendekatan di Atena kpd orang Yunani, Paulus mulai masuk dengan kepercayaan mereka menyembah dewa. Namun Paulus hendak meluruskan bahwa Tuhan yg mereka cari selama ini, yg tidak mereka lihat sehingga mereka cuma membuat patung dewa agar bisa dilihat, Dialah Tuhan atas langit dam bumi, Yesus Kristus yg Paulus beritakan. Bukan diam dalam patung buatan tangan manusia, sehingga banyak orang akhirnya menerima pemberitaan Paulus.
    Jadi sebenarnya bukan caranya, bukan golongan Apolos, golongan Paulus, golongan Barabas, tapi pusat pemberitaanya yakni Yesus Kristus sendiri.
    Sama halnya dengam baptisan, persoalan bukan caranya, tapi dibaptis DALAM NAMA BAPA PUTRA DAN ROH KUDUS AMIN.

  27. Saya tdk temukan ibadah dlm imamat 23. Yg sy temukan adalah hari2 raya umat yahudi, yg termasuk dlmnya adalah hari ketujug/sabbath.

    Dan lmamat 23 adalah pengejawantahan “ceremony law” bagi Yahudi. yakni bagaimana aturan dlm pelaksanaan hari2 raya tersebut. BUKAN LAGI TTG 10 PERINTAH ALLAH.

    Sdh berulang kali dijawab utk kaum Adventis GMAHK , bahwa Yesus dtg utk menggantikan “ceremonial law” dari hukum Taurat, bukan Taurat 10 perintah Allah.

    Contoh: Imamat 23:6-43 itu semua adlah ceremonial law.

    Ceremonia law adalah Aturan Pelaksanaan utk mengejawantahkan hari2 raya Yahudi, yg termasuk di dlmnya hari ketujuh_sabbath.

    Jadi, keseluruhan imamat 23 adalah Peraturan Hari Raya / Peraturan Pelaksanaan. Imamat 23 bukan Undang2 Utama selevel 10 Perintah Allah.

    10 Perintah Allah tetap berlaku, peraturan pelaksanaannya sbg contoh di Imamat 23 sdh TDK BERLAKU. krn sdh digenapi/selesaikan oleh Yesus DGN PENGORBANAN DARAH Kristus di kayu salib.

    Terutama sekali ayat ini:
    Imamat 23:12 Pada hari kamu mengunjukkan berkas itu kamu harus mempersembahkan seekor domba berumur setahun yang tidak bercela, sebagai korban bakaran bagi TUHAN,

    Yesus adalah Anak Domba Allah, sbg korban sembelihan terakhir utk PENEBUSAN DOSA manusia.

    Amin.

  28. Kalo anda katakan Kisah Para Rasul 20:7 bukan peribadatan, lalu apakah ayat ini ada perintah utk peribadatan?

    Keluaran 20:8-11 Ingatlah dan kuduskanlah hari Sabat:
    enam hari lamanya engkau akan bekerja dan melakukan segala pekerjaanmu,
    tetapi hari ketujuh adalah hari Sabat TUHAN, Allahmu; maka jangan melakukan sesuatu pekerjaan, engkau atau anakmu laki-laki, atau anakmu perempuan, atau hambamu laki-laki, atau hambamu perempuan, atau hewanmu atau orang asing yang di tempat kediamanmu.
    Sebab enam hari lamanya TUHAN menjadikan langit dan bumi, laut dan segala isinya, dan Ia berhenti pada hari ketujuh; itulah sebabnya TUHAN memberkati hari Sabat dan menguduskannya.

  29. Yg jadi pertanyaannya adalah mengapa HARI KETUJUH bani Israel jatuh pada hari Sabtu?

    Hari pertama apa yg terjadi bagi bani Israel SEBELUM PENETAPAN hari Sabbath/Sabtu PERTAMA kalinya?

    Apakah Allah pernah memerintahkan kepada Musa atau bani Israel, MENUNJUK satu hari ini/itu SEBAGAI hari ketujuh?

  30. Maaf Saudara Sembiring…. jadi sudah di jelaskan oleh Anda bahwa 10 Firman masih berlaku untuk Anda dan saya

  31. Memang, tapi ATURAN PELAKSANAANNYA yg tdk sama dgn hukum yg lama.

    Kan sdh sy jlentrehkan. Gigi ganti Gigi, sdh berubah. Diganti Yesus jadi Mengasihi musuh.

    Btw, saya tdk pernah katakan Sepuluh Perintah di Kitab Keluaran diubah!

    Jadi jgn fitnah saya!

  32. Hukum Kasih sudah ada di Perjanjian Lama dan di Perjanjian Baru di katakan lagi / di ulang

  33. 10 perintah Allah tdk pernah berubah! Yg berubah itu aturan pelaksanaannya: ceremonial law.

    Sabbath itu bermakna hari ketujuh. Hari ketujuh tidak melulu sama bagi semua org. Pelaksanaannya (ceremonial) pada hari Sabtu berlaku buat Israel.

    Hukum gigi ganti gigi jg adalah hukum pelaksanaan, yg sdh diganti dgn hukum kasih.

  34. Sjak kapan saya katakan sperti itu, bung? Knapa akun saya jadi difitnah gini? Apa kaum adventis GMAHK seperti anda ini klakuannya?

  35. Jadi Sepuluh Hukum sudah tidak berlaku lagi ?
    Karena itu berzinah atas dasar suka sama suka, LGBT, dan membunuh demi cinta tidak berdosa dong.

  36. Jika kita masih terikat Dngan hukum taurat bukan hukum kasih maka kita harus mematuhi hukum Gigi ganti gigi…..

  37. Bagi Mantan Katolik Roma@ yang tidak bisa membedakan Umat Allah Fisikal pada jaman PL dan Umat Allah Rohani PB dan juga tidak bisa membedakan Hukum Perjanjian Lama dan Hukum Perjanjian Baru…

    10 Hukum yang diturunkan di Gunung Sinai secara Khusus hanya ditujukan kepada Umat Allah yang bersifat fisikal pada Jaman PL yakni Hanya bangsa Israel sebagai Penerima dan Pelaksana Taurat PL tidak termasuk bangsa-bangsa lain bahkan tidak termasuk nenek moyang bangsa Israel sendiri….

    Dan 10 Hukum tersebut merupakan PERJANJIAN LAMA hanya mengikat Umat Allah fisikal yang telah dibatalkan oleh Allah sendiri dan dimulai dengan Hukum yang baru yakni HUKUM ALLAH PERJANJIAN BARU utk mengikat Umat Alah Rohani….

    Perjanjian Lama sifatNya SEMENTARA dan TERBATAS sehingga hanya sebagai bayang-bayang atau gambaran krn hanya diMateraikan oleh darah binatang lembuh sebagai Simbol…

    SifatNya yang SEMENTARA karena hanya berlaku pada sampai pada Jaman Kristus saja dan setelah Kristus Hukum PL tidak berlaku…

    SifatNya yang TERBATAS karena hanya berlaku terbatas pada Umat Allah Fisikal yakni hanya kepada bangsa Israel krn tidak pernah berlaku bagi bangsa-bangsa lain bahkan tidak pernah berlaku bagi nenek Moyang bangsa Israel sendiri….

    Sedangkan Hukum Perjanjian baru dimateraikan oleh darah Kristus sendiri sehingga sifatNya KEKAL dan TAK TERBATAS…

    SifatNya KEKAL karena berlaku dalam Kerajaan Sorga dan menjadi Undang-undang Kerajaan Sorga….

    SifatNya TAK TERBATAS krn berlaku bagi semua Bangsa yang Menjadi Umat Allah Bersifat Rohani pada jaman PB karena tidak terbatas pada bangsa Israel saja….

    Dan yang menjadi 2 Hukum Perjanjian Baru Hanya 2 Hukum yakni Kasih Kepada Allah dan Kasih Kepada Manusia dan 2 Hukum ini merupakan Undang-undang Kerajaan sorga sedangkan 10 Hukum taurat adalah Hukum Allah perjanjian lama yang bersifat DUNIAWI, SEMENTARA dan TERBATAS….

  38. Pertanyaan yang harus kita renungkan adalah apakah gereja Katolik memiliki kekuasaan untuk mengubah 10 Hukum Allah yang ditulis langsung oleh jari-Nya pada 2 loh batu itu? Apakah Gereja lebih tinggi dari Alkitab?

    Jawab: Allah tidak pernah memberi wewenang kepada manusia siapapun atau organisasi gereja manapun atau pemerintah manapun, kepada pendeta manapun atau majelis jemaat manapun betapapun berkuasanya orang itu untuk mengubah 10 Hukum-Nya. Allah itu kekal  (Kejadian 21:33) dan hukum-hukum-Nya kekal (Mazmur 11:7,8); Allah itu sempurna (Matius 5:48) dan 10 Hukum Allah yang biasa disebut Taurat Tuha sempurna (Mazmur 19:8) sehingga tidak perlu perubahan atau revisi; Allah itu kudus (Yesaya 5:16) dan hukum-hukum-Nya kudus (Roma 7:12); Allah itu adil (Ulangan 32:4) dan hukum-hukum-Nya adil (Mazmur 19:10). Allah itu tidak berubah (Yakobus 1:17) dan hukum-hukum-Nya tidak berubah (Matius 5:18). Sebelum Allah memberikan kesepuluh firman atau 10 Hukum-Nya dalam Keluaran 20:3-17  kepada  Musa dalam bentuk tertulis di atas 2 loh batu itu, Ia mengucapkannya di depan Jemaat Israel di Gunung Sinai. Alkitab mengatakan bahwa Apa yang keluar dari bibir Allah tidak akan diubah-Nya (Mazmur 89:35). Yesus pun tidak datang untuk mengubah 10 Hukum Allah (Lukas 16:17).

  39. Tanya Jawab Apakah Benar Gereja Katolik Mengubah Sabat (Dikutip dari Silalahi (2008,  hlm 177-178) dan Shelton dan Quinn (2007,  hlm 103-104)

    Pertanyaan Kepada Paus Pius XII

    Apakah tuduhan itu benar, yang dilancarkan kaum Protestan terhadap Anda sekalian? Mereka katakan Anda mengubah Sabat Hari Ketujuh menjadi apa yang disebut hari Sunday umat Kristiani; yang merupakan hari pertama tiap pekan. Kalau memang benar, kapan Anda mengubahnya, dan atas wewenang siapa?-Hormat saya J. L Day, Thomaston, Georgia 22 Mei 1954.

    Jawaban yang Disetujui Paus Pius XII (telah diterjemahkan ke Bahasa Indonesia)

    Mengenai penggantian hari perbaktian dari Hari Sabat ke Hari Minggu, saya ingin menarik perhatian Anda pada fakta-fakta berikut:

    Bahwasanya kaum Protestan, yang mendasarkan iman dan agama mereka pada Alkitab saja, seharusnya kembali memelihara Sabat. Tapi fakta bahwa mereka tidak melakukannya, sebaliknya malah memelihara Hari Minggu, merendahkan diri mereka di mata semua orang yang punya akal.
    Kami orang Katolik tidak menganggap Alkitab sebagai satu-satunya dasar iman. Selain Alkitab, kami punya gereja (Vatikan) yang hidup sebagai petunjuk untuk membimbing kami. Gereja ini, didirikan oleh Kristus untuk mengajar dan membimbing manusia sepanjang hidup mereka, punya hak untuk mengganti hukum-hukum upacara Perjanjian Lama dan karena itu, kami menerima perubahan hari perbaktian  yang dibuat Gereja (Vatikan) dari Sabat ke Minggu. Kami dengan jujur berkata “ya” Gereja (Vatikan) telah membuat perubahan itu, membuat hukum ini, sebagaimana telah membuat banyak hukum, misalnya Friday Absistence pengekangan diri pada hari Jumat, keimaman yang tidak menikah, hukum mengenai pernikahan antara Katolik dengan non Katolik, peraturan mengenai pernikahan dua mempelai Katolik, dan ribuan hukum lainnya.
    Kami juga utarakan, bahwa dari semua golongan Protestan, Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh adalah satu satunya kelompok yang memilki dasar yang benar (Alkitab) dan konsisten dengan ajaran-ajaran mereka. Memang selalu lucu bila melihat gereja-gereja Protestan, di mimbar dan pemerintahan, menuntut perayaan hari Minggu yang sama sekali tidak ada dasarnya di Alkitab untuk posisi iman ini.-Hormat kami, Peter R. Tramer. Editor.-
    Setidaknya, seperti itulah seharusnya. Tapi tahukah anda bahwa Vatikan mencibir pada orang-orang Protestan pemelihara hari Minggu karena praktik ibadah hari Minggu sebetulnya tidak sesuai Alkitab? Baca kutipan berikut dari Revered John O’Brien:

    “…Mereka (orang Protestan) telah melestarikan tradisi ibadah hari Minggu walaupun hal itu berdasar pada otorotas Vatikan dan bukan pada ayat Alkitab. Ibadah hari Minggu itu tetap merupakan pengingat mereka akan gereja induk darimana golongan-golongan non-Katolik memisahkan diri, ibarat seorang anak yang kabur dari ibunya tapi masih membawa foto ibunya di dompet atau segenggam rambut sang ibu” (The Faith of Million, hal 421,422 dalam Shelthon dan Quinn,2007:98)

  40. Anton Silalahi  (2008) dalam bukunya berjudul “Hari Perhentian Mengapa Hari Sabtu?  dan Shelthon and Quinn (2007) dalam bukunya yang diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia yang  berjudul “10 Hukum Allah Disingkirkan Dua Kali’ menyatakan bahwa kepausan telah memaksa ketentuan yang mengharuskan memelihara hari Minggu dalam Canon 29 Konsili Laodekia Tahun 364 M.

    “Orang-orang Kristen tidak boleh men-Yahudikan diri mereka sendiri dan bermalas-malas pada hari Sabtu tapi harus bekerja pada hari itu; tapi Hari Tuhan harus mereka hormati secara istimewa, dan sebagai orang Kristen harus, jika mungkin tidak bekerja pada hari itu. Jika seandainya, mereka didapati men-Yahudikan diri sendiri, mereka akan ditolak Kristus.” (Charles J. Hefele, A History of the Christian Councils, Vol 2, hal 316 dikutip dalam Shelthon and Quinn 2007, hlm 94; Pinkoski 1998, hlm 42)

    Catatan: yang disebut Paus sebagai Hari Tuhan adalah Hari Minggu. Hari Tuhan yang Asli adalah Hari Sabtu (Keluaran 20:10; Yesaya 58:13 dan Markus 2:28). Dekrit ini membuktikan bahwa orang Kristen sejati masih beribadah pada hari Sabtu selama 300 tahun setelah kenaikan Yesus ke Sorga

  41. Jim Pinkoski (1998, hlm 16 dan 42) dalam bukunya yang berjudul “The Truth about Sabbath” (buku ini ada di tangan penulis baik dalam bentuk hard copy maupun soft copy) menyatakan bahwa secara resmi, Kaisar Roma yang bernama Constantine mengubah hari Sabat ke hari Minggu.

    Isi UU Hari Minggu Constantine yang diterbitkan 7 Maret 321 M

    “Pada hari pemujaan matahari (venerabilis dies solis) atau Sunday (sun: matahari dan day:hari) hendaknya para hakim dan penduduk yang tinggal di kota-kota beristrahat dan tempat-tempat kerja ditutup. Di pedesaan, penduduk yang berhubungan dengan pertanian dapat dengan bebas dan didukung undang-undang meneruskan usaha mereka” (Pinkoski 1998, hlm 16)

    Undang-undang ini memerintahkan rakyat untuk melanggar Hukum Keempat dari 10 Hukum.

  42. Kematian Kristus telah membatalkan Hukum Taurat dengan SEGALA perintah dan ketentuannya sehingga termasuk
    10 Hukum taurat yahudi yang sifatNya terbatas dan sementara dibatalkan utk digenapi…

    Segala Hukum taurat itu dibatalkan utk digenapi dan dimurnikan sehingga yang menjadi Hukum perjanjian baru hanya 2 Hukum yakni Kasih kepada Allah dan Kasih kepada Manusia…

    10 Hukum taurat PL adalah Hukum Duniawi sehingga sifatNya terbatas dan sementara sedangkan 2 Hukum perjanjian baru merupakan Hukum Kerajaan sorga sehingga sifatNya Kekal dan tak terbatas…

    sehingga 2 Hukum Kristus adalah Hukum-Hukum Allah yang menjadi Hukum Perjanjian Baru DerajatNya lebih tinggi dari pada 10 Hukum taurat PL yang diturunkan di Gunung Sinai yang merupakan Hukum duniawi yang telah dibatalkan krn 2 Hukum Kristus adalah Undang-undang Kerajaan Allah dan yang berlaku dalam kerajaan Allah….

    10 Taurat PL merupakan Hukum duniawi sehingga TIDAK berlaku di dalam Kerajaan sorga krn TIDAK ADA kawin mawin dalam kerajaan sorga sehingga ada Hukum dilarang Berzinah…

    krn yang berlaku dalam Kerajaan sorga adalah Hukum Allah yang Murni yakni kasih kepada Allah dan Kasih manusia…

  43. Sabat menjadi Perintah dan Hukum disaat bangsa Israel keluar dri perbudakkan di mesir dan sebagai tanda peringatan bagi bangsa Israel yang harus dirayakan secara turun temurun oleh bangsa Israel sehingga kaum Adventis diluar Garis…

  44. Adam dan hawa, Nabi Nuh, Abraham hingga kepada Yakob tidak mengenal/tidak tahu jika sabat adalah Hukum 4 dari sepuluh firman tersebut krn 10 Firman tersebut… krn 10 Firman itu secara khusus diberikan kepada bangsa Israel sebagai penerima dan pelaksana Hukum taurat…

  45. Ayat di bawah ini dengan jelas menyatakan 10 Hukum beserta ketetapannya salah satuNya ttg Sabat hanya mengikat bangsa Israel krn tidak pernah mengikat bangsa-bangsa lain/Kafir bahkan tidak pernah mengikat nenek moyang bangsa Israel sendiri…

    Ulangan 5:1-4
    Musa memanggil seluruh orang Israel berkumpul dan berkata kepada mereka: “Dengarlah, hai orang Israel, ketetapan dan peraturan, yang pada hari ini kuperdengarkan kepadamu, supaya kamu mempelajarinya dan melakukannya dengan setia.
    TUHAN, Allah kita, telah mengikat perjanjian dengan kita di Horeb.
    Bukan dengan nenek moyang kita TUHAN mengikat perjanjian itu, tetapi dengan kita, kita yang ada di sini pada hari ini, kita semuanya yang masih hidup.
    TUHAN telah bicara dengan berhadapan muka dengan kamu di gunung dan di tengah-tengah api —

  46. W.R.F Browning seorang pengarang Kamus Alkitab (Kamus ini ada di hampir semua pendeta Kristen dan mahasiswa jurusan teologi dan PAK) menulis tentang kata “Minggu: Bagi orang Kristen, hari pertama dalam sepekan dan juga menyatakan bahwa semula orang Kristen menggunakan nama-nama hari yang sama dengan orang Yahudi. Dan sejak abad IV, gereja mengambil alih nama-nama itu atau dengan kata lain mengubahnya. Lebih jauh ditambahkan oleh H. Berkhof  dan I.H. Enklaar dalam buku karangan mereka yang berjudul ‘SEJARAH GEREJA” (buku ini ada di hampir semua pendeta Kristen dan mahasiswa jurusan teologi dan PAK) yang diterbitkan oleh BPK. Gunumg Mulia bahwa negara dan gereja pada saat itu (awal abad IV) telah bekerja sama, yaitu agar negara mendapat berkat-berkat gereja, maka gereja diberi hak dan keuntungan untuk menerima warisan, sokongan uang untuk membangun gedung-gedung gereja dan  untuk  membuat undang-undang penyucian hari Minggu (Berkhof dan Enklaar 2011, hlm 49).

  47. Ha.haha.. ternyata anda sendiri tidak mengerti kitab suci sehingga hanya bisa mengambil refrensi lain…

  48. Samuele Bacchiocchi (almarhum) adalah seorang Profesor Sejarah Gereja dan Teologi di Andrews University, Berrien Spring, Michigan, Amerika Serikat adalah salah satu mahasiswa non Katolik pertama yang mengambil studi doktoral di salah satu universitas Katolik ternama di dunia yang berada di Roma yang bernama Pontifical Gregorian University dalam bukunya yang berjudul “Sabbath, Divine Rest for Human Restlessness” menyatakan bahwa peraturan anti Yahudi yang keras dari Hadrian (sekitar thn 135) menyebabkan orang orang Kristen membedakan diri mereka dari orang Yahudi dengan meninggalkan perayaan perayaan khas Yahudi seperti Paskah dan hari Sabat.

    Profesor Bacchiocchi yang ketika menjadi mahasiswa program doktor (S3) di Pontifical Gregorian University pernah mendapat medali emas dari Paus Paulus VI atas penelitian dan prestasi akademiknya (summa cum laude) dalam bukunya yang merupakan buku pertama yang ditulis oleh non –Katolik yang merupakan terjemahan dan penyesuaian dari disertasinya yang juga diterbitkan oleh Pontifical Gregorian University  tahun 1977 dengan judul “FROM SABBATH TO SUNDAY” menulis:  “Penyelidikan membuktikan bahwa perubahan hari  perhentian dari hari Sabtu ke Minggu mulai kira-kira satu abad setelah kematian Kristus sebagai akbiat dari pengaruh faktor-faktor  politik, sosial, penyembah berhala dan Kristen”.

  49. Bagi saya anda itu tidak memahami Kitab suci sama sekali, krn anda tidak tahu bangsa mana sebagai penerima dan pelaksana Hukum taurat…

    tp anda merasa seolah-olah kaum adventis sudah termasuk umat Allah yang bersifat Fisikal pada jaman PL… ini merupakan sesatu lelucon dan mengelihkan..he.hehe…

  50. Jutaan pendeta dan miliaran umat Kristen mengabaikan Hukum Allah yang keempat tentang hari Sabat, yaitu hari yang Allah perintahkan untuk diingat dan dikuduskan sebagai peringatan bahwa Dia telah menciptakan langit dan bumi selama 6 hari dan pada hari ketujuh/Sabat/Sabtu Ia berhenti dari penciptaan langit dan bumi itu, kemudian memberkati dan menguduskan hari ketujuh dan menjadikan hari ketujuh sebagai hari perhentian atau hari Sabat Tuhan Allah (Keluaran 20:8-11). Allah, Pencipta langit dan bumi berfirman agar semua umat ciptaan-Nya mengingat dan menguduskan hari ketujuh karena ketika Allah pada hari ketujuh  telah menyelesaikan pekerjaan yang dibuat-Nya itu berhentilah  Ia pada hari ketujuh dari segala pekerjaan yang dibuat-Nya itu. Lalu  Allah memberkati hari ketujuh itu dan menguduskannya karena pada hari itulan Ia berhenti dari segala pekerjaan penciptaan yang telah dibuat-Nya itu (Kejadian 2;2-3). Itulah sebabnya maka hari ketujuh disebut hari perhentian atau disebut hari Sabat. Hari Sabat adalah hari Tuhan (Markus 2:28 dan Keluaran 20:10) atau hari kudus Tuhan (Yesaya 58:13) karena Tuhan telah menguduskannya.

  51. Jika anda paling memahami Kitab suci, silakang jawab pertanyaan saya, Penerima dan Pelaksana Hukum taurat adalah bangsa Israel atau kaum adventis….???he.hehe…

  52. Alkitab menyatakan: “DOSA adalah Pelanggaran Hukum Allah” (I Yoh 3:4). Ada tertulis bahwa Ke-10 Firman Allah dalam Keluaran 20:3-17 yang ditulis oleh jari Allah pada kedua loh batu itu disebut Hukum Allah (Keluaran 31:18). Melanggar satu dari hukum itu adalah sama dengan melanggar seluruhnya (Yakobus 2:10-11). Upah dosa/pelanggaran Hukum Allah adalah maut (Roma 6:23). Dalam iman kepada Yesus Kristus, kita harus menuruti semua perintah Allah termasuk 10 Perintah yang juga dikenal dengan 10 Hukum-Nya. 10 Hukum Allah adalah standar penghakiman Allah (Yakobus 2:12) dan menghakimi semua manusia (Penghotbah 12:13,14) .

  53. Menurut anda saja sebagai pemuja adat istiadat yahudi… krn sudah ditunjukkan jika Hukum taurat yahudi batal seluruhNya tp masih muter-muter….he.hehe…

  54. Yang menjadi Umat Allah pada jaman Perjanjian lama adalah Umat Allah yang bersifat Fisikal/Jasmani/Lahiriah yakni hanya terbatas pada bangsa Israel dan merupakan bangsa PENERIMA dan PELAKSANA Taurat…

    Pertanyaan buat Mantan Katolik Roma@ Apakah kaum adventis sudah termasuk Umat Allah pada jaman Perjanjian Lama…???he.hehe…

  55. Anda musti banyak belajar ama Irene Handono, mantan Biarawati, yg sudah jadi Mualaf

  56. Sampai Hal ini pun Anda gak akan bisa mengerti tentang 2 Hukum yang di Ajarkan Yesus, meski di jelaskan Hahahaaaa….

  57. Paskah Yahudi Pengenapannya adalah Sabat Kristen… jadi paskah yahudi hanya sebagai gambaran…

    Mantan Katolik Roma@ pernah di perbudak di mesir…???ha.haha..

  58. Kenapa Harus dibuktikan jika sudah terbukti Hukum sabat Yahudi utk memperingati pembebasan perbudakkan dari mesir telah dibatalkan bagi Umat Allah yang bersifat Rohani pada jaman PB…

    dan lagian yang menjadi Hukum perjanjian baru hanya 2 Hukum yang menjadi Undang-undang Kerajaan sorga yakni kasih kepada Allah dan kasih kepada Manusia

    sedangkan 10 Hukum diturunkan di Gunung Sinai adalah Hukum duniawi bagi yahudi BUKAN untuk si adventis yang baru hadir pada tahun 1863..ha.haha..

    J

  59. Hahaha… gak ada hubungannya dengan pertanyaanmu!
    Anda tidak mengerti Nubuatan dalam kitab taurat yang Yesus genapi

    Seorang Haji aja Lebih Pintar dari Anda dalam memahami Alkitab

  60. Paska Yahudi memperingati akan pembebasan perbudakan mesir sedangkan paska Kristen sebagai peringatan akan kebangkitan Kristus utk membebaskan umat Manusia dari Budak Dosa…

    demikian Juga Sabat hari Ke Tujuh dan Hari Minggu..

    apakah Mantan Katolik Roma@ bersama leluhurNya pernah di perbudak di mesir…??he.hehe…

  61. Hahahaa… itulagi, btw di Internet ada yang mau kasih 10jt namanya Haji Insan Mokoginta, syarat gampang cuma di suruh cari ayat tentang peribadatan Hari minggu atas Perintah siapa?
    Di luar negeri ada yang mau kasih 1jt dollar Amerika

    Buktikan!!! Jgn cuma komentar Muter2 bilang di batalkan tapi gak bisa kasih ayat yg menyatakan bahwa Yesus menyuruh/merubah ibadah sabat ke Minggu

  62. Point Inti nya sama Broooo
    Anda aja yg kurang paham
    Menterjemahkannya, Hahahaha…

  63. Efesus 2:15
    sebab dengan mati-Nya sebagai manusia Ia telah membatalkan hukum Taurat dengan segala perintah dan ketentuannya, untuk menciptakan keduanya menjadi satu manusia baru di dalam diri-Nya, dan dengan itu mengadakan damai sejahtera,

    Kematian Kristus telah membatalkan Hukum taurat dengan SEGALA Perintah dan Ketentuannya dan salah satuNya yang dibatalkan adalah tentang hari raya sabat pada hari seperti yang tertulis dalam ayat dibawah ini…..

    Hosea 2:11 (2-10) Aku akan menghentikan segala kegirangannya, hari rayanya, bulan barunya dan hari Sabatnya
    dan segala perayaannya.

  64. Haaadeeeeehhh… permainan kata, banyak juga alasannya, gak Alkitabiah lagi

  65. rani 4: 9 dalam bahasa asli Yunani tidak menulis ” hari perhentian” atau ” hari ketujuh” , bandingkan dengan

    terjemahan KJV di bawah ini.
    KJV : There remaineth therefore a rest to the people of God.
    Kita cek kata -per -kata :

    Translit . interlinear , live”> ara { oleh karena itu } apoleipetai { ia disisakan } sabbatismos { perhentian} tô laô { bagi
    umat } tou theou { Allah }

    Tidak ada kata “hari ” dalam text bahasa aslinya , entah mengapa terjemahan LAI menambah kata “hari “. Ayat di
    atas sama sekali tidak menyebutkan bahwa ” hari Sabat bagi umat Allah ” melainkan “perhentian bagi umat Allah “,
    bahkan tidak ada kata “hari ” (Yunani ) di sana .
    Tidak semua kata bermakna / dimaknakan “hari Sabtu ” :
    Kata ‘ σαββατισμος – sabbatismos’ , “perhentian” mirip dengan bentukan kata dengan imbuhan pe- dan -an dalam
    bahasa Indonesia misalnya ‘ hagiasmos ‘ , ” pengudusan” (Roma 6: 19) dari kata ‘ hagiazô’ , “menguduskan “;
    ‘ hagnismos ‘ , “pentahiran” ( Kisah Para Rasul 21: 26) dari kata ‘ hagnizô’ , “mentahirkan “; ‘ aspasmos ‘ , ” penghormatan”
    dari kata ‘ aspazomai ‘ , ” memberi salam “; ‘ baptismos ‘ , “pembaptisan” ( Ibrani 6: 2) dari kata ‘ baptizô ‘ ,
    ” membaptiskan “; dan lain -lain. Kata sendiri bukanlah kata Yunani melainkan berasal dari kata Ibrani שבת syin -bet-
    tav, , arti harfiahnya adalah “beristirahat ” , “berhenti “.
    Maka , kata ‘ sabbatismos’ sama sekali bukan hari Sabat, bukan pula hari Sabtu.

  66. Emang gereja mula mula menurut Anda PALING BENEEERRR????
    1. Alkitab di Umpetin, rakyat gak boleh baca, hanya Pastor,Uskup,dll.
    Intinya untuk membodohi Umat!
    2. Kalo mau ngaku dosa harus BELI Surat Pengampunan Dosa/indulgensi, karna rakyat gak boleh pegang/baca Alkitab, makanya Rakyat Percaya aja, Padang Bohong!!?
    3.membunuh ribuan lebih orang yang tidak mau beribadah HARI MINGGU dan Menyembah PATUNG!!!!

    Dan masih banyak lagi, pertanyaan saya Apakah hal seperti itu yang di ajarkan Yesus??? Itukah ajaran Kasih? Mereka sama seperti Agama Islam memaksakan kehendak untuk berAgama!!!

    Katakan kalo hal ini dusta atau Fitnah????
    Bisa di cari sejarah tertulis dan via Internet!!!!

  67. Ibrani 4:9 bermakna perhentian Dalam Pribadi Allah yang tidak dibatasi oleh hari Bukan perhentian dalam Pribadi hari..

  68. Sabat Yahudi bukan hanya hari Sabtu…

    Pada jaman Penciptaan tidak ada perintah kepada Adam dan hawa utk merayakan sabat pada hari Sabtu…

  69. Looohhh meskipun begitu kan Saya udah kasih ayat PemBandingnya, saya harap Anda bisa baca dan Berpikir

    Bahwa saat Penciptaan Hanya ada SATU
    Hari PERHENTIAN
    Dan itu masih di Bahas Dalam Perjanjian Baru Dan jelas apa Maksudnya

  70. Anda mengatakan :
    Paskah Yahudi dan paskah Kristen sama tp berbeda

    ???? Sama tapi berbeda????
    Hahahaa… gagal Fokus saya dengan kata2 lo..

    Oiya gw tau maksud Anda :
    Paskah Yahudi Asli diberikan oleh Allah
    Paskah Kristen Asli diberikan oleh Bapa Gereja, Bapa suci

    Mencari PEMBENARAN yang gak berdasarkan Alkitab sama sekali, lagi pula sudah berKALI KALI saya BILANG setelah Yesus WAFAT, para Rasul tuh gak ada yang merayakan PASKAH….
    Kalo ADA tunjukkan AYAT nya!!!

  71. dalam Ibrani 4:9 kesalahan penterjemahan dari bahasa Yunani ke bahasa Indonesia krn ayat tersebut tidak ada kata hari atau hari ke tujuh namun hanya bermakna PERHENTIAN bukan HARI sesuai bahasa AsliNya….

  72. Ibrani 4:9-10
    Jadi masih tersedia suatu HARI PERHENTIAN, hari KETUJUH, bagi UMAT ALLAH .
    (btw Vanilio dan Sembiring merasa Umat Allah gak?)
    Ibrani 4:10
    Sebab barangsiapa telah masuk ke tempat PERHENTIAN-NYA, ia sendiri telah BERHENTI dari segala PEKERJAANnya, SAMA seperti ALLAH BERHENTI dari PEKERJAAN NYA.

    BANDINGKAN

    Kejadian 2:3
    Lalu Allah MEMBERKATI hari KETUJUH itu dan MENGUDUSKANNYA, karena pada Hari itulah Ia berhenti dari segala pekerjaan Penciptaan yg telah dibuatNya itu

    Keluaran 20:11

    Yang harus di INGAT Hari Sabat gak Menyalamatkan Manusia Dari Dosa!!!!
    Hanya Percaya kepada Yesus dan melakukan PerintahNya yang bisa Menyelamatkan Kita dari Dosa (Yoh 14:15) jikalau kamu mengasihi AKU, kamu akan menuruti SEGALA PERINTAHKU

    Bukan Perintah Manusia tentunya

  73. Daripada mengikuti EGW..?? yang tidak memiliki hubungan dengan Gereja Mula-Mula sehingga ajarannya hanya berdasarkn hayalan…

  74. Paskah Yahudi dan paskah Kristen sama tp berbeda… krn yang dirayakan bukan sabat yahudi….

  75. Bosen itu itu mulu yg di bahas, ayat nya yg jelas lah bahwa hari sabat di batalkan

  76. Ya, benar, tapi mereka gak akan ngerti, orang yg di pelajarin doktrin n dogma gereja lebih penting dari pada Alkitab,
    10 Perintah Allah Aja di putar2 ama Gereja, dengan alasan mengikuti Penomoran Santo Agustinus, jadi Jelas mereka mengikuti aturan Bapa Suci, Pastor, Bunda Maria, Santo dan Santa, yg Pada Hakekatnya Manusia, mereka gak mau tau yg tertulis di Alkitab, yg adalah Firman Allah

  77. Orang kayaq Vanilio. Sembiring udah bebal otak nya kayaq orang Israel jaman dulu karna udah di doktrin ama Gereja yg gak sesuai Alkitab, mereka gak bisa memahami lambang2 dalam kitab taurat yang sudah di genapi Yesus

  78. Mohon maaf kalo sblmnya saya tulis GMHAK, maksud saya: GMAHK.

    Juga sy tulis Unforgotten day, maksud sy adalah Forgotten day.

  79. Meinstar,

    1) apakah anda yg juga adlah komentator sblmnya yg aktif dgn Vanilio: bernama Mantan Katolik?

    2) menurut anda dan jemaat GMHAK menafsir “tempat kudus” di ayat ini adalah KA’BAH?

    Matius 24:15 “Jadi apabila kamu melihat Pembinasa keji berdiri di tempat kudus, menurut firman yang disampaikan oleh nabi Daniel.

    Sy pernah baca buku adventis (maaf kalo judulnya tdk prsis): Unforgotten Day, bahwa “tempat kudus” di ayat Matius 24:15 adalah KA’BAH.

    Apakah Ka’bah adalah tempat kudus bagi Adventis Hari Ketujuh ini?

  80. Ketika berkhotbah tentang akhir zaman, Tuhan Yesus mengatakan tentang akan munculnya siksaan dasyat yang tidak pernah terjadi sebelumnya dan tak akan pernah terjadi lagi. Yang akan menganiaya adalah kelompok Pembinasa keji, nabi palsu dan mesias palsu sedangkan yang akan dikejar dan dianiaya adalah kelompok umat Tuhan. Dan kepada kelompok umat Tuhan dinasehatkan untuk berdoa agar pelarian mereka saat dikejar-kejar jangan jatuh pada musim dingin atau hari Sabat. Jadi identitas umat Tuhan di akhir zaman adalah pemelihara Sabat ! Kalau Sdr. Vanilio masih menolak Sabat, jelas akan masuk dalam kelompok yang pertama.

    Matius 7:12-14 : “Segala sesuatu yang kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah demikian juga kepada mereka. Itulah isi seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi. Masuklah melalui pintu yang sesak itu, karena lebarlah pintu dan luaslah jalan yang menuju kepada kebinasaan, dan banyak orang yang masuk melaluinya; karena sesaklah pintu dan sempitlah jalan yang menuju kepada kehidupan, dan sedikit orang yang mendapatinya.”

    Memang, menuruti Hukum Taurat tidak mudah. harus melalui aniaya. Itulah jalan yang sempit tetapi menuju kehidupan.
    Umat Tuhan dipanggil untuk menderita seperti yang diteladankan Kristus :

    1Ptr 2:21 Sebab untuk itulah kamu dipanggil, karena Kristuspun telah menderita untuk kamu dan telah meninggalkan teladan bagimu, supaya kamu mengikuti jejak-Nya.

  81. Alkitab juga menyatakan tentang akhir zaman ini dimana akan banyak orang seperti saudara Vanilio lebih senang mendengarkan ajaran para serigala itu daripada meneladani teladan Kristus yang membiasakan diri ibadah pada hari Sabat….

    2 Tim 4:3 Karena akan datang waktunya, orang tidak dapat lagi menerima ajaran sehat, tetapi mereka akan mengumpulkan guru-guru menurut kehendaknya untuk memuaskan keinginan telinganya.

  82. Nabi Yeheskiel bernubuat tentang pemimpin-pemimpin Kristen, mereka akan disebut SERIGALA :

    Yeheskiel 22:26-27 Imam-imamnya memperkosa hukum Taurat-Ku dan menajiskan hal-hal yang kudus bagi-Ku, mereka tidak membedakan antara yang kudus dengan yang tidak kudus, tidak mengajarkan perbedaan yang najis dengan yang tahir, mereka menutup mata terhadap hari-hari Sabat-Ku. Demikianlah Aku dinajiskan di tengah-tengah mereka. Pemuka-pemukanya di tengah-tengahnya adalah seperti SERIGALA-SERIGALA yang menerkam mangsanya dalam kehausan akan darah, yang membinasakan orang-orang untuk menguntungkan diri sendiri secara haram

    Tuhan Yesus dan Paulus kemudian menegaskan kembali tentang siapa para SERIGALA itu :

    Mat 7:15 “Waspadalah terhadap nabi-nabi palsu yang datang kepadamu dengan menyamar seperti domba, tetapi sesungguhnya mereka adalah SERGALA yang buas.

    Kis 20:29 Aku tahu, bahwa sesudah aku pergi, serigala-serigala yang ganas akan masuk ke tengah-tengah kamu dan tidak akan menyayangkan kawanan itu.

    Yoh 10:12 sedangkan seorang upahan yang bukan gembala, dan yang bukan pemilik domba-domba itu sendiri, ketika melihat serigala datang, meninggalkan domba-domba itu lalu lari, sehingga serigala itu menerkam dan mencerai-beraikan domba-domba itu.

  83. ha.haha… Bukan Sabat yang mempersatukan tetapi kematian Kristus utk membatalkan hukum taurat itu adalah yang mempersatukan dan dimana hukum sabat adalah adalah bagian dari Hukum taurat…

    krn yang menjadi tembok pemisah itu adalah ttg Hukum Sabat, Hukum sunat dan adat istiadat yahudi lainnya…

  84. ha.haha.. yang menjadi tembok pemisah itu bukan hanya Hukum sunat tetapi termasuk hukum sabat dan adat istiadat yahudi lainnya…

    jika di sunat Kristus tidak ada guna bagi saudara sedangkan jika harus menjadi yahudi fisikak harus disunat sehingga bisa melaksanakan upacara sabat pada hari ke tujuh/Sabtu..

  85. he.hehe.. ibrani 4:9 adalah kesalahan penterjemahan dari Bahasa Yunani ke bahasa Indonesia krn dalam bahasa asli Kitab suci yakni bangsa Yunani tidak ada kata HARI atau Hari ke tujuh namun hanya bermakna perhentian yakni perhentian dalam Pribadi Allah yang tidak dibatasi oleh Hari..

  86. Bukan menurut saya. Tapi menurut Alkitab ! Coba baca baik-baik Efesus 2 itu. Itu tentang Sunat ! Sunat lah yang memisahkan Israel dan bukan Israel ! Sabat justru mempersatukan. Coba saudara lihat Kisah 18:4. Orang Yunani dan Orang Yahudi bisa bersatu pada hari Sabat !

  87. Di Sunat fisik jasmani dulu baru bisa melaksanakan Hukum Sabat fisikal jika dari bangsa asing ingin menjadi Yahudi bukan serta merta langsung memelihara sabat yahudi..

  88. Nah, syukurlah sudara mulai memahami. Ok. Tentang Sabat !

    Tuhan memanggil bangsa asing untuk menguduskan Sabat Lho !

    Yes 56:6 Dan ORANG-ORANG ASING yang menggabungkan diri kepada TUHAN untuk melayani Dia, untuk mengasihi nama TUHAN dan untuk menjadi hamba-hamba-Nya, semuanya yang memelihara hari Sabat dan tidak menajiskannya, dan yang berpegang kepada perjanjian-Ku,

    Kis 18:4 Dan setiap hari Sabat Paulus berbicara dalam rumah ibadat dan berusaha meyakinkan orang-orang Yahudi dan orang-orang YUNANI.

    Perhatikan bahwa Orang-orang Yunani ikut ibadat Sabat !

    Ibr 4:9 Jadi masih tersedia suatu hari perhentian, hari ketujuh, bagi umat Allah.

    Perhatikan bahwa hari perhentian (Sabat) hari ketujuh itu adalah untuk umat Allah !

  89. Kematian Kristus telah merubuhkan tembok Pemisah antara bangsa Israel dengan bangsa-bangsa Non Israel yang diatur dalam hukum taurat/Syariat yahudi sehingga tidak ada lagi perbedaan antara Bangsa Israel dengan bangsa-bangsa Non Israel..

    menurut saudara yang menjadi tembok pemisah itu adalah Hukum dilarang membunuh, dilarang mencuri ATAU hukum sunat dan Hukum Sabat…???

  90. Sdr Vanilio, pelajari baik-baik. Efesus 2 itu berbicara tentang sunat yg mrpkn bagian dari Turat juga. Sunat adalah tanda bahwa anda adalah Israel atau bukan Israel. Jadi itu merupakan pemisah antara Israel atau bukan. Tetapi Sabat dan Taurat adalah pemersatu umat Tuhan.

    Perhatikan Nubuat Yesus di akhir zaman ini. Matius 24 adalah khotbah Yesus tentang akhir zaman. Yesus menyebut istilah “kamu” yang diwakili oleh murid2Nya sebagai umat Allah. Yesus menyebut akan terjadi siksaan dasyat bagi umatNya yang tak pernah terjadi sebelumnya. Para pembinasa keji, Mesias palsu dan nabi palsu akan menganiaya “kamu.”
    Matius 24 :20 menyebut : Berdoalah “kamu” agar pelarian mu jangan jatuh pada musim dingin atau hari Sabat !………..siapakah “kamu” itu ? Adalah semua bangsa ! Dipersatukan dalam sebuah ibadat Sabat ketika dikejar oleh para pembinasa itu ! Jadi, Sabat adalah pemersatu dan bukan pemisah.

    Yesaya 66:23 mengatakan semua umat manusia sujud menyembah Tuhan pada hari Sabat disurga. Sabat, lagi-lagi mempersatukan manusia !

    Saya sudah singgung tentang hukum moral. Kalau sdr membunuh, maka akan ada yang membenci saudara. Saudara akan terpisah dengan keluarga korban. Saudara mungkin akan dipenjarakan. TERPISAH dari keluarga. Melanggar Taurat akan membuat PEMISAHAN. Tetapi melakukan Taurat maka saudara akan bersatu dengan orang lain. Tidak akan ada tembok pemisah dengan orang lain !

  91. Taurat Yang tertulis didalam hatiNya adalah Hukum yang bersifat Moral Kodrati yakni seperti dilarang membunuh, dilarang mencuri, dilarang berzinah krn sebelum Hukum taurat itu diturunkan bagi bangsa israel tetapi Humukum yang bersifat Moral kodrati sudah ada… Jadi sabat hari Ke tujuh bukan Moral Kodrati namun hanya sebagai Hukum upacara/hari raya atau adat istiadat yahudi yang hanya mengikat bangsa tertentu dan hanya berlaku pada hari tertentu saja…

  92. Tidak ada perbedaan itu krn kematian Kristus telah membatalkan Hukum taurat PL dengan segala Perintah dan ketentuannya sehingga bangsa Israel dengan bangsa Non Israel telah diciptakan menjadi Satu manusia baru dan yang menjadi tembok pemisah atau perbedaan itu adalah berupa adat istiadat Yahudi seperti Hukum Sunat, Hukum Sabat dan yang menjadi tembok pemisah telah di rubuhkan oleh Kristus namun siapakah anda membangun kembali tembok pemisah itu…??

  93. Rm 2:14 Apabila BANGSA BANGSA LAIN yang tidak memiliki hukum Taurat oleh dorongan diri sendiri melakukan apa yang dituntut hukum Taurat, maka, walaupun mereka tidak memiliki hukum Taurat, mereka menjadi hukum Taurat bagi diri mereka sendiri.
    Rm 2:15 Sebab dengan itu mereka menunjukkan, bahwa ISI HUKUM TAURAT ADA TERTULIS DALAM HATI MEREKA dan suara hati mereka turut bersaksi dan pikiran mereka saling menuduh atau saling membela.

    Deimikianlah umat Tuhan yang berasal dari bangsa lain yang menerima Perjanjian Baru !

  94. Dengan kematian Kristus utk membatalkan Hukum taurat sehingga bangsa Israel dan bangsa Non Israel telah diciptakan menjadi Satu Manusia baru/adam dan hawa yang baru di dalam Kristus dan sehingga menjadi Umat Allah yang bersifat Rohani pada jaman PB yang hanya dituntun oleh Kristus bukan melalui Hukum taurat krn hukum taurat adalah menjadi tembok pemisah antara bangsa israel dengan bangsa-bangsa Non Israel krn dengan dirubuhkan tembok pemisah itu sehingga ada jalan bagi bangsa lain menuju kepada Allah melalui Kristus..

  95. Sdr Vanilio,

    Menolak Taurat (sama aja dgn melanggar) adalah penghinaan terhadap Allah :

    Rm 2:23 Engkau bermegah atas hukum Taurat, mengapa engkau sendiri menghina Allah dengan melanggar hukum Taurat itu?

    Perhatikan baik-baik : Apakah isi Hukum Taurat dan para nabi itu ?

    Mat 7:12-14 “Segala sesuatu yang kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah demikian juga kepada mereka. Itulah isi seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi. Masuklah melalui pintu yang sesak itu, karena lebarlah pintu dan luaslah jalan yang menuju kepada kebinasaan, dan banyak orang yang masuk melaluinya; karena sesaklah pintu dan sempitlah jalan yang menuju kepada kehidupan, dan sedikit orang yang mendapatinya.”

    Hukum Taurat itu adalah jalan yang sempit tetapi menuju kehidupan (kekal)…..

  96. Jaman Perjanjian baru, tak ada lagi pembedaan bangsa !

    Rm 10:12 Sebab tidak ada perbedaan antara orang Yahudi dan orang Yunani. Karena, Allah yang satu itu adalah Tuhan dari semua orang, kaya bagi semua orang yang berseru kepada-Nya.

    1Kor 12:13 Sebab dalam satu Roh kita semua, baik orang Yahudi, maupun orang Yunani, baik budak, maupun orang merdeka, telah dibaptis menjadi satu tubuh dan kita semua diberi minum dari satu Roh.

  97. Sdra Meinstar Bagi saya Hukum taurat itu batal seluruhnya berdasarkan Efesus 2:15 sehingga termasuk 10 Firman Allah yang secara Khusus diberikan kepada bangsa Israel yang merupakan umat Allah yang bersifat Fisikal pada jaman PL daan Hukum yang berlaku bagi umat Allah yang bersifat Rohani pada jaman PB adalah Hukum 2 Hukum Kristus yang menjadi Undang-undang Kerajaan sorga yakni Kasih kepada Allah dan Kasih kepada Manusia….

    sedangkan 10 Hukum digunung sinai tersebut adalah Hukum-hukum duniawi..

  98. Sdr Vanilio, BENAR SEKALI !

    Perjanjian Baru saat ini sedang berlangsung ! Dimulai sejak kematian Kristus. Artinya bahwa Isi Perjanjian Baru itu saat ini sedang berlangsung !

    Apakah isi Perjanjian Baru itu ? Saya sdh singgung sebelumnya bahwa itu adalah Perjanjian Tuhan untuk memasukkan Taurat dalam hati dan batin umatNya !

    Nah, artinya saat ini, Tuhan mau memasukkan Taurat itu dalam hati dan batin saudara ! mengapa saudara tolak ?

  99. Sdr. Vanilio,
    Mohon sebelum menjawab, dipahami dahulu tulisan saya.
    Di awal saya katakan bahwa ada Taurat yang memang batal. Taurat adalah sebuah Hukum. Hukum adalah sebuah undang-undang yang mempunyai sangsi.

    Jaman Israel Jasmani, Contoh : Kalau sdr. berdusta (melanggar hukum moral) maka ada sangsinya. kalau sengaja maka akan dihukum mati. Kalau tidak sengaja maka sdr harus melaksanakan ritual korbankan domba. Nah, jaman sekarang, larangan jangan membunuh tetap berlaku. Sangsinya itu yang tidak berlaku lagi karena Yesus sudah mati dan sudah menjadi “korban domba” sebenarnya(bukan lagi bayangan).

    Jadi, norma nya tetap kekal tetapi sangsinya yang tak berlaku lagi !

  100. Perjanjian baru dimulai sejak Kematian dan kebangkitan Kristus dan dimana Umat Allah yang bersifat Rohani itu terbentuk…

  101. Saudara Meinstar@ setelah Kristus bangkit pada hari Minggu dan ssbelum naik ke sorga sehingga Yesus selalu menampakkan diriNya namun Yesus selalu hadir pada hari Minggu secara berturut, apakah selama 40 hari tersebut Yesus pernah hadir pada hari Sabtu di Sinagoga yahudi…???

  102. Sdr Vanilio,

    Saya ingin bertanya : Kapankah Perjanjian Baru itu berlangsung ? Apakah tidak berlangsung hingga saat Ini ?

  103. Saudara Meinstar ayat dibawah ini menyatakan apa ???

    Efesus 2:15
    sebab dengan mati-Nya sebagai manusia Ia telah membatalkan hukum Taurat dengan segala perintah dan ketentuannya, untuk menciptakan keduanya menjadi satu manusia baru di dalam diri-Nya, dan dengan itu mengadakan damai sejahtera,

  104. Sdr. Vanilio,

    Ada nubuat tentang “serigala” berbulu domba :

    Yeheskiel 22:26-27 Imam-imamnya memperkosa hukum Taurat-Ku dan menajiskan hal-hal yang kudus bagi-Ku, mereka tidak membedakan antara yang kudus dengan yang tidak kudus, tidak mengajarkan perbedaan yang najis dengan yang tahir, mereka menutup mata terhadap hari-hari Sabat-Ku. Demikianlah Aku dinajiskan di tengah-tengah mereka. Pemuka-pemukanya di tengah-tengahnya adalah seperti SERIGALA-SERIGALA yang menerkam mangsanya dalam kehausan akan darah, yang membinasakan orang-orang untuk menguntungkan diri sendiri secara haram

    Sekarang telah digenapi oleh para imam gereja. Mereka tidak mau mengajarkan Sabat dan mengajar tentang yang halal dan haram ! Mereka disebut sebagai SERIGALA !

    Ingat, ayat ini bukan untuk Imam Yahudi, karena ajaran Taurat dan Sabat adalah ajaran utama mereka. Ini adalah nubuat bagi gereja Kristen saat ini !

  105. Ayat yang saudara Perlihatkan adalah sebelum kedatangan Kristus utk membatalkan Hukum taurat..

    Rasul paulus datang ke sinagoga bukan dalam arti memelihara hari sabtu tp utk memberitakan Injil…

  106. Sdr. Vanilio

    Kalau sdr menolak Taurat, berarti sdr menolak Perjanjian Baru. Karena isi Perjanjian Baru adalah janji Tuhan memasukkan Taurat dalam batin dan hati saudara ! Perhatikan :

    Yermia 31 :31-33 : Sesungguhnya, akan datang waktunya, demikianlah firman TUHAN, Aku akan mengadakan PERJANJIAN BARU dengan kaum Israel dan kaum Yehuda, bukan seperti perjanjian yang telah Kuadakan dengan nenek moyang mereka pada waktu Aku memegang tangan mereka untuk membawa mereka keluar dari tanah Mesir; perjanjian-Ku itu telah mereka ingkari, meskipun Aku menjadi tuan yang berkuasa atas mereka, demikianlah firman TUHAN. Tetapi beginilah perjanjian yang Kuadakan dengan kaum Israel sesudah waktu itu, demikianlah firman TUHAN :

    Aku akan menaruh TAURAT-KU dalam batin mereka dan menuliskannya dalam hati mereka; maka Aku akan menjadi Allah mereka dan mereka akan menjadi umat-Ku.
    Kalau Taurat batal, tidak mungkin umat Kristen mula-mula tetap membaca hukum itu setiap hari Sabat di rumah ibadat ! Perhatikan :

    Kis 15:21 Sebab sejak zaman dahulu hukum Musa diberitakan di tiap-tiap kota, dan sampai sekarang hukum itu dibacakan tiap-tiap hari Sabat di rumah-rumah ibadat.”

  107. Dalam Roma 3:31 Rasul paulus tidak bisa membatalkan tetapi krn bukan kematian Rasul paulus yg membatalkan tetapi oleh Allah sendiri melalui kematian Kristus dan sehingga rasul paulus tetap meneguhkan kebenaran hukum taurat agar tidak dipandang oleh orang lain bahwa hukum taurat itu salah…

    tetapi hukum taurat adalah kebenaran firman sebagai penuntun akan kedatangan Kristus sehingga ayat ini tidak ada Kontradiksi dengan Efesus 2:15

  108. Sdr. Vanilio, Tolong baca baik-baik sebelum menjawab :
    Saya ulangi :
    Yesaya 66:23 dengan jelas menyebut bahwa semua umat manusia (tentu termasuk kita, bangsa Indonesia) akan sujud menyembah Tuhan di surga setiap Sabat !

    Yes 56:6 Dan orang-orang asing yang menggabungkan diri kepada TUHAN untuk melayani Dia, untuk mengasihi nama TUHAN dan untuk menjadi hamba-hamba-Nya, semuanya yang memelihara hari Sabat dan tidak menajiskannya, dan yang berpegang kepada perjanjian-Ku,
    Ayat ini telah digenapi oleh pelayanan Paulus yang membawa orang Yunani ke dalam pengudusan Sabat :
    Kis 18:4 Dan setiap hari Sabat Paulus berbicara dalam rumah ibadat dan berusaha meyakinkan orang-orang Yahudi dan orang-orang Yunani.

    Tentu saja ini mengikat kita !

  109. Dalam Roma 3:31 Rasul paulus tidak bisa membatalkan tetapi krn bukan kematian Rasul paulus yg membatalkan tetapi oleh Allah sendiri melalui kematian Kristus dan sehingga rasul paulus tetap meneguhkan kebenaran hukum taurat agar tidak dipandang oleh orang lain bahwa hukum taurat itu salah… tetapi hukum taurat adalah kebenaran firman sebagai penuntun akan kedatangan Kristus sehingga tidak ada Kontradiksi…

  110. Sdr Vanilio, terkait istilah “Perjanjian Baru”….jangan keliru !

    Perjanjian Baru adalah Janji Tuhan untuk memasukkan Taurat dalam batin dan hati umatNya. Perhatikan :

    Yermia 31 :31-33 : Sesungguhnya, akan datang waktunya, demikianlah firman TUHAN, Aku akan mengadakan PERJANJIAN BARU dengan kaum Israel dan kaum Yehuda, bukan seperti perjanjian yang telah Kuadakan dengan nenek moyang mereka pada waktu Aku memegang tangan mereka untuk membawa mereka keluar dari tanah Mesir; perjanjian-Ku itu telah mereka ingkari, meskipun Aku menjadi tuan yang berkuasa atas mereka, demikianlah firman TUHAN. Tetapi beginilah perjanjian yang Kuadakan dengan kaum Israel sesudah waktu itu, demikianlah firman TUHAN :

    Aku akan menaruh TAURAT-KU dalam batin mereka dan menuliskannya dalam hati mereka; maka Aku akan menjadi Allah mereka dan mereka akan menjadi umat-Ku.

    PERJANJIAN INI DITUJUKAN BAGI KITA SAAT INI ! DAHULU KITA BUKAN UMAT TUHAN, KITA BERASAL DARI BANGSA KAFIR, TETAPI KITA SEKARANG MENJADI “UMAT-KU” KATA TUHAN !

  111. Dalam Kitab Kejadian Allah berhenti pada hari Ke Tujuh dan menguduskanNya NAMUN tidak ada Perintah kepada Adam dan Hawa, Nabi Nuh, Abraham hingga kepada Yakob utk memelihara hari sabat ke Tujuh krn Hukum sabat hanya mengikat bangsa Israel dan sama sekali tidak mengikat bangsa-bangsa lain bahkan HUKUM SABAT TIDAK MENGIKAT NENEK MOYANG BANGSA ISRAEL SENDIRI seperti dalam ayat dibawah ini..

    Ulangan 5:1-3
    Musa memanggil seluruh orang Israel berkumpul dan berkata kepada mereka: “Dengarlah, hai orang Israel, ketetapan dan peraturan, yang pada hari ini kuperdengarkan kepadamu, supaya kamu mempelajarinya dan melakukannya dengan setia.
    TUHAN, Allah kita, telah mengikat perjanjian dengan kita di Horeb. BUKAN DENGAN NENEK MOYANG KITA TUHAN mengikat perjanjian itu, tetapi dengan kita, kita yang ada di sini pada hari ini, kita semuanya yang masih hidup.

  112. Sdr. Vanilio, Syallom….
    Coba anda perhatikan ada 2 ayat terkait Taurat yang tampak kontradiksi :

    Rm 3:31 Jika demikian, adakah kami membatalkan hukum Taurat karena iman? Sama sekali tidak! Sebaliknya, kami meneguhkannya.
    Ef 2:15 sebab dengan mati-Nya sebagai manusia Ia telah membatalkan hukum Taurat dengan segala perintah dan ketentuannya, untuk menciptakan keduanya menjadi satu manusia baru di dalam diri-Nya, dan dengan itu mengadakan damai sejahtera,
    Kedua ayat ini harus diterima !
    Bagian Taurat yang semakin teguh karena iman, salah satunya adalah 10 Hukum Moral. Sedangkan Bagian Taurat yang telah batal dengan kematian Yesus adalah peraturan terkait sangsi pelanggaran terhadap 10 Hukum itu yakni ritual korban domba yang merupakan bayangan tubuh Yesus yang menjadi korban di kayu salib.

    Ada juga 2 ayat di PL yang terkait “nasib” ajaran tentang hari Sabat yang tampak kontradiksi :
    Hosea 2:10 Aku akan menghentikan segala kegirangannya, hari rayanya, bulan barunya dan hari Sabatnya dan segala perayaannya.
    Yes 66:23 Bulan berganti bulan, dan Sabat berganti Sabat, maka seluruh umat manusia akan datang untuk sujud menyembah di hadapan-Ku, firman TUHAN.
    Sabat dalam Hosea 2:10 adalah hari raya Yahudi dimana ritual pengorbanan domba massal dilakukan, yakni hari raya Paskah, Serunai, Pendamaian dan Roti tidak beragi (baca secara mendalam Imamat 23). Ini adalah sabat Tahunan. Bukan sabat Mingguan.
    Sabat dalam Yesaya 66:23 adalah Sabat hari ketujuh.

    Sabat diberikan bukan hanya kepada bangsa Israel. Nubuat nabi Yesaya adalah penggilan kepada semua bangsa (bangsa asing) untuk menguduskan Sabat :

    Yes 56:6 Dan orang-orang asing yang menggabungkan diri kepada TUHAN untuk melayani Dia, untuk mengasihi nama TUHAN dan untuk menjadi hamba-hamba-Nya, semuanya yang memelihara hari Sabat dan tidak menajiskannya, dan yang berpegang kepada perjanjian-Ku,
    Ayat ini telah digenapi oleh pelayanan Paulus yang membawa orang Yunani ke dalam pengudusan Sabat :
    Kis 18:4 Dan setiap hari Sabat Paulus berbicara dalam rumah ibadat dan berusaha meyakinkan orang-orang Yahudi dan orang-orang Yunani.

    Sabat tetap berlaku hingga sesudah Yesus bangkit naik ke surga. Kristen mula-mula beribadat Sabat. Perhatikan Konsili Kristen pertama di Yerusalem, Rasul Yakobus mengatakan :

    Kis 15:21 Sebab sejak zaman dahulu hukum Musa diberitakan di tiap-tiap kota, dan sampai sekarang hukum itu dibacakan tiap-tiap hari Sabat di rumah-rumah ibadat.”

    Demikian sdr Vanilio, silahkan renungkan…..

  113. mau kasih roti/Hosti saja ngak jadi masalah krn di dalam Daging yang jelasNya ada Darah…he.hehe…

  114. Sudah sangat jelas Kematian Kristus telah membatalkan Hukum taurat dengan segala Perintah tp masih aja muter kesana sini…he.hehe…

  115. Mencari Pembenaran lagi!!!!
    Hahahaaaa…
    Itulah manusia jaman sekarang!
    Suka memilah milah, mana yg baik buat dia, dipilih, yg menyusahkan di tolak, seperti jaman Hakim hakim, suka melakukan apa yang di pandangan nya benar!!!

  116. Apakah pada (perikop) saat itu paulus mengatakan
    INILAH TUBUH KRISTUS yg diserahkan bagi kamu…bla…bla…

    Lalu cawan nya mana? Yang melambangkan Darah Kristus?

    Apa Yesus mengajarkan Perjamuan memecahkan Roti/Hosti tanpa minum dari Cawan/Piala???
    Hal itu cuma ada di Gereja saya yang Dulu!!! Yg membodohi umat cuma dikasih Roti/Hosti doang! Cawan / minum cuma khusus Pastor!

    Jangan cari Pembenaran Saudara Sembiring

  117. Pemaksaan kepada Jemaat Kristen yang menjadi Umat Allah yang bersifat Rohani harus bersekutu pada hari Sabtu baru saja terjadi Sejak 150 tahun yang lalu yakni pada tahun 1863 semenjak EGW itu hadir pada jaman ituSEDANGKAN selama 2000 tahun jemaat Kristen selalu bersekutu pada hari Minggu hingga saat ini sesuai hari Kebangkitan Kristus dan dimana Gereja sendiri lahir/Terbentuk pada hari Minggu sehingga Gereja itu berawal dan.memulai dengan hari Minggu…

    Jadi sebaikNya selidiki Roh yang membimbing EGW dan Roh yanh membimbing Gereja dalam Menetapkan Kitab suci bagi orang-orang Kristen, sepertiNya Roh yang membimbing EGW dan Roh yang membimbing Gereja adalah tidak sama…he.hehe…

    Jika EGW itu benar, mengapa EGW tidak lahir pada jaman Gereja Mula-mula saja sehingga Jemaat Kristen tidak tersesat sebelum tahun 1863 kebawah…??

    krn bersekutu pada hari Minggu telah dimulai sejak Gereja Mula-mula.

  118. yang dirayakan Bukan paskah Yahudi krn paskah yahudi telah berakhir… paskah yahudi tidak sama dengan paskah Kristen..

  119. Yesus amanatkan, utk melakukan seperti yg dilakukan Yesus ketika memecah2kan roti.
    Lukas 22:19 Lalu Ia mengambil roti, mengucap syukur, memecah-mecahkannya dan memberikannya kepada mereka, kata-Nya: “Inilah tubuh-Ku yang diserahkan bagi kamu; perbuatlah ini menjadi peringatan akan Aku.”

    Dan para rasul melakukannya pada hari Minggu.

  120. Sapa yg memaksakan?
    Sapa yg mengelabui?

    Saudara jgn mempermalukan diri sendiri, Yesus wafat di salib, Dia anak domba Paskah yg sebenarnya, jadi anda harus tau mana yang di batalkan atau tidak?
    Hari Raya Paskah kan yg di genapi???

    Sedangkan saudara masih merayakan PASKAH padahal sudah di genapi (hari raya yang di batalkan)
    Adakah para rasul merayakan PASKAH???

    Kalo Sabat/hari ketujuh di batalkan, jadi Anda hanya punya 6 hari dalam seminggu!!! Anda harus rubah kalender anda!

    Jangan lupa bahwa Allah yang menciptakan HARI!!!
    Hari adalah bagian dari Penciptaan, koq anda bisa berpendapat bahwa hal itu batal? Anda kah Allah?

    Kejadian Pasal 1 dan 2
    Apakah hari Pertama sampai ke enam itu di BERKATI dan DIKUDUSKAN ALLAH???
    Mengapa Hanya hari KETUJUH yang di berkati dan di kuduskan???
    Untuk orang Israel? Apakah sudah ada Israel/Yahudi saat Penciptaan?
    Apakah Adam dan Hawa orang pertama yang menikmati Hari Ketujuh???
    Ya, jelas lah!!!! Meskipun Alkitab tidak menjelaskan nya secara Detail!
    Karna kalo Adam dan Hawa Tidak mengikuti Peraturan Allah, PASTI sudah dituliskan, seperti memakan Buah terlarang!

  121. Mantan Katolik Roma@ silakang baya ayat dibawah ini..

    Efesus 2:15
    sebab dengan mati-Nya sebagai manusia Ia telah membatalkan hukum Taurat dengan segala perintah dan ketentuannya, untuk menciptakan keduanya menjadi satu manusia baru di dalam diri-Nya, dan dengan itu mengadakan damai sejahtera,

    Kematian Kristus telah membatalkan Hukum taurat dengan SEGALA Perintah dan Ketentuannya dan salah satuNya tentang hari raya sabat pada hari seperti yang tertulis dalam ayat dibawah ini…

    Hosea 2:11 (2-10) Aku akan menghentikan segala kegirangannya, hari rayanya, bulan barunya dan hari Sabatnya
    dan segala perayaannya.

    jadi sudah sangat jelas hanya anda saja yg masih mau menolak dan muter-muter utk mengelabui…he.hehe..

    Anda Paksakan Jemaat Kristen harus bersekutu pada hari Sabtu tidak memiliki dasar yang kuat sama sekali….he.hehe…

  122. Ya Dogma nya BENAR dan sesuai Alkitab !!!
    Karna merasa paling benar dan karna merasa Gereja Pertama,

    Baptis yg harusnya selam jadi PERCIK

    Manusia mengaku Dosa kepada Manusia!

    Mengajari kalo orang mati langsung di hakimi dan di putuskan saat itu juga mau masuk Surga, neraka, purgatory?

    Apakah begitu Dogma Gereja yang sesuai Alkitab?

  123. Ya, benar!
    Memang di bawah hukum Kristus, apakah ada ayat Paulus pada hari pertama membacakan Taurat??? Atau pada hari pertama Paulus masuk sinagoga/rumah ibadah?

  124. Nah ini dong Vanilio, kreatif!!!
    Apakah dalam Konteks IBADAH??? Berbicara apa Paulus?
    Memecahkan Roti? Sampe 2 kali memecahkan Roti???
    Cawan/Pialanya mana???
    Jadi apakah dalam Konteks Perjamuan?

    Hal hal inilah yang dilakukan Katolik!!! Makan Hosti/roti tanpa minum anggur, yg boleh hanya Pastor!!!
    Hai kalian yang SESAT apakah itu yang di ajarkan Yesus!!!

    Sadaaaaarrr..
    Apakah yang di ajarkan Bapa Duniawi mu sesuai Alkitab???

    Yesus bilang hanya ada satu BAPA!!!

  125. Seperti lagi berdebat ama Paus Vanilio hahahaaaaa…

    Paulus hari sabat ngapain di rumah ibadah? Main GAPLE? Maen REMI?
    Hahahaaa… mengInjil dimana aja Broo..
    Emang baca taurat di pinggir jalan? Farisi dong

  126. Hahahaaaa… gak nyambung brooo… terkesan memaksakan banget!!!
    Gak ada tertulis HOSEA atau oleh sebab itu Sabat di batalkan

  127. Setelah jaman HOSEA apakah mereka tidak melaksanakan sabat?
    Trus dimana Ayat Penggenapannya?
    Masih gak nalar ya

  128. Dogma Gereja pun memiliki dasar yang kuat dri Kitab suci bukan menghayal….he.hehe….

  129. Rasul Paulus memberitakan Injil bagi orang Yahudi pada hari Sabtu/Sabat bukan berarti rasul paulus dibawah hukum Taurat yakni salah satuNya ttg sabat pada hari Sabtu, tetapi rasul paulus dibawah Hukum Kristus seperti ayat dibawah ini….he.hehe..

    1 Korintus 9:19-21
    Sungguhpun aku bebas terhadap semua orang, aku menjadikan diriku hamba dari semua orang, supaya aku boleh memenangkan sebanyak mungkin orang.
    Demikianlah bagi orang Yahudi aku menjadi seperti orang Yahudi, supaya aku memenangkan orang-orang Yahudi. Bagi orang-orang yang hidup di bawah hukum Taurat aku menjadi seperti orang yang hidup di bawah hukum Taurat, sekalipun aku sendiri tidak hidup di bawah hukum Taurat, supaya aku dapat memenangkan mereka yang hidup di bawah hukum Taurat.
    Bagi orang-orang yang tidak hidup di bawah hukum Taurat aku menjadi seperti orang yang tidak hidup di bawah hukum Taurat, sekalipun aku tidak hidup di luar hukum Allah, karena aku hidup di bawah hukum Kristus, supaya aku dapat memenangkan mereka yang tidak hidup di bawah hukum Taurat.

  130. Kisah Para Rasul 20:7 Pada hari pertama dalam minggu itu, ketika kami berkumpul untuk memecah-mecahkan roti, Paulus berbicara dengan saudara-saudara di situ, karena ia bermaksud untuk berangkat pada keesokan harinya. Pembicaraan itu berlangsung sampai tengah malam.

  131. Para Rasul harus berpatokkan dari Kristus sebagai batu Penjuru..he.hehe… sehingga para rasul memberitakan Injil pada hari Sabat dimana banyak orang berkumpul bukan berarti rasul paulus memelihara hari sabtu…he.hehe…

  132. Dalam Hosea 2:11 PL adalah gambaran sehingga Gambaran itu menjadi terang dalam ayat dibawah ini…..he.hehe…

    Efesus 2:15
    sebab dengan mati-Nya sebagai manusia Ia telah membatalkan hukum Taurat dengan segala perintah dan ketentuannya, untuk menciptakan keduanya menjadi satu manusia baru di dalam diri-Nya, dan dengan itu mengadakan damai sejahtera,

  133. Komentar anda lucu, yah jelas jelas lah kita berpatokan pada Rasul karena mereka yg tau semuanya tentang Yesus, di Alkitab pun orang yang tak bersunat meminta Paulus untuk memberitakan lagi pada SABAT BERIKUT nya… itu yg minta orang tak bersunat loh, yg sedang di ajar oleh Paulus! Aneh? Ya iyalah, mereka tau Paulus masih melestarikan Sabat dan secara tidak langsung orang tak bersunat pun mengikuti ajarannya, Hari Sabat!!

    Apakah saya harus beritahu ayatnya tentang hal ini?

  134. Tidak bisa dikatakan Asumsi tetapi saya berdasarkan apa yang telah tertulis…he.hehe…

  135. perikop ayat di Hosea tersebut adalah Bangsa israel di tolak dan diperbaharui sehingga Israel yang telah diperbaharui tersebut adalah Umat Allah yang bersifat Rohani pada Jaman PB yakni jemaat Kristen sehingga Jemaat Kristen tidak dibawah Hukum Sabat…

  136. Bukan berpatokan pada Dogma Gereja???
    Hahahaaaa….

    Itu hanya ASUMSI anda saja!!! Tidak ada ayat yg jelas

    Anda mau lebih pandai dari bapa Suci dalam hal ini???

    Bapa suci, Kardinal dll. Saja sudah mengakui Perpindahan Hari Sabat ke Hari Pertama.

    Janganlah Keraskan Hatimu..

  137. Hhahahahaaa… Hosea sebagai gambaran Israel yg tidak Setia, inilah Anda tersesatkan!!!

    Anda pernah baca di Perjanjian Baru dari Matius sampai Wahyu yg mengatakan tentang Hosea 2 ayat 10-11???
    Contoh :::
    1. Jadi genaplah apa yang dikatakan oleh Nabi Hosea bahwa Sabat di hapus!
    Atau
    2. Seperti kata Hosea Hari Sabat di hapus!!!

    Saudara kalo kata2 itu NUBUATAN tentang Sabat, berarti Harus digenapi di Perjanjian Baru!

    Jadi apakah ayat itu Nubuatan???

  138. Saudara berpatokkan kepada pada rasul paulus yang sedang memberitakan injil bagi yahudi maupun non yahudi namun saya berpatokkan pada apa yang dilakukan oleh Kristus setelah kebangkitan, dimana Yesus selalu hadir pada hari Minggu dan tidah pernah disebutkan hadir pada hari Sabtu…

    sehingga apa yang dilakukan Kristus adalah suatu Petunjuk yang jelas yang didukung oleh ayat dibawah ini…

    Hosea 2:11 (2-10) Aku akan menghentikan segala kegirangannya, hari rayanya, bulan barunya dan hari Sabatnya dan segala perayaannya.

  139. Kis 17:2 Paulus masih melestarikan Hari Sabat, selama 3 hari sabat BERTURUT – TURUT bersama orang YUNANI !!!

    Jadi Apakah Rasul pernah beribadah HARI Pertama /MINGGU? Yg katanya untuk memperingati KEBANGKITANNYA????

  140. Jadi Sangat Jelas Upacara/hari Raya Sabat ke Tujuh/Sabtu yang merupakan sabat fisikal bagi umat Allah fisikal yakni hanya terbatas pada bangsa Israel tidak berlaku bagi umat Allah yang bersifat Rohani pada jaman PB yakni jemaat Kristen…

    Hosea 2:11 (2-10) Aku akan menghentikan segala kegirangannya, hari rayanya, bulan barunya dan hari Sabatnya dan segala perayaannya.

  141. Ayat ini sebagai salah satu dasar utk menyanggah sabat hari ke Tujuh/Sabtu yang merupakan Salah satu hari raya bangsa Yahudi..

    Hosea 2:11 (2-10) Aku akan menghentikan segala kegirangannya, hari rayanya, bulan barunya dan hari Sabatnya dan segala perayaannya.

  142. 10 Hukum yang diturunkan di Gunung Sinai berserta ketetapannya secara Khusus hanya diberikan kepada bangsa Israel sebagai PENERIMA dan PELAKSANA hukum taurat, bukan kepada bangsa Yunani, Mesir, Bahkan bukan utk nenek moyang bangsa Israel sendiri, apalagi kaum adventis yang baru hadir pada tahun 1863 dimana Era Taurat telah berlalu…he.hehe…

  143. Koq ini lagi di bahas?
    Kreatif dong cari ayat yang bisa menyanggah Hari Sabat

  144. 1. Kalo salah buang aja atau di sobekin,
    Hahahaaa…
    2. Menurut Anda ada berapa PERHENTIAN Di ALKITAB? Dan mengenai apa? Hari atau apa?

  145. Ibrani 4:9 adalah kesalahan dalam penterjemahan dri bahasa Yunani ke bahasa Indonesia sehingga dalam ayat tersebut tidak ada kata Hari atau hari sabtu namun hanya bermakna perhentian Dalam Pribadi Allah bukan dalam Pribadi Hari..

    krn berdasarkan bahasa asli tidak ada kata HARI namun hanya bermakna PERHENTIAN..

  146. Dalam Alkitab sangat jelas menyatakan 10 Hukum yang berisi ketetapannya Hanya mengikat Umat Allah yang bersifat Fisikal yakni hanya bangsa Israel dan sama sekali tidak pernah mengikat bangsa-bangsa lain seperti Mesir, Yunani, bahkan tidak pernah mengikat nenek moyang bangsa Israel sendiri.. sehingga Adam, Nuh, Abraham, sampai kepada Yakob tidak tahu bahwa Sabat adalah Hukum ke 4 atau ke 3…

  147. Kis 7:49-50 bukankah Dia yg menulis di Loh Batu?

    Ibrani 4:1 PerhentianNya MASIH BERLAKU!!??

    Ibrani 4:3
    Ibrani 4:6 ini lebih jelas lagi
    Masih kurang??? Nih…

    Ibrani 4:8
    Ibrani 4:9
    Ibrani 4:10
    Ibrani 4:11

    Udah lah jangan menyesatkan orang dengan tulisan ataupun Dogma2 gereja Anda yg tidak ALKITABIAH…. bertobatlah, dan kembali ke Alkitab!!!

  148. Upacara sabat pada hari Sabtu hanya mengikat Umat Allah fisikal pada jaman PL yakni hanya bangsa Israel, pada jaman PL apakah saudara sudah termasuk Umat Allah yakni bangsa Israel fisikal itu…??

  149. Sabat diperinganti oleh Bangsa Israel sebagai Peringatan akan perbudakkan di Mesir, apakah saudara pernah di perbudak di mesir…??

  150. Hahahaaa… Anda lucuuu..

    Mengapa Anda gak berpikir juga tentang Hari Kematian? Apakah itu gak penting? Kenapa hari Sabat gak di pindahkan sekalian pada hari itu?

  151. Mengapa saya mengatakan sabat Rohani krn di dalam Kerajaan Sorgawi tidak ada Pehentin dalam HARI tetapi perhentian dalam Pribadi Allah yang tidak dibatasi oleh hari Sabtu, Senin, Selasa dan selanjutNya..

  152. Harus berpatokkan bahwa kematian Kristus telah membatalkan Hukum taurat dengan segala Perintah dan ketentuannya sehingga tidak bertentangan dgn ayat yang lainNya..

  153. 1. Apakah ada Perintah Lisan atau tertulis?
    2. Apakah Yesus pernah mengatakan/menubuatkan hal itu
    Contoh: sebelum Petrus menyangkal 3 kali, Yesus katakan lebih dahulu hal itu!!!

  154. Kapan BerubahNya..??

    Semenjak kematian Kristus yang membawa Ciptaan yang baru melalui kebangkitanNya…

  155. Ibrani 9:15-18 Karena itu Ia adalah Pengantara dari suatu perjanjian yang baru, supaya mereka yang telah terpanggil dapat menerima bagian kekal yang dijanjikan, sebab Ia telah mati untuk menebus pelanggaran-pelanggaran yang telah dilakukan selama perjanjian yang pertama.
    Sebab di mana ada wasiat, di situ harus diberitahukan tentang kematian pembuat wasiat itu.
    Karena suatu wasiat barulah sah, kalau pembuat wasiat itu telah mati, sebab ia tidak berlaku, selama pembuat wasiat itu masih hidup.
    Itulah sebabnya, maka perjanjian yang pertama tidak disahkan tanpa darah.

  156. Cukup dengan ayat begini sudah menjadi Gambar…

    Hosea 2:11 (2-10) Aku akan menghentikan segala kegirangannya, hari rayanya, bulan barunya dan hari Sabatnya dan segala perayaannya.

  157. Cukup dengan ayat ini sudah menjadi Gambaran..

    Efesus 2:15
    sebab dengan mati-Nya sebagai manusia Ia telah membatalkan hukum Taurat dengan segala perintah dan ketentuannya, untuk menciptakan keduanya menjadi satu manusia baru di dalam diri-Nya, dan dengan itu mengadakan damai sejahtera,

  158. Anda katakan:
    Hukum Upacara Sabat Hari Ke Tujuh/Sabtu Israel yg Merupakan salah satu Hukum Upacara Hari Raya
    yang DIBATALKAN sehingga menjadi Sabat Rohani….

    Menjadi sabat rohani??? Di ayat mana tuh? Mulai kapan berubahnya? Dan siapa yang menSAHkannya?
    Anda baca di Peraturan Gereja mungkin, bukan di Alkitab

  159. Anda mengatakan Hukum upacara di batalkan, tapi ANEHnya Anda merayakan PASKAH (padahal Anda bilang Hukum Taurat semua batal) yang pada Hakekatnya untuk orang Israel Bahkan sampe SEKARANG…

    Saya tidak tau Anda tersesat, disesatkan atau menyamesatkan…
    Heheheee….

    Anda gak nalar, dan gak KONSISTEN dengan pendapat Anda sendiri!!!

    Inilah Akibat nya kalo ikut Firman MANUSIA…

  160. Gak berlaku buat bangsa lain/ORANG ASING Yaaa…. btw ada bangsa lain/Asing tuh di tengah2 ISRAEL, Hahahaaaa….

  161. Anda katakan:
    HANYA bangsa Israel yang disebut sebagai manusia, anak-anak/Domba-domba SEDANGKAN anda dan saya merupakan bangsa-bangsa lain atau bangsa tak bersuna…

    Jadi jaman PL yg Manusia HANYA orang Yahudi yah? Yg lain BINATANG ya, seperti Esau, Firaun dll. Anda tau definisi Manusia gak?
    Baca KEL 20:10
    Tetapi hari KETUJUH adalah hari SABAT TUHAN, Allahmu; maka jangan melakukan sesuatu pekerjaan, engkau atau anakmu laki-laki, atau anakmu perempuan, atau HEWANmu, atau ORANG ASING yang di tempat kediamanmu.

    Pertanyaan:
    1. Apakah saat itu yg di katakan HAMBA adalah orang Israel atau orang Asing?
    2. Anda bilang di PL orang di luar Israel di anggap Anjing/binatang (gak termasuk saya loh) tu ada tulisan HEWAN tuh, hahahaaaa…
    3. Kalo Anda punya mata Anda pasti baca kata ORANG ASING, Hukumannya pun berlaku tuk ORANG ASING, Kel 12:19,

    Kel 12:49 satu hukum saja akan berlaku untuk orang ASLI dan untuk orang ASING yg menetap di tengah2 kamu

  162. Ituuu lagiii…

    Anda harusnya memberikan Penjelasan kepada Gereja Anda, bahwa Gereja Anda (yg masih menjunjung 10 Firman Allah) salah dan berikan Pendapat Anda seperti ini… bahwa Hukum Taurat Tuh dah batal SEMUA termasuk 10 Firman Allah

    Atau Anda bikin lah Sekte sendiri… sesuai yg Anda mau… beress…kan

  163. Hukum Upacara Sabat Hari Ke Tujuh/Sabtu Israel yg Merupakan salah satu Hukum Upacara Hari Raya
    yang DIBATALKAN sehingga menjadi Sabat Rohani….

    Keluaran 31:15-16
    Enam hari lamanya boleh dilakukan pekerjaan, tetapi pada hari yang ketujuh haruslah ada sabat, hari perhentian
    penuh, hari kudus bagi TUHAN: setiap orang yang melakukan pekerjaan pada hari Sabat, pastilah ia dihukum mati.
    Maka haruslah orang Israel memelihara hari Sabat, dengan MERAYAKAN sabat, turun-temurun, menjadi perjanjian
    kekal.

    Imamat 23:1-3
    TUHAN berfirman kepada Musa “Berbicaralah kepada orang Israel dan katakan kepada mereka: HARI-HARI RAYA yang ditetapkan TUHAN yang harus kamu maklumkan sebagai waktu pertemuan kudus, waktu perayaan yang Kutetapkan, adalah yang berikut.
    Enam hari lamanya boleh dilakukan pekerjaan, tetapi pada hari
    yang ketujuh haruslah ada sabat, hari perhentian penuh, yakni hari pertemuan kudus; janganlah kamu melakukan sesuatu pekerjaan; itulah sabat bagi TUHAN di segala tempat kediamanmu.

    dan ayat selanjutNya ttg hari-hari Raya lainnya yang telah ditetapkan oleh Allah kepada Bangsa Israel hingga ditutup pada ayat 44..

    Imamat 23:44
    Demikianlah Musa menyampaikan kepada orang Israel firman tentang hari-hari raya yang ditetapkan TUHAN.

    Maka dengan demikian Sabat Hari Ke Tujuh memenuhi ayat
    dibawah ini utk dibatalkan…

    Hosea 2:11 (2-10) Aku akan menghentikan segala kegirangannya, hari rayanya, bulan barunya dan hari Sabatnya
    dan segala perayaannya.

    Efesus 2:15
    sebab dengan mati-Nya sebagai manusia Ia telah membatalkan hukum Taurat dengan segala perintah dan
    ketentuannya, untuk menciptakan keduanya menjadi satu manusia baru di dalam diri-Nya, dan dengan itu
    mengadakan damai sejahtera,

  164. Mantan Katolik Roma
    ada tertulis jika 10 Hukum hanya mengikat bangsa Israel seperti ayat dibawah ini…

    10 Firman yang diturunkan di gunung sinai secara Khusus
    HANYA diberikan kepada bangsa Israel sebagai PENERIMA dan
    PELAKSANA sehingga perintah-perintahNya, ketetapan-ketap
    annya, ketentuan-ketentuanNya dan salah satunNya ttg Hukum
    sabat tersebut HANYA mengikat dan berlaku bagi Umat Allah
    yang bersifat Fisikal/Jasmani/Lahiriah pada jaman PL sehingga
    hanya terbatas pada bangsa Israel krn tidak pernah berlaku bagi
    bangsa-bangsa Lain dan sama sekali tidak berlaku bagi nenek
    Moyang bangsa Israel sendiri,

    Ulangan 5:1-3
    Musa memanggil seluruh orang Israel berkumpul dan berkata
    kepada mereka: “Dengarlah, hai orang Israel, ketetapan dan
    peraturan, yang pada hari ini kuperdengarkan kepadamu, supaya
    kamu mempelajarinya dan melakukannya dengan setia.
    TUHAN, Allah kita, telah mengikat perjanjian dengan kita di
    Horeb.
    Bukan dengan nenek moyang kita TUHAN mengikat perjanjian
    itu, tetapi dengan kita, kita yang ada di sini pada hari ini, kita
    semuanya yang masih hidup.

  165. Mantan Katolik Roma@

    Sebelum Kematian Kristus utk membatalkan Hukum taurat sehingga Umat Allah itu bersifat Fisikal/Jasmani/Lahiriah hanya terbatas pada bangsa Israel yg merupakan bangsa Pilihan Allah pada jaman PL sehingga HANYA bangsa Israel yang disebut sebagai manusia, anak-anak/Domba-domba SEDANGKAN anda dan saya merupakan bangsa-bangsa lain atau bangsa tak bersunat disebut sebagai bangsa-bangsa kafir diberi Ungkapan dengan kata
    ANJING sehingga saya dan anda TIDAK LAYAK menjalankan Perintah/ketetapan Hukum Sabat krn antara bangsa Israel dengan bangsa-bangsa Non Israel masih ada TEMBOK PEMISAH dan yang menjadi Tembok pemisah itu adalah perintah/ketetapan Hukum taurat tersebut…

    silakang baca ayat dibawah ini sebelum kematian Kristus utk membatalkan Hukum taurat, bangsa-bangsa Non Israel diberi Ungkapan dengan kata ANJING…

    Markus 7:26-27
    Perempuan itu seorang Yunani bangsa Siro-Fenisia(NON YAHUDI). Ia memohon kepada Yesus untuk mengusir setan itu dari anaknya.
    Lalu Yesus berkata kepadanya: “Biarlah anak-anak kenyang dahulu, sebab tidak patut mengambil roti yang disediakan bagi anak-anak dan melemparkannya kepada ANJING.”

    Karena dengan Kematian Kristus utk membatalkan Hukum taurat atau untuk MERUBUHKAN TEMBOK pemisah antara bangsa Israel dengan bangsa-bangsa Lain sehingga bangsa Israel dengan bangsa-bangsa lain DICIPTAKAN menjadi SATU MANUSIA BARU/ADAM dan HAWA baru sehingga menjadi Umat Allah yang bersifat Rohani pada Jaman PB dan sudah layak disebut anak-anak Tuhan/Domba-domba, sehingga hanya melalui Kristus sebagai Penuntun umat Allah yang bersifat Rohani pada jaman PB BUKAN melalui Hukum taurat dan Hukum Sabat….

    Efesus 2:14-15
    Karena Dialah damai sejahtera kita, yang telah mempersatukan kedua pihak dan yang telah merubuhkan tembok
    pemisah, yaitu perseteruan,
    sebab dengan mati-Nya sebagai manusia Ia telah membatalkan hukum Taurat dengan segala perintah dan
    ketentuannya, untuk menciptakan keduanya menjadi satu manusia baru di dalam diri-Nya, dan dengan itu
    mengadakan damai sejahtera,

  166. Mantan Katolik Roma@
    Jangankan Hukum Sabat yakn tetapi10 Firman yang diturunkan di Gunung sinai secara Khusus hanya ditujukan kepada Umat Allah yang bersifat Jasmani/Fisikal/Lahiriah pada jaman PL yakni hanya bangsa Israel sendiri dan sama sekali tidak pernah mengikat bangsa-bangsa lain bahkan tidak pernah mengikat nenek moyang bangsa Israel sendiri….

  167. YESUS adalah kegenapan akan Hukum Taurat (hukum Musa) dimana seluruh HT sudah dijalaninya agar manusia tidak terjebak lagi untuk melakukan HT yg ‘hampir’ mustahil untuk selamat hanya melakukan HT, musa sendiripun tidak mampu melakukan HT sehingga ia tidak diijinkan untuk menginjak tanah perjanjian, Tuhan inginkan manusia kembali seperti semula pada awal penciptaanNYA yaitu tidak ada yg di ‘haramkan’ (dibatasi) kecuali hanya pohon kehidupan, dan jalan satu-satunya YESUS-lah “Pohon Kehidupan” itu. dengan Dia di sunat agar orang yg percaya padanya tidak perlu di sunat (penyiksaan diri), membawah kurban persembahan (domba, sapi, dll) karna Dialah kurban yg sempurna, istrahat pada hari ke 2 sesudah kematianNYA (‘sabtu/sabat’) agar manusia tidak mempermasalahkan hari sabat karna dia TUHAN atas hari sabat.

    Jadi janganlah kita mempermasalahkan lagi tentang sabat (HT) karna semua sudah jelas, bagi yg mau menjalankan HT silahkan karena kita akan mempertanggung jawabkan masing2 apa yag kita lakukan di dunia fana ini. Kolose 2:16 “Karena itu janganlah kamu biarkan orang menghukum kamu mengenai makanan dan minuman atau mengenai hari raya, bulan baru ataupun hari Sabat”.

    Manusia diselamatkan bukan karna berbuat baik (perbuatannya) tapi manusia yg diselamatkan pasti berbuat baik. (Pdt. Erastus).

    akhirnya Roma 12:13, Roma 12:16, 1 Kor 3:18

  168. Dan tidak di Tulis bahwa

    Hari Sabat di adakan untuk orang Israel/yahudi….

  169. Trimakasih kalo Anda sudah memahaminya.

    untuk MANUSIA

    Jadi jelas siapa yang merasa MANUSIA (termasuk Yesus yg adalah 100% Manusia dan 100% Tuhan) berHari SABATlah..

    Bukan MANUSIA untuk hari SABAT.

    Karna orang Farisi mencoba mengatur Sabat untuk MANUSIA, yg Pada Hakekatnya Yesus lah yg berwewenang mengajarkan bagaimana cara menjalankan Hari SABAT yg benar di mata Allah.

    Karna tertulis : Anak manusia adalah Tuhan atas hari SABAT (Mar 2:28)

  170. Markus 2:27 Kata Yesus “Hari Sabat diadakan untuk Manusia dan bukan Manusia untuk hari Sabat”

  171. Lalu mengapa Anda merayakan PASKAH bila memang PASKAH untuk orang YAHUDI??? Bahkan sampai sekarang pun masih merayakan PASKAH??? Padahal Anda bilang SEMUA HUKUM TAURAT BATAaaaalllLLL!!!

    Anda tidak Konsisten dong dengan jawaban Anda?

    Kita (termasuk saya) harus cari kebenaranNya, karna Yesus bilang
    Carilah dahulu Kerajaan Allah, maka semuanya itu akan di tambahkan bagimu!

    Cari dimana? Yah, di Alkitab lah yg terdapat FIRMAN Nya, bukan Firman MANUSIA, kita harus cek apakah ajaran/Dogma yang di berikan Gereja sesuai dengan Alkitab? Atau kah sudah MENYIMPANG?
    Contoh: mengenai Baptisan, kematian dan kebangkitan, dll… apakah sesuai dengan Alkitab???

    Pada intinya, semua kembali ke Pribadi masing2, klo menurut saudara baik, ya Lakukanlah!!!

    Karna pada Awal Penciptaan pun Manusia di berikan KEBEBASAN, oleh sebab itu Hawa dan Adam lebih meMILIH (setan) memakan Buah itu daripada menuruti PERINTAH TUHAN!!!

  172. Krn sudah terUpdate menjadi Baru sehingga dikatakan Hukum yang baru bukan Hukum yang lama..

  173. Terimakasih atas Pendapat Anda yang PANJANG dan LEBAR

    Menurut pendapat Anda SEMUA HUKUM TAURAT di BATALKAN.
    Yang saya mau tanya :
    1. Mengapa Anda/Gereja anda masih mengakui KeSEPULUH Firman Allah???
    2. Mengapa Anda masih merayakan PASKAH????
    Apakah setelah Yesus wafat/menggenapi, Murid2Nya/Para Rasul masih merayakan PASKAH?????

    Padahal Anda bilang Semua hukum taurat itu BATAL????

    Anda mau Alasan apalagi????

    Kalo bisa di jawab tolong berikan ayat Pendukung nya, untuk menguatkan Pendapat Anda

  174. Hahahaaa… ayat itu (hukum taurat) memang menubuat kan hanya sampai Yohanes Pembabtis karna memang tertulis akan ada orang sebelum Yesus yang “menyiapkan jalan” tuk Yesus , apakah hukum taurat menubuatkan Nabi setelah Yohanes Pembabtis dan Yesus??? Contoh nya Nabi Agabus kisah para rasul 21:10, atau jangan2 Anda tidak tahu Hal ini???

    Waktu itu Anda suruh saya Alkitab tapi Anda sendiri tak paham apa yang dimaksud Ayat Lukas 16:16

  175. Sabat Fisikal adalah Perhentian dalam HARI sedangkan sabat Rohani adalah Perhentian dalam Pribadi Allah..

  176. Tentang Hukum sabat pada hari Sabtu adalah dalam Hukum Upacara yang bersifat bayang-bayang yang merupakan sabat fisikal yang hanya mengikat Umat Allah yang bersifat Fisikal/Jasmani lahiriah yang hanya terbatas pada bangsa tertentu yakni hanya bangsa Israel krn tidak pernah mengikat bangsa-bangsa lain bahkan sama sekali tidak pernah mengikat nenek moyang bangsa Israel sendiri dan sifatNya hanya berlaku pada hari tertentu yakni hanya pada hari sabtu jika bukan hari sabtu hukum sabat hari ke tujuh/Sabtu tidak mengikat/tidak berlaku sehingga sabat fisikal digenapi menjadi sabat Rohani yang berlaku kepada Umat Allah yang bersifat Rohani yakni Perhentian dalam Pribadi Allah yang tidak dibatasi oleh Hari tertentu dan yang akan berlaku dalam Kerajaan Allah…

  177. ada 4 pengertian “menggenapi” yang berkaitan dengan hal ini.

    I. Menggenapi semua nubuatan mengenai diriNya dalam kitap Taurat, Nabi-nabi dan Mazmur.

    Lukas 24:44
    Ia berkata kepada mereka: “Inilah perkataan-Ku, yang telah Kukatakan kepadamu ketika Aku masih bersama-sama
    dengan kamu, yakni bahwa harus digenapi semua yang ada tertulis tentang Aku dalam kitab Taurat Musa dan
    kitab nabi-nabi dan kitab Mazmur.”

    Matius 1: 22-23
    Hal itu terjadi supaya genaplah yang difirmankan Tuhan oleh nabi: “Sesungguhnya, anak dara itu akan
    mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki, dan mereka akan menamakan Dia Imanuel” –yang berarti:
    Allah menyertai kita. –> Yesaya 7 : 14

    Matius 2:14-15
    Maka Yusufpun bangunlah, diambilnya Anak itu serta ibu-Nya malam itu juga, lalu menyingkir ke Mesir, dan tinggal
    di sana hingga Herodes mati. Hal itu terjadi supaya genaplah yang difirmankan Tuhan oleh nabi: “Dari Mesir
    Kupanggil Anak-Ku.” –> Hosea 11:1

    Matius 2:17:18
    Dengan demikian genaplah firman yang disampaikan oleh nabi Yeremia: “Terdengarlah suara di Rama, tangis dan
    ratap yang amat sedih; Rahel menangisi anak-anaknya dan ia tidak mau dihibur, sebab mereka tidak ada lagi.” –>
    Yeremia 31: 15

    Matius 4: 13-16
    Ia meninggalkan Nazaret dan diam di Kapernaum, di tepi danau, di daerah Zebulon dan Naftali, supaya genaplah
    firman yang disampaikan oleh nabi Yesaya: “Tanah Zebulon dan tanah Naftali, jalan ke laut, daerah seberang
    sungai Yordan, Galilea, wilayah bangsa-bangsa lain, — bangsa yang diam dalam kegelapan, telah melihat Terang
    yang besar dan bagi mereka yang diam di negeri yang dinaungi maut, telah terbit Terang.”
    Yesaya 8: 23 – 9:1

    Matius 8:17
    Hal itu terjadi supaya genaplah firman yang disampaikan oleh nabi Yesaya: “Dialah yang memikul kelemahan kita
    dan menanggung penyakit kita.” Yesaya 53:4

    Matius 12: 16-21
    Ia dengan keras melarang mereka memberitahukan siapa Dia, supaya genaplah firman yang disampaikan oleh nabi
    Yesaya:
    “Lihatlah, itu Hamba-Ku yang Kupilih, yang Kukasihi, yang kepada-Nya jiwa-Ku berkenan; Aku akan menaruh roh-
    Ku ke atas-Nya, dan Ia akan memaklumkan hukum kepada bangsa-bangsa. Ia tidak akan berbantah dan tidak akan
    berteriak dan orang tidak akan mendengar suara-Nya di jalan-jalan. Buluh yang patah terkulai tidak akan
    diputuskan-Nya, dan sumbu yang pudar nyalanya tidak akan dipadamkan-Nya, sampai Ia menjadikan hukum itu
    menang. Dan pada-Nyalah bangsa-bangsa akan berharap.” Yesaya 42 : 1-4

    Matius 21: 4-5
    Hal itu terjadi supaya genaplah firman yang disampaikan oleh nabi: “Katakanlah kepada puteri Sion: Lihat, Rajamu
    datang kepadamu, Ia lemah lembut dan mengendarai seekor keledai, seekor keledai beban yang muda.” Zakharia 9:9

    Kisah Para Rasul 13:35
    telah digenapi Allah kepada kita, keturunan mereka, dengan membangkitkan Yesus, seperti yang ada tertulis dalam
    mazmur kedua: Anak-Ku Engkau! Aku telah memperanakkan Engkau pada hari ini. Allah telah membangkitkan Dia
    dari antara orang mati dan Ia tidak akan diserahkan kembali kepada kebinasaan. Hal itu dinyatakan oleh Tuhan
    dalam firman ini: Aku akan menggenapi kepadamu janji-janji yang kudus yang dapat dipercayai, yang telah
    Kuberikan kepada Daud.
    Sebab itu Ia mengatakan dalam mazmur yang lain: Engkau tidak akan membiarkan Orang Kudus-Mu melihat
    kebinasaan.

    Yohanes 13:18.
    Bukan tentang kamu semua Aku berkata. Aku tahu, siapa yang telah Kupilih. Tetapi haruslah genap nas ini: Orang
    yang makan roti-Ku, telah mengangkat tumitnya terhadap Aku. –> Mazmur 41: 10

    Yohanes 18:32
    Demikian hendaknya supaya genaplah firman Yesus, yang dikatakan-Nya untuk menyatakan bagaimana caranya Ia
    akan mati.

    Yohanes 19:24
    Karena itu mereka berkata seorang kepada yang lain: “Janganlah kita membaginya menjadi beberapa potong,
    tetapi baiklah kita membuang undi untuk menentukan siapa yang mendapatnya.” Demikianlah hendaknya supaya
    genaplah yang ada tertulis dalam Kitab Suci: “Mereka membagi-bagi pakaian-Ku di antara mereka dan mereka
    membuang undi atas jubah-Ku.” Hal itu telah dilakukan prajurit-prajurit itu. –> Mazmur 22:19

    Yohanes 19:28
    Sesudah itu, karena Yesus tahu, bahwa segala sesuatu telah selesai, berkatalah Ia–supaya genaplah yang ada
    tertulis dalam Kitab Suci–:”Aku haus!” –> Mazmur 22: 16, 69: 22

    Yohanes: 19:36
    Sebab hal itu terjadi, supaya genaplah yang tertulis dalam Kitab Suci: “Tidak ada tulang-Nya yang akan
    dipatahkan.” Keluaran 12:46; Bilangan 9 : 12; Mazmur 34:21

    Yohanes 19:37
    Dan ada pula nas yang mengatakan: “Mereka akan memandang kepada Dia yang telah mereka tikam.” Zakharia 12:10

    II. Menggenapi hukum Taurat yang melambangkan pekerjaan penebusan yang dilakukan oleh Kristus (hukum
    upacara)

    (al. penyembelihan binatang korban yang dibawa si pendosa untuk menjadi penggantinya; pekerjaan Imam di bilik
    kudus dan pekerjaan pendamaian di bilik maha kudus oleh Imam Besar; hari-hari raya lambang).

    III. Menggenapi hukum Taurat yaitu melakukannya dengan sempurna.

    Menggenapi = to fulfill = memenuhi (melaksanakan dengan penuh, dengan sempurna, tanpa cacat ).
    Kita tidak bisa melaksanakan hukum Taurat dengan sempurna, namun Kristus telah melakukannya untuk kita.
    Kristus mendapatkan kebenaranNya bukan karena anugrah tetapi karena Dia memang telah melaksanakan seluruh
    perintah Allah dengan sempurna. Maka jika kita menerima Kritus menjadi pengganti kita, maka kebenaran Kristus
    menjadi milik kita.

    Roma 8 : 1-4
    Demikianlah sekarang tidak ada penghukuman bagi mereka yang ada di dalam Kristus Yesus. Roh, yang memberi
    hidup telah memerdekakan kamu dalam Kristus dari hukum dosa dan hukum maut.
    Sebab apa yang tidak mungkin dilakukan hukum Taurat karena tak berdaya oleh daging, telah dilakukan oleh Allah.
    Dengan jalan mengutus Anak-Nya sendiri dalam daging, yang serupa dengan daging yang dikuasai dosa karena
    dosa, Ia telah menjatuhkan hukuman atas dosa di dalam daging, supaya tuntutan hukum Taurat digenapi di dalam
    kita, yang tidak hidup menurut daging, tetapi menurut Roh.
    Gagal melaksanakan hukum Taurat mendatangkan hukuman (maut), daging kita tak berdaya melaksanakannya.
    Tapi hukuman maut itu sudah ditanggung Kristus. Kita kini hidup menurut Roh, yang menyanggupkan kita
    memenuhi kehendak Tuhan dalam hukumNya, yang mana tadinya tidak berdaya oleh daging.

    Roma 8 : 12-13
    Jadi, saudara-saudara, kita adalah orang berhutang, tetapi bukan kepada daging, supaya hidup menurut daging.
    Sebab jika kamu hidup menurut danging, kamu akan mati; tetapi jika oleh Roh kamu mematikan perbuatan-
    perbuatan tubuhmu, kamu akan hidup.

    Catatan :
    Pada beberapa keterangan Alkitab “Menggenapi” berarti “Memenuhi, sesuai dengan, melaksanakan dengan baik”.

    Matius 3: 15
    Lalu Yesus menjawab, kata-Nya kepadanya: “Biarlah hal itu terjadi, karena demikianlah sepatutnya kita
    menggenapkan seluruh kehendak Allah.” Dan Yohanespun menuruti-Nya.

    Roma 13:10
    Kasih tidak berbuat jahat terhadap sesama manusia, karena itu kasih adalah kegenapan hukum Taurat.

    IV. Menggenapi/ mengakhiri hukum Taurat sebagai alat mendapatkan Kebenaran

    Roma 10:4
    Sebab Kristus adalah kegenapan hukum Taurat, sehingga kebenaran diperoleh tiap-tiap orang yang percaya.

    Interpretasi ayat ini harus lah selaras dengan bagian lebih awal dari tulisan Paulus dalam surat yang sama kepada
    jemaat Roma (Roma 3 : 31), yaitu :
    “Adakah kami membatalkan hukum Taurat karena iman? Sekali-kali tidak! Sebaliknya, kami meneguhkannya.”
    Paulus selaras dengan Kristus, yang menyatakan bahwa Dia datang bukan untuk meniadakan Taurat. (Matius 5:17.
    “Janganlah kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para nabi. Aku
    datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya ). Yesus Kristus sendirilah yang
    melaksanakan Hukum Taurat dengan sempurna, sekaligus menggenapiNya. Untuk itu umat yang percaya kepada
    Yesus Kristus tidak dituntut untuk melaksanakan Taurat, tetapi melaksanakan ajaran yang telah
    disempurnakanNya yang terangkum dalam HUKUM KASIH yang menjadi Hukum Perjanjian baru dan adalah merupakan undang-undang Kerajaan Allah.

  178. Lukas 16:16-17
    ayat 16
    Hukum Taurat dan kitab para nabi berlaku sampai kepada zaman Yohanes; dan sejak waktu itu Kerajaan Allah diberitakan dan setiap orang menggagahinya berebut memasukinya.

    ayat 17
    Lebih mudah langit dan bumi lenyap dari pada satu titik dari hukum Taurat batal.

    dalam ayat 16 dengan menjelaskan menyatakan Hukum dan kitab para Nabi hanya berlaku sampai jaman Yohanes…

  179. Inilah Petunjuk yang menjadi Nyata dalam ayat dibawah ini

    Efesus 2:15
    sebab dengan mati-Nya sebagai manusia Ia telah membatalkan hukum Taurat dengan segala perintah dan ketentuannya, untuk menciptakan keduanya menjadi satu manusia baru di dalam diri-Nya, dan dengan itu mengadakan damai sejahtera,

  180. Mat 5:17= Janganlah kamu MENYANGKA bahwa Aku datang untuk meniadakan Hukum Taurat atau Kitab Para Nabi. Aku datang BUKAN untuk MENIADAKANnya, melainkan untuk MENGGENAPInya

    Mat 5:18= Karena Aku berkata kepadamu : sesungguhnya selama BELUM LENYAP langit dan bumi ini, satu iota atau satu TITIKpun tidak akan ditiadakan dari Hukum Taurat, sebelum semuanya terjadi.

    Anda katakan = SEBELUM SEMUANYA TERJADI atau sebagai petunjuk yang bermakna SEBELUM kematian Kritus

    Di atas tidak tertulis Hal itu, dan juga tidak tertulis SEBELUM AKU MENGGENAPINYA!!!!

    Sebelum semuanya terjadi… yah jelas yg dimaksud kan selama Belum LENYAP langit dan bumi ini.

    Bagaimana dengan LUKAS 16:17; yang mengatakan :
    Lebih mudah langit dan bumi lenyap dari pada SATU TITIK dari HUKUM TAURAT BATAL

    Mat 12:8; Mrk 2:28; Luk 6:5 mengatakan
    Kata YESUS lagi kepada mereka : ” Anak Manusia adalah Tuhan Atas Hari SABAT

    Bukan Tuhan atas hari Minggu dll.

    Mat 24:35; Mrk 13:31; Luk 21:33 mengatakan
    Langit dan Bumi Akan berlalu, tetapi perkataanKu tidak akan berlalu

  181. Ayat dibawah dengan Jelas rasul paulus tidak terikat oleh Hukum taurat namun hanya terikat oleh Hukum Kristus yang menjadi Hukum perjanjian Baru…

    1 Korintus 9:20-21
    ayat 20
    Demikianlah bagi orang Yahudi aku menjadi seperti orang Yahudi, supaya aku memenangkan orang-orang Yahudi. Bagi orang-orang yang hidup di bawah hukum Taurat aku menjadi seperti orang yang hidup di bawah hukum Taurat, sekalipun aku sendiri tidak hidup di bawah hukum Taurat, supaya aku dapat memenangkan mereka yang hidup di bawah hukum Taurat.

    ayat 21
    Bagi orang-orang yang tidak hidup di bawah hukum Taurat aku menjadi seperti orang yang tidak hidup di bawah hukum Taurat, sekalipun aku tidak hidup di luar hukum Allah, karena aku hidup di bawah hukum Kristus, supaya aku dapat memenangkan mereka yang tidak hidup di bawah hukum Taurat.

  182. Kesimpulan Roma 3:27-31
    Dalam ayat -ayat ini Paulus kembali “berdebat” dengan orang Yahudi dan Yahudi Kristen mengenai kedudukan
    khusus urnat Yahudi dibandingkan dengan bangsa-bangsa lainnya (Roma 2:17 dyb.; Roma 3:1, 9). Maka dalam
    tulisan-tulisannya ini menggunakan gaya penulisan yang sering digunakan oleh Paulus yaitu “DIATRIBE”, Coraknya
    adalah rasul Paulus seakan-akan berdebat dengan orang lain. Perdebatan itu telah berlangsung sepanjang Roma
    2:1-3:20, tetapi baru di sini tampak maknanya. Sebab dalam perdebatan itu Paulus tidak menempatkan diri sebagai
    musuh bangsa Yahudi. Ia tidak bertujuan hendak mencopot karunia-karunia istimewa yang telah diterima bangsa
    itu. Sebaliknya, karunia-karunia itu dipahaminya sebagai pemberian rahmat Allah atas bangsa yang tidak layak
    menerimanya. Dengan demikian bangsa itu tidak boleh bermegah atasnya, yang artinya menganggapnya sebagai
    bukti bahwa Allah berada di pihaknya dan bukan di pihak orang ‘kafir’ , dan bahwa ia sendiri berada di pihak Allah.
    Seluruh dunia jatuh ke bawah hukuman Allah, termasuk bangsa Yahudi. Tetapi karena itu juga seluruh dunia,
    termasuk bangsa Yahudi, diselamatkan dengan cara yang sama, yaitu oleh iman. ‘Hukum Iman’ itu meneguhkan
    hukum Taurat bahwa oleh hukum ini manusia telah mengenal dosa. Dan akhirnya dengan ‘Hukum Iman’ semua
    manusia diselamatkan dengan cara yang sama, yaitu melalui Tuhan Yesus Kristus, yang telah mati di kayu salib
    sebagai tanda penggenapan hukum Taurat itu.

  183. Pembatalan Hukum Allah tidak dalam wewenang manusia, tidak pula dalam wewenang Rasul Paulus atau para
    malaikat sekalipun! Tetapi pembatalan itu adalah dalam wewenang Allah sendiri Sang Pembuat dan pemilik hukum
    itu, sebab Dia adalah Hukum! .

    Taurat hanya dapat batal oleh kuasa Allah dan kehendak Allah. TAURAT itu BATAL karena kematian Kristus, yaitu
    Allah yang inkarnasi, Allah yang empunya hukum Taurat itu, mati di kayu salib :

    Efesus 2:15
    sebab dengan mati-Nya sebagai manusia IA TELAH MEMBATALKAN HUKUM TAURAT DENGAN SEGALA PERINTAH
    DAN KETENTUANNYA, untuk menciptakan keduanya menjadi satu manusia baru di dalam diri-Nya, dan dengan itu
    mengadakan damai sejahtera,
    Dalam pasal selanjutnya Rasul Paulus berkata :

    Roma 7:6
    Tetapi sekarang kita telah dibebaskan dari hukum Taurat , sebab kita telah mati bagi dia, yang mengurung kita,
    sehingga kita sekarang melayani dalam keadaan baru menurut Roh dan bukan dalam keadaan lama menurut huruf
    hukum Taurat
    Kita perhatikan lagi frasa Jika demikian, adakah kami membatalkan hukum Taurat karena iman? . Paulus dkk tidak
    membatalkan Taurat, tetapi Kristus lah yang telah menggenapi Taurat itu :

    Roma 10:4
    LAI TB, Sebab Kristus adalah kegenapan hukum Taurat , sehingga kebenaran diperoleh tiap-tiap orang yang
    percaya.

  184. Dalam Imamat 23:1-44 Allah sendiri yang menetapkan Hari-hari Raya yang ditetapkan bagi bangsa Israel termasuk Hukum Upacara/Hari Raya Sabat ke Tujuh/Sabtu ditetapkan sebagai hari Raya bagi bangsa Israel….

    Imamat 23:1-3
    TUHAN berfirman kepada Musa:
    “Berbicaralah kepada orang Israel dan katakan kepada mereka: Hari-hari raya yang ditetapkan TUHAN yang harus kamu maklumkan sebagai waktu pertemuan kudus, waktu perayaan yang Kutetapkan, adalah yang berikut.
    Enam hari lamanya boleh dilakukan pekerjaan, tetapi pada hari yang ketujuh haruslah ada sabat, hari perhentian penuh, yakni hari pertemuan kudus; janganlah kamu melakukan sesuatu pekerjaan; itulah sabat bagi TUHAN di segala tempat kediamanmu.

  185. 10 Hukum taurat PL secara khusus hanya ditujukan kepada bangsa Israel sebagai penerima dan pelaksana Hukum Taurat PL bukan kepada bangsa-bangsa lain dan Juga kepada nenek moyang bangsa Israel, krn ditujukan secara Khusus sehingga 10 Hukum tersebut mengandung Hukum upacara sebagai tembok pemisah antara bangsa Israel dengan bangsa Non Israel dan hukum upacara tersebut hanya mengikat bangsa Israel krn tidak pernah mengikat bangsa-bangsa lain dan juga tidak pernah mengikat nenek moyang bangsa Israel sendiri dan hukum upacara itu adalah Hukum sabat pada hari ke Tujuh/Sabtu…

    dan hukum Upacara/hari Raya tersebut hanya sebagai bayang-bayang/Gambaran krn bukan sesungguhNya…

  186. Hal yg Anda katakan saya tahu, saya paham, yg saya bingung mengapa Anda gak paham apa yang Alkitab katakan, Anda gak paham Apakah HUKUM TAURAT di BATALKAN SEMUA atau tidak??? Dan yg di katakan BATAL ataupun TIDAK, Anda gak tahu cara membedakannya, pada hal sudah tertulis secara JELAS di ALKITAB bahwa ada Hukum Taurat yang Tidak di Batalkan, cuma gak di jelaskan secara Detail!!!

    Roma 3:31 ini Paulus juga yg nulis
    Jika demikian, adakah KAMI memBATALKAN Hukum Taurat, karena Iman? Sama sekali TIDAK! Sebaliknya, KAMI MENEGUHKANNYA.

    Bacalah kata yg saya buat huruf BESAR!!!

  187. Yang saudara maksud GALATIA 3????
    Coba baca lagi kata demi kata, kalimat demi Kalimat,…
    Masaq Anda gak ngerti apa yg dimaksudkan

    ALKITAB akan menjawab dirinya sendiri!!!
    Jangan menafsirkan sendiri

  188. Baca lagi IMAMAT Banyak disitu tertulis soal,
    “Ketetapan, Perintah,Ketentuannya”

  189. Ya, benar
    Yesus lah yg dimaksud/di nubuatkan di dalam hukum taurat karna DIA lah korban SESUNGGUHNYA, DIA lah anak Domba Allah yg menghapus Dosa Dunia!!!

    Jadi Penggenapan sudah terjadi, yg artinya Hukum Taurat di BATALKAN!!!
    IBRANI 10:7 mengatakan bahwa:
    Lalu Aku berkata sungguh, Aku datang; dalam GULUNGAN KITAB ada TERTULIS tentang AKU untuk melakukan kehendakMu, ya Allah-Ku

    Yang perlu di INGAT bahwa di GULUNGAN KITAB itulah yang Menubuatkan Yesus bukan pada ke2 LOH BATU, dan SABAT Tahunan lah yang diBATALKAN yg tertulis di GULUNGAN KITAB !!! bukan yg di Loh Batu

    Oleh sebab itu LUKAS 16:17 mengatakan
    Lebih mudah Langit dan Bumi LENYAP daripada SATU TITIK dari HUKUM TAURAT BATAL

  190. Hukum taurat PL dimetaraikan oleh darah binatang sebagai simbol sehingga sifatNya SEMENTARA dan TERBATAS….

    Hukum Perjanjian Baru dimetaraikan oleh darah Kristus sendiri sehingga SifatNya KEKAL dan TAK TERBATAS…

  191. hukum taurat itu batal BUKAN berarti Hukum taurat adalah Salah tetapi Hukum adalah KEBENARAN Firman sebagai Penuntun sampai kedatangan Kristus saja sehingga Masa berlaku dan mengikatNya telah berakhir sehingga Injil Perjanjian baru tetap meneguhkan kebenaran Hukum taurat…

  192. Efesus 2:15
    sebab dengan mati-Nya sebagai manusia Ia telah membatalkan hukum Taurat dengan segala perintah dan ketentuannya, untuk menciptakan keduanya menjadi satu manusia baru di dalam diri-Nya, dan dengan itu mengadakan damai sejahtera,

  193. Kalo begitu dimana Ayat nya??? Yg menjelaskan bahwa Hukum Taurat itu batal SELURUHNYA?

    Nanti saya juga akan berikan Ayat yang menyatakan bahwa TIDAK semua Hukum Taurat itu BATAL!!!

  194. Nas : Mr 7:27
    Kata “anak-anak” menunjuk kepada Israel. Yesus menyatakan bahwa Injil HARUS diberitakan kepada bangsa Israel DAHULU. Wanita itu menyadari hal ini, namun ia menanggapi pernyataan Kristus ini dengan kebijaksanaan, ketekunan, dan iman. Ia mengemukakan bahwa maksud Allah ialah agar bangsa lain secara tidak langsung memperoleh berkat ketika Allah memberkati Israel. Kristus membalas iman wanita tersebut dengan menyembuhkan putrinya (ayat Mr 7:28-30).

    Intinya semua Manusia sama di mata TUHAN asal kita Percaya!!!!

  195. Seperti nya anda belum memahami Hukum Taurat mana yang di batalkan atau yang tidak di batalkan …
    Anda tertutup oleh Dogma dan Firman manusia, kalo anda berpikir begitu berarti Anda akan merasa ayat ayat Alkitab akan saling BERTENTANGAN dan Anda TIDAK AKAN BISA MENJAWAB nya, selain dari Penafsiran Anda sendiri

    2 Petrus 1:20 mengatakan :
    Yang terutama harus kamu ketahui, ialah bahwa nubuatan-nubuat Kitab Suci TIDAK BOLEH diTAFSIRKAN menurut KEHENDAK SENDIRI !!!!!

  196. Pada Jaman PL SEBELUM kematian Kristus utk membatalkan Hukum taurat/Syariat Yahudi yang menjadi Tembok
    Pemisah antara Bangsa Israel dan bangsa-bangsa Non Israel sehingga bangsa Israel dan bangsa Non Israel/Yahudi
    belum diciptakan menjadi Satu Manusia baru/Adam dan hawa yang baru di Bumi dan langit yang baru, sehingga
    bangsa-bangsa Non Israel disebut golongan tak bersunat/Kafir yang diberi Ungkapan dengan Kata ANJING
    sehingga bangsa Nons Israel juga adalah najis/haram seperti percakapan dalam ayat dibawah ini..

    jadi pada jaman PL bukan saja makanan yang haram atau tidak tetapi termasuk manusia Non Israel/Kafir..

    Markus 7:26-27
    Perempuan itu seorang Yunani bangsa Siro-Fenisia(NON ISRAEL/YAHUDI).
    Ia memohon kepada Yesus untuk mengusir setan itu dari anaknya.
    Lalu Yesus berkata kepadanya: “Biarlah anak-anak kenyang dahulu, sebab tidak patut mengambil roti yang
    disediakan bagi anak-anak dan melemparkannya kepada anjing.”

  197. dan Hukum tentang haram tidak haram juga merupakan adat istiadat yahudi… adat Istiadat yahudi bukan makanan saja yang haram atau tidak bangsa kafir Non Israel/Yahudi adalah Najis…

  198. Justru adat istiadat itulah seperti Hukum Upacara sabat dan Hukum Upacara Sunat yang merupakan adat istiadat yahudi yang sifatNya hanya mengikat bangsa tertentu dan mengikat pada hari tertentu..

    krn Hukum tidak berlaku universal…..
    dibandingkan Hukum moral kodrati yang berlaku universal dan Hukum Allah sesungguhnya adalah kasih kepada Allah dan kasih kepada manusia yang menjadi Undang-undang kerajaan sorga….

  199. Mat 15:9; Mrk 7:7
    Percuma mereka beribadah kepada-Ku, sedangkan ajaran yang mereka ajarkan ialah PERINTAH MANUSIA

    Mat 15:3
    Tetapi jawab Yesus kepada mereka : mengapa kamu pun melanggar PERINTAH ALLAH demi ADAT ISTIADAT nenek moyangmu?

    Mrk 7:8
    PERINTAH ALLAH kamu Abaikan untuk berpegang pada ADAT ISTIADAT MANUSIA

    MRK 7:9
    Yesus berkata pula kepada mereka : “Sungguh PANDAI kamu mengesampingkan PERINTAH ALLAH, supaya kamu dapat memelihara ADAT ISTIADATmu sendiri”

    Mrk 7:13
    Dengan demikian FIRMAN ALLAH kamu nyatakan TIDAK BERLAKU demi ADAT ISTIADAT yang kamu IKUTI itu. Dan banyak hal lain seperti itu yang kamu lakukan

  200. 1 Timotius 4 Judulnya
    “Tugas Timotius dalam menghadapi pengajar sesat”

    1 Timotius 4 judul
    “Tugas Timotius dalam menghadapi pengajar sesat”

    Ayat 3 “mereka itu melarang orang kawin”

  201. pertanyaan Paus Pious XII dan respon dari editor MAJALAH EXTENSION KATOLIK: Thomaston, Georgia, 22 Mei 1954 Paus Pius XII, Roma, Italia Kepada Yth, Apakah tuduhan ini benar, bahwa umat Protestan mengatakan bahwa Anda mengubah Sabat hari Ketujuh dengan apa yang disebut sebagai hari Minggu Kristen, yang identik dengan Hari Pertama dalam minggu? Jika benar demikian, kapankah Anda membuat perubahan itu, dan dengan kuasa apa anda melakukannya? Hormat kami, J. L. Day MAJALAH KATOLIK EXTENSION 180 Wabash Ave, Chicago., Illinois (Dengan Berkat Paus Pius XII) Dengan hormat, Mengenai perubahan pemeliharaan dari hari Sabat Yahudi kepada hari Minggu Kristen, saya ingin menarik perhatian Anda kepada beberapa fakta: (1) Bahwa umat Protestan, yang mengaku menerima Alkitab sebagai satu-satunya aturan iman dan agama, seharusnya kembali kepada pemeliharaan hari Sabat. Fakta bahwa mereka tetap memelihara hari Minggu, membuat merekat tampak bodoh di mata setiap orang yang waras. (2) Kita umat Katolik tidak menerima Alkitab sebagai satu-satunya aturan iman. Selain Alkitab, kita memiliki, otoritas Gereja, sebagai aturan untuk membimbing kita. Gereja ini didirikan oleh Kristus, untuk mengajar dan memandu manusia, memiliki hak untuk mengubah hukum upacara Perjanjian Lama, oleh karena itu kita menerima perubahan hari Sabat kepada hari Minggu. Kami terus terang mengatakan, “Ya, Gereja membuat perubahan ini, membuat undang-undang ini, seperti halnya gereja membuat undang-undang yang lain. Sebagai contoh, kepantangan Jumat, imam yang tidak menikah, hukum mengenai perkawinan campur, peraturan pernikahan Katolik, dan ribuan hukum lainnya. (3) Kita juga mengatakan bahwa dari semua umat Protestan, Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh adalah satu-satunya kelompok yang benar dan konsisten dengan ajaran mereka. Agak menggelikan melihat Gereja-gereja Protestan, di mimbar dan dalam upaya hukum, menuntut ketaatan anggotanya pada hari Minggu, yang sebenarnya tidak terdapat dalam Alkitab.

  202. Loh koq bukannya jawab pertanyaan saya yg di tulis LUKAS???
    Soal ayat ini saya tau!!!
    Dan saya tahu PASTI Anda berpendapat bahwa orang mati pasti Langsung di hakimi!!! Dan Langsung di putuskan mau masuk surga, purgatory, atau neraka.
    Tapi Alkitab tidak berkata demikian!!!
    Sebenarnya topik kita bukan ini, yah saya tunggu jawaban dari tulisan Lukas!!!

  203. Didalam Kerajaan sorga tidak ada kawin mawin sehingga tidak pakai Hukum Dilarang berzinah, tidak ada harta duniawi sehingga ada Hukum dilarang mencuri…

    silakanh baca ayat dibawah ini Yesus menyatakan Sesat…

    Markus 12:23-25
    Pada hari kebangkitan, bilamana mereka bangkit, siapakah yang menjadi suami perempuan itu? Sebab ketujuhnya telah beristerikan dia.”
    Jawab Yesus kepada mereka: “KAMU SESAT, justru karena kamu tidak mengerti Kitab Suci maupun kuasa Allah.
    Sebab apabila orang bangkit dari antara orang mati, orang tidak kawin dan tidak dikawinkan melainkan hidup seperti malaikat di sorga.

  204. Menurut kata-kata Kardinal Gibbon, Kardinal Katolik yang sangat dihormati:
    “Anda bisa membaca Alkitab dari Kejadian sampai Wahyu, dan Anda tidak akan menemukan satu barispun yang memberikan wewenang untuk menguduskan hari Minggu. Alkitab menegakkan ketaatan pemeliharaan hari Sabtu, hari yang kita tidak pernah kuduskan ” James Kardinal Gibbons, The Faith of Our Fathers (1917 ed.), Pp.72, 73.

  205. Jika tidak ada pembunuhan, tidak ada pencurian, tidak ada Perzinahan didalam Kerajaan sorga Makanya 10 Hukum taurat PL tidak berlaku di kerajaan sorga…

    krn Undang-undang kerajaan sorga itu adalah kasih kepada Allah dan manusia yang berlaku pada jaman PB….

    sedangkan Sepuluh 10 Hukum Allah itu yang diturunkan di Gunung Sinai adalah Hukum Duniawi..

  206. Loh Koq itu lagi? Hahaaaa…
    Yg dibawah ini blum di jawab Saudara

    Mat 5:18= Karena Aku berkata kepadamu : sesungguhnya selama belum lenyap langit dan bumi ini, satu iota atau satu TITIKpun tidak akan ditiadakan dari Hukum Taurat, sebelum semuanya terjadi.

    SEBELUM SEMUANYA TERJADI atau sebagai petunjuk yang bermakna SEBELUM kematian Kritus

    Btw jgn menambahkan atau mengurangi Firman Tuhan, karna tidak tertulis Hal itu, dan juga tidak tertulis SEBELUM AKU MENGGENAPINYA!!!!

    Sebelum semuanya terjadi… yah jelas yg dimaksud kan selama Belum LENYAP langit dan bumi ini

    Memang DOGMA anda Luar BINASA!!!

    Bagaimana dengan LUKAS 16:17 yang mengatakan :
    Lebih mudah langit dan bumi lenyap dari pada SATU TITIK dari HUKUM TAURAT BATAL

    Coba JELASKAN HUKUM Taurat manakah yg dimaksud !!! Karna dari Pendapat Anda mengatakan SEMUA HUKUM TAURAT BATAaaaalllLLL!!!

  207. Sekarang pastikan saja Apakah Anda/Gereja anda masih percaya bahwa 10 Perintah Allah Masih berlaku untuk Anda/Gereja Anda, jawab saja Ya atau tidak

    Btw yg saya maksud 10 Perintah Allah, bukan 8 ataupun 9 Perintah Allah

  208. Sebagai Bukti yang nyata setelah bangkit, Yesus tidak pernah hadir pada hari sabtu namun yang diceritakan selalu hadir pada hari Minggu..

  209. Loh sudah berkali-kali saya katakan tidak ada, karna saya tau itu adalah pertanyaan dari orang saduki…
    Dan ada di Alkitab

  210. Mat 5:18= Karena Aku berkata kepadamu : sesungguhnya selama belum lenyap langit dan bumi ini, satu iota atau satu TITIKpun tidak akan ditiadakan dari Hukum Taurat, sebelum semuanya terjadi.

    SEBELUM SEMUANYA TERJADI atau sebagai petunjuk yang bermakna SEBELUM kematian Kritus

    Btw jgn menambahkan atau mengurangi Firman Tuhan, karna tidak tertulis Hal itu, dan juga tidak tertulis SEBELUM AKU MENGGENAPINYA!!!!

    Sebelum semuanya terjadi… yah jelas yg dimaksud kan selama Belum LENYAP langit dan bumi ini

    Memang DOGMA anda Luar BINASA!!!

    Bagaimana dengan LUKAS 16:17 yang mengatakan :
    Lebih mudah langit dan bumi lenyap dari pada SATU TITIK dari HUKUM TAURAT BATAL

    Coba JELASKAN HUKUM Taurat manakah yg di maksud!!!
    Karna dari Pendapat Anda SEMUA Hukum Taurat BATAaaaalllLLL!!!!

  211. Mantan Katolik Roma@

    Apakah ada pembunuhan, ada Pencurian, ada perzinahan dalam Kerajaan Sorga…????

  212. Karena dinamakan Hukum Upacara MakaNya ada kata INGATLAH akan hari Sabat tetapi tidak ada kata yang berbunyi INGATLAH akan dilarang mencuri, dilarang berzinah, dilarang membunuh….

    INGATLAH hanya merujuk kepada hari raya/Perayaan utk dipelihara yang dikhususkan pada bangsa tertentu dan dilakukan pada hari tertentu..

    Sehingga hari Sabat pada Hari Sabtu adalah Hukum Upacara/Hari Raya BUKAN hukum Moral Kodrati yang selalu melekat disetiap manusia dari bangsa mana saja….

  213. Sekarang pastikan saja Apakah Anda/Gereja anda masih percaya bahwa 10 Perintah Allah Masih berlaku untuk Anda/Gereja Anda, jawab saja Ya atau tidak

    Btw yg saya maksud 10 Perintah Allah, bukan 8 ataupun 9 Perintah Allah

  214. Mat 5:18= Karena Aku berkata kepadamu : sesungguhnya selama belum lenyap langit dan bumi ini, satu iota atau satu TITIKpun tidak akan ditiadakan dari Hukum Taurat, sebelum semuanya terjadi.

    SEBELUM SEMUANYA TERJADI atau sebagai petunjuk yang bermakna SEBELUM kematian Kritus

    Btw jgn menambahkan atau mengurangi Firman Tuhan, karna tidak tertulis Hal itu, dan juga tidak tertulis SEBELUM AKU MENGGENAPINYA!!!!

    Sebelum semuanya terjadi… yah jelas yg dimaksud kan selama Belum LENYAP langit dan bumi ini

    Memang DOGMA anda Luar BINASA!!!

    Bagaimana dengan LUKAS 16:17 yang mengatakan :
    Lebih mudah langit dan bumi lenyap dari pada SATU TITIK dari HUKUM TAURAT BATAL

    Coba JELASKAN!!!

  215. Jika Hukum taurat PL itu batal seluruhNya BUKAN berarti umat Allah yang bersifat Rohani pada jaman PB yakni
    Jemaat Kristen hidup tanpa/tidak memiliki Hukum Allah TETAPI umat Allah yang bersifat Rohahi pada jaman PB
    memiliki Hukum Allah yang baru yang dimateraikan oleh darah Kristus sendiri yakni Undang-undang Kerajaan
    sorga sebagai penuntun utk mendapat keselamatan…..

    BUKAN melalui Hukum taurat PL yang hanya dimateraikan
    oleh darah Binatang sebagai simbol sehingga hukum Taurat PL hanya sebagai gambaran atau bayangan bagi umat
    Allah yang bersifat Rohani pada jaman PB…

  216. Mau sabat Harian, Sabat Mingguan, Sabat tahunan adalah tetap Hukum Upacara/Hari raya bagi bangsa Israel yang telah memenuhi ayat dibawah ini dan lagian Kematian Kristus membatalkan hukum taurat dengan SEGALA Perintah dan ketentuanya sehingga termasuk 10 Hukum yang dituliskan oleh jari Allah sendiri…

    Hosea 2:11 (2-10) Aku akan menghentikan segala kegirangannya, hari rayanya, bulan barunya dan hari Sabatnya dan segala perayaannya.

  217. Pernahkah kita berpikir :
    1. Mengapa Allah sendiri yang menuliskan 10 Perintah Allah Dengan JARINYA??? Apakah musa gak bisa nulis di atas BATU ?? Buktinya sebelum nyebrang sungai Yordan, mereka bisa menduplikatnya di BATU

    2. Mengapa Allah memilih media BATU untuk menuliskan 10 Perintah Allah??? Padahal kalo kayu lebih lunak?

    3. Mengapa hanya hukum ke-4 yg di awali dengan kalimat INGATLAH??? Apakah Allah tahu manusia akan melupakan nya?
    Ternyata Israel melupakanNya saat mereka di Mesir

  218. dalam matius 5:17-19 dimana Kristus belum mati utk membatalkan Hukum taurat krn suatu Hukum sah dibatalkan
    dan dimulai melalui darah sebagai tanda perjanjian yakni lewat kematian Kristus sehingga dalam ayat ke 18 ada
    kata yang tertulis SEBELUM SEMUANYA TERJADI atau sebagai petunjuk yang bermakna SEBELUM kematian Kritus
    utk membatalkan hukum taurat, Hukum taurat tidak bisa dibatalkan…

    dan yang mana Yesus Kristus secara fisikal/Jasmani/Lahiriah terlahir sebagai kewarganegaraan Yahudi sehingga
    masih terikat oleh Hukum taurat/Syariat yahudi sehingga Yesus Kristus masih dalam Tahap pengenapan atau
    harus menjalani Hukum taurat dengan sempurna dan mengakhiri Hukum taurat itu dengan kematianNya
    dan sebagai Bukti setelah Kristus pada bangkit pada hari Minggu dan sebelum naik ke sorga tidak ada ayat alkitab
    yang menceritakan bahwa Yesus masih hadir pada hari sabtu di sinagoga yahudi utk melaksanakan perintah
    Hukum taurat PL yakni ttg sabat pada hari Sabtu melaikan diceritakan dalam Kitab suci bahwa Yesus selalu hadir
    pada hari Minggu secara berturut utk memberikan SHALLOM atau DAMAI SEJAHTERA kepada rasulNya yang
    sedang berkumpul pada hari Minggu…

  219. Hari sabat ada 2, sabat mingguan dan sabat tahunan, peletakankannya pun beda, sabat mingguan tertulis di loh batu dan di simpan dalam tabut, sabat tahunan tertulis di Kitab taurat musa dan di letakkan di SAMPING tabut,
    Hosea 2:10-11 dan Kolose 2:16-17, yg dimaksud adalah taurat yang tertulis pada gulungan kitab taurat yang di Letakkan di samping Tabut sebagai SAKSI karna hanya bayangan saja sedangkan Wujudnya adalah Yesus

  220. Itu lagi, ada ayat yang menguatkan pendapat anda?
    Matius 5:17-19, jelas mengatakan hukum taurat masih berlaku selama bumi lenyap, yg jadi pertanyaan Hukum Taurat mana yg masih berlaku dan yg tidak ???

    Anda kurang paham tentang konsep kitab taurat musa yang di perintahkan Allah, yg di batalkan itu korban2 binatang untuk penghapusan dosa dll. Baca Ibrani 10:7

  221. Tidak Ada Perintah Tertulis krn Umat Allah yang merupakan Yang bersifat Rohani pada Jaman PB menerima Firman yang hidup

    sedangkan Umat Allah yang bersifat Fisikal/Jasmani/Lahiriah pada jaman PL yg terbatas pada bangsa Israel yang menerima Firman yang tertulis yakni Kitab taurat dimana hanya bangsa Israel sebagai Penerima dan Pelaksana Hukum taurat bukan bangsa-bangsa lain bahkan Bukan nenek moyang bangsa Israel sendiri…

  222. Nah ini yang saya tunggu dari jawaban anda, bahwa tidak ada perintah tertulis mengenai ibadah hari minggu.
    Bagaimana dengan ini:
    Matius 5:17-19??? Kalo Perlu baca 1 perikop, jgn cuma comot2 ayat.

    Btw seperti nya anda tidak tahu sejarah Gereja mula mula/abad kegelapan, jangan2 Anda gak kenal Wycliff, john huss, jerome, swingly, seperti nya Anda cuma tahu Marthin Luther. Makanya anda bilang Artikel di atas menuduh/memfitnah.
    Tapi semua jaman Gadget anda bisa cari sejarah nya lewat internet.
    Di Youtube pun Anda bisa nonton John Huss yang di bakar oleh “Gereja Mula mula”

  223. Mantan Katolik Roma@

    Artikel diatas akan terbantahkan cukup dengan ayat dibawah
    ini…

    Hosea 2:11 (2-10) Aku akan menghentikan segala
    kegirangannya, hari rayanya, bulan barunya dan hari Sabatnya
    dan segala perayaannya.

    Efesus 2:15
    sebab dengan mati-Nya sebagai manusia Ia telah membatalkan
    hukum Taurat dengan segala perintah dan ketentuannya, untuk
    menciptakan keduanya menjadi satu manusia baru di dalam diri-
    Nya, dan dengan itu mengadakan damai sejahtera,
    Kematian Kristus telah membatalkan Hukum Taurat dengan
    SEGALA Perintah dan ketentuanNya termasuk 10 Hukum taurat
    merupakan satu Kesatuan dalam Hukum taurat PL yang
    dibatalkan…

    Krn yang menjadi Hukum Perjanjian Baru adalah Undang-
    Undang Kerajaan Sorgawi yang berlaku bagi Jemaat Kristen
    pada jaman PB sedangkan Sepuluh Hukum taurat merupakan
    satu kesatuan Hukum Taurat PL adalah Hukum Duniawi/Fisikal
    yang telah dibatalkan atau telah dimurnikan menjadi menjadi
    Undang-undang Kerajaan sorgawi sehingga sifatNya Kekal yakni
    kasih kepada Allah dan kasih kepada manusia….

    Didalam Kerajaan Sorgawi itu tidak ada yang namaNya Kawin
    Mawin sehingga harus pakai Hukum dilarang berzinah, dilarang
    mencuri, dilarang membunuh yang merupakan Perintah dari 10
    Hukum taurat yang merupakan Hukum duniawi/Fisikal….

    Jika Sepuluh Hukum taurat merupakan satu Kesatuan dalam
    hukum taurat PL itu batal BUKAN berarti Jemaat Kristen/Umat
    Allah yang bersifat Rohani pada Jaman PB tidak memiliki Hukum
    tetapi ada Hukum kerajaan sorgawi yang mengikatNya yang
    menjadi Hukum Perjanjian Baru yakni Kasih kepada Allah dan
    kasih kepada manusia…..

    Jika si Adventis menyatakan bahwa Sepuluh Hukum Taurat itu
    tersimpan dan menjadi Undang-undang Kerajaan sorga itu
    namaNya BOHONG, krn Sepuluh Hukum taurat itu telah
    dibatalkan bagaimana Mungkin bisa berlaku didalam Kerajaan
    sorgawi sedangkan 10 Hukum taurat walaupun ditulis oleh Jari
    Allah sendiri tetapi tetap saja menjadi Hukum duniawi/Fisikal
    telah batalkan dan yang mana pada jaman PB Firman itu telah
    menjadi Daging/Manusia dan hidup sehingga Firman itu bukan
    mendiami/tertulis diatas benda mati lagi seperti dua batu loh
    tetapi telah mendiami atau tertulis di Loh-loh daging yang
    hidup…

    Jika si Adventis menyatakan 10 Hukum taurat berada di dalam
    Kerajaan sorga itu namaNya sesat yang dikatakan oleh Yesus
    sendiri seperti ayat dibawah ini….

    Markus 12:23-25
    Pada hari kebangkitan, bilamana mereka bangkit, siapakah yang
    menjadi suami perempuan itu? Sebab ketujuhnya telah
    beristerikan dia.”
    Jawab Yesus kepada mereka: “Kamu sesat, justru karena kamu
    tidak mengerti Kitab Suci maupun kuasa Allah.
    Sebab apabila orang bangkit dari antara orang mati, orang tidak
    kawin dan tidak dikawinkan melainkan hidup seperti malaikat di
    sorga.
    Krn didalam Sorga tidak ada NamaNya Kawin mawin sehingga
    harus ada hukum dilarang Perzinahan, dilarang mencuri dan
    membunuh seperti yang diatur dalam sepuluh Hukum taurat PL
    yang telah dibatalkan…

    dan mengenai Sabat di Dalam Kerajaan sorgawi adalah
    bermakna Perhentian dalam Pribadi Allah atau sabat Rohani
    yang merupakan sabat sesungguhnya yang tidak dibatasi oleh
    Hari tertentu BUKAN Sabat Fisikal yakni Perhentian dalam Hari/
    Hari Sabtu yang hanya berlaku bagi Umat PL yang bersifat
    Fisikal/Jasmani/Lahiriah yang berlaku terbatas pada bangsa
    Israel krn sabat Fisikal tidak pernah berlaku bagi bangsa-bangsa
    lain dan sama sekali tidak pernah berlaku bagi nenek moyang
    bangsa Israel sendiri…..

  224. Mantan Katolik Roma@
    Beni-Beni sehingga Jemaat Kristen berkumpul/Bersekutu/beribadah pada Hari Minggu telah di Tanamkan Oleh
    Yesus Kristus sendiri dimulai sejak kebangkitanNyna Pada Hari Minggu bukan seperti yang dituduhkan/difitnah/
    memberikan saksi dusta seperti artikel diatas, dan walaupun tidak ada perintah tertulis utk bersekutu pada hari
    Minggu tetapi melalui tindakan dan perbuatan Yesus Kristus adalah Firman yang hidup dan Perintah yang hidup
    sehingga telah menjadi suatu Perintah/Hukum yg hidup sehingga telah menjadi beni-beni yang menjadi dasar…
    Sejak Yesus bangkit pada hari Minggu hingga sampai pada hari Pantekosta yang tetap jatuh pada hari Minggu
    Tidak satu kali pun Yesus hadir pada hari Sabtu di Sinagoga Yahudi melainkan Yesus selalu hadir pada hari Minggu
    secara berturut dihadapan para rasul dengan memberikan SHALLOM atau SALAM DAMAI SEJAHTERA kepada para
    rasulNya yang sedang berkumpul ditempat yang sama dan pada hari yang sama yakni pada hari Minggu….
    Kematian Yesus Kristus utk membatalkan/Merubuhkan Tembok Pemisah antara Bangsa Israel dengan bangsa-
    bangsa Non Israel yakni berupa Hukum taurat sehingga Kristus akan mengadakan DAMAI SEJAHTERA/SHALLOM
    dan DAMAI SEJAHTERA/SHALLOM ini menjadi terang dan Nyata pada hari Minggu dimana Kristus bangkit utk
    menyatakan Ke-Allah-an dan Ke-Tuhan-anNya
    Efesus 2:14-15
    Karena Dialah damai sejahtera kita, yang telah mempersatukan kedua pihak dan yang telah merubuhkan tembok
    pemisah, yaitu perseteruan,
    sebab dengan mati-Nya sebagai manusia Ia telah membatalkan hukum Taurat dengan segala perintah dan
    ketentuannya, untuk menciptakan keduanya menjadi satu manusia baru di dalam diri-Nya, dan dengan itu
    mengadakan DAMAI SEJAHTERA,
    ===========
    Yohanes 20:19
    Ketika hari sudah malam pada hari pertama minggu itu berkumpullah murid-murid Yesus di suatu tempat dengan
    pintu-pintu yang terkunci karena mereka takut kepada orang-orang Yahudi. Pada waktu itu datanglah Yesus dan
    berdiri di tengah-tengah mereka dan berkata: “DAMAI SEJAHTERA bagi kamu!”
    =======
    Yohanes 20:26-28
    Delapan hari kemudian murid-murid Yesus berada kembali dalam rumah itu dan Tomas bersama-sama dengan
    mereka. Sementara pintu-pintu terkunci, Yesus datang dan Ia berdiri di tengah-tengah mereka dan berkata:”DAMAI
    SEJAHTERA bagi kamu!”
    Kemudian Ia berkata kepada Tomas: “Taruhlah jarimu di sini dan lihatlah tangan-Ku, ulurkanlah tanganmu dan
    cucukkan ke dalam lambung-Ku dan jangan engkau tidak percaya lagi, melainkan percayalah.”
    Tomas menjawab Dia: “YA TUHANKU DAN ALLAHKU!”
    ==========
    Catatan: Delapan Hari kemudian seperti ayat diatas terhitung dari hari pertama Kristus bangkit sehingga hari ke
    delapan tetap jatuh pada hari Minggu….
    ===========
    ===========
    Kisah Para Rasul 2:1-4
    Ketika tiba hari Pentakosta, semua orang percaya berkumpul di satu tempat.
    Tiba-tiba turunlah dari langit suatu bunyi seperti tiupan angin keras yang memenuhi seluruh rumah, di mana
    mereka duduk;
    dan tampaklah kepada mereka lidah-lidah seperti nyala api yang bertebaran dan hinggap pada mereka masing-
    masing.
    Maka penuhlah mereka dengan Roh Kudus, lalu mereka mulai berkata-kata dalam bahasa-bahasa lain, seperti yang
    diberikan oleh Roh itu kepada mereka untuk mengatakannya.
    ==========
    Catatan:
    Kata Pantekosta berasal dari bahasa Yunani yang artiNya Hari ke 50, hari ke 50 terhitung dari hari minggu Kristus
    bangkit sebagai hari Pertama maka hari ke 50 tetap jatuh pada hari Minggu…
    ====<====
    dan pada hari pantekosta tersebut merupakan hari Lahirnya/TerbentukNya Gereja Perdana/Jemaat Mula-mula dan
    menjadi Umat Allah yang bersifat Rohani pada jaman PB yang berasal dari segala bangsa krn tidak terbatas pada
    bangsa Israel saja krn pada jaman perjanjian Lama hanya bangsa Israel saja yang disebut umat Allah yang bersifat
    Fisikal/Jasmani/Lahiriah..
    ====<=====
    dan salah satu makna dari Gereja sendiri adalah Dipanggil keluar dari berbeban Berat seperti dipanggil keluar dari
    Kuk hukum taurat/Syariat Yahudi yang hanya dibebankan kepada bangsa Israel lalu dipanggil kekuar menuju
    kepada Kristus…
    Dipanggil keluar dari kegelapan seperti bangsa-bangsa kafir dipanggil keluar dari kekafiran yakni anda dan saya
    yang bukan israel jasmani menuju kepada sang Terang yakni Kristus sendiri…..
    ==========
    Matius 11:28-30
    Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.
    Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan
    mendapat ketenangan.
    Sebab kuk yang Kupasang itu enak dan beban-Ku pun ringan."

  225. Selama 40 Hari sebelum naik ke sorga dan Yesus menampakkan diriNya berulang-ulang tetapi hari sabtuNya tidak pernah di sebutkan lagi namun yang disebutkan adalah Hari Pertama Minggu itu yakni hari Minggu yang selalu disebutkan dalam kitab suci setelah kebangkitan dan sebelum Naik Ke Sorga….

    krn hari Minggu selalu disebutkan krn memiliki makna yang baru dan penting jika hari sabtu tidak sebutkan artiNya tidak bermakna lagi dan Pudar…..

    Hosea 2:11 (2-10) Aku akan menghentikan segala kegirangannya, hari rayanya, bulan barunya dan hari Sabatnya dan segala perayaannya.

  226. Lantas Yesus tidak hadir pada hari Sabtu krn krn telah memenuhi ayat dibawah ini…

    Hosea 2:11 (2-10) Aku akan menghentikan segala kegirangannya, hari rayanya, bulan barunya dan hari Sabatnya dan segala perayaannya.

    dengan demikian, siapakah yang mau anda tuduh, fitnah dan disalahkan….??

  227. Selamat nya Anda tidak menyimak Pendapat saya… oke. Saya ulangi…

    Kisah Para Rasul 1:3 dikatakan
    Selama 40 HARI Ia begitu menampakkan diri…

    Silahkan Anda belajar menghitung HARI, dari Hari Pertama sampai 40 Hari!!!!!

  228. Dengan jelas saya katakan TIDAK ADA karna Alkitab mengatakan Hal itu… Fear!!!

    Lantas???

  229. Mantan Katolik Roma@
    Setelah Yesus bangkit Pada hari Minggu dan sebelum naik ke sorga dan sampai pada hari Pantekosta yang tetap jatuh pada hari Minggu,
    Apakah Yesus pernah hadir satu kali saja pada Hari Sabtu di sinagoga Yahudi,,,??? Jika ada silakang tunjukkan ayatNya Kitab suciNya…

  230. Para rasul hadir disinagoga pada hari Sabtu bukan berarti para rasul beribadah pada hari Sabtu utk memelihara hari Sabtu tetapi para rasul dalam rangka memberitakan Injil….

    para rasul bisa masuk ke dalam sinagoga krn para rasul sebelumnya adalah yahudi sehingga tidak ada halangan utk masuk ke sinagoga pada hari sabtu utk memberitakan injil…

    Jika para rasuk beribadah pada hari sabtu bersama-bersama orang yahudi pada hari Sabtu di Sinagogah adalah sesuatu yang TIDAK MASUK AKAL SEHAT krn agama Yahudi sama sekali tidak percaya Yesus sebagai Tuhan dan Allah hanya para rasul yang percaya Yesus sebagai Tuhan dan Allah…..

  231. Mantan Katolik Roma@ Apakah ada Pembunuhan, Ada Perzinahan, ada Pencurian dalam Kerajaan sorga…????

  232. Bukankah Kasih Kepada Allah itu Hukum yang Ke-1 sampe 4, dan Kasih kepada Manusia itu Hukum yang ke-5 sampai 10???? Bukankah Alkitab sudah menjelaskannya demikian???
    Atau perlukah saja lampirkan AYAT nya?
    Katanya Anda suruh saya baca Alkitab yang benar tapi… hal seperti ini tidak bisa anda ketahui???

  233. Yang dimaksud dalam Yokobus menyatakan Hukum Allah tidak merujuk kepada Hukum taurat PL yang telah dibatalkan tetapi merujuk kepada Hukum Allah yang baru krn Hukum Allah PL hanya sebagai Gambaran….

    tidak masuk akal jika Hukum yang telah dibatalkan lalu diberlakukan kembali dan yang menjadi Hukum yang baru adalah Hukum adalah Undang-udang Kerajaan sorgawi yakni kasih kepada Allah dan Kasih Kepada Manusia Bukan 10 Hukum taurat PL yang dibatalkan yang merupakan Hukum Duniawi…..

  234. Si Adventis berlagak menjadi Umat Allah yang bersifat Fisikal/Jasmani/Lahiriah pada jaman PL yakni hanya terbatas pada bangsa Israel tidak termasuk bangsa-bangsa lain krn pada jaman PL hanya bangsa Israel saja sebagai bangsa Pilihan Allah yang bersifat fisikal/jasmani/Lahiriah maka Allah memberikan hukum taurat hanya kepada bangsa Israel sebagai PENERIMA dan PELAKSANA hukum taurat bukan bangsa-bangsa lain pada jaman PL dan bukan Kaum adventis yang baru hadir pada tahun 1863 di Amerika akibat KEKECEWAAN BESAR yang mana kaum advebtis era Hukum taurat PL lama telah berlalu krn Era sekarang adalah era perjanjian baru bukan perjanjian lama…..

    tentang Hukum Upacara sabat pada hari Sabtu hanya mengikat bangsa Israel pada jaman PL yang bersifat Fisikal krn tidak pernah mengikat bangsa-bangsa lain pada jaman PL bahkan sama sekali tidak pernah mengikat nenek moyang dari bangsa Israel sendiri…..

    ini lantaran si adventis tidak bisa membedakan Umat Allah yang bersifat Fisikal/Jasmani/Lahiriah dan umat Allah yang bersifat Rohani dan tidak bisa membedakan Hukum taurat yang bersifat Moral yang dimiliki setiap bangsa atau manusia dan berlaku setiap saat walaupun tanpa 10 Hukum taurat yang diberikan kepada bangsa Israel dan Hukum upacara yang hanya dimiliki bangsa tertentu dan hanya berlaku pada hari tertentu…..

  235. Yakobus 2:1-13

    Yakobus 2:10 mengatakan
    Sebab barang siapa menuruti seluruh HUKUM itu, tetapi mengabaikan SATU bagian dari padanya, ia bersalah terhadap seluruhnya

    Ayat Alkitab ini masih berbicara tentang 10 Perintah Allah!!!, yg diletakan di DALAM TABUT PERJANJIAN dimana Allah bernaung, betapa suci dan kudusnya, sehingga selain suku Lewi tidak boleh orang/suku lain mengangkatnya! Pasti Mati!!!

  236. Bukti ALKITABIAH bahwa Para Rasul (Paulus dkk) masih melestarikan Hari SABAT, yang kita tau semua Paulus banyak mengINJIL kepada orang TAK BERSUNAT / Bangsa Lain!!!
    Kisah Para Rasul 13:14
    Kisah Para Rasul 13:27
    Kisah Para Rasul 13:42
    Kisah Para Rasul 13:44
    Kisah Para Rasul 15:21
    Kisah Para Rasul 16:13
    Kisah Para Rasul 17:2
    Kisah Para Rasul 18:4

    Semoga bermanfaat untuk kita semua, kiranya Roh Kudus bernaung tuk Kita saat membacanya, Tuhan Memberkati

  237. Kisah Pagi Rasul 1:3 mengatakan sebab selama 40 HARI Ia berulang-ulang MENAMPAKKAN DIRI …

    Saya ulangi selama 40 HARI Ia berulang-ulang MENAMPAKKAN DIRI

    Mengenai Pantekosta… Pencurahan Roh Kudus, itulah salah satu tujuanNya menggenapi apa yg di janjikan Yesus..
    Yesus TIDAK PERNAH bernubuat/janji untuk merubah hari sabat, adakah ayat nya?
    Justru setelah Yesus wafat, Paulus pun mengajarkan orang bersunat pada HARI SABAT kalo anda mau bukti nya, saya akan lampirkan!!!!
    Itu semua yg saudara katakan hanyalah DOGMA, tidak Alkitabiah, oleh sebab itu saat Gereja Mula mula menSahkan Undang2 hari minggu, banyak orang Yahudi ataupun Kristen Protestan di BUNUH!!!! Bila tidak mau beribadah hari sabat, Menyembah PATUNG dan lain lain, ini bukan TUDUHAN ataupun FITNAH, tapi FAKTA!!!!
    Oleh sebab itu pada tahun 1905 Ellen G. White menubuatkan bahwa Gereja Mula mula akan meminta maaf pada orang protestan atas kejadian pada Zaman Abad Kegelapan!!!! Dan Nubuat itu tergenapi bahwa Paus meminta maaf pada jemaat WALDENSIA!!!!
    Ini FAKTA!!! Saudara bisa cari di Internet!!!

  238. Ibrani 10:1-18, khususnya ayat 7 mengatakan= lalu Aku berkata: Sungguh, Aku datang; dalam GULUNGAN KITAB ada tertulis tentang Aku untuk melakukan kehendakMu, ya Allah-Ku

    Perlu di ingat 2 loh batu tersimpan di DALAM Tabut, sementara kitab taurat di SAMPING tabut (Ulangan 31:26)

    Hukum taurat yang terdapat dalam GULUNGAN KITAB itulah Nubuatan yg sudah di genapi Oleh Yesus, jadi TAURAT inilah yg di Pakukan di kayu Salib…

    Apakah Loh Batu menubuatkan / tertulis sesuatu tentang Yesus???

  239. Hari Ke Tujuh adalah Hari Sabtu dan hari Pertama adalah hari Minggu dimana Kristus bangkit dan setelah Kristus bangkit pada hari Minggu dan sampai pada hari Pantekosta yang tetap jatuh pada hari Minggu TIDAK SATU KALI PUN Yesus hadir pada hari Sabtu… krn Sabat hari Ke Tujuh/Sabtu merupakan sabat Bayangan/Gambaran telah digenapi oleh Kristus sehingga telah Berakhir..

    sehingga Umat Allah yang bersifat Rohani pada Jaman PB telah memulai dengan Sabat Rohani yakni PERHENTIAN DALAM PRIBADI ALLAH bukan PERHENTIAN DALAM PRIBADI HARI/HARI SABTU sebagai sabat Fisikal yang berlaku bagi Umat Allah yang bersifat Fisikal/Jasmani/Lahriah yang hanya terbatas pada bangsa Israel saja…

  240. Pada Hari Pantekosta yang jatuh pada hari Minggu dimana Roh Kudus turun atas para rasul sehingga para rasul melalui rasul petrus dihadapan Publik dengan berani dan terang-terangan bersaksi akan Kristus sehingga banyak orang dibabtis menjadi anggota Gereja…

    apakah itu bukan bagian dari Makna Ibadah…???

  241. Saya rasa artikel di atas sudah cukup JELAS, Fakta sejarah dan ayat Alkitab Nya, lagi pula SESUDAH Yesus WAFAT, Murid2Nya/Para Rasul masih melestarikan Sabat bahkan saat menyampaikan Injil kepada Orang orang yang TAK BERSUNAT (KISAH PARA RASUL 13:13)

  242. Faktanya Israel/ Yahudi sekarang beribadah hari apa? Dan harus dilihat sejarah nama hari pada umumnya, contohnya: Sunday (hari matahari), Saturday (dari Dewa Saturnus) jadi lah Saturday; dari wafat kristus dan kebangkitan harusnya sudah jelas Sabat itu hari apa?

  243. Sabath itu adalah hari ke tujuh. Bukan Sabtu bukan juga Minggu.. Trus gimana donk yg benar? Kembali kita kaji, pelajari Alkitab dimulai dari kejadian 1:14. Tks.. Saya juga baru pelajari ini..

  244. Ibrani 10:1-18, khususnya ayat 7 mengatakan= lalu Aku berkata: Sungguh, Aku datang; dalam GULUNGAN KITAB ada tertulis tentang Aku untuk melakukan kehendakMu, ya Allah-Ku

    Perlu di ingat 2 loh batu tersimpan di DALAM Tabut, sementara kitab taurat di SAMPING tabut (Ulangan 31:26)

    Hukum taurat yang terdapat dalam GULUNGAN KITAB itulah Nubuatan yg sudah di genapi Oleh Yesus, jadi TAURAT inilah yg di Pakukan di kayu Salib…

    Apakah Loh Batu menubuatkan / tertulis sesuatu tentang Yesus???

    Salam saudara ku Vanilio

  245. Pertanyaan saya apakah Gereja Mula mula (karna yg pertama kali) merasa Benar???? Sistem n Doktrin nya??
    Kalo bener gak mungkin ada yang Protes dooonnggg…
    Sedangkan yg “Protest” aja sekarang udah Melegalkan Pernikahan sesama jenis, jadi nubuatan Alkitab terjadi bahwa Akhir zaman seperti sodom n Gomora

  246. Loh koq EGW??? Btw udah baca buku nya blom?
    Apakah EGW mengatakan bahwa DIRINYA Seorang NABI???? Tolong kirim Referensinya

    Yang sesat tuh Gereja Mula Mula, yg pastinya bukan Anda, belajar lah Abad Kegelapan,, oleh sebab itu banyak tokoh Pembaharu… Alkitab di umpetin untuk membodohi Masyarakat, memaksa kan Doktrin dengan ancaman PEMBUNUHAN, itukah KASIH yg di ajarkan???

  247. Sebelum Wafat Yesus menjanjikan Roh Kudus, dan itu di genapi.
    Tapi Yesus tidak pernah mengatakan tentang Penampakan DiriNya sebagai Peringatan untuk KebangkitanNYa di hari tersebut,
    Sama seperti Natal 25 December, Yesus tak minta/mengatakan untuk MerayakanNya, jika memang ada Perintah, Murid2Nya udah MerayakanNya… lagi pula emang bener LahirNya tgl 25 Desember????
    Btw,…
    Lagi pula Kisah Para Rasul 1:3 mengatakan “…sebab selama 40 HARI Ia berulang-ulang MENAMPAKKAN DIRI dan berbicara kepada mereka tentang Kerajaan Allah. ”
    Tadi anda bilang cuma Tiap minggu Yesus menampakkan diri, tapi saya koq nemu ayat ini di Alkitab? Apa saja yang salah Baca?
    Hmmmm…. mencari Pembenaran saja…

  248. Hahaha… tujuan Yesus menampakkan diri (pada hari minggu) apa? Narsis? Atau mau menggenapi FirmanNya/JanjiNya? Apakah dalam Konteks IBADAH????!!!!
    Tunjukkan ayat nya kalo memang dalam konteks IBADAH!!!! Saya mau pelajari ama Master Vanilio

  249. Yakobus 4:12= hanya satu PEMBUAT HUKUM dan Hakim, yaitu Dia yang berkuasa MENYELAMATKAN dan MEMBINASAKAN….

  250. Mantan Katolik Rom@
    MakaNya banyak baca kitab suci dan pahami dengan sebenarNya jangan hanya sibuk Fitnah dan Tuduh pihak lain akhirNya Lupa Baca Kitab suci….

  251. DuplikatNya yang dipahat/Ditulis oleh jari-jari dan tangan musa dan dua batu Loh duplikat itu pun sudah hilang dan tidak ada lagi hingga saat ini krn Firman itu telah menjadi manusia dan diam diantara manusia bukan pada benda mati lagi….

    Saudara baca dimana? Ayat berapa bahwa Loh batu ginjal kedua di buat oleh MUSA????????

  252. Mantan Katolik Roma@
    Firman itu telah menjadi Daging/Manusia dan Hidup dan sehingga firman yang hidup itu telah mendiami disetiap hati Manusia sehingga tertulis di Loh-Loh hati/Daging BUKAN lagi tertulis di Loh-loh benda mati seperti 2 batu loh yang merupakan benda mati…

    Dan Dua batu loh yang ditulis oleh Jari Allah itu sendiri telah dihancurkan oleh Musa namun dibuatkan dua batu Loh DuplikatNya yang dipahat/Ditulis oleh jari-jari dan tangan musa dan dua batu Loh duplikat itu pun sudah hilang dan tidak ada lagi hingga saat ini krn Firman itu telah menjadi manusia dan diam diantara manusia bukan pada benda mati lagi….

  253. Mantan Katolik Roma@
    Baca ayat dibawah jangan gunakan sifat Adventis anda yang kerjanya hanya memfitnah dan menuduh pihak lain yang telah merombak Hukum Allah segala tetapi Allah sendiri itu adalah Pembuat Hukum sehingga Allah itu sendiri yang mempunyai otoritas utk merombak, membatalkan, memurnikan dan memperbaharui HukumNya….

    Hosea 2:11 (2-10) Aku akan menghentikan segala
    kegirangannya, hari rayanya, bulan barunya dan hari Sabatnya
    dan segala perayaannya.

    Efesus 2:15
    sebab dengan mati-Nya sebagai manusia Ia telah membatalkan
    hukum Taurat dengan SEGALA perintah dan ketentuannya, untuk
    menciptakan keduanya menjadi satu manusia baru di dalam
    diri-Nya, dan dengan itu mengadakan damai sejahtera,

    Baca ayat diatas dengan Jelas menyatakan Hukum taurat batal dengan SEGALA perintah dan ketentuannya termasuk 10 Hukum taurat yang secara Khusus ditujukan kepada Umat Allah pada jaman PL yang bersifat Fisikal/Jasmani/Lahiriah yang hanya terbatas pada bangsa Israel sebagai penerima dan pelaksana Hukum taurat PL BUKAN kepada kaum adventis yang baru saja dibentuk oleh manusia pada tahun 1863 di era perjanjian Baru dimana Era perjanjian lama telah berlalu dan Hukum-Hukum taurat PL pun juga telah dibatalkan….

  254. Hosea 2:11 (2-10) Aku akan menghentikan segala
    kegirangannya, hari rayanya, bulan barunya dan hari Sabatnya
    dan segala perayaannya.
    Efesus 2:15

    sebab dengan mati-Nya sebagai manusia Ia telah membatalkan
    hukum Taurat dengan segala perintah dan ketentuannya, untuk
    menciptakan keduanya menjadi satu manusia baru di dalam
    diri-Nya, dan dengan itu mengadakan damai sejahtera,

  255. Pada Jaman Perjanjian Lama antara bangsa Israel dengan
    bangsa-bangsa Lain memiliki TEMBOK PEMISAH dan yang
    menjadi TEMBOK PEMISAH itu adalah Hukum taurat/Syariat
    Yahudi terutama tentang Hukum Upacara yang secara Khusus
    hanya mengikat bangsa Israel dan sama sekali tidak pernah
    mengikat Bangsa-bangsa lain yakni seperti Hukum Upacara
    Sabat, Hukum Upacara Sunat, hukum Kesehatan tentang haram
    dan Tidak Haram, Najis dan tidak Najis, Hukum Sipil dan hukum-
    Hukum Upacara inilah yang menjadi TEMBOK-TEMBOK
    PEMISAH antara bangsa Israel dengan bangsa-bangsa lain
    sehingga Kematian Kristus sendiri telah merobohkan TEMBOK
    PEMISAH itu sehingga ada jalan bagi-bagi bangsa lain menuju
    kepada BAPA hanya melalui Kristus sebagai penuntun utk
    memperoleh keselamatan dan Hidup BUKAN melalui Hukum-
    hukum taurat PL yang telah dibatalkan…..

    Namun AnehNya dengan datangNya Nabi Palsu EGW mendirikan
    GerejaNya yang abal-abal lalu Membangun kembali TEMBOK-
    TEMBOK PEMISAH yang telah di robohkan oleh Kristus sehingga
    telah menjadi PENGHALANG bagi bangsa-bangsa Lain menuju
    kepada Allah melalui Kristus…..

    silakang saja menilai si EGW, apakah si EGW adalah Utusan Iblis
    atau Utusan Tuhan krn sifat dri Iblis adalah selalu menjadi
    PENGHALANG dan yang selalu ingin mengagalkan Misi yang
    dilakukan oleh Yesus Kristus utk penyelamatan Umat
    Manusia…..

  256. Salah satu Bukti Kesesatan dan kebodohan dari Nabi Palsu EGW
    adalah menyatakan 10 Hukum taurat yang merupakan satu
    kesatuan dalam Hukum taurat PL yang secara Khusus hanya
    diberikan kepada Umat Allah yang bersifat Fisikal/Jasmani/
    Lahiriah yang hanya terbatas pada bangsa Israel sebagai
    penerima dan Pelaksana Hukum taurat dan menjadi TEMBOK
    PEMISAH antara bangsa Israel dengan bangsa-bangsa lain yang
    telah dibatalkan oleh Kematian Kristus lalu Si Nabi Palsu EGW
    menyatakan 10 Hukum taurat tersebut berada didalam kerajaan
    sorgawi dan menyatakan Hukum ke 4 yang paling bersinar dan
    bercahaya dari Hukum-hukum lainnya tetapi si Nabi Palsu EGW
    ngak mikir jika didalam Kerajaam sorgawi adalah Sabat Rohani
    yang bermakna perhentian dalam Pribadi Allah yang tidak
    dibatasi oleh Hari sehingga tidak ada perhentian dalam hari
    Sabtu di Kerajaan sorga, dan Si Nabi Palsu juga ngak Mikir jika
    di dalam Kerajaan Sorgawi itu tidak ada NamaNya Pembunuhan,
    Perzinahan, Pencurian, Saksi Dusta sehingga harus make
    Hukum-Hukum duniawi seperti 10 Hukum taurat PL krn Hukum
    yang berlaku dalam Kerajaan sorgawi adalah Hukum kasih yang
    menjadi Undang-undang Kerajaan sorgawi yang jadikan sebagai
    Hukum Perjanjian Baru yang di Materaikan oleh darah Kristus
    sendiri…..

    Jadi utk Nabi Palsu EGW bersama PengikutNya yang Buta akan
    Alkitab dan Kuasa Allah sangat tepat sesuai ayat berikut:

    Markus 12:24-25
    Jawab Yesus kepada mereka: “Kamu sesat, justru karena kamu
    tidak mengerti Kitab Suci maupun kuasa Allah.
    Sebab apabila orang bangkit dari antara orang mati, orang tidak
    kawin dan tidak dikawinkan melainkan hidup seperti malaikat di
    sorga.

  257. Jemaat Kristen yang menjadi Umat Allah yang bersifat Rohani
    yang dibentuk oleh Allah pada Jaman PB dan menjadi Manusia
    Ciptaan Baru tidak terikat oleh Hukum-Hukum Duniawi seperti
    Hukum taurat yang didalamNya termasuk 10 Hukum taurat yang
    secara Khusus hanya di Tujukan kepada Bangsa Israel atau
    Umat Allah yang bersifat Fisikal/Rohani pada Jaman PL sebagai
    Penerima dan pelaksana Hukum taurat krn Umat Allah yang
    bersifat Rohani hanya Terikat pada Hukum sorgawi dimana Allah
    telah mengambarkan diriNya dalam Pribadi Yesus yang sungguh
    Allah dan sungguh manusia krn pada Jaman Perjanjian Lama
    Firman itu belum jadi manusia dan belum mengambarkan dirinya
    melalui Yesus Kristus…

  258. Jangan menjual nama Yesus bila memang tidak benar, ingat hukum yg ke-3, jgn menyebut nama Tuhan dengan sembarangan!!!! Oh,ya btw Perintah ke-3 udah di acak2 ama Gereja Katholik jadi Perintah ke-3 = Ingatlah dan kuduskanlah hari Tuhan….. Luar biasa, kawan, 10 Perintah Allah yg di Tulis Allah oleh jariNYA di atas BATU, di acak2 ama Manusia yang menganggap dirinya SUCI!!!!

  259. Fakta Alkitab yaaa…
    Apakah sebelum Yesus wafat atau sesudah wafat (menampakkan diri) pernah mengatakan ” INGATLAH dan Kuduskanlah hari Minggu???”

    Semuanya yg saudara katakan hanyalah mencari Pembenaran dengan seiring berjalan nya Waktu tapi pada awal SEJARAH nya memang karna faktor kebencian Roma terhadap Yahudi, dan juga karna Politik

  260. Mantan Katolik Roma@ anda menggunakan fakta sejarah saya menggunakan Fakta Alkitab….

    Bersekutu pada hari Minggu bukan baru terjadi pada tahun 336 Tetapi telah dimulai oleh Kristus sendiri sejak kebangkitanNya pada hari Minggu krn setelah kebangkitan Kristus dan sebelum naik ke sorga hingga sampai pada hari pantekosta yang tetap jatuh pada hari Minggu tidak satu kali pun Yesus hadir pada hari Sabtu di Sinagoga lagi NAMUN Yesus selalu hadir pada hari Minggu secara berturut utk memberikan SHALLOM kepada para rasulNya yang sedang berkumpul pada hari Minggu….

  261. Fakta Sejarah

    “Kita memelihara hari Minggu gantinya hari Sabtu karena gereja Katolik pada konsili Laodekia (336 M) telah memindahkan kekudusan hari Sabtu ke hari Minggu.”
    (The Convet’s Cathechism of Catolic Doctrine, Peter Geiermann, hal 50, London, 1934. Disahkan oleh Vatikan tanggal 25 Januari 1910).

    Undang-undang sipil yang pertama mengenai hari Minggu, diberlakukan oleh Kaisar Constantine di Roma tanggal 7 Maret tahun 321 M, yang berbunyi : “Pada Hari Matahari yang dihormati hendaknya para pembesar dan rakyat yang bertempat tinggal di kota berhenti, dan hendaknya semua bengkel ditutup. Namun di pedesaan, orang-orang yang bertani boleh dengan bebas dan sah meneruskan pekerjaan mereka.” (History of the Christisn Church, edisi tahun 1902, jilid 3, hal 380).

    ~ Langkah berikutnya dalam menjadikan pemeliharaan hari Minggu lengkap sebagai bagian agama Kristen, diambil oleh gereja di Roma dalam Konsili Laodekia. Konsili itu membuat undang-undang agama pertama mengenai memelihara hari Minggu. “Pada tahun 325, Sylvester, Bishop Roma … secara resmi mengubah sebutan hari pertama, dengan menyebutnya hari Tuhan.” (Historia Ecleslastica, hal 739).

    ~ Pada Konsili Laodekia lain, tahun 364, dibuat undang-undang berikut :
    “Orang-orang Kristen bukanlah penganut agama Yahudi dan tidak boleh bermalas-malas pada hari Sabtu …, tetapi harus bekerja pada hari itu; tetapi hari Tuhan khususnya harus mereka hormati, dan sebagai orang-orang Kristen, jika sekiranya mungkin, tidak boleh bekerja pada hari itu. Namun, jika mereka ketahuan sebagai penganut agama Yahudi ( memelihara Sabat ) , mereka akan dikeluarkan … dari Kristus.” (A History of Councils of the Church, jilid 2, hal 316).

    Jgn lupakan sejarah saudara, yang kalian bilang itu hanya lah mencari Pembenaran saja untuk mempertahankan Hari Minggu, yg sebenernya Worship to Sunday, Menyembah Matahari ; ingatlah AWAL Sejarahnya sabat to Sunday!!!

  262. Semua ada di Tradisi-Suci Gereja.

    Tiga pilar gereja:

    1) Tradisi-Suci Gereja,
    2) Alkitab
    3) Pedoman Mengajar/ Magisterium Gereja

    Tradisi suci gereja bahkan ada sblm injil 4 kitab ditulis para rasul.

    Sblm kitab2 dikanon oleh konsili.

    Sblm kristiani tw bentuk formal injil ttg doa bapa kami, sdh ada bentuk hapalan doa bapa kami versi lisan.

    Sblm bntuk urutan ke 10 ten commandements tertulis di taurat sampe ke Roma dan smua daerah pnginjilan Petrus dan Paulus, SDH ADA bentuk lisan 10 perintah Allah yg terfomularium.

  263. Ya, krn Simon Petrus bersama Paulus lah yg injili Roma sampe mereka berdua dihukum mati di Roma.
    Di Ayat mana Bang, saya mau pelajari?

    Kedua, makam Simon Petrus di Roma, tepatnya skrg ada di atas Gereja/Basilika St. Petrus, skrg jadi Tahta Suci Vatikan.
    Yakin Bang? Tau dari mana?

    Paus dan imam di gereja tdk menikah ikuti Yesus yg tdk nikah, juga ikuti Petrus yg tinggalkan keluarga utk penginjilan.
    Yesus melaksanakan Sabat, koq Paus gak? Apa karna faktor kebencian ama Yahudi zaman dulu???

    Karena Simon Petrus yg menjadi Pope/ Paus PERTAMA Gereja/ Jemaat-Kristus.
    Heheheee… saya baru tau tuh, anda yakin? Ada bukti?

  264. Mantan Katolik Roma@ saya mau bertanya kepada anda Hukum Sabat pada hari Ke Tujuh/Sabtu adalah Hukum yang bersifat Moral Kodrati atau Hukum yang bersifat Upacara/Hari Raya….????

  265. Matius 16:18-19 Dan Aku pun berkata kepadamu: Engkau adalah Petrus dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku dan alam maut tidak akan menguasainya.
    Kepadamu akan Kuberikan kunci Kerajaan Sorga. Apa yang kauikat di dunia ini akan terikat di sorga dan apa yang kaulepaskan di dunia ini akan terlepas di sorga.”

    Pope I: Simon Petrus

    Tugas Pope: mengikat/ melepas di dunia yg otomatis berlaku di surga SEPENGETAHUAN Yesus, krn Yesus di surga.

  266. Mantan Katolik Roma@ sebaiknya anda belajar utk membedakan Hukum yang bersifat Moral Kodrati yang berlaku Universal dan Hukum yang bersifat Upacara yang sifatNya hanya mengikat bangsa tertentu dan hanya mengikat golongan tertentu….

    krn Hukum taurat PL itu batal tetapi Hukum yang bersifat moral kodrati saja yang tetap ada dan tetap berlaku…..

  267. Saudara tidak Konsisten dengan jawaban Anda, tadi bilang 10 Perintah Allah hanya untuk Israel, sekarang bilang hanya upacara yg di batalkan, kecuali buat Anda 10 perintah Allah gak berlaku bagi Anda, karna udah ada hukum kasih tadi, jadi saya ngerti

  268. Ya, krn Simon Petrus bersama Paulus lah yg injili Roma sampe mereka berdua dihukum mati di Roma.

    Kedua, makam Simon Petrus di Roma, tepatnya skrg ada di atas Gereja/Basilika St. Petrus, skrg jadi Tahta Suci Vatikan.

    Petrus sdh menikah swaktu dipilih Yesus. Dan Petrus meninggalkan istri dan keluarganya utk ikut Yesus.

    Paus dan imam di gereja tdk menikah ikuti Yesus yg tdk nikah, juga ikuti Petrus yg tinggalkan keluarga utk penginjilan.

    Mlalui Pope/Paus dan KONSILI lah PARACLETOS memberitahu SEGALA SESUATU.

    Pope/ Paus lah yg MENGIKAT dan MELEPASKAN apa2 di dunia YG OTOMATIS terikat/ terlepas di surga.

    Karena Simon Petrus yg menjadi Pope/ Paus PERTAMA Gereja/ Jemaat-Kristus.

  269. Efesus 2:15
    sebab dengan mati-Nya sebagai manusia Ia telah membatalkan hukum Taurat dengan SEGALA perintah dan ketentuannya, untuk menciptakan keduanya menjadi satu manusia baru di dalam diri-Nya, dan dengan itu mengadakan damai sejahtera,

    10 Hukum taurat adalah bagian dari Hukum taurat yang sifatNya terbatas karena hanya berlaku atas bangsa Israel dan tidak pernah berlaku bagi bangsa-bangsa lain pada jaman PL dan hanya sementara krn hanya berlaku sampai pada jaman Kristus dan setelah jaman Kristus hukum taurat PL tidak berlaku sehingga Hukum taurat tidak kekal krn Hukum taurat termasuk 10 Hukum taurat adalah Hukum duniawi….

  270. Berarti agama Budha dan Hindu… juga gak masalah dong Punya Patung Kepercayaan Mereka, bagaimana menurut Saudara???

  271. Pope/Paus yg menentukan peribadatan di hari Minggu tuk hormati kebangkitan Kristus.???

    Anda sendiri yang mengakuinya bahwa Paus yang menentukan Peribadatan, bukan Perintah Yesus

  272. 3) Simon Petrus sbg Pemimpin Jemaat Kristus, diberi wewenang UTK MENGIKAT/ MELEPAS hal2 di dunia YG AKAN juga terikat/terlepas di surga.

    Semua Pope/ Paus adalah Penerus/ Pengganti estafet kepemimpinan Saint Petr.

    Saya mau tanya Apakah Saudara yakin Simon Petrus meNginjil sampai ke Roma? Tolong berikan ayat nya.

    Di Injil Simon Petrus menikah, kenapa Paus tidak menikah? Katanya pengganti estafet (Tim 4:3 Mereka itu melarang orang kawin) judul perikop Tugas Timotius dalam menghadapi pengajar sesat

  273. Mantan Katolik Roma@
    Hukum taurat itu batal tetapi hanya Hukum-hukum yang bersifat Moral Kodrati tetap ada dan melekat sedangkan Hukum UpacaraNya dibatalkan atau diperbaharui dalam bentuk yang lain sehingga Hukum Upacara sabat pada hari ke Tujuh/Sabtu tidak termasuk dalam Hukum Moral kodrati sehingga Mutlak dibatalkan/dimatikan seperi yang tertulis dalam ayat dibawah ini….

    Hosea 2:11 (2-10) Aku akan menghentikan segala kegirangannya, hari rayanya, bulan barunya dan hari Sabatnya dan segala perayaannya.

  274. Boleh buat patung, tapi gk boleh disembah.

    Membuat patung UNTUK disembah, inilah yg dilarang Taurat.

  275. Kalo pendapat saudara begitu berarti :
    1. Kita boleh nyembah Allah lain? Dewa Matahari misalnya…Uupsss..
    2. Kita boleh buat Patung? Uuppsss… keceplosan
    3. Boleh menyebut nama Tuhan asal asalan???
    4. Ingat dan kuduskan hari jumat, sabtu, minggu?
    5. Boleh membantah orang tua
    6. Boleh membunuh
    7. Boleh berzinah… Asiiikk.. nihh
    8. Boleh mencuri
    9. Boleh berdusta, kayaq di Pengadilan
    10. Boleh memiliki kepunyaan orang lain

    Begitu??? Karna 10 Perintah Allah Hanya Berlaku buat Israel bukan tuk bangsa2 lain…seperti yang anda bilang

  276. 1) hari ketujuh tdk pernah Allah perintahkan harus pada hari YG BERNAMA Sabtu / Sabbat.

    2) Yesus janjikan Roh Kebenaran (Paracletos)/ sbg Penolong UTK MEMBERITAHU segala sesuatu stlah Yesus naik ke Surga.

    3) Simon Petrus sbg Pemimpin Jemaat Kristus, diberi wewenang UTK MENGIKAT/ MELEPAS hal2 di dunia YG AKAN juga terikat/terlepas di surga.

    Semua Pope/ Paus adalah Penerus/ Pengganti estafet kepemimpinan Saint Petr.

    Pope/Paus yg menentukan peribadatan di hari Minggu tuk hormati kebangkitan Kristus.

    Inilah APA2 YG sdh diikat/ dilepas oleh Petrus dan penerusnya.

  277. 2 Hukum Kristus atau hukum kasih dan 2 Hukum ini yang akan menjadi Undang-undang Kerajaan sorga sedangkan 10 Hukum adalah Hukum Duniawi….

    Hukum kasih kepada Allah (perintah 1-4);
    Hukum kasih kepada sesama (perintah 5-10). Jadi Benar kan?

  278. Mantan Katolik Roma@
    10 Firman yang diturunkan di gunung sinai adalah bagian dari Hukum taurat yang hanya dimateraikan oleh darah Binatang sebagai simbol sehingga sifatNya terbatas dan hanya sementara…

    SifatNya terbatas krn hanya berlaku kepada bangsa Israel dan tidak pernah berlaku bagi-bagi bangsa-bangsa lain…

    SifatNya Sementara krn hanya berlaku sampai kepada jaman Kristus krn setelah jaman Kristus Hukum taurat tidak berlaku lagi namun yang berlaku adalah 2 Hukum Kristus atau hukum kasih dan 2 Hukum ini yang akan menjadi Undang-undang Kerajaan sorga sedangkan 10 Hukum adalah Hukum Duniawi….

    Hukum Kasih atau Hukum Kristus yang menjadi Hukum Perjanjian Baru dimateraikan oleh darah Kristus sendiri sehingga sifatNya Kekal dan tak terbatas… tak terbatasi krn berlaku universal krn tidak terbatas hanya pada Bangsa Israel saja….

  279. Tdk ada 1 pun ayat di kitab Keluaran yg printah Musa & bani Israel, “hari ini adalah hari ketujuh, hari besok hr pertama, hari itu hari kedua, ketiga, … bla bla bla”

    Allah hanya perintahkan utk ingat dan kuduskan hari ketujuh.

  280. Matius 15:9 “Percuma mereka beribadah kepada-Ku, sedangkan ajaran yang mereka ajarkan ialah perintah manusia.”

    (lihat juga Markus 7:7)

  281. Di ayat mana kalau orang Yahudi menyebut hari pertama utk Hari Minggu karena mereka hitung Sabtu sbg hari ketujuh???

  282. MAJALAH KATOLIK EXTENSION
    180 Wabash Ave, Chicago., Illinois
    (Dengan Berkat Paus Pius XII)
    Dengan hormat,
    Mengenai perubahan pemeliharaan dari hari Sabat Yahudi kepada hari Minggu Kristen, saya ingin menarik perhatian Anda kepada beberapa fakta:
    (1) Bahwa umat Protestan, yang mengaku menerima Alkitab sebagai satu-satunya aturan iman dan agama, seharusnya kembali kepada pemeliharaan hari Sabat.
    Fakta bahwa mereka tetap memelihara hari Minggu, membuat merekat tampak bodoh di mata setiap orang yang waras.

  283. “Kita memelihara hari Minggu gantinya hari Sabtu karena gereja Katolik pada konsili Laodekia (336 M) telah memindahkan kekudusan hari Sabtu ke hari Minggu.”
    (The Convet’s Cathechism of Catolic Doctrine, Peter Geiermann, hal 50, London, 1934. Disahkan oleh Vatikan tanggal 25 Januari 1910).

    Undang-undang sipil yang pertama mengenai hari Minggu, diberlakukan oleh Kaisar Constantine di Roma tanggal 7 Maret tahun 321 M, yang berbunyi : “Pada Hari Matahari yang dihormati hendaknya para pembesar dan rakyat yang bertempat tinggal di kota berhenti, dan hendaknya semua bengkel ditutup. Namun di pedesaan, orang-orang yang bertani boleh dengan bebas dan sah meneruskan pekerjaan mereka.” (History of the Christisn Church, edisi tahun 1902, jilid 3, hal 380).

    ~ Langkah berikutnya dalam menjadikan pemeliharaan hari Minggu lengkap sebagai bagian agama Kristen, diambil oleh gereja di Roma dalam Konsili Laodekia. Konsili itu membuat undang-undang agama pertama mengenai memelihara hari Minggu. “Pada tahun 325, Sylvester, Bishop Roma … secara resmi mengubah sebutan hari pertama, dengan menyebutnya hari Tuhan.” (Historia Ecleslastica, hal 739).

    ~ Pada Konsili Laodekia lain, tahun 364, dibuat undang-undang berikut :
    “Orang-orang Kristen bukanlah penganut agama Yahudi dan tidak boleh bermalas-malas pada hari Sabtu …, tetapi harus bekerja pada hari itu; tetapi hari Tuhan khususnya harus mereka hormati, dan sebagai orang-orang Kristen, jika sekiranya mungkin, tidak boleh bekerja pada hari itu. Namun, jika mereka ketahuan sebagai penganut agama Yahudi ( memelihara Sabat ) , mereka akan dikeluarkan … dari Kristus.” (A History of Councils of the Church, jilid 2, hal 316).

  284. Yesus bangkit di hari Minggu. Yahudi sebut hari pertama utk Hari Minggu karena mereka hitung Sabtu sbg hari ketujuh.

    Ayat alkitab mana sbg dasar penentuan hari Minggu sbg hari pertama di kitab Keluaran?

    Bukankah hari ketujuh ada karena ada hari pertama?

  285. Hahahaaaa…cukup menarik jawabannya, walau tidak Alkitabiah… saudara percaya Yesus bangkit pada hari pertama minggu itu, tapi saudara tidak tahu hari keTujuh hari apa? Saya rasa (maaf) anak SD lebih tahu, karna polos n Jujur

  286. Hari ketujuh bisa jatuh pada hari mana saja.

    Contoh: anda sbg supervisor baru di apotik mall yg buka 7 hari seminggu 24 jam sehari.

    Shift libur sdh penuh pd hari Sabtu & Minggu. Lagipula mall sngt rame di kdua hari itu.

    Dihitung2 anda mulai kerja di apotik itu mulai hari Selasa, sebagai HARI PERTAMA.

    Jadi hari apakah HARI KETUJUH buat anda utk libur 1 hari dlm seminggu?

    Jelas hari Rabu minggu depannya.

    Kalo tidak? Pecat!

  287. Jadi menurut saudara Hari keTujuh itu hari apa ya? Kalo kita berpatokan Hari Kebangkitan Yesus Hari Pertama minggu itu?

  288. Maka dari itu, sngt TDK KONGRUEN jika menyamakan hari-ketujuh-Allah di Kej 2:2-3 dgn hari ketujuh yahudi alias Sabtu.

    Lagipula, sabbat itu bermakna hari ketujuh, bukan brmakna NAMA hari Sabtu.

    Hari mana saja bisa jadi hari ketujuh. Krn Allah sendiri TDK PERNAH amanatkan bahwa hari apa saja yg bisa sbg hari KETUJUH.

  289. Saya setuju Pak, karna blum jadi Daging, katakanlah masih dalam rupa Firman, Tapi Kalo Allah tidak berFirman, Bumi dan isinya tidak tercipta Pak, karna Firman = Yesus
    Dia lah Alfa dan Omega

  290. Pd kisah yg trjadi di Kejadian 1:26, Firman itu BELUM nuzul/kenosis jadi daging Yesus Almasih.

    Jadi, kisah Firman menjadi manusia di abadPertama Masehi (Yoh 1:14) jgnlah dipakai SCR MUNDUR/SURUT seakan2 sdh terjadi di RIBUAN tahun yang lalu di Kisah Kej 1:26 atau di Kej 2:2-3.

  291. Oh, gitu ya, lalu di Kej 1:26 Berfirmanlah Allah : ” Baiklah KITA menjadikan manusia menurut gambar dan rupa kita,….”
    Bisa tolong jelaskan kata “Kita” ini jamak? Lebih dari satu? “KITA” ini sapa aja?

  292. Maaf, aturan TDK BOLEH BERLAKU SURUT.

    Jika Firman menjadi manusia Yesus (Yoh 1:14) itu terjadi di abad Pertama Masehi, jgnlah hal ini DITARIK dan DIBERLAKUKAN seakan-akan Firman itu telah menjadi Yesus pada kisah di Kejadian 2:2-3.

    Lagi pula HARI-Allah di Kejadian itu BUKAN hari-manusia 24 jam. Karena di 2-Petrus3:8 dijelaskan bhwa 1 hari-Allah itu = 1000 tahun manusia.

  293. Tentang Hosea, kita perlu cari tau sumber tentang nabi ini, di Wikipedia ada, apalagi kita baca Hosea sampai habis, apa yg terjadi pada Zaman dia? Sampai2 ada ayat Hosea 2:10

  294. Hanya saran Saudara boleh di baca lagi Hal itu 1 perikop??? Yesus sendiri yang memberkati dan menguduskan Hari Ke tujuh (Kej 2:2-3), karna Yesus adalah Firman yang menjadi manusia (Yoh 1:1-18), Mat 12:8 Karena Anak manusia adalah Tuhan atas hari Sabat, mudah2an saudara paham apa maksudnya, mengapa Yesus “bekerja” pada hari Sabat

  295. Ooowwwhhh…kalo pendapat saudara begitu berarti 10 Perintah Allah tidak berlaku lagi buat umat Allah “Rohani” dalam Perjanjian Baru…bahkan pada zaman ini???

  296. Sangat Jelas 10 Firman yang diturunkan digunung sinai hanya diberikan secara Khusus kepada Umat Allah yang berisfat fisikal/jasmani/Lahiriah pada Jaman PL yakni hanya bangsa Israel krn pada jaman PL bangsa-bangsa lain belum termasuk Umat Allah….

  297. Hosea 2:11 (2-10) Aku akan menghentikan segala kegirangannya, hari rayanya, bulan barunya dan hari Sabatnya dan segala perayaannya.

  298. Hari Raya/Upacara Sabat pada hari ke Tujuh/Sabtu hanya ditujukan kepada Umat Allah yang bersifat Fisikal/Jasmani/Lahiriah pada jaman PL yakni hanya bangsa Israel dan Hukumnya pun hanya mengikat bangsa Israel, krn Hukum sabat sama sekali tidak pernah mengikat bangsa-bangsa lain bahkan tidak pernah mengikat nenek moyang bangsa Israel sendiri…..

    Dan yang mana Hukum Upacara sabat pada hari ke Tujuh/Sabtu adalah Hukum yang bersifat Upacara/Hari Raya milik bangsa Israel yang telah dibatalkan oleh kematian Kristus di Salib……

  299. Ooohh… jadi maksudnya 10 Perintah Allah Hanya untuk orang Israel ya???

  300. Beritakanlah kebenaran Sabat dengan hati yg tulus, lemah lembut dan jgn memaksa saudara2 kita krn pekerjaan ini harus di kerjakan sebelum kedatangan Kristus.
    Sabat adalah ciptaan Tuhan untuk manusia dan untuk disucikan jadi sangat baik bagi kita taat kepada Perintah Allah dari pada perintah manusia. Hari minggu (ahad Pertama) adalah hari yg di ciptakan Tuhan tetapi Tuhan tidak menjadikanya sebagai hari istimewa untuk kita kuduskan. Tuhan menginginkan penurutan kita, Tuhan ingin kita hidup dan kembali pada kebenaran, Tuhan ingin agar kita tidak menjalankan perintah manusia melainkan hanya perintah-Nya saja. Kesepuluh hukum adalah hukum yg tetap berlaku sampai selama – lamanya dan hukum Sabat berada dalam urutan ke empat dlm hukum itu. Semua hari sangat baik untuk memuji Tuhan, tetapi ada suatu hari istimewa untuk kita kuduskan sebagai bukti penurutan kita kepada Tuhan yaitu hari Sabat.
    Saudaraku yg kekasih, Allah sedang menampi umat manusia sperti sekam terpisahkan dari gandum, bulir yg tidak berisi akan dibuang kedalam api tetapi yg berisi akan di masukkan kedalam lumbung untuk di selamatkan. Orang2 Advent bukan sedang menciptakan pertentangan antara kita melainkan mereka sedang bekerja keras untuk menyampaikan kebenaran sebelum kedatangan Tuhan Yesus yg kedua kali. Bukan hanya mengenai hari Sabat saja yg telah di hapuskan oleh gereja modern melainkan masih banyak firman Tuhan lainnya yg telah ditiadakan.
    Apabila hal ini sampai pada puncaknya, orang2 advent ini akan dianiaya krn pemberitaan mereka ttg kebenaran krn peraturan menguduskan hari minggu akan segera di jalankan oleh pemerintah dunia ini.
    Tuhan menginkan kita agar kita krluar dari Babel atau kekacauan sebelum Tuhan memeteraikan umat yg diselamatkan.
    Tuhan Yesus memberkati.

  301. Saudara Mantan Katolik@
    Penerima dan Pelaksana Hukum taurat adalah Umat Allah yang bersifat Fisikal/Jasmani/Lahiriah pada jaman PL yakni hanya bangsa Israel saja atau termasuk kaum adventis yang baru saja dibentuk pada tahun 1863 Akibat Kekecewaan Besar atau Agung tersebut….???

  302. Umat Allah yang bersifat Fisikal/Jasmani/Lahiriah pada jaman PL hanya terbatas pada bangsa Israel/Yahudi tidak termasuk bangsa lain…..

    Apakah saudara sudah menjadi umat Allah yang bersifat Fisikal/Jasmani/Lahiriah pada jaman PL…

  303. Faktor pembedanya dimana? Di ayat mana? Apa cuma sekedar Dog ma anda saja?

  304. Saudara Mantan Katolik Roma@
    apakah saudara bisa membedakan Umat Allah yang bersifat Jasmani/Fisikal/Lahiriah pada jaman PL dan Umat Allah yang bersifat Rohani pada jaman PB….?

  305. Jadi setelah Yesus wafat, dan datang hari minggu itu menandakan bahwa Hari Minggu lah hari Perbaktian untuk mengingat Kebangkitan Yesus??? Itu Perintah Yesus atau Perintah Paus? Pastor/Pendeta? Yoh 1:1 berarti Yesus juga yg mensucikan hari ke tujuh di Kejadian Pasal 2, masaq istilah nya ludah udah di buang trus di jilat lagi…. Firman Alla tetap tuk selamanya broooo

  306. Gak usah jauh2 baca perjanjian lama bro, baca injil aja, hari sabat itu hari keTujuh/sabtu, baca saat Yesus wafat hari apa?

  307. Shabbath itu hari ketujuh (urutan hari ketujuh), kenapa harus hari Sabtu?

    Mana ayatnya yg mengharuskan hari ketujuh harus jatuh pd hari Sabtu?

  308. Ingat Yoh 1:1??? Yesus adalah Firman yang jadi manusia, jadi Dia pun yg menciptakan langit, bumi n sgala isinya, termasuk Dia yg menyucikan dan menguduskan hari ke tujuh, Kis 13:13 baca 1 perikop, dimana saat Yesus wafat pun Paulus masih melaksanakan Sabat bahkan mengajarkan ke orang yang bukan Israel / Yahudi, Lantas mengapa sabat bisa berubah ke hari minggu, belajar lah dari sejarah kaisar constantine, Paus pun MENGAKUI bahwa merekalah yg merubah nya!!! Termasuk Urutan 10 perintah Allah pun di rubah nya, Luar Biasa!!!! Musa aja gak di Percayakan untuk menulis 10 Perintah Allah, eeehhh…. ini mengAtasnamakan Allah yg telah memberikan Kuasa kepada Paus, di ayat mana gan? Satu lagi Paus penerus Petrus “katanya sih”, tapi di Injil Petrus menikah broooo…. lantas kenapa Paus tak menikah??? Ikut teladan Yesus? Karna Yesus tak menikah? Trus Yesus selama hidup Nya melaksanakan hari Sabat, kenapa Kalian tidak MeneladanniNya???

  309. Hari Ke Tujuh adalah hari Sabtu merupakan hari Sabat Yahudi/Israel terhitung dari Jumat Sore matahari terbenam hingga sampai hari Sabtu sore matahari terbenam….

    Kristus bangkit hari pertama yakni pada hari Minggu….

    Manusia di Ciptakan pada hari Ke 6 yakni pada hari Jumat dan Yesus Kristus mati sebagai manusia pada hari ke 6 yakni pada hari Jumat….

  310. Setelah Kristus bangkit pada hari Minggu dan sebelum naik ke sorga hinggga sampai pada hari Pentekosta yang tetap jatuh pada hari Minggu tidak satu kali pun Yesus hadir pada hari Sabtu/Sabat namun Yesus hanya hadir pada hari Minggu secara berturut….

    Sejak dari Jaman Adam dan hawa dan sampai kepada Yakob yang mnjadi Bapak orang Israel tidak pernah diperintahkan oleh Allah utk memelihara Hari Sabat ke tujuh yakni pada hari Sabtu, karena sabat menjadi suatu hukum disaat bangsa Israel terbentuk sehingga adam dan hawa dan sampai kepada Yakob tidak tahu jika hukun sabat adalah perintah ke 4….

  311. Efesus 2:15
    sebab dengan mati-Nya sebagai manusia Ia telah membatalkan hukum Taurat dengan segala perintah dan ketentuannya, untuk menciptakan keduanya menjadi satu manusia baru di dalam diri-Nya, dan dengan itu mengadakan damai sejahtera,

    Hukum taurat itu batal tetapi Hukum yang bersifat Moral kodrati tetap ada dan tetap melekat jadi silakang dibedakan mana Hukum taurat yang bersifat Moral Kodrati dan yang bersifat Upacara/bayang-bayang/hari Raya/adat istiadat yang hanya bisa golongan/bangsa tertentu….

  312. Sabat Hari Ke Tujuh hanya suatu Hukum yang bersifat Upacara/Adat Istiadat hanya secara Khusus diberikan kepada Umat Allah Perjanjian Lama yang bersifat Fisikal/Jasmani/Lahiriah yakni hanya bangsa Israel bukan kepada bangsa lain bahkan tidak pernah diberikan kepada nenek moyang bangsa Israel sendiri…..

    Dan Sabat hari Ke Tujuh adalah bagian dari Hukum taurat dan kedatangan Kristus sendiri dengan matiNya Ia telah membatalkan Hukum taurat karena utk dimurnikan Hukum Allah,Jika Hukum itu dimurnikan yang jelasNya ada Hukum yang diperbaharui atau dibatalkan……..

  313. The article is very true to the bottom…thank you for sharing…

    It is up to each of us…to learn more the bible…or to hear more to human understanding…God will be the judge of all us

    For me…I will always remember the sabbath (sabtu in Indonesia) and keep it holy…

  314. dh,

    Menurutku ada poin yg prlu dikoreksi, krn Herodes bukan raja atas Yehuda, mlainkan atas Galilea. Krn kekuasaan Yehuda ada di tangan Pilatus.
    Itulah sebabnya ketika Pilatus tahu bahwa Yesus ternyata adalah org Nasaret yg adalah wilayah Galilea, serta merta Pilatus suruh supaya Yesus diadili oleh Herodes saja, yaitu Kepala daerah Galilea.

    ===

    Yg selanjutnya, kedua, Allah berhenti pada hari ketujuh, bukan pada hari Sabtu, krn pada masa penciptaan, nama hari Sabat atau Sabtu blm ada, mlainkan urutan hari saja yg ketujuh.
    Lagipula, ukuran hari di Kitab Kejadian itu merujuk pada hari Tuhan, bukan hari takaran manusia. Krn dlm Surat kedua Rasul Petrus dinyatakan 1 hari Tuhan setara dengan 1000 tahun manusia.

    Jadi, sangat naif jika disimpulkan HARI perhentian Allah adalah hari Sabtu, yg seakan2 hari ketujuh-Tuhan itu = 24 jam hari Sabtu.

    ===

    Ketiga, perintah Taurat jari Allah pada kedua loh batu pada Musa, ditulis: Ingat dan Kuduskanlah hari Sabbath.

    Hari Sabbath bermakna hari manusia KETUJUH.

    Pertanyaannya adalah: MENGAPA hari ketujuh/ Sabbath Yahudi JATUH pada hari SABTU? Kenapa bukan hari Jumat? Kamis? dlst…

    Tidak ada satupun yg bisa menjawab sampai sekarang ini.

    Dlm buku andalan Kaum 7th Adventis: Forgotten Day, argumen yg diajukan SANGAT2 SUBJEKTIF, yakni JIKA DIUBAH KE HARI LAIN, maka akan muncul KEBERATAN DARI PIHAK YAHUDI/ISRAEL, jika hari KETUJUH diletakkan pada hari SELAIN hari Sabtu.

    Jadi, baik scr alkitabiah maupun telaah sejarah, TDK ada satupun petunjuk yg menjawab: KENAPA dahulu Israel/Musa menghitung hari ketujuh/Sabbath bagi mereka HARUS pada hari Sabtu?

    Krn tdk ada jawaban memuaskan, maka saya berasumsi bahwa, penetapan mana hari pertama, kedua, …., sampai ketujuh ITU HANYA KESEPAKATAN, atau bisa saja diadopsi dari pengurutan hari dari Mesir, tempat bangsa Israel mengenal banyak pengalaman.

    ===

    Jadi, jika Israel menetapkan hari KETUJUH/Sabbath bagi mereka adalah hari Sabtu, itu bukan patokan bahwa hari Sabtu murni sbg hari ketujuh.

    Anda dan semua manusia punya 7 hari dlm seminggu untuk hidup. Allah kehendaki 1 hari saja dari 7 hari itu: untuk diingat dan dikuduskan. Tergantung kesepakatan! Krn Allah dan Yesus tdk prnah amanatkan, mulai hari apa anda hitung sebagai hari pertama.

    Jika anda seorang medis, krn suatu dan lain hal, hrs kerja di hari Sabtu atau Minggu, krn gk ada medis lain yg bisa gantikan, maka hari Ketujuh/ Sabbath bagi medis tersebut haruslah diambil dari hari selain hari Sabtu/ Minggu itu.

  315. sabat jelas berbeda dengan minggu bro! minggu itu hari kebangkitan.! bacalah injil bro, injil bukan untuk mengurangi tapi untuk menggenapi!!

  316. Hosea 2:11 (2-10)
    Aku akan menghentikan segala kegirangannya, hari rayanya, bulan barunya dan hari Sabatnya dan segala perayaannya.

  317. Pertanyaan berikutnya, Tuhan yang mana yang kita sembah? Tuhan yang kita bentuk dari konstruksi perasaan atau akal manusia. Atau Tuhan yang menyatakan diri-Nya di dalam Alkitab. atau mungkin tuhan-tuhan yang lain. Butuh titik acuan yang absolut untuk menentukan definisi Tuhan yang jelas.

  318. Hai Vanilio, Yesus mati pada hari persiapan hari sabat, sehingga mayat2 harus di turunkan. Itu adalah hr jumat yang kita kenal dengan jumat agung. Dan bangkit pada hari minggu. kenapa Yesus tidak bangkit hari sabtu? Karena Dia menggenapkan nubuat untuk bangkit pada hari ke – 3, dengan alasan yang jelas untuk menguduskan/berhenti pada hari Sabat. Bukankah itu yang sedang Alkitan ajarkan?

  319. Setau saya di Perjanjian Baru ada tertulis klu penghormatan buat suatu hari khusus tidak diadakan sebagai suatu peraturan yang mengikat. Roma 14:5-6, dan di Kolose 2:16-17 kita tdk d ijinkan menjadi hakim atas hari sabat.

  320. jangan menambah dan mengurangi firman Tuhan….hari sabat itu Allah berhenti dari pekerjaanNya seyelah penciptaan dan selanjutnya Allah menguduskan hari sabat….dan ingat hari sabat bukan buatan orang yahudi, tetapi Tuhanlah yg membuat hari sabat itu sejak penciptaan, jauh sebelum ada orang yg disebut “yahudi”. belajarlah dari alkitab sendiri dan sejarah dunia ini….itulah sebabnya marthin luther rela mati untuk kebenaran yg disembunyikan pada masanya. sehingga kita sekarang bebas membaca,membawa alkitab…akan datang satu waktu alkitab akan dilarang untuk dibaca dll. jadi jangan tambah dan kurang isi alkitab. supaya rencana Allah untuk manusia yg sudah jatuh dalam dosa diselamatkan melalui kehidupan dan kematian Yesus dikayu salib. dan dengan kebangkitanNya ada harapan bagi kita yg berdosa untuk diselamatkan dalam Kristus Yesus.

    jika kamu kasih akan Aku, turutlah hukum-hukumKu.

  321. arti kata Sabat adalah Berhenti Bukan Hari Sabtu…
    walaupun sabat yahudi jatuh pada hari sabtu atau hari ke Tujuh…
    dan sabat Yahudi bukan hanya hari sabtu….

    jika sabat diterjemahkan secara lurus-lurus sebagai hari sabtu adalah sesuatu yang tidak logis dan konyol….

  322. Saya Rasa kaum adventis tidak mampu membedakan Umat Allah yang bersifat Fisikal/Jasmani/Lahiriah pada jaman Perjanjian Lama yakni hanya bangsa Israel saja dengan Umat Allah yang bersifat Rohani pada Jaman Perjanjian Baru yang datang dari Segala bangsa…..

  323. Yohanes 20:19
    Ketika hari sudah malam pada hari pertama minggu itu berkumpullah murid-murid Yesus di suatu
    tempat dengan pintu-pintu yang terkunci karena mereka takut kepada orang-orang Yahudi. Pada
    waktu itu datanglah Yesus dan berdiri di tengah-tengah mereka dan berkata: “Damai sejahtera bagi
    kamu!”
    Yohanes 20:26
    Delapan hari kemudian murid-murid Yesus berada kembali dalam rumah itu dan Tomas bersama-
    sama dengan mereka. Sementara pintu-pintu terkunci, Yesus datang dan Ia berdiri di tengah-
    tengah mereka dan berkata:”Damai sejahtera bagi kamu!”
    hari Pertama adalah hari Minggu, demikian Hari Kedelapan jatuh pada hari apa …???
    Kisah Para Rasul 2:1-3
    Ketika tiba hari Pentakosta, semua orang percaya berkumpul di satu tempat.
    Tiba-tiba turunlah dari langit suatu bunyi seperti tiupan angin keras yang memenuhi seluruh rumah,
    di mana mereka duduk;
    dan tampaklah kepada mereka lidah-lidah seperti nyala api yang bertebaran dan hinggap pada
    mereka masing-masing.
    kata pantekosta berasal dari Bahasa Yunani yang artiNya hari ke 50 terhitung sejak hari pertama
    Minggu yakni Kristus bangkit pada Hari Minggu dengan demikian hari Ke 50 jatuh pada hari
    apa…??
    silakang dihitung…..he.hehe….

    silakang dihitung dari hari Pertama adalah hari Minggu Kristus banngkit dengan demikian hari ke 8 dan hari ke 50 jatuh pada hari Apa….???? jawabannya adalah tetap hari Minggu…

    dari hari pertama kristus bangkit/Minggu paskah sampai kepada hari ke 50/hari pantekosta/hari turunnya Roh Kudus atas para rasul, apakah Yesus pernah hadir pada hari Sabtu…??

    jawabannya setelah kebangkitan dri hari pertama Minggu yakni hari minggu dan sampai pada hari pantekosta yang tetap jatuh pada hari Minggu Yesus tidak pernah hadir lagi pada hari Sabtu tetapi hanya hadir pada hari Minggu secara berturut-turut…

    jika dari hari pertama sampai pada hari ke 50 Yesus pernah hadir pada hari Sabtu silakang tunjukkan ayat Kitab Sucinya…he.hehe…

    jadi jangan percaya dongeng yang menyatakan dirombak oleh kaisar romawi dan sebagainya yang diklaim oleh kaum adventis..

  324. Kaum Adventis melaksanakan Hukum Upacara/Hari Raya yakni menguduskan/merayakan hari sabat pada hari ke tujuh yakni pada hari Sabtu tetapi apakah kaum adventis pernah merayakan hukum moral seperti dilarang membunuh, dilarang mencuri pada hari tertentu….???? he.hehe….

    yang namaNya Hukum upacara/Hari Raya yang paztinya dirayakan pada hari tertentu sedangkan Hukum moral tidak pernah dirayakan pada hari tertentu…..

  325. Efesus 2:15
    sebab dengan mati-Nya sebagai manusia Ia telah membatalkan hukum Taurat dengan segala perintah dan ketentuannya, untuk menciptakan keduanya menjadi satu manusia baru di dalam diri-Nya, dan dengan itu mengadakan damai sejahtera,

    Hukum taurat itu batal tetapi Hukum taurat yang bersifat Moral kodrati tetap melekat pada Hukum perjanjian Baru…….

    dan sabat pada hari Sabtu BUKANLAH hukum moral kodrati tetapi hanya sebagai Hukum Upacara/Hari Raya/Cerimonial/bayang….

  326. Sabat pada hari Sabtu Bukanlah Hukum yang bersifat Moral Kodrati tetapi hukum yang
    bersifat Bayang-bayang/Hari Raya/Upacara/Cerimonial…
    sabat pada hari Sabtu digolongkan sebagai Hukum upacara/Hari Raya krn dirayakan
    pada hari tertentu sedangkan Hukum yang bersifat moral kodrati tidak pernah dirayakan
    pada hari tertentu..
    contohNya kaum adventis melaksanakan Hukum upacara/hari Raya yakni merayakan/
    menguduskan hari Sabat pada hari Sabtu tetapi tidak pernah merayakan hukum moral
    seperti dilarang mencuri atau dilarang membunuh pada hari tertentu…

  327. Silakang tunjukkan ayat Kitab suci jika Hukum Sabat pada hari sabtu itu diberikan kepada kaum adventis yang baru hadir pada abad ke 18 kemarin sore, karena yang saya tahu hukum sabat pada hari sabtu hanya diberikan khusus kepada umat Allah yang bersifat fisikal/jasmani/lahiriah pada jaman Perjanjian lama yakni hanya bangsa Israel bukan diberikan kepada bangsa lain karena yang menjadi bangsa Pilihan Allah pada jaman Perjanjian lama adalah hanya bangsa Israel yang bersifat fisikal/lahiriah/jasmania BUKAN bangsa Yunani, bangsa Mesir, bangsa Romawi apalagi kaum adventis yang baru dibentuk oleh manusia kemarin sore…he.hehe…..

  328. bagi pemuja hari Sabtu silakang buktikan berdasar Kitab suci, setelah Kristus bangkit pada hari Minggu dan sebelum naik ke sorga, jika Yesus masih hadir pada hari Sabtu di Sinagoga Yahudi walaupun satu kali saja…..

  329. jadi hari SABAT bukan masalah penyembahan,,,tetapi masalah PENURUTAN,,,,kita boleh menyembah ALLAH setiap hari,,,,tetapi hanya ada satu hari perhentian penuh yang di sediakan ALLAH bagi manusia yaitu hari SABAT atau hari SABTU,,,,,kalau ada yang keberatan kenapa bukan hari lain,,,,baca ALKITAB,,,,OK

  330. Menyembah Tuhan….. memang setiap hari..setiap saat dan kapanpun…tetapi ingat hari pehentian hanya ada satu yaitu HARI SABAT,,, (Ibrani 4:9)
    Kalau ada orang yang mengatakan hari SABAT boleh sembarang hari,,, yang penting memuji Tuhan itu salah besar….ingat peristiwa Kain dan Habel

  331. Hanya orang orang yang tidak pernah merenungi isi Alkitab lah yang mengakui ke kafir an di terima dalam penggantian hari kudus, yoh: 14:15 Jikalau kamu mengasihi AKU , kamu akan menuruti segala perintah KU ( hak Prerogatif ALLAH )

  332. Hari Sabat dimulai pada Jumat magrib sampai Sabtu magrib. Isu sabat ini akan menjadi pertentangan yg terakhir antara dunia dengan Tuhan. Itulah jebakan Setan yang terakhir bagi dunia dan ujian terakhir bagi umat Tuhan. Menjelang kedatangan Kristus, dunia akan mengeluarkan perintah agar seluruh penduduk bumi menerima sabat yg palsu, dan siapa yang menolaknya akan mendapatkan sanksi. Maka semua mereka yang memelihara Sabat Tuhan Allah (sabat hari ketujuh), mereka akan dicap sebagai pemberontak thdp autoritas sekuler dan akan dikenai sanksi, mulai dari yg ringan hingga akhirnya akan dibunuh, Maka dunia akan mengatakan “Lihat, mereka yg memelihara Sabat hari ketujuh TIDAK DILINDUNGI TUHAN! Andai dilindungi Tuhan kan mereka tidak akan mati dibunuh!” Mereka akan mengatakan bahwa inilah buktinya Tuhan berada di pihak mereka karena mereka yang bisa membunuh umat Tuhan.
    Tapi Alkitab mengatakan tidak begitu.

    TUHAN MENGIZINKAN PEMBUNUHAN ATAS UMATNYA TERJADI sama seperti ketika di zaman purba Tuhan mengizinkan nabi-nabiNya dibunuh, dan di zaman Romawi Tuhan mengizinkan para rasul mati dibunuh, sama ketika di abad pertengahan orang-orang Kristen banyak yang mati dibunuh. Itu BUKAN BUKTI BAHWA TUHAN TIDAK MELINDUNGI MEREKA. Tuhan mengizinkan mereka mati karena mereka semuanya MATI DI DALAM KRISTUS, jadi kematian mereka itu tidak jadi soal, mereka akan dibangkitkan untuk menerima hidup kekal. Tuhan mengizinkan pembunuhan ini untuk membuktikan betapa jahatnya Setan dan semua orang yang mengikuti Setan yang keinginannya adalah membunuh umat Tuhan.

    Kematian umat Tuhan di masa lampau justru menjadi pupuk bagi tumbuhnya pengikut-pengikut Tuhan yang baru. Kematian Stefanus melahirkan Paulus. Kematian Paulus melahirkan gereja-gereja perjanjian baru. Maka di saat yg akan datang ketika umat Tuhan dibunuh karena mereka menolak sabat yang palsu, maka kematian mereka bisa membuat orang-orang yang tadinya bukan umat Tuhan, menjadi sadar dan bertobat ikut Tuhan. Jadi kematian umat Tuhan nanti tidaklah sia-sia, sama seperti di zaman dulu kematian umat Tuhan juga tidak sia-sia.

    Bagi kalian yang masih muda2 sekarang, besar kemungkinan kalian akan mengalami masa ini, karena waktunya sudah dekat. Maka bila saat itu tiba, bila keluar perintah semua orang harus menerima sabat yang palsu, ingatlah posting ini. Jangan menerimanya jika kalian ingin selamat dan memperoleh hidup kekal. Mati dibunuh dunia itu tidak soal. Yang ngeri itu mati dibunuh Tuhan!
    Ingat Matius
    10:28 Dan janganlah kamu takut kepada mereka yang dapat membunuh tubuh, tetapi yang tidak berkuasa membunuh jiwa; takutlah terutama kepada Dia yang berkuasa membinasakan baik jiwa maupun tubuh di dalam neraka.

    Jadi ingatlah, jangan menerima sabat yang palsu. Sabat Tuhan Allah adalah hari yang ketujuh. Alkitab sudah jelas. Tuhan sudah jelas memberikan petunjukNya.

  333. Tuhan Yesus juru slamat semua manusia dpt dijumpai kpn sj dn dmn sj bkn hy hari sabat/minggu. Knp sdr dibingungkn dgn perubahan sabat /minggu. Tuhan Yesus memberkati qt semua.

  334. Matius 7:21 Bukan setiap orang yang berseru kepada Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapaku yang di sorga.

  335. hukum taurat diberikan Tuhan namun manusia tidak mampu untuk melakukan hukum taurat karena itu Yesus datang kedunia untuk menggenapinya sehingga hukum hari sabbat tidak dibatalkan tetapi digenapi dengan hukum pertama Kasihilah Tuhan Allahmu dengan segenap hatimu dan dengan segenap akal budimu dan dengan segenap kekuatanmu

  336. Jadi menurut pendapat para pdt, gembala, vicaris dll gimana bisakah diberikan pendapat biar yg awam bisa berpikir

  337. Sok hebat semua… Hal minor aja diperdebatkan yang percaya Tuhan Yesus satu-satunya juruslamat… Itu yang terutama..

  338. Contoh sederhana
    Seorang dokter buka praktek pada hari sabtu.. Kemudian kita pergi mau bertemu dokter tsb di hari yang lain..
    Apakah kita akan bertemu dgn dokter itu???
    Knp harus samakan hari sabat dgn yg lainnya? Hari sabat sangat jelas dikatakan bahwa hari tsbt di sucikan/di kuduskan.. Kel 20 juga sangat spesifik di katakan INGATLAH dan KUDUSKANLAH hari SABAT
    Hari yg lain bkn berarti tdk penting, tp kita perlu perhatikan bahwa hari sabat adlah hari yg istimewa yg disiapkan Allah..
    Saudara2 mengasihi Allah?? Apa yg harus d lakukan, yaitu di yoh 14:15..
    Keselamatan sudah disediakan bagi kita semua tnpa terkecuali, tp pilihan ada di tangan kita masing2,bkn dr orgtua, tmn2,lingkungan,dll..tp ad di diri kita masing2..mari tunjukan kita mengasihi Allah dgn pikul salib,krn dgn mengikuti semua perintah Allah tanpa trkecuali, trmasuk hari sabat, berarti qt sangat mengasihi Allah.. Memang untuk mengambil keputusan berbakti hari sabat, akan banyak mengalami pencobaan..ingat dlm kitab amsal, org benar jatuh 7x tapi dia bangkit..pencobaan yg akn datang bukan berarti dosa, tp itu bisa membuat dosa jika kita menyerah..
    Mari kita sama2 belajar, krn nnti banyak umat Allah yg akan jatuh karena tidak berpengetahuan..
    Mari belajar mencari kebenaran Allah..
    Tuhan berkati..

  339. TUHAN YESUS ADALAH TUAN ATAS HARI SABAT ATAU HARI APAPUN. ROMA 12:1-3 MENYEBUTKAN IBADAH KITA YANG BERKENAN ADALAH SELURUH HIDUP KITA BUKAN HARI KITA. JADI JIKA HIDUPMU TIAP-TIAP HARI DIKUDUSKAN ITU YANG BERKENAN.

  340. kajian firman Tuhan yg luar biasa….
    Makasih atas informasinya. Tuhan Yesus berkati

  341. Kolose 3:17 (TB) Dan segala sesuatu yang kamu lakukan dengan perkataan atau perbuatan, lakukanlah semuanya itu dalam nama Tuhan Yesus, sambil mengucap syukur oleh Dia kepada Allah, Bapa kita.

  342. Sabbath = Sabtu.
    hari dmn Tuhan berhenti menciptakan langit & bumi beserta isinya. dan juga menyucikan bagi kaum Yahudi (Jews). perintah ini ada di kitab Taurat.

  343. Apakah hari sabat telah hilang oleh waktu? bisa baca disini, sorry bahasa inggris, bisa copas pake googletranslate..
    http://www.sabbathtruth.com/faq/advanced-topics/what-about-the-lunar-sabbath

    Bukankah kalender telah berubah sehingga hari Sabat menjadi tidak relevan?
    The calendar has not been changed so as to confuse the days of the week. We can be positive that our seventh day is the same day Jesus observed when He was here. Pope Gregory XIII did make a calendar change in 1582, but it did not interfere with the weekly cycle. Our present Gregorian calendar was named after him when he made that small change in 1582.

    What did Pope Gregory do to the calendar? Before 1582 the Julian calendar had been in effect, instituted by Julius Ceasar about 46 B.C. and named after him. But the Julian calendar had calculated the length of the year as 365 1/4 days, and the year is actually eleven minutes less than 365 1/4 days. Those eleven minutes accumulated, and by 1582 the numbering of the calendar was ten days out of harmony with the solar system. Gregory simply dropped those ten days out of the numbering of the calendar. It was Thursday, October 4, 1582, and the next day, Friday, should have been October 5. But Gregory made it October 15 instead, dropping exactly ten days to bring the calendar back into harmony with the heavenly bodies.

    Were the days of the week confused? No. Friday still followed Thursday, and Saturday still followed Friday. The same seventh day remained, and the weekly cycle was not disturbed in the least. When we keep the seventh day on Saturday, we are observing the same day Jesus kept, and He did it every week according to Luke 4:16.

    Apakah kita harus menyucikan hari Minggu untuk menghormati kebangkitan Yesus?
    It is true that Jesus rose on the first day of the week, but nowhere is there the slightest intimation in the Bible for anyone to keep that day holy. The basis for Sabbathkeeping is the direct handwritten command of God.

    Many wonderful events occurred on certain days of the week, but we have no command to keep them holy. Jesus died for our sins on Friday. That is probably the most significant event in all of recorded history. It marks the moment my death sentence was commuted and my salvation assured. But not one Bible text hints that we should observe this day of such great significance.
    It was a dramatic moment when Jesus rose from the grave on that Sunday morning, but there is not a scintilla of biblical evidence that we should observe it in honor of the resurrection. Not one instance of Sunday observance has been found in the recorded Scriptures.

    There is, of course, a memorial of the resurrection commanded in the Bible, but it is not Sundaykeeping. Paul wrote: “Therefore we are buried with him by baptism into death: that like as Christ was raised up from the dead by the glory of the Father, even so we also should walk in newness of life.” Romans 6:4.

    Baptism is the memorial of Christ’s death, burial and resurrection. Those who believe that Sunday observance honors His resurrection cite the upper room meeting of the disciples on the same day He arose from the grave. To them that gathering was to celebrate His resurrection. But when we read the Bible record of the event, we discover that the circumstances were quite different. Luke tells us that, even though the disciples were confronted with the eyewitness story of Mary Magdalene, they “believed not.” “After that he appeared in another form unto two of them, as they walked, and went into the country. And they went and told it unto the residue: neither believed they them. Afterward he appeared unto the eleven as they sat at meat, and upbraided them with their unbelief and hardness of heart, because they believed not them which had seen him after he was risen.” Mark 16:12-14.

    Obviously, none of those upper room disciples believed that He was raised, so they could not have been joyously celebrating the resurrection. John explains their reason for being together in these words: “The doors were shut where the disciples were assembled for fear of the Jews.” John 20:19.

    Apakah 10 hukum telah diganti menjadi hukum kasih?
    Some try to dispose of the Ten Commandments on the basis of the “new” commandments of love which Christ introduced. It is certainly true that Jesus laid down two great laws of love as a summary of all the law, but did He give the idea that these were new in point of time? The fact is that He was quoting directly from the Old Testament when He gave those new commandments. “And thou shalt love the Lord thy God with all thine heart, and with all thy soul, and with all thy might.” Deuteronomy 6:5. “Thou shalt love thy neighbour as thyself.” Leviticus 19:18. Certainly, those penetrating spiritual principles had been forgotten by the legalists of Christ’s day, and they were new to them in relation to their life and practice. But they were not intended by Jesus to take the place of the Ten Commandments.

    When the lawyer asked Jesus which was the greatest commandment in the law, he received the answer: “Thou shalt love the Lord thy God with all thy heart, and with all thy soul, and with all thy mind. This is the first and great commandment. And the second is like unto it, Thou shalt love thy neighbour as thyself. On these two commandments hang all the law and the prophets.” Matthew 22:37-40.

    Notice that these two love commandments simply summed up “all the law and the prophets.” They all hang upon these two principles of love. Christ was saying that love is the fulfilling of the law just as Paul repeated it later in Romans 13:10. If one loves Christ supremely with heart, soul, and mind, he will obey the first four commandments that have to do with our duty to God. He will not take God’s name in vain, worship other gods, etc. If one loves his neighbor as himself, he will obey the last six commandments which relate to our duty to our fellow men. He will not be able to steal from his neighbor, lie about him, etc. Love will lead to obeying or fulfilling all the law.

    Kalau kita beribadah dengan sungguh-sungguh, hari apa saja dalam sepekan tidak menjadi penting?
    By this argument Satan prepared the world to accept a substitute in place of the Sabbath God had commanded. Upon the tables of stone God wrote the great, unchanging law of the ages. Every word was serious and meaningful. Not one line was ambiguous or mysterious. Sinners and Christians, educated and uneducated, have no problem understanding the simple, clear words of the Ten Commandments. God meant what He said and He said what He meant. No one has tried to void that law as too complicated to comprehend.

    Most of the ten begin with the same words: “Thou shalt not,” but right in the heart of the law we find the fourth commandment which is introduced with the word, “Remember.” Why is this one different? Because God was commanding them to call something to memory which already existed but had been forgotten. Genesis describes the origin of the Sabbath in these words, “Thus the heavens and the earth were finished, and all the host of them. And on the seventh day God ended his work which he had made. … And God blessed the seventh day, and sanctified it: because that in it he had rested from all his work which God created and made.” Genesis 2:1-3.

    Which day did God bless and sanctify? The seventh day. How was it to be kept holy? By resting. Could any of the other six be kept holy? No. Why? Because God commanded not to rest those days but to work. Does God’s blessing make a difference? Of course. This is why parents pray for God to bless their children. They believe it makes a difference. The seventh day is different from all the other six days, because it has God’s blessing.

    Some more questions: Why did God bless the day? Because He had created the world in six days. It was the birthday of the world, a memorial of a mighty act. Can the Sabbath memorial be changed? Never. Because it points backward to an accomplished fact. July 4 is Independence Day. Can it be changed? No. Because the Declaration of Independence was signed on July 4, 1776. Your birthday cannot be changed, either. It is a memorial of your birth, which happened on a set day. History would have to run through again to change your birthday, to change Independence Day, or to change the Sabbath day. We can call another day Independence Day, and we can call another day the Sabbath, but that does not make it so.

    Did God ever give man the privilege of choosing his own day of rest? He did not. In fact, God confirmed in the Bible that the Sabbath was settled and sealed by His own divine selection and should not be tampered with. Read Exodus 16 concerning the giving of manna. For 40 years God worked three miracles every week to show Israel which day was holy. (1) No manna fell on the seventh day. (2) They could not keep it overnight without spoilage, but (3) when they kept it over the Sabbath, it remained sweet and fresh.

    But some Israelites had the same idea as many modern Christians. They felt that any day in seven would be all right to keep holy: “And it came to pass, that there went out some of the people on the seventh day for to gather, and they found none. And the Lord said unto Moses, How long refuse ye to keep my commandments and my laws?” Exodus 16:27, 28.

    Get the picture? These people thought another day could be kept just as well as the seventh day. Perhaps they were planning to observe the first day of the week, or some other day which was more convenient. What happened? God met them and accused them of breaking His law by going forth to work on the seventh day. Would God say the same thing to those who break the Sabbath today? Yes. He is the same yesterday, today and forever – He changes not.

    God made it very clear that, regardless of their feelings, those who go forth to work on the Sabbath are guilty of breaking His law. James explains that it is a sin to break even one of the Ten Commandments: “For whosoever shall keep the whole law, and yet offend in one point, he is guilty of all. For he that said, Do not commit adultery, said also, Do not kill. Now if thou commit no adultery, yet if thou kill, thou art become a transgressor of the law.” James 2:10, 11.

  344. Jangan keraskan hati sdr.. Keselamatan itu dr pribadi masing2,org tua, tmn2,dll tdk mnentukan keselamatan kita… Selagi masih ad waktu, mari cpt berbalik pd Yesus dgn mengikuti perintah2nya..yak 2:10 jngn kita mnurut hukum tp mngabaikan 1 diantaranya..
    Percaya at tidak, akhr zaman segera akn dtg.. Nubuat tntng Binatang yg sembuh dr luka dlm kitab wahyu, sdh mlai jelas terlihat.. Cba baca kitab wahyu, dan hubungkan dgn kedatangan paus ke Amerika baru2 ini,.
    UU hari minggu global tdk lama lagi akan d sahkan,it akn bersamaan dgn kejadian2 aneh, bencana2,dll..tp org benar akan terlindungi, org benar hanya akan melihat org fasik jatuh rebah…

  345. bagai mana dengan pengitungan sabat dari “bulan pertama” dalam imamat 23 yang menjelaskan paskah kalau tidak salah, juga menjelaskan sabat secara terperinci. lalu apa sabat advent adlah paling benar? bisa jadi belum tentu karna penanggalan sabat advent masih berpatokan kepada kalender romawi, lalu apa patokasn sabat sebenarnya? kejadian 1 alkitab menerangkan bahwa benda2 dilangit sebagai penentu waktu dan musim2, harusnya jika menentukan sabat harus berpatokan pada bulan pertama, lalu siapa yang bisa? saya juga ngga tau hahahaha, intinya sabat sebenarnya mungkin sudah hilang, jadi apa sabat itu hari minggu? hahaha itu paling ga masuk akal walau sekalipun Tuhan Yesus bangkit di hari minggu, untuk saudara robinson agus, pertanyaan saya dimana Tuhan Yesus menetapkan hari pertama adalah sabat, tolong share ayatnya, namun jika karna Tuhan Yesus bangkit apakah dia langsung mendeklarasikan sabat itu hari minggu? benar Tuhan adalah Tuhan atas hari sabat Tapi Tuhan Yesus bukan Tuhan yang plin plan yang tak konsisten dengan firmannya dari perjanjian lama sampai perjanjian baru, sabat tetap hari ke 7 bukan 1 dengan alasan apapun, lagian hanya Tuhan yang berhak menentukan hari kudusnya kita bisa baca di alkitab, bukan manusia yang menentukan hari kudusnya,. yah bla bla, walau pun banyak ilmu untuk diperdebatkan tetap lah saya hanya menempuh satu jalan yang Tuhan Yesus ajarkan yaitu Kasih, Gbu all

  346. Suatu hal yang luar biasa informasi ini.tapi sangat disayangkan banyak Pendeta yang mengatakan hari hari itu sama,jika begitu mari kita buat hari kebaktian itu berganti ganti tiap minggu.Misalnya minggu ini hari minggu,menggu depan hari senin dan seterusnya.

  347. Kalo ada kbenaran kenapa kita berkutat di kesalahan..kalo begitu apakah dasar anda beribadah pada hari minggu?? Tuliskan. 1 ayat saja

  348. Anak Tuhan bisa dibedakan dengan Tingka Lakunya sehari2, jangan mengaku anak TUHAN kalau tindakannya diluar apa yang TUHAN INGINKAN.

  349. Mau hari sabat atau hari minggu yang penting kita beribadah dengan sungguh” pada Tuhan karena Tuhan sudah menciptakan langit dan bumi beserta isinya..mudah”an kita mendapatkan kemuliaan Tuhan
    Tuhan Yesus memberkati

  350. Seorang murid pasti akan mengikuti teladan yang sudah diberikan oleh Gurunya sama seperti Paulus, Petrus dan murid2 lainnya yang tetap menguduskan Sabat 🙂

  351. Tuhan Yesus bangkit pada hari Minggu itu mengapa orang Kristen memperingati kebangkitanNya setiap hari minggu …hari untuk Tuhan Dominggos, kita tidak menyembah matahari….kita bukan orang Roma maupun Yahudi, Kristen juga bukan pengikut Taurat tetapi pengikut Kristus

  352. ALLAH ku adalah ADALAH ALLAH yg tidak mempermasalahkan antara saptu dan minggu adalah hari sabat…krn yg di prioritaskan Tuhan ALLAH bagi umatNya adalah…. umatNya bisa mendengar sabdaNya dan menjauhkan umatNya dari belenggu dosa dan menggenapi taurat Tuhan yg telah DiturunkanNya….hari apapun sabat itu…selama UmatNya menyembah Yesus sbg juruslamat dan menguduskan hari itu dlm namaNya maka hari itu adalah hari sabat kemuliaan bagi nama Tuhan!

  353. Tuhan adalah TUAN atas hari Sabat..
    Kebangkitan Kristus pada hari ketiga tepat pada hari Minggu adalah awal dari kemenangan Kristus atas maut. Itu makanya DIA ditinggikan dan dimuliakan pada hari Minggu. Dalam diriNYA sudah digenapi semua hukum Taurat itu. Menghormati Kristus atas kebangkitanNYA adalah apresiasi para pengikutNYA memuliakan DIA di hari Minggu. Hari Sabat adalah perhentian Tuhan dari pekerjaanNYA dari penciptaan dunia. Sementara Tuhan sampai saat ini masih bekerja untuk anak-anakNYA. Itu makanya Sabat beralih ke hari Minggu karena Dia sudah menang atas maut.

Leave a Reply