Perubahan Hidup

Renungan diambil dari Kolose 3:5-17, Paulus menjelasankan tentang perubahan hidup yg seharusnya terjadi bagi setiap pengikuti Kristus. Ada sebuah istilah yg hanya digunakan oleh Paulus dalam Perjanjian Baru yakni, “Manusia Baru”. Bagi Paulus, seseorang bisa saja merupakan orang yang sama, Pribadi yang sama, tinggal ditempat yang sama, tetapi dia bisa menjadi orang yg berbeda dlm karakternya jika Kristus tinggal didalam dirinya yg akan membawanya “terus menerus berubah” (ayt 10) sehingga bukanlah sesuatu yg “aneh” jika orang tersebut menjadi orang yg berbeda dengan masa lalunya bahkan dalam situasi-situasi yg sukar sekalipun, karena ada “damai sejahtera” Allah yg memerintah dlm hatinya (ayt 15). Semua penjelasan Paulus dlm pasal ini bukanlah sesuatu yg begitu theologis & teoritis utk diyakini, karena semuanya sangat applicable & realistis berangkat dari pengalaman pribadi yg dirasakan Paulus. Ia sendiri adalah contoh nyata perubahan itu (manusia baru) berdasarkan pengalaman hidupnya. Sejak pertama kali dia bertemu Kristus dalam perjalanannya ke Damsyik (Kisah 9) ± 33/34 AD sampai kematiannya sebagai “martir” ± 64-67 AD, dia benar2 menjadi orang yg 100% berbeda dari kehidupan sebelumnya untuk lebih dari 30 thn sisa hidupnya. Mengenai hal ini, Paulus berkata dlm Gal 2:20, “namun aku hidup tetapi bukan lagi aku sendiri yg hidup, melainkan Kristus yg hidup dlm aku”. Ada kuasa diluar dirinya yg melebihi kekuatan & kesanggupannya pribadi mengubah dan mengontrol kehidupannya dari hari itu (di perjalanannya ke Damsyik) sampai kematiannya & kuasa itu adalah Kuasa Kristus. Hari ini, ditengah ketidak-mampuan kita, ketidak berdayaan & ketidak sanggupan kita mengatasi segala tantangan hidup ini, marilah kita meminta kuasa Tuhan untuk menolong kita menjadi “manusia baru” yg terus-menerus berubah sama seperti perubahan hidup yg dialami Paulus setelah menerima Kristus.

Leave a Reply