PRILAKU IDEAL DALAM KEHIDUPAN ORANG-ORANG KRISTEN

July 15, 2017 - Stevanus S. Widjaja

“Peliharalah kasih persaudaraan! ” Ibrani 13:1

Sabat pagi ini saya share beberapa kutipan yang perlu diketahui dan dihidupkan oleh setiap orang yang mengaku umat Allah di akhir zaman ini dan sekaligus menarik jiwa-jiwa yang rindu datang kepada Yesus, yang ditulis oleh Pena Inspirasi dalam buku Kisah Para Rasul ( KPR ), antara lain :

1. Tidak ada satupun orang Kristen akan mengalami kegagalan, asalkan mengikuti syarat-syarat perlombaan menuju ke Sorga dan mengikuti kehendak Kristus

” Bukan demikian halnya dengan orang Kristen. Tiada seorang pun yang menuruti syarat-syarat itu akan kecewa pada akhir perlombaan itu . Tidak ada seorang pun yang telah bersungguh-sungguh dan yang bertekun akan gagal untuk mencapai sukses. Perlombaan itu bukan hanya untuk orang yang tangkas, atau cepat, atau bukan hanya peperangan untuk orang kuat. Orang saleh yang lemah, demikian juga orang yang kuat, boleh memakai mahkota kemuliaan yang kekal itu. Semua orang boleh mendapat kemenangan, melalui kuasa karunia Ilahi, dengan membawa kehidupan mereka sesuai dengan kehendak Kristus. Praktik dalam seluk-beluk kehidupan meletakkan dasar dalam prinsip-prinsip firman Allah, terlalu sering dipandang tidak terlalu perlu, suatu hal yang dianggap terlalu remeh untuk mendapat perhatian. Tetapi bila dipandang dari segi persoalan itu, sebenarnya tidak ada sesuatu yang patut dianggap remeh. Tiap-tiap tingkah laku dapat menolong atau menghalangi dalam skala yang menentukan pada kehidupan yang menang atau kalah. ” KPR, 178

2. Iman dan pengharapan itu sangat penting dikarenakan tidak ada satupun diantara orang-orang Kristen yang tidak akan mengalami pergumulan dan tantangan dalam kehidupan ini

” Paulus rindu melihat kenyataan dalam hidup orang-orang Kristen yang beriman akan kemenangan dalam perlombaan mencapai tujuan tunggal ialah kehidupan yang kekal. Dia telah mengetahui bahwa untuk mencapai idaman itu bagi mereka, terbentang di hadapan mereka pergumulan yang mana seorang pun tidak akan luput daripadanya. Paulus memohon dengan sangat supaya mereka berusaha sesuai dengan hukum, mencari pengasihan dan kebijaksanaan moral hari demi hari. Dia telah meminta untuk mengesampingkan tiap-tiap beban dan maju terus untuk mencapai tujuan kesempurnaan di dalam Kristus. ” KPR, 179

3. Ketekunan, menjaga kesucian dan penurutan dengan mengikuti bisikan Roh Kudus akan menyanggupkan setiap orang-orang Kristen untuk mengalahkan dosa atau tiap-tiap kesalahan

” Kesucian yang dinyatakan oleh perkataan Allah ia harus miliki sebelum ia dapat diselamatkan adalah akibat pekerjaan rahmat Ilahi sementara ia tunduk dalam penyerahan kepada disiplin dan pengaruh yang mengendalikan dari Roh Kebenaran. Penurutan manusia dapat dijadikan sempurna hanya melalui dupa kebenaran Kristus , yang memenuhi tiap-tiap perbuatan kebenaran dengan bau harum Ilahi. Bagian orang Kristen ialah untuk tekun dalam mengalahkan tiap-tiap kesalahan. Dengan tetap ia harus berdoa kepada Juruselamat untuk menyembuhkan jiwanya yang sakit karena dosa. Ia tidak mempunyai akal budi atau kekuatan untuk menang ; ini adalah milik Tuhan, dan Ia menganugerahkannya kepada mereka yang dalam kerendahan dan pertobatan mencari Dia untuk mendapat pertolongan. ” KPR, 301

4. Orang Kristen adalah keluarga Allah yang perlu menghidupkan Kasih persaudaraan agar tidak memberikan pengaruh negatif kepada orang-orang yang tidak percaya dalam kehidupan mereka

” Dalam sidang Allah dewasa ini kasih saudara-bersaudara sangatlah kurang. Banyak orang yang pura-pura mengasihi Juruselamat tidak mengasihi satu dengan yang lain . Orang-orang yang tidak percaya sedang memperhatikan untuk melihat jika iman orang-orang yang mengaku Kristen itu memberikan pengaruh yang menyucikan kepada kehidupan mereka ; dan mereka cepat untuk mendapati kelemahan-kelemahan dalam tabiat, pendirian yang tidak tetap. Biarlah orang-orang Kristen tidak membuat kemungkinan bagi musuh untuk menunjuk kepada mereka dan mengatakan, Lihatlah, bagaimana orang-orang ini, berdiri di bawah panji Kristus, membenci satu dengan yang lain . Orang-orang Kristen semuanya adalah anggota-anggota dari satu keluarga, semuanya anak-anak dari Bapa di surga yang sama, yang mempunyai pengharapan kebakaan yang sama. Ikatan yang mempersatukan mereka haruslah sangat rapat dan halus. ” KPR, 312

Kiranya Tuhan memberkati kita semua…. 🙏🙏🙏

Leave a Reply