Prinsip Berkeluarga Orang Kristen

August 5, 2017 - Stevanus S. Widjaja

Salam *SIGAP* dan Shalom….

“Demikian juga suami harus mengasihi isterinya sama seperti tubuhnya sendiri: Siapa yang mengasihi isterinya mengasihi dirinya sendiri.” Efesus 5:28

*PRINSIP BERKELUARGA ORANG KRISTEN*

Pagi Sabat ini ada sebuah peringatan keras yang dituliskan oleh Pena Inspirasi agar setiap orang Kristen menyadari beberapa prinsip yang tidak boleh dilanggar dan atau diajak kompromi sama sekali, antara lain :

1. *Orang Kristen tidak boleh menikah dengan orang yang tidak seiman*

” *Dalam Perjanjian Baru terdapat pula larangan* yang seperti itu _tentang perkawinan di antara orang Kristen dengan orang-orang yang tidak takut kepada Tuhan_ ” . TC, vol. 5, p. 363, 364

2. *Orang Kristen mesti menjaga dan menghormati hubungan suami istri yang sepatutnya berdasarkan prinsip kesucian*

” _Mereka yang mengaku dirinya orang Kristen_… *haruslah memberikan pertimbangan yang pantas kepada akibat tiap-tiap hak hubungan suami istri dan prinsip yang disucikan harus menjadi dasar tiap-tiap perbuatan*. ” TC, vol. 2, p. 380

3. *Orang Kristen jangan memanjakan nafsu yang berlebihan sehingga melumpuhkan saraf dan otak karena tidak bertarak*

” *Apabila nafsu dimanjakan maka ia semakin kuat, dan semakin kuat bujukannya untuk dimanjakan*. _Biarlah para pria dan wanita yang takut akan Allah menyadari akan tugas kewajibannya_. *Banyak orang yang mengaku diri orang Kristen sedang menderita kelumpuhan saraf dan otak karena tidak bertarak dalam jurusan ini*. ” TC, vol. 2, p. 477

4. *Orang Kristen mesti rajin berdoa dan tekun memohon petunjuk Ilahi atas apa yang akan mereka mau lakukan, agar jangan sampai mereka menyimpang dari Kebenaran Kristus*

” *Mereka tidak berdoa dengan tekun untuk memohon petunjuk dari Ilahi*, _standar apa yang harus dipelajari dari apa yang dikatakan Kristus tentang buah yang akan dihasilkan di atas pohon orang Kristen_. Mereka *tidak dapat membedakan bahwa jamuan makan ini sesungguhnya adalah pesta bagi Setan*, disediakan untuk memelihara jiwa-jiwa dari penerima panggilan kepada pesta pernikahan Anak Domba dan *mencegah mereka dari penerimaan jubah putih tabiat, yaitu kebenaran Kristus* ” CT, p. 340, 341

Kiranya Tuhan memberkati kita semua dan selamat berbakti …. 🙏🙏🙏

Leave a Reply