Saat Klimaks

February 1, 2013 - Ellen G. White

Renungan Harian dari Roh Nubuat tanggal 1 Februari (MARANATHA THE LORD IS COMING – Ellen G. White) :

1 Februari – Saat Klimaks
Siapakah yang dapat tahan akan hari kedatangan-Nya? Dan siapakah yang dapat tetap berdiri, apabila Ia menampakkan diri? Sebab Ia seperti api tukang pemurni logam dan seperti sabun tukang penatu. Maleakhi 3:2.

Bangsa Israel, karena keberdosaan mereka, telah dilarang untuk mendekati gunung itu ketika Allah hendak turun ke atasnya untuk menyatakan hukumNya, sebab jika tidak demikian mereka akan dihanguskan oleh kemuliaan kehadiranNya yang membakar itu. Jika manifestasi-manifestasi kekuasaanNya yang sedemikian sudah menandai tempat yang dipilih untuk pernyataan hukum Allah, maka betapa mengerikan pengadilanNya ketika Dia datang untuk memberikan penghakiman atas ketetapan-ketetapan suci ini. Bagaimanakah orang-orang yang menginjak-injak kewenanganNya akan menahan kemuliaanNya di dalam hari besar dari pembalasan yang terakhir itu?…. 40.1
Ketika Kehadiran ilahi dimanifestasikan di atas gunung Sinai, kemuliaan Tuhan adalah seperti api yang membakar habis…….. Tetapi ketika Kristus kelak datang dalam kemuliaan bersama para malaikat suciNya seluruh bumi akan terbakar dengan terang yang hebat atas kehadiranNya…. 40.2
Belum pernah semenjak manusia diciptakan ada suatu manifestasi kekuasaan ilahi yang sedemikian disaksikan seperti halnya ketika hukum itu dinyatakan dari Sinai…… Di tengah-tengah mereka gangguan-gangguan yang luar biasa hebatnya dari kealamian suara Allah, seperti terompet, telah didengar dari awan. Gunung itu berguncang dari dasar hingga ke puncaknya, dan seluruh umat Israel, dengan pucat dan gemetar dengan rasa terkejutnya, berbaring dengan muka mereka menghadap bumi. Dia yang suaraNya menggetarkan bumi itu kemudian berkata, “Sekali lagi Aku akan mengguncang bukan saja bumi, tetapi juga langit.” ….. 40.3
Ketika Musa turun dari Kehadiran ilahi di gunung itu, di mana ia telah menerima dua loh kesaksian itu, umat Israel yang merasa bersalah tidak dapat menahan cahaya yang memuliakan wajahnya. Betapa akan lebih sedikit lagi para pelanggar hukum yang bisa melihat wajah Anak Allah ketika Dia datang dalam kemuliaan BapaNya, dikelilingi oleh semua penghuni surga, untuk menjatuhkan penghakiman atas para pelanggar hukumNya dan para penolak penebusanNya…. 40.4
Tetapi di tengah-tengah badai pehukuman ilahi itu anak-anak Allah tidak akan mempunyai alasan untuk takut. “Tuhan akan menjadi pengharapan umatNya, dan kekuatan bagi anak-anak Israel.” Hari yang membawa keterkejutan dan kehancuran terhadap para pelanggar hukum Allah itu akan memberikan kepada orang-orang yang patuh, “sukacita yang tidak dapat diceritakan dan penuh dengan kemuliaan.” 40.5

FEBRUARY
February 1 – Climactic Moment
Who may abide the day of his coming? and who shall stand when he appeareth? for he is like a refiner’s fire, and like fullers’ soap. Mal. 3:2.
The people of Israel, because of their sinfulness, were forbidden to approach the mount when God was about to descend upon it to proclaim His law, lest they should be consumed by the burning glory of His presence. If such manifestations of His power marked the place chosen for the proclamation of God’s law, how terrible must be His tribunal when He comes for the execution of these sacred statutes. How will those who have trampled upon His authority endure His glory in the great day of final retribution? . . . 40.1
When the divine Presence was manifested upon Sinai, the glory of the Lord was like devouring fire. . . . But when Christ shall come in glory with His holy angels the whole earth shall be ablaze with the terrible light of His presence. . . . 40.2
Never since man was created had there been witnessed such a manifestation of divine power as when the law was proclaimed from Sinai. . . . Amid the most terrific convulsions of nature the voice of God, like a trumpet, was heard from the cloud. The mountain was shaken from base to summit, and the hosts of Israel, pale and trembling with terror, lay upon their faces upon the earth. He whose voice then shook the earth has declared, “Yet once more I shake not the earth only, but also heaven.” . . . 40.3
When Moses came from the divine Presence in the mount, where he had received the tables of the testimony, guilty Israel could not endure the light that glorified his countenance. How much less can transgressors look upon the Son of God when He shall appear in the glory of His Father, surrounded by all the heavenly host, to execute judgment upon the transgressors of His law and the rejecters of His atonement. . . . 40.4
But amid the tempest of divine judgment the children of God will have no cause for fear. “The Lord will be the hope of his people, and the strength of the children of Israel.” The day that brings terror and destruction to the transgressors of God’s law, will bring to the obedient, “joy unspeakable, and full of glory.” 40.5

› tags: saat klimaks /

Leave a Reply