Sabat adalah Tanda milik Allah

August 25, 2013 - Ellen G. White

Kuduskanlah hari-hari SabatKu, sehingga itu menjadi tanda peringatan di antara Aku dan kamu, supaya orang mengetahui bahwa Akulah Tuhan, Allahmu. Yehezkiel 20:20.

Orang-orang Israel membubuhkan tanda darah pada pintu-pintu rumah mereka untuk menunjukkan bahwa mereka adalah umat kepunyaan Allah. Maka demikian halnya anak-anak Allah pada zaman ini menunjukkan tanda yang Allah telah tentukan. Mereka akan menempatkan diri mereka sendiri dalam keharmonisan dengan hukum suci milik Allah. Sebuah tanda yang dibubuhkan pada setiap anggota umat Allah adalah sesungguhnya sama dengan sebuah tanda yang dibubuhkan pada rumah-rumah orang Ibrani, untuk memelihara umat itu dari kehancuran besar. Allah menyatakan, “Aku telah memberikan mereka hari-hari SabatKu, untuk menjadi tanda antara Aku dengan mereka, sehingga mereka mengetahui bahwa Akulah Tuhan yang menguduskan mereka.” 246.1
Setiap jiwa di dunia kita adalah kepunyaan Tuhan, melalui penciptaan dan penebusan. Setiap jiwa dihadapkan pada pengadilan untuk kehidupannya. Sudahkah ia memberikan kepada Allah segala kepunyaanNya? Semua orang yang mengasihi Tuhan sepanjang hidupnya akan berada di bawah pengendalianNya dan akan menerima tanda kepunyaan Allah, yang menunjukkan mereka sebagai kepunyaan Allah yang istimewa. Kesalehan Kristus akan menyertai mereka dan kemuliaan Tuhan akan menjadi ganjaran mereka. Tuhan melindungi setiap orang yang memiliki tandaNya. 246.2
“Dan Tuhan bersabda kepada Musa dengan mengatakan, Berbicaralah juga engkau kepada umat Israel, bahwa sesungguhnya hari-hari SabatKu akan harus kamu pelihara: sebab itulah suatu tanda antara Aku dan kamu dan semua keturunanmu; sehingga kamu mengetahui bahwa Akulah Tuhan yang menguduskan kamu…… Enam hari lamanya pekerjaan boleh dilakukan; tetapi dalam hari yang ketujuh adalah Sabat hari perhentian, suci bagi Tuhan: barangsiapa melakukan suatu pekerjaan pada hari Sabat, pastilah dia dihukum mati. Di mana saja umat Israel harus memelihara Sabat, menguduskan Sabat secara turun-temurun dari generasi ke generasi, demi sebuah perjanjian abadi. Inilah suatu tanda antara Aku dan umat Israel untuk selama-lamanya: sebab enam hari Tuhan telah menciptakan langit dan bumi, dan pada hari yang ketujuh Dia beristirahat dan disegarkan. 246.3
Pengetahuan akan Allah ini adalah bersumber dari nilai yang tertinggi kepada semua orang. Semua yang mencintai dan melayani Dia adalah sangat berharga dalam pemandanganNya. Dia akan membuat mereka bertahan di mana mereka menjadi wakil-wakil yang berharga akan kebenaran seperti halnya di dalam Yesus. 246.4

August 26 – The Sabbath is God’s Mark
Hallow my sabbaths; and they shall be a sign between me and you, that ye may know that I am the Lord your God. Eze. 20:20.

The Israelites placed over their doors a signature of blood, to show that they were God’s property. So the children of God in this age will bear the signature God has appointed. They will place themselves in harmony with God’s holy law. A mark is placed upon every one of God’s people just as verily as a mark was placed over the doors of the Hebrew dwellings, to preserve the people from the general ruin. God declares, “I gave them my sabbaths, to be a sign between me and them, that they might know that I am the Lord that sanctify them.” 246.1
Every soul in our world is the Lord’s property, by creation and by redemption. Each individual soul is on trial for his life. Has he given to God that which belongs to Him? Has he surrendered to God all that is His as His purchased possession? All who cherish the Lord as their portion in this life will be under His control, and will receive the sign, the mark of God, which shows them to be God’s special possession. Christ’s righteousness will go before them, and the glory of the Lord will be their rereward. The Lord protects every human being who bears His sign. 246.2
“And the Lord spake unto Moses, saying, Speak thou also unto the children of Israel, saying, Verily my sabbaths ye shall keep: for it is a sign between me and you throughout your generations; that ye may know that I am the Lord that doth sanctify you. . . . Six days may work be done; but in the seventh is the sabbath of rest, holy to the Lord: whosoever doeth any work in the sabbath day, he shall surely be put to death. Wherefore the children of Israel shall keep the sabbath, to observe the sabbath throughout their generations, for a perpetual covenant. It is a sign between me and the children of Israel for ever: for in six days the Lord made heaven and earth, and on the seventh day he rested, and was refreshed. 246.3
This recognition of God is of the highest value to every human being. All who love and serve Him are very precious in His sight. He would have them stand where they are worthy representatives of the truth as it is in Jesus. 246.4

Leave a Reply