Sakit Kepala Memang Memusingkan

 

Oleh Prof. Dr. Albert M. Hutapea, MPH, PhD, AIFM

Kebanyakan sakit kepala akan hilang tanpa pengobatan sama sekali.  Tetapi ada juga yang perlu disembuhkan dengan menghirup udara segar dan istirahat, atau dengan obat sakit kepala.  Bahkan ada juga sakit kepala yang bandel yang boleh jadi merupakan amaran awal terhadap datangnya suatu penyakit yang membahayakan.

Pada zaman modern ini, sakit kepala dapat disebabkan oleh banyak hal seperti :  kurang tidur, rasa lapar, obat-obatan, mata yang letih, pikiran yang tegang, perasaan was-was, alergi makanan atau minuman, dan polusi karbon monoksida di udara.  Ada berbagai jenis sakit kepala seperti yang akan diperbincangkan di bawah ini.

Pikiran tegang.  Ketegangan pikiran (stres) dapat menegangkan otot kulit kepala dan otot leher bagian belakang.  Ketegangan otot-otot ini dapat menimbulkan sakit kepala.  Tetapi, tidak selamanya pikiran yang sangat tegang sekalipun akan mengakibatkan sakit kepala jika ketegangan pikiran tersebut ditanggulangi dengan tepat.  Sakit kepala yang diakibatkan oleh stres ini dapat decegah dengan istirahat dan olahraga yang cukup, dan dengan penanggulangan stres secara tepat.

Sediakanlah waktu untuk menenangkan tubuh dan pikiran, dan jauhkanlah rasa ingin sempurna dalam segala bidang.  Di samping dengan beristirahat dan teknik relaksasi, sakit kepala ini dapat juga diobati dengan kompres dingin pada kepala belakang leher sementara merendam kaki dalam air panas.  Ini akan mengurangi peredaran darah yang berlebihan ke kepala.  Aspirin sangatlah efektif  dalam mengobati sakit kepala, tetapi harus dengan dosis yang tepat.  Melipatgandakan dosis obat ini dapat membahayakan gantinya melipatgandakan kemanjuran.

 

Kecanduan kafein, tembakau, dan alkohol.  Kecanduan kafein adalah penyebab sakit kepala yang sangat umum.  Biasanya, sakit kepala ini akan terobati dengan meminum kafein dalam bentuk kopi, teh, atau soft drink seperti coca-cola.  Akan tetapi, sakit kepala ini akan hilang untuk sementara saja sebab nantinya, sakit kepala tersebut akan datang kembali jika kafein yang beredar dalam tubuh itu telah berkurang kembali.  Di samping itu, dengan meminum kafein ini, tubuh akan lebih bergantung kepada zat perangsang ini.  Oleh sebab itu, sedapat mungkin hindarilah penggunaan kafein.

Migrain.  Sakit kepala ini sangat kuat dan dapat bertahan selama beberapa hari sehingga memerlukan istirahat yang banyak.  Biasanya, sakit kepala ini terjadi pada setengah bagian dari kepala, dan boleh jadi disertai dengan kepekaan yang lebih tingi terhadap sinar, dan dengan tubuh yang menggigil.

Penyebab jenis sakit kepala ini belum diketahui dengan pasti.  Akan tetapi, para ahli kedokteran percaya bahwa migrain dapat disebabkan oleh spasma pada pembuluh darah dekat permukaan otak.  Proses spasma ini akan mencekik pembuluh darah itu sehingga mengurangi peredaran darah ke otak.  Ketika spasma ini berhenti, maka jumlah darah yang mengalir ke otak akan meningkat dengan tiba-tiba sehingga akan menimbulkan sakit kepala tersebut.

Migrain dapat diakibatkan oleh perubahan hormon (pil KB), perubahan suhu udara yang tiba-tiba, pemaparan terhadap sinar yang menyilaukan, suara ribut, perubahan tekanan udara, atau minuman beralkohol.  Sakit kepala ini dapat juga ditimbulkan oleh alergi terhadap makanan atau minuman seperti cokelat atau susu, keju dan monosodium glutamat (MSG) seperti yang terdapat pada beberapa vetsin.

Didapati bahwa wanita lebih cenderung menderita migrain sebanyak dua kali lipat daripada pria.  Didapati pula bahwa kecenderungan menderita migrain ditentukan juga oleh faktor keturunan.  Kebanyakan dari penderita migrain memiliki keperibadian yang mirip yaitu: memiliki standar atau tujuan pencapaian yang sangat tinggi, selalu ingin sempurna dalam pekerjaan, dan kecenderungan memendam perasaan.  Umumnya migrain diobati dengan obat penghilang rasa sakit (analgesik).

Sakit kepala yang parah dan kronis perlu ditanggulangi secara medis oleh dokter.  Adalah sulit untuk membuat petunjuk yang mutlak untuk menentukan mana yang perlu ditanggulangi secara medis dan mana yang tidak perlu.  Fakultas Kedokteran Harvard University melaporkan adanya lima jenis sakit kepala yang berbahaya sehingga perlu ditanggulangi secara medis.

 

  • Sakit kepala yang kuat yang disertai demam dan leher kejang (sulit untuk menundukkan kepala).  Ini boleh jadi disebabkan oleh radang selaput otak (meningitis).
  • Sakit kepala yang disertai kesulitan berbicara dan lumpuh.
  • Sakit kepala yang datang tiba-tiba dan bertahan.
  • Sakit kepala yang berkembang semakin parah dalam waktu berhari-hari maupun berminggu-minggu.
  • Sakit di bagian belakang kepala, yang sangat parah di pagi hari. Akan tetapi, kemudian membaik di sepanjang siang hari.  Ini dapat menandakan tekanan darah tinggi.  Tekanan darah tinggi tidak selamanya disertai oleh sakit kepala.  Akan tetapi, jika timbul sakit kepala jenis baru, maka periksalah tekanan darah Anda.

 

Jika Anda mengalami salah satu dari kelima jenis sakit kepala tersebut, berkonsultasilah kepada dokter.

 

Leave a Reply