Selidikilah Hatimu Sendiri

February 9, 2013 - Ellen G. White

10 Februari – Selidikilah Hatimu Sendiri
Ujilah dirimu, apakah kamu tetap tegak di dalam iman. Selidikilah dirimu! Apakah kamu tidak yakin akan dirimu, bahwa Kristus Yesus ada di dalam diri kamu? Sebab jika tidak demikian, kamu tidak tahan uji. 2 Korintus 13:5.

Tidak ada yang lebih berbahaya daripada tipu daya dosa. Adalah ilah dunia ini yang menyesatkan, membutakan, dan menuntun pada kehancuran. Setan tidak memasukkan panah pencobaan-pencobaannya sekaligus. Dia menyembunyikan pencobaan-pencobaan dengan sebuah penampilan yang baik……. Jiwa-jiwa yang tertipu melangkah satu langkah, kemudian dipersiapkan pada tahap berikutnya……. Oh, betapa Setan menantikan untuk melihat umpannya segera dimakan, dan melihat jiwa-jiwa berjalan di lorong yang telah disiapkannya. 49.1
Ada sebuah kebutuhan untuk pemeriksaan diri yang sangat erat, dan untuk menyelidiki secara erat di dalam terang firman Allah, apakah saya sehat, atau apakah saya busuk di dalam hati? Apakah saya telah diperbaharui di dalam Kristus atau apakah saya masih bersifat kedagingan di dalam hati saya dengan pakaian baru tampak dari luar? Kendalikanlah dirimu sendiri menuju takhta Allah, dan lihatlah di dalam terang Allah jika ada dosa, kedurhakaan, dan berhala rahasia yang belum engkau korbankan. Berdoalah…..sebagaimana engkau belum pernah berdoa sebelumnya, agar engkau tidak ditipu oleh perangkat-perangkat Setan; agar engkau tidak diserahkan kepada roh yang lalai, ceroboh, dan sia-sia….. 49.2
Salah satu dosa yang memperlihatkan salah satu tanda-tanda akhir zaman adalah bahwa orang-orang yang mengaku Kristen adalah pecinta kesenangan yang lebih besar daripada pecinta Allah. Uruslah dengan benar jiwamu sendiri. Selidikilah dengan hati-hati. Betapa sedikit, setelah pemeriksaan yang penuh iman, yang bisa melihat ke Surga dan berkata, “…. Saya bukanlah seorang pecinta kesenangan yang lebih besar daripada menjadi seorang pecinta Allah.” Betapa sedikit yang bisa mengatakan, “Saya mati terhadap dunia,….. dan bilamana Dia yang adalah hidupku akan datang, maka saya akan muncul juga bersama Dia dalam kemuliaan.” 49.3
Cinta dan rahmat Allah! Oh rahmat yang berharga! Lebih bernilai daripada emas murni. Ia itu mengunggulkan dan meluhurkan roh di atas segala prinsip. Ia itu menetapkan hati dan perasaan-perasaan atas Surga. Sementara orang-orang di sekitar kita terlibat di dalam kesia-siaan duniawi, pencarian kesenangan, dan kebodohan, percakapan ada di surga, ketika kita mencari Juruselamat; jiwa kita mencapai Allah untuk memohon ampunan dan kedamaian, untuk pembenaran dan kesucian yang benar. Percakapan dengan Allah dan permenungan akan perkara-perkara yang di atas mengubah jiwa menjadi serupa dengan Kristus. 49.4

February 10 – Search Your Own Heart
Examine yourselves, to see whether you are holding to your faith. Test yourselves. Do you not realize that Jesus Christ is in you?–unless indeed you fail to meet the test! 2 Cor. 13:5, R.S.V.
Nothing is more treacherous than the deceitfulness of sin. It is the god of this world that deludes, and blinds, and leads to destruction. Satan does not enter with his array of temptations at once. He disguises these temptations with a semblance of good. . . . Beguiled souls take one step, then are prepared for the next. . . . Oh, how Satan watches to see his bait taken so readily, and to see souls walking in the very path he has prepared! . . . 49.1
There is a necessity for close self-examination, and to closely investigate in the light of God’s word, Am I sound, or am I rotten, at heart? Am I renewed in Christ, or am I still carnal at heart, with an outside, new dress put on? Rein yourself up to the tribunal of God, and see as in the light of God if there is any secret sin, any iniquity, any idol you have not sacrificed. Pray . . . as you have never prayed before, that you may not be deluded by Satan’s devices; that you may not be given up to a heedless, careless, and vain spirit. . . . 49.2
One of the sins that constitute one of the signs of the last days, is that professed Christians are lovers of pleasure more than lovers of God. Deal truly with your own souls. Search carefully. How few, after a faithful examination, can look up to Heaven and say, “. . . I am not a lover of pleasure more than a lover of God.” How few can say, “I am dead to the world, . . . and when He who is my life shall appear, then shall I also appear with Him in glory.” 49.3
The love and grace of God! Oh precious grace! more valuable than fine gold. It elevates and ennobles the spirit beyond all other principles. It sets the heart and affections upon Heaven. While those around us may be engaged in worldly vanity, pleasure-seeking, and folly, the conversation is in heaven, whence we look for the Saviour; the soul is reaching out after God for pardon and peace, for righteousness and true holiness. Converse with God and contemplation of things above transform the soul into the likeness of Christ. 49.4

› tags: hati /

Leave a Reply